
adinda di suruh rendy untuk menemui reno di dalam kamarnya, rendy menyuruh adinda untuk memberikan kepastian buat reno yang sudah lama menunggu dia.
"kak reno.... " panggil adinda sambil membuka pintu kamar
"dinda... ada apa, kamu mencari kakak?" tanya reno yang melihat adinda masuk ke dalam kamarnya
"iya.... aku mencari kakak.... aku mau ngomong penting sama kakak" jawab adinda sambil berjalan ke balkon kamar
"ngomong aja... emang mau ngomong apa, kenapa serius banget" ucap reno
"kakak nanti habis sholat maghrib ikut adinda ke taman belakang yah... ada yang ingin ketemu sama kakak, jadi kakak tidak boleh membuat dia menunggu terlalu lama, tidak baik " ucap adinda
"hahhh emang siapa yang mau bertemu sama kakak, kamu tidak lagi buat yang macam macam kan.... atau jangan jangan kamu mau menjodohkan kakak dengan perempuan lain" jawab adinda
"sembarangan aja kalau ngomong, " ucap adinda sambil memukul rendy
"he he he lagian... emang siapa sih yang mau bertemu kakak" tanya reno
"yang mau bertemu kakak itu bunda vita, bunda yang kakak rindukan selama ini" jawab adinda dengan memasang senyum
"hahhh apa.... " ucap reno yang terkejut
"santai aja lagi kak... ngapain sih pakai teriak segala, adinda itu masih bisa dengar tahu..... jadi tidak usah teriak seperti itu" jawab adinda
"kamu sudah kasih tahu bunda vita tentang masalah itu? " tanya reno
"untuk saat ini belum... tapi nanti mami akan tahu sendiri tanpa aku kasih tahu, karena nanti mami akan melihat semuanya. jadi.... adinda harap kak reni jangan buat mami kecewa karena menunggu kakak terlalu lama, kakak tinggal berdiri di samping aku aja nanti" jawab adinda
"trus... kakak harus ngapain nanti dinda, kenapa kamu tidak bilang sama kakak dari awal sih... haduhhh" ucap reno sambil memegang kepalanya
__ADS_1
"kakak tenang aja, kakak tinggal bilang apa yang selama ini kakak ingin katakan sama mami, lagian... kalau dinda bilang dulu sama kakak, kakak tidak akan setuju begitu saja, kakak akan memberikan banyak alasan untuk menolak buat ngasih tahu mami , iyakan... "
"mangkanya.... aku berinisiatif sendiri dan merencanakan pertemuan kakak dengan mami di hari ini, dan kakak tinggal menyiapkan diri. adinda tahu... kakak sangat merindukan bunda kakak dulu kan, kakak sangat ingin di peluk lagi sama bunda kakak, dan kakak juga ingin di ingat kalau kakak adalah reno kecil yang pernah ia temui " ucap adinda
namun reno hanya duduk diam tidak memberikan respon apa pun untuk hal ini, dia sedang berfikir tentang apa yang akan dia lakukan saat vita tahu siapa dia yang sebenarnya.
"kak reno.... kak reno jangan mengkhawatirkan hal yang belum terjadi, mami pasti senang sekali saat mengetahui anak yang pernah memanggilnya bunda dulu, bisa tumbuh menjadi anak yang baik, hebat dan sangat sukses. mami akan bangga dengan hal itu kak, kakak tahu... mami kemarin cerita sama aku waktu mami peluk kakak, karena mami merasakan pelukan itu tidak asing dan sama seperti pelukan reno yang pernah mami kenal dulu"
"tapi mami tidak berani mengatakan hal itu sama kakak, karena yang mami tahu, kakak adalah anak kandung dari om bimmo, jadi mami tidak berani untuk mengatakan hal itu sama kakak" penjelasan adinda
"kakak akan ikutin cara kamu din... karena jujur kakak juga ingin di kenal sama bunda vita lagi dan kakak akan mendapatkan kasih sayang seorang ibu lagi di hidup kakak" jawab reno dengan pelan
"lebih baik kakak siap siap sekarang, jangan membuang waktu terlalu lama" ucap adinda sambil sedikit menepuk pundak reno dan dia berjalan keluar
*******
setelah semua orang berkumpul, adinda meninta indah untuk menahan orang orang agar mereka tidak penasaran dan pergi ke halaman belakang sebelum adinda mengijinkan.
