
Ramma sudah bangun terlebih dahulu, dan kini dia sedang memandang wajah vita dengan sangat dekat. Ramma juga memainkan mata istrinya yang masih tertutup, dan dia juga sesekali memegang bibir vita, sehingga vita langsung terbangun.
“sudah bangun kok tidak membangunkan aku juga” ucap vita dengan memandang wajah suaminya yang terlihat sangat tampan di pagi hari
“terimakasih vita” ucap ramma sambil mencium kening vita
“terimakasih untuk apa?” tanya Vita yang heran dengan maksud ucapan ramma
“untuk apa saja, untuk semua hal yang kamu berikan buat aku dan juga rendy” jawab ramma sambil mencium bibir vita dengan sekilas
“ihhh main nyosor aja” ucap vita dengan senyum yang selalu melengkung di bibirnya
“yah sudah aku dulu atau kamu dulu yang mandi?” tanya vita ke ramma
“bagaimana kalau kita mandi berdua saja” jawab ramma sambil menggoda vita dengan mengedipkan satu matanya
“sudah deh, jangan mancing lagi. Capeknya aja belum hilang mau nambah lagi. Sudah sana kamu dulu saja” jawab vita sambil menjauhkan wajah ramma dari wajahnya
“kenapa sih emangnya, apa salahnya dengan mandi bareng. Aku juga tidak sekali dua kali melihat tubuh kamu” ucap ramma spontan
“hahhh maksudnya, tidak sekali-dua kali maksud kamu apa, apa kamu pernah melihat tubuhku sebelumnya. Atau kamu pernah ngintipin aku mandi?” tanya vita dengan menyelidik ke arah ramma.
__ADS_1
Ramma yang merasa kalau dirinya keceplosan, kini mencoba mengalihkan pembicaraa, dan dia berusaha melarikan diri dari vita.
“emmm, bukan apa-apa. Yah udah aku mau mandi dulu saja” ucap ramma dan dia mencoba langsung lari ke kamar mandi tapi tangannya sudah di tarik sama vita. Sehingga dia tidak bisa lari kemana-mana sekarang.
“Tunggu..... kamu harus jelasin ke aku dulu” ucap vita sambil menahan tangan ramma
“sayang.... kemu beneran mau tau, nanti kalau kamu tahu jangan marah yah sama aku. Beneran aku melakukan itu dengan terpaksa dan aku juga sangat menghawatirkan keadaan mu waktu itu” ucap ramma dengan penuh teka-teki
“maksud kamu apa sih... langsung bilang apa susahnya, jangan berbelit-belit kenapasih” ucap vita yang semakin tidak sabar
“jadi, kamu ingat tidak waktu kamu pertama kali datang ke rumah ini, lalu kamu pulang malam-malam dan di cegat sama beberapa pereman. Waktu itu kan juga sedang hujan, kamu sudah dalam kondisi tidak berdaya dan terkapar di tanah, jadi aku bawa kamu pulang ke sini dan menggantikan baju kamu dengan baju ku, dan aku sendiri yang menggantikannya. Tapi kamu tenang saja di situ hanya ada aku kok, jadi tidak ada yang melihat tubuh kamu selain aku” penjelasan dari ramma dengan tampang tak berdosanya.
“Apaa... jadi... kamu... ihhh nyebelin,... dan kamu sudah melihat tubuhku sebelum aku sah menjadi istri kamu... ihh dasar OM OM Mes*m” ucap vita sambil memukul tubuh ramma dengan bantal
“ihh dasar om-om mesum” ucap vita sambil bibir di manyunkan
“Ihh dosa loh yah, ngatain suami sendiri mesum, itukan salah kamu sendiri ngapain kamu malam-malam main hujan-hujanan sama preman gak jelas itu, pakai tiduran di tanah lagi, kan akhirnya aku yang gendong kamu sampai kamar ini. Waktu itu sudah malam banget yang pasti mbak tina dan bi sumi sudah tidur di kamarnya, aku mau bangunin itu tidak enak. Yah jadi aku sendiri yang gantikan baju kamu.” Jawab ramma
“tauh ahh.. dasar om mesum” ucap vita
“sayang kok kamu panggil om lagi sih, aku suami kamu lohh” jawab ramma sambil memeluk tubuh vita
__ADS_1
“lepasin om aku mau mandi” ucap vita sambil mencoba mencoba melepaskan pelukan ramma
“sudah ahh.. kelamaan” jawab ramma sambil menggendong tubuh vita ke kamar mandi.
