
mereka semua mencari basecamp yang katanya ada di dalam kebun yang terletak di ujung desa. ramma juga menyuruh indra dan teman temannya yang lain menuju sawah dengan membawa kain mereh yang akan mereka gunakan sebagai bendera.
tak lama mereka akhirnya menemukan tempat persembunyian itu, dan benar saja di sana juga ada motor yang biasanya mereka gunakan. ramma dan yang lainnya tidak mau gegabah mereka ingin memantau dulu tempat itu apa di saba ada suara suara yang mencurigakan atau tidak.
karena tidak ada hal hal yang mencurigakan, pak aji memutuskan untuk datang baik baik ke dalam basecamp itu dengan di temani semua orang. awalnya rudi dan teman temannya itu terkejut karena tumben Tumbennya pak kepala desa mau datang ke basecamp mereka.
"pak aji.... kenapa pak aji datang kesini bawa bawa mereka juga" ucap rudi sambil membawa sebotol minuman di tangannya
"apa di sini ada anak anak kkn, karena ada yang lihat kalian pergi bersama dengan mereka " ucap pak aji sambil menyelidik
"ehh enggak pak.... kami tidak tahu reno, dan anak anak lainnya di mana" jawab rudi yang menjawab dengan gerogi
"ehhh tunggu, dari mana kamu tahu kita sedang mencari reno dan teman temannya, bukannya kami dari tadi tidak ada yang menyebut nama reno" ucap maira yang curiga dengan orang orang itu
dan tak lama pak udin dan pak seno datang dengan membawa semua anak buahnya. rudi semakin bingung dan takut karena kini semakin banyak orang yang datang di basecamp mereka .
"selamat malam tuan ramma, maaf kami telat datang" ucap pak udin dan pak seno
"kerjakan tugas kamu sekarang " jawab ramma sambil menggerakkan tanggan nya
__ADS_1
anak buah pak seno dan pak udin mulai berpencar ke segala sisi gubuk tersebut, rudi dan teman temanya mulai panik saat pak udin dan pak seno menerobos gubuk tempat persembunyian mereka.
saat rudi dan teman temannya ingin menyerang dan memukul, ramma satria dan bram dengan cekatan menangkis serangan dan pukulan yang mereka layangkan.
setelah beberapa menit mereka berantem, akhirnya reno dan teman temannya dapat di ringkus dan di kalahkan. sedangkan pak udin dan pak seno berhasil menemukan reno, adi dan dimas dalam keadaan yang tidak sadarkan diri dan di tubuhnya penuh dengan luka bekas berantem.
semua orang yang melihat itu, menjadi terkejut terlebih lagi pak aji. karena benar ternyata ini semua ulah para berandalan desa yang selalu membuat onar.
"beri pelajaran untuk orang orang ini, buat mereka menyesal dengan semua prilaku mereka, kalian boleh siksa mereka tapi ingat jangan bunuh mereka, buat mereka bisa minta maaf sama kedua orangtua nya " ucap ramma dengan sungguh sungguh
sebagian dari anak buah ramma, termasuk pak udin dan pak seno, harus tinggal di gubuk tersebut untuk memberi pelajaran pada orang orang tersebut. sebagian lagi mengangkat tubuh reno, adi dan dimas untuk di bawa ke puskesmas desa untuk di periksa.
********
mereka langsung di bawa pulang, dan karena mereka dalam keadaan sakit, akhirnya mereka tidur di kamar vita maira dan alin, karena jika mereka tidur di lantai takutnya mereka makin sakit dan besok mereka tidak bisa di introgasi sama semua orang.
vita, maira dan alin, untuk malam ini pindah di rumah yang si sewa ramma, dan mereka membiarkan reno adi dan dimas tidur di kamar mereka. sedangkan pak aji masih khawatir dengan warganya itu, dan pak aji menyarankan untuk di laporkan ke polisi saja dari pada di siksa seperti yang ramma perintah kan tafi.
"pak aji tenang saja, orang orang saya itu bukan orang orang yang bodoh, mereka mungkin terlihat sangar tapi mereka jika bertindak itu tidak akan sembarangan, karena otak dan tindakan mereka selalu berjalan bersama" ucap ramma
__ADS_1
"tapi pak ramma, saya masih tidak faham dengan maksud bapak tadi. kalau mereka sampai mati bagaimana? " tanya pak aji
"itu tidak akan terjadi, bapak tadi bilang, kalau mereka sudah pernah di penjara lama, tapi nyatanya penjara tidak membuat mereka jera, jadi saya akan menggunakan cara saya sendiri untuk membuat mereka jera dan bisa kembali bersikap baik kepada semua orang dan juga orang tua nya" jawab ramma dengan sangat mantap
"baiklah pak, saya percayakan ini semua dengan bapak. saya juga berterima kasih dengan dengan apa yang bapak lakukan" ucap pak aji
"iya pak sama sama, saya akan pulang dengan mengajak istri dan adik adik saya ini. anak buah saya ini akan berjaga di basecamp ini jadi pak aji bisa pulang saja" jawab ramma.
semua anak kkn kali ini bisa tidur lebih nyenyak karena mereka merasa aman dengan penjagaan dari anak buah ramma, mereka juga sudah bisa bernafas lega karena ketiga teman mereka bisa di temukan dalam keadaan yang selamat tanpa kurang sedikitpun. bahkan para penjahat itu belum menelpon orang tua mereka untuk meminta tebusan, jadi masalah ini masih bisa menjadi rahasia dan pengalaman buat mereka semua.
vita tidur bersama ramma di dalam kamar ramma, sedangkan maira dan alin tidur dalam satu kamar yang ada di lantai bawah, sedangkan satria dan bram berada di lantai atas.
mereka langsung tidur karena lelah dengan aktivitas malam ini yang penuh cerita dan petualangan. mereka juga lega karena tidak ada korban jiwa dalam kasus ini, walaupun keadaan sempat kacau dan menakutkan tapi mereka semua masih sepakat untuk meneruskan kkn dan juga proker mereka yang sudah mereka buat dengan susah payah.
********
pak seno dan pak udin, mengikat mereka semua dengan posisi berdiri, tangan mereka di ikat ke atas dengan rantai yang saling menyambung dengan teman temannya, begitu pula dengan kaki mereka yang di beri pemberat agar mereka tidak bisa mengangkat kaki mereka sendiri.
pak seno menghajar mereka dan juga memberikan pelajaran yang sangat berharga untuk mereka semua, bahkan pak seno dan pak udin memberikan ujian mental yang tidak pernah mereka duga sama sekali, dan sekali kali mereka di berikan syok terapi agar mereka bisa memiliki sifat jera dan tidak mengulangi kejahatannya lagi.
__ADS_1
pak seno dan pak udin sangat berpengalaman untuk kasus seperti ini, bahkan mereka pernah menangani kasus yang 10 kali lipat jauh lebih berbahaya . karena untuk menjadi orang kepercayaan ramma dan willy tidaklah mudah, mereka harus akan di tes terlebih dahulu dari segi kesetiaan dan juga kecerdasan yang mereka miliki.