Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 36


__ADS_3

Setelah berbicara di ruangan ramma, vita langsung pergi ke dapur untuk membantu bi sumi masak makana buat makan malam. Vita dan bi sumi masak sambil bercengkrama dan tertawa bersama bahkan vita tidak membuat jarak atau batasan antara dia dengan pembantu di rumah, semua sudah di anggap sebagai keluarga sama vita, jadi apa yang di makan vita itu juga yang akan di makan sama asisten rumah tangga.


Sementara vita memasak, rendy bermain, ramma masih ada di dalam ruang kerjanya untuk menghubungi seseorang.


Tuttt....tutt....tutt... (suara sambungan telpon)


Mila : iya hallo tuan


Ramma : mil, kamu bilang ke HRD kalau besok ada istri saya vita dan teman-teman nya yang mau ngasih proposal magang, langsung suruh mereka untuk langsung ke ruangan saya. Kamu paham


Milla : iya tuan saya paham, aya akan kasih tahu pihak HRD sekarang juga


Ramma : oke bagus, yah sudah terima kasih


Milla : sama-sama tuan


(sambungan telpon tertutup)


“kenapa aku jadih ketakutan sendiri yah sama ancaman vita tadi, padahal dari dulu aku tidak pernah takut saat musuh-musuh ku mengancam. Ahh sudah-sudah aku tidak mau ambil pusing sama ancaman ini lebih baik aku cari aman saja sama vita” ramma yang sedang ngomong sendirian di dalam ruang kerjanya


Setelah memasak vita pergi menemui rendy di taman belakang rumah untuk mengajaknya masuk karena hari sudah mulai gelap dan pastinya untuk mempersiapkan sholat berjamaah di mushola, kini vita dan ramma menganjurkan untuk semua asisten rumah tangganya melakukan sholat berjamaah dan ada yang bagian adzan dan ada yang bagian iqomah, kalau ada ramma di rumah biasanya ramma yang akan menjadi imam dalam sholat


Setelah melakukan sholat berjamaah, kini vita sedang menemani rendy belajar di rumah, vita sangat telaten untuk mengajarkan putranya itu, dia berusaha sangat keras agar putranya bisa faham dengan apa yang di ajarkan vita. Rendy sendiri juga sangat senang karena dia bisa belajar sambil bermain bersama vita.


“mami cala menghitung ini bagaimana?” tanya rendy ke vita


“ohh ini, gampang itu sayang inikan 5 + 3 biar rendy mudah mengingat, 5 sama 3 itu angkanya banyakan mana?” tanya vita


“banyakan 5 dong mami” jawab rendy


“pintar, sekarang angka yang banyak di simpan dulu, HAP sudah di simpan. Sekarang yang angka kecil di hitung pakai jari rendy, 1 2 3, trus angka yang rendy simpan tadi kan 5, habis 5 berapa sayang” ucap vita mencob menjelaskan ke rendy


“habis 5 yah 6 dong mami” jawab rendy


“pintar sekali anak mami, sekarang hitung semua angka yang rendy simpan tadi sama jari rendy yang berdiri ini” ucap vita


“lendi tadikan simpan 5 tlus sama ini jadi 6 7 8. Semuanya jadi 8 mami’ jawab rendy


“yeyyy anak mami pintar sekali, benar sayang jawabannya 8, sekarang rendy tulis di sini yah 5 + 3 \= 8. Dan soal selanjutnya mami ingin melihat rendy ngerjakan sendiri sudah bisa atau belum” jawab vita


“bisa dong mami” ucap rendy


Rendy kini mencoba sendiri mengerjakan soal yang di berikan sama gurunya, walaupun masih sering lupa sama yang di ajar vita tadi, tapi sedikit demi sedikit rendy sudah bisa faham dangan ajaran vita. Setelah belajar mereka langsung siap-siap sholat isya’ dan setelah itu langsung makan malam.

__ADS_1


Kini mereka sedang asik menikmati makan malam bersama, dan seperti biasa vita akan mengambilkan makanan rendy dan ramma. Para asisten rumah tangga juga sedang sarapan bersama walaupun tidak satu meja dengan majikannya, tapi jam makan malam mereka juga tidak pernah telat.


