
mobil mereka berhenti di tempar istirahat sebentar, karena kondisi mereka lumayan capek dan lelah, mereka sengaja memilih tempat makan buat istirahat sekalian membeli sesuatu jika ingin.
adinda yang kelelahan di dalam mobil terus, kini hanya bisa menempel dan memeluk vita, matanya juga tidak bisa di ajak kompromi karena ngantuk banget.
"sayang kamu mau beli apa, semuanya pada makan itu... kenapa kamu hanya diam" ucap vita pada adinda
"adinda cuma mau tudur aja mi... adinda tifak butuh apa apa selain tidur, adinda ngantuk banget mi" jawab adinda
"tapi kamu harus makan dinda... perjalanan kita masih jauh, jadi kita ini tempat pemberhentian terakhir setelah itu tidak berhenti lagi kecuali mau pipis" ucap ramma
"tapi adinda ngantuk pi... mata adinda menolak untuk di buka, tolong jangan ajak ngomong adinda, adinda hanya butuh tidur sambil rebahan" jawab adinda, dan dia langsung memposisikan dirinya tidur rebahan di lantai yang dijadikan tempat duduk sama rumah makan itu
"adinda memang benar benar putri tudur" ucap ariel
"iya... tapi bedanya, di dongen putrinya tidur dengan posisi yang elegan dan terlihat cantik. tapi kalau adinda tidurnya sambil ngeringkuk menghadap tembok ha ha ha ha ha" jawab arjuna
"sudah dudah.... walaupun begitu adinda tetap saudara kalian" ucap ratih yang sebenarnya juga ikut tertawa
adinda masih anteng dengan tidurnya, walaupun suasana rame, dia tidak akan bangun kalau dia tidak ingin bangun sendiri.
"hebat yah adinda, padahal di sini rame banget, tapi dia madih tidak kebangun juga, kalau saya, pasti sudah tidak bisa tidur di tempat yang mare sepewrti ini" ucap indah sambil melihat adinda
"kalau orang normalnya seperti itu ndah, tapi adinda itu bedah normalnya, dia itu pasti bisa tidur di manapun tempatnya, apa lagi kalau ada bantal dan kasurnya. bisa bisa dia tidur jauh lebih lama dan pasti sangat susah untuk di bangunkan" jawab rendy
setelah lama ngobrol dan capek mereka telah hilang, kini mereka kembali di mobil mereka masaing masing, dan melanjutkan perjalanan sampai ke tempat tujuan mereka.
adinda yang masih tidur terpaksa harus di gendong untuk di bawa ke mobil, karena mereka juga kasian kalau harus di bangunkan.
"pi... adinda rendy gendong aja yah, ke mobil rendy" ucap rendy
"ehhh jangan kak... biar juna aja yang gendong adinda, soalnya bantal milik adinda ada di mobil juna, dan biar dinda kembali tidur di mobil juna" ucap arjuna
__ADS_1
"tapi jun... tempat duduk belakang mobikku itu jauh lebih besaar dan pasti dangat nyaman buat adinda tidur" rendy yang masih mau membawea adinda untuk di mobilnya, agar dia tidak canggung harus berdua an bersama indah
"kak.... sudahlah... kan sudah ada mbak indah tuh yang nemenin kamu, jadi biarkan putri tidur ini nemenin kita di mobi, iya kan riel" ucap arjuna
"iya kak... walauoun dia nemenin sambil tidur, tapi itu cukup buat kita selalu tertawa dengan tingkah tidur dia, jadikan kita tidak ngantuk" ucap ariel
"iya jun... sana bawa kakak mu kew mobil kamu, dari tadi adinda mewmang bersama kalian jadi nanti kalau dia bewrada di mibil lain pasti bakalan marah marah" ucap ramma yang mengakhiri perdebatan mereka
arjuna langsung menggending adinda untuk di bawa ke mobilnya, dan setelah itu mereka berangkat kembali untuk melanjutkan perjalanan, karewna mereka masih harus menempuh waktu kurang lebih 4 jam lagi untuk sampai di tujuan.
*********
setelah kurang lebih empat jam di perjalanan, akhirnya mereka semua, sampai di tempat tujuan, dan mereka langsung cek in hotel untuk tempat mereka menginap.
mereka memilih untuk tinggal sendiri sendiri di kamar hotel tersebut, jadi ramma harus menyewah 7 kamar hotel untuk semua keluarga nya.
setelah mendapatkan kunci dari masing masaing kamar mereka langsung menuju kamar mereka masing masing yang kebetulan saling berjejer.
******
"iya sayang... aku mandi saja dulu" jawab ramma
*******
"hufft... akhirnya bisa merebahkan diri di kamar senyaman ini" ucap arjuna
"tidur aja dulu, tapi harus pakai alaram deh biar tidak telat bangun untuk dholat subuh, mandinya nanti aja setelah sholat" ucap arjuna, dan dia langsung tidur dengan nyenyak di kamarnya
******
"kamarnya juga lumayan bagus, bersih, dan kasurnya sangat nyaman... mandi dulu atau langsung tidur yah....? ehhhm tidur aja dulu deh h, badan rasanya capek dan remuk, mandi nanti aja saat matahari terbit " ucap ariel pada dirinya sendiri
__ADS_1
ariel langsung melepas baju dan juga sepatunya, dan dia langsung tidur di kamarnya dengan sangat nyenyak.
*******
indah dan rendy yang kamarnya bersebelahan, sama sama tidak bisa tidur jadi mereka sama sama akan pergi ke balkon untuk menghirup udara malam dan juga menikmati cahaya lampu yang terlihat sangay cantik dari atas hotel.
"indah" ucap rendy saat melihat indah yang bari saja keluar dari kamarnya
"pak rendy, kok belum tidur" tanya indah
"iya sebentar lagi saya akan tidur, tapi kamu sendiri juga kenapa tidak tidur, besok kita masih akan jalan jalan, jadi usahakan kamu tidur biar tidak ngantuk saat jalan jalan" jawab rendy
"iya pak sebentar lagi saya akan tidur kok, jadi sekarang saya masuk dulu yah pak, tiba tiba saya ngantuk" ucap indah
"ohh iya silahkan, saya juga mau masuk sekarang, sebelum adinda mengganggu tidur saya" jawab rendy.
mereka langsung masuk ke dalam kamar mereka masing masing, dan segera mengunci pintu balkon, setelah itu langsung tidur.
*******
"haduh.... aku dari tadi sudah tidur terus... sekarang aku tidak bisa tidur lagi" ucap adinda yang sebel karena matanya tidak mau terpejam kembali
"ayo dong.... ngantuk... datanglah, aku maj tidur lagi, mumpung ini kasaurnya nyaman dan enak" ucap adinda lagi, tapi sayang kantiknya tidak mau datang lagi karena dia sudah tidur dengan sangat lama
"ohhh iya... lebih baik aku ngerjakan doal matematika aja, biasanya baru melihat soalnya aja sudah ngebuay aku ngantuk, apa lagi buat ngerjakan bisa nyeyak aku tidurnya. " ucap adinda
adinda langsung mencari soal soal matematika di ponselnya, dan dia langsung memandang soal itu terus, dan berusaha berfikir untuk ngerjakan soal itu.
dan benar saja... ngantuk adinda kini kembali lagi, matanya sudah mulai akan tertutup, dan adinda sendiri juga sudah tidak bisaa konsan dalam mengerjakan soal itu.
padahal dia baru melihat soal dan rumus jawabannya, kini sudah bisa tertidur dengan sangat nyenyak sambil tengkurap.
__ADS_1