Kini vita dan ramma langsung mandi bareng, vita juga lama-lama melunak kembali karena godaan ramma selama berada di dalam kamar mandi, aksi mereka malam tadi terulang kembali di dalam kamar mandi. Setelah selesai, mereka langsung melaksanakan kewajiban sholat subuh berjamaah, dan setelah sholat vita langsung memasak sedangkan rendy dan ramma melanjutkan tidurnya karena ramma sangat kelelahan.
Setelah selesai memasak, vita langsung membangunkan ramma dan rendy yang tidur bersama di kamar ramma, dan menyuruh mereka untuk bersih-bersih dulu, ramma memutuskan mandi lagi sebelum berangkat ke kantor, rendy juga memilih mandi sendiri sedangkan vita mengatur baju yang akan mereka gunakan. Setelah selesai dengan dua orang itu, akhirnya vita juga bersiap-siap sendiri karena dia harus kembali ke kampusnya. Karena Dia sudah lama tidak masuk kampus jadi dia harus mengejar ketinggalannya.
Teman-teman vita tidak ada yang tahu kalau vita kini menyandang status istri pemilik kampus, karena memang pernikahan mereka tidak di sebar luaskan ke banyak orang. Yang tahu hanyalah teman dekat dan juga rekan bisnisnya ramma yang datang ke pernikahan mereka, tapi jika ada yang tanya ramma dan vita juga tidak keberatan untuk kasih tahu, tapi jika tidak ada yang tanya maka vita dan ramma tetap akan diam, dan bersikap normal saja.
Setelah sarapan, mereka langsung berangkat bersama dalam satu mobil. Ramma nmengantar rendy terlebih dahulu ke sekolahnya, setalah itu mengantar mengantar vita ke kampus dan sekalian ramma ingin bertemu dengan Bram untuk membicarakan hal yang penting.
“sayang...aku takut deh, nanti semua anak di sini heboh saat mereka tahu aku keluar dari mobil kmu” ucap vita saat ragu mau keluar mobil
“yah tidak apa-apa kamu jawab apa adanya saja kalau ada yang tanya, tidak perlu ada yang di tutup-tutupi.” Jawab ramma untuk meyakinkan vita
Kini akhirnya mereka turun bersama, dan benar saja banyak yg heran kenapa vita bisa berada satu mobil dengan pemilik kampus, tapi vita dan ramma tidak mengindahkan mahasiswa lain yang memandang aneh ke arah mereka.
“aku masuk di kelas ini yah, terimakasih sudah mau mengantar aku, Assalammualaikum” ucap vita sambil mencium tangan ramma
“iya waalaikum salam” jawab ramma smbil melempar senyum untuk vita
__ADS_1
Ramma langsung menuju ruangan milik Bram, saat berada di lorong kampus banyak sekali mahasiswi yang tebar pesona di depan ramma, tapi ramma tidak memperdulikan, bahkan saat di sapa ramma hanya melirik tanpa memberikan senyuman yang pastinya sangat berbeda dengan vita. setelah sampai ramma langsung masuk kedalam ruangan bram dan berbicara mengenai vita dengan bram. Ramma juga sudah menghubungi seketarisnya karena hari ini dia akan datang terlambat untuk urusan yang sangat penting, sebenarnya urusan itu adalah urusan pribadi ramma sendiri untuk membantu vita dan mencari keuntungan dari vita.