Ting tung... Ting tung... (anggap bunyi bel rumah yang di pencet)


Dengan segera bi sumi, lari ke luar untuk membukakan pintu tapi berhasil di tahan sama vita. Karena vita sendiri tidak enak kalau menyuruh orang membukakan pintu saat makan.


“tidak usah bi, biar vita aja yang buka. Bi sumi kembali makan saja” ucap vita yang langsung beranjak dari tempat duduknya


“tidak usah nyonya, ini kan sudah tugas bibi” ucap bi sumi


“sudah sana, cepat kembali makan lagi. Biar vita yang buka pintu, ini perintah jadi vita tidak mau di bantah” ucap vita sambil tersenyum sama bi sumi.


Bi sumi akhirnya menuruti kemauan vita, walaupun sebenarnya bi sumi juga tidak enak dengan vita yang terlalu baik. Vita langsung pergi ke ruang tamu untuk membukakan pintu dan melihat siapa yang datang.


Ceklekk...(pintu di buka vita)


“ehhh kak bangssss (vita langsung menutup mulutnya) kak satria maksutnya he he he, masuk kak... kakak mau ngapain datang kesini?” ucap vita pada saria


“Hemmm saya mau minta makan di sini, bukannya ini jam makan malam yah. Jadi kedatangan ku ini tepat waktukan” goda satria ke vita sambil melihat jamnya


“Hahh minta makan? Mangkanya kak, kakak itu cepetan menikah biar ada yang mau masakin kakak dan ada yang mau meperhatikan jam makan kakak” ucap vita sambil menggoda balik satria


“okelah vita, kamu menang dan sekarang saya merasah salah bicara ke kamu” jawab satria sambil senyum yang di paksakan


“tidak, tidak kak aku hanya bercanda tadi, baper banget sih jadi orang. Yah sudah sana masuk ramma sama rendy lagi makan malam, kakak juga makan sekalian aja” ucap vita sambil mengantar satria ke ruang makan


Setelah selesai makan, rendy lebih pilih bersama vita untuk belajar bermain piano, karena sudah lama rendy tidak belajar piano bersama vita, sedangkan ramma ada di ruang kerjanya bersama satria untuk ngecek e-mail masuk dan juga membantu satria menyelesaikan tugas kantor yang belum selesai.


Vita mulai mengajarkan pada rendy beberapa instrumen yang mudah di fahami sama rendy dan juga mulai mengajarkan beberapa not lagu yang bisa di hafal sama rendy. Rendy sangat senang dan jari-jari kecilnya mulai lincah bermain di atas piano tersebut.


“mami lendy mau nyanyi dan main piano buat mami sekarang” ucap rendy


“ohh iya, coba mami mau dengar sekarang”


Rendy mulai menekan beberapa kunci yang dia hafal dan langsung memulai bernyanyi


Apa yang ku berikan untuk mama


Untuk mama tersayang


Tak ku miliki sesuatu berharga


Untuk mama tercinta

__ADS_1


Hanya ini ku nyanyikan


Senandung dari hatiku untuk mama


Hanya sebuah lagu sederhana


Lagu cintaku untuk mama


Apa yang ku berikan untuk mama


Untuk mama tersayang


Tak ku miliki sesuatu berharga


Untuk mama tercinta


Hanya ini ku nyanyikan


Senandung dari hatiku untuk mama


Hanya sebuah lagu sederhana


Lagu cintaku untuk mama


Walau tak dapat selalu ku ungkapkan


Kata cintaku tuk mama


Namun dengarkanlah hatiku berkata


Sungguh ku sayang padamu mama


Hanya ini ku nyanyikan


Senandung dari hatiku untuk mama


Hanya sebuah lagu sederhana


Lagu cintaku untuk mama


Lagu cintaku untuk mama, mama


Sontak hati vita benar-benar tersentuh dengan apa yang dinyanyikan rendy untuk dia, bahkan beberapa orang yang ada di rumah itu ikut menangis mendengar lagu yang di nyanyikan rendy untuk vita termasuk ramma dan juga satria.

__ADS_1


Memang rendy dari dulu sangat merindukan sosok ibu seperti vita untuk hadir di setiap hari-harinya. Setelah selesai kini vita mengajak rendy untuk tidur di kamarnya, dan setelah itu vita langsung menyiapkan proposal untuk di bawah ke perusahaan ramma, sedangkan ramma dan satria masih betah berada di ruang kerja ramma.


lanjut besok malam yah...


__ADS_2