Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 194


__ADS_3

setelah beberapa jam akhirnya mereka sampai juga di rumah, mereka sampai di pagi menjelang siang, jadi mereka sekalian sarapan dulu dan setelah itu istirahat.


indah untuk sementara tidak kembali ke kontrakan dia, dia menginap dulu di kamar adinda dan istirahat bersama.


"kalian semua kekamar mandi dan setelah itu turun ke bawah untuk makan yah.. " ucap vita


"adin... " ucap adinda yang belum selesai langsung di potong vita


"ikut makan semua, tidak ada alasan buat tidak ikut sarapan" ucap vita lagi dengan tegas


"iya mi... " jawab adinda


mereka semua pergi ke kamar masing masing, indah pergi ke kamar adinda, karena badan adinda dan indah hampir sama, jadi adinda meminjamkan baju nya untuk di pakai indah.


"mbak indah mandi dulu aja yah... adinda mau rebahan bentar, nanti bajunya terserah mau pakai yang mana, baju adinda baju mbak juga, tapi besok saat mbak jadi istri kak rendy, baju mbak juga baju aku jadi kita bisa tukar tukaran baju" ucap adinda


"iya... beres pokoknya sama aku, yah sudah sana rebahan aja dulu, tapi jangan tidur nanti mbak susah bangunin kamunya" jawab indah


"ohh iya mbak indah, jangan lupa kunci pintu itu yah... dan tutup gordennya, kalau kakak tidak mau tiba tiba kak rendy masuk ke kamar dan lihat mbak ganti baju" ucap adinda


"hahhh iya iya... oke oke, mbak tutup sekarang" jawab indah dan langsung menutup pintu yang menuju kamar rendy


setelah itu indah langsung mandi dan membersihkan badan dia, sementara adinda tidur sebentar di kamarnya sambil menunggu indah selesai mandi.

__ADS_1


******


"din... bangun.... buruan mandi... nanti tante vita nungguin kita lama loh... " ucap indah sambil berusaha membangunkan adinda


"ihhh mbak.... sebentar lagi yah... adinda ngantuk... ijinin adinda tidur sebentar aja mbak... " ucap adinda sambil terus memejamkan matanya


(haduh bagaimana ini... adinda susah banget kalau di suruh bangun.... aku harus cari cara untuk bangunkan adinda) suara hati indah


indah mencoba menciprati air ke muka adinda namun hasilnya sama adinda tidak mau bangun juga, dia juga sudah menarik tangan adinda agar posisinya duduk, namun sama adinda masih tidur juga.


"dek.... sudah belum... buruan, mami tanyain kamu.... " ucap rendy dari balik pintu


"dinda... indah... kalian tidak tidur kan" ucap rendy lagi memastikan


"rendy... iya... kayaknya hanya rendy yang tahu bagaimana caranya agar adinda bangun dari tidurnya " ucap indah pada dirinya sendiri


"kamu tenang aja ndah... sekarang, aku minta kamu isi air di kamar mandi dengan air dingin yah... buruan sana" ucap rendy dan indah langsung mengisi air di bak mandi dengan air dingin.


rendy langsung menggendong tubuh adinda dan membawanya ke kamar mandi, setelah itu rendy bersiap siap untuk memasukan adinda di bak mandi agar adinda kebangun dari tidurnya.


"kamu yakin rend... ini akan berhasil " ucap indah yang ragu


"sudah tenang aja, kamu percaya kan semua sama aku, adinda akan bangun dengan cara ini" jawab rendy

__ADS_1


Byurrrr... rendy menjatuhkan tubuh adinda di bak mandi yang berisi air dingin


"hahhhhhh...... banjir.... mami... tolong.... " teriak adinda yang terkejut karena tubuhnya terendam air


"ha ha ha ha ha ha" rendy dan indah tertawa sangat puad dengan kejadian itu,


adinda yang tersadar kalau dirinya sedang ada di kamar mandi, dan dia juga melihat rendy dan indah sedang menertawakan dia yang basah kuyup. membuat adinda menjadi sangat marah dan adinda langsung menyemprotkan air shower yang sudah dia set menjadi air yang sangat panas ke tubuh rendy dan indah


"rasain... rasain.... mateng kalian berdua.... ha ha ha ha ha" ucap adinda sambil berdiri dan nyemprot air panas ke mereka berdua


"hahhh... din.. panas din.. din panas... ampun... ampun... jangan gila kamu dinda" ucap rendy yang mencoba berlari menghindar dari semprotan shower adinda


"ha ha ha ha ha rasain.... Jadilah kalian berdua udang rebus ha ha ha ha ha" ucap adinda dengan tertawa puas


rendy dan indah semakin kalang kabut karena tiba tiba pintu kamar mandi adinda tidak bisa di buka sama mereka berdua, mereka sudah mencoba mendorong dan menarik pintu itu namun tetap aja tidak bisa di buka.


"dinda.... ampun... stop din... jangan" ucap indah yang sudah basah semua


"ahhhh sial... kenapa pintunya macet sih" ucap rendy


"ha ha ha ha ha di geser beg*k ha ha ha ha sejak kapan pintu kamar mandi di rumah ini itu di dorong atau di tarik" ucap adinda dengan tertawa puas


mereka berdua akhirnya menyadari kalau mereka salah membuka pintu itu, pantesan tidak bisa di buka. setelah berhasil membuka pintu tersebut mereka berdua langsung berlari keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


setelah mereka keluar dengan basah kuyup dan badan mereka setengah panas karena terkena air shower tadi, adinda langsung pergi ingin menutup kembali kamar mandi itu karena dia ingin sekalian mandi.


"bagaimana.... sekarang kita satu sama yah... mangkanya jangan pernah ngerjain aku seperti tadi, karena aku bisa ngerjain kalian lebih parah ha ha ha ha" ucap adinda dengan tertawa kemenangan. dan setelah itu dia langsung mandi, rendy dan indah terpaksa ganti baju lagi, karena baju yang dia pakai sudah basah semua karena ulah adinda.


__ADS_2