"mami.... ikut adinda yah... " ucap adinda sambil menarik tangan vita
"kiga mau kemana sayang... kenapa kamu membuat orang penasaran sih... ada apa ini" tanya vita
"nanti mami juga akan tahu sendiri, mami ikut aja yah... adinda sudah menyiapkan semuanya untuk mami" jawab adinda dan mengajak vita ke halaman belakang untuk melihat kejutan yang sudah dia siapkan
vita melihat kejutan yang sudah di siapkan adinda, taman belakang sudah di penuhi dengan lampu kecil yang berwarna warni, adinda juga diam diam mengambil kotak yang ada di kamar vita untuk di taruh di atas meja yang ada di taman tersebut.
"sayang bagus banget.... apa kamu yang sudah menyiapkan ini untuk mami? " tanya vita pada adinda
"Iy mi... adinda siapkan ini untuk mami, dan di bantu mbak indah tadi untuk menghias tempat ini " jawab adinda
__ADS_1
"foto itu.... dinda... dari mana kamu mendapatkan foto foto reno waktu kecil, kamu kenal sama dia sayang? kamu tahu dia dimana sekarang....? kasih tahu mami nak... dimana anak ini berada sekarang " ucap vita sambil menangis dan tersenyum karena dia sangat bahagia
"mami.... ikutin foto ini, mami akan tahu dimana anak itu sekarang" jawab adinda
dan vita langsung mengikuti foto itu, dan kini dia melihat foto foto tumbuh kembang reno dari kecil hingga besar.
"foto ini.... ini reno dinda... jadi selama ini.... reno ada di dekat mami.... " ucap vita sambil memandang adinda
"iya mi... reno mami, ada di dekat mami sekarang.... dia tidak pernah jauh dari mami... dia tetap ada di sini" jaqab Adinda
"Bunda..... " ucap reno yang berada di belakang vita
"vita yang mendengar itu, dia reflek langsung berbalik badan dan melihat reno sudah berdiri di depan mata dia.
"bunda... " ucP reno kembali
"Ya Allah.... reno.... nak.... ini kamu nak... ini reno bunda dulu.... " ucap vita sambil memegang wajah reno dan sambil meneteskan air mata dia
"iya bunda.... ini reno.... anak kecil yang tinggal di panti asuhan dulu" jawab reno
"Reno....... " ucap vita yang langsung memeluk erat reno, dia ingin melepas rindu
"kamu kemana aja sih nak.... kenapa baru bilang sama bunda.... kenapa tidak dari awal kamu bilang sama bunda... " ucap vita
"maaf bun.... reno takut kalau bunda lupa sama reno.... mangkanya reno tidak berani bilang apa pun sama bunda.... " jawab reno
"tidak mungkin bunda lupa sama kamu, kamu tahu.... bunda dulu ingin sekali bertemu kamu.... tapi bunda telat karena kamu sudah di angkat anak sama orang lain, yang bisa bunda lakukan dulu hanyalah berdoa agar kamu memiliki orang tua angkat yang baik dan bisa menyayangi kamu" ucap vita
adinda yang berada di dekat mereka juga ikut merasakan haru, dan dia tanpa sadar juga meneteskan air matanya. indah juga sudah tidak bisa menahan semua orang untuk tidak ke halaman belakang, sehingga indah membiarkan mereka semua untuk bergabung dengan adinda buat melihat pertemuan antara reno dengan vita kembali.
__ADS_1