Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 92


__ADS_3

suara alaram sudah berbunyi, vita langsung bangun dari tempat tidurnya untuk bersih-bersih dan setelah itu dia membangunkan suaminya untuk sholat berjamaah.


"Sayang bangun yok... sudah subuh, kita sholat dulu" ucap vita sambil ngelus kepala ramma


"hemmm iya sayang, bentar ngumpulin nyawa dulu" jawab ramma sambil matanya masih merem


"buka dulu dong matanya, ngumpulin nyawanya sambil duduk saja biar cepat ke kumpul, kalau sambil tiduran nanti nyawanya hilang lagi semuanya... ayo duduk" ucap vita sambil menarik tangan ramma agar posisinya duduk


"iya iya sayang, Cup" ramma yang membuka matanya dan langsung mencium bibir vita


"ihhh kamu kebiasaan, yah sudah bersih bersih dulu sana, aku mau bangunin rendy dulu yah... " ucap vita sambil mendorong tubuh ramma ke kamar mandi


setelah beres dengan ramma kini vita berganti ke rendy, vita memasuki kamar rendy untuk membangunkan rendy agar ikut sholat subuh.


"rendy bangun yukk.... kita sholat dulu, setelah sholat rendy boleh kok tidur lagi. " ucap vita sambil menciumi pipi rendy, tapi rendy malah tidak bergerak


"rendy.... mami gigit loh yah, kalau rendy tidak mau bangun..... ayo sayang bangun sebentar saja, untuk sholat" ucap vita sambil sedikit menggigit perut rendy


"ihhhh mami..... kaya monstel aja suka gigit gigit, lendy tidak ikut sholat dulu yah mi, lendy ngantuk sekali" ucap rendy sambil merem


"sayang.... sebentar kok sholatnya, nanti setelah sholat rendy tidur kaya biasanya. mami kan pernah bilang sama rendy, kalau sekali rendy bolos sholatnya, pasti besok besok rendy minta bolos lagi... trus kalau rendy sering bolos sholatnya , nanti mami kandung rendy di surga menunggu doa dari rendy bagaimana, nanti mami adila sedih loh di sana karena rendy sudah tidak lagi mau berdoa untuk dia" ucap vita sambil ngelus kepala rendy


"iya mami, maafkan lendy, lendy sholat sekalang.... lendy tidak mau mami adila sedih disana" ucap rendy


"yah sudah rendy ke kamar mandi dulu yah, mami siapkan baju untuk rendy sholat yahh" jawab vita


"iya mami" jawab rendy


mereka semua langsung menunaikan sholat subuh berjamaah, bersama semua keluarga dan juga semua asisten rumah tangga mereka.

__ADS_1


setelah sholat rendy dan ramma kembali tidur lagi, vita dan ratih yang di temani bi sumi memilih jalan-jalan pagi sambil belanja di pasar.


******


bram terbangun karena merasa kakinya kebas, karena semalaman maira tidur di pangkuan dia. saat melihat jam di tangannya, dia langsung membangunkan maira untuk melakukan sholat subuh terlebih dahulu.


"Ra, bangun yok... sudah subuh, kita sholat dulu yah... " ucap bram sambil memukul pelan pipi maira


"hhuuaaahhh maira ngantuk kak, absen dulu deh kak" ucap Maira sambil terus menguap


"tidak ada absen absenan, sekarang ayo bangun, sholat.... kita jamaah aja yah.. ayo... jangan malas, itu sudah menjadi tanggung jawab kamu sendiri Ra" jawab bram sambil mengangkat kepala maira


"iya iya... ya udah maira bersih bersih dulu, setelah itu kakak" ucap maira sambil berjalan sempoyongan ke kamar mandi dengan mata yang masih merem


Jedukkk (kepala maira kebentur pintu) Awwwuuuuu (teriak maira)


"ihhhh telat.... sudah benjol kepala ku kak. kenapa tidak bilang dari tadi sih kak kalau ada pintu di sini" ucap maira sambil memegang jidatnya


"ha ha ha ha ha iya iya maaf, kalau tidak gitu kamu tidak akan bangun Ra. bagaimana sekarang sudah lebih segerkan habis kejedot tadi ha ha ha ha" jawab bram sambil tertawa


"ihhh tau ah... sebel aku, tidak di tolongin, malah di ketawain" ucap Maira sambil langsung masuk ke kamar mandi


"ha ha ha ha Ra... kamu itu lucu banget sih, tingkah kamu ini yang membuat kakak merasa kehilangan waktu kamu pergi" ucap bram sambil duduk menunggu maira keluar dari dalam kamar mandi


setelah 15 menit maira sudah selesai dari kamar mandi, dan bram langsung masuk ke kamar mandi itu untuk bersih bersih juga.


setelah selesai bersih bersih mereka langsung menunaikan sholat subuh berjamaah, dan ini adalah kali pertama maira sholat dengan di imamin sama bram secara langsung dan hanya berdua saja.


(Ya Allah... hamba berterimakasih sekali, karena hamba masih engkau beri kesempatan untuk bisa kembali bernafas di pagi hari ini, Ya Allah hamba ingin pagi ini akan menjadi permulaan untuk masa depan hamba yang lebih baik, hamba ingin orang yang menjadi imam sholat hamba ini akan selamanya menjadi imam hamba di masa depan kelak. hamba hanya berani mencurahkan segalanya kepada engkau, karena hamba yakin, engkau tidak akan mengecewakan umatmu. hamba berserah kepada mu Ya Allah, untuk semua urusan hamba, karena hanya engkau yang mampu memutuskan semua hal yang ada di dunia ini. ) Doa maira dalam hatinya

__ADS_1


" Aamiin Yaa Robbal Alamin" ucap maira sambil mengusap wajahnya


******


"ayo Rendy kita berangkat sekarang, nanti rendy telat lohh. papi sudah menunggu di depan" ucap vita pada rendy


"iya mami, ayo berangkat... " jawab rendy


"salim dulu sama kakek dan nenek dong sayang" ucap vita lagi


"ehhh iya lendy lupa, nenek kakek lendy belangkat yahh" ucap re ndy


"iya sayang belajar yang pintar, jangan nakal di sekolah yahh" ucap ratih sambil mencium kening rendy


"rendy dengarkan semua omongan ibu guru yah... jangan membantah, dan jangan jail yah di sekolah" ucap willy pada rendy


setelah berpamitan, rendy dan vita langsung masuk ke dalam mobil ramma, ramma juga sudah bilang sama vita kalau mereka akan pergi ke taman bermain. tapi mereka tidak bilang ke rendy, karena mereka takut rendy minta ikut dan bolos sekolah.


karena mereka sendiri juga masih bingung kenapa bram meminta mereka untuk datang di taman hiburan tersebut.


setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai di sekolah rendy, mereka semua turun dari mobil karena rendy ingin memperkenalkan cindy pada vita dan ramma.


vita dan ramma sendiri juga penasaran dengan seorang gadis kecil yang berhadil membuat rendy sayang bahkan nama dia selalu di sebut sebut sama rendy. mereka menunggu di depan pontu kelas rendy sambil duduk dan bermain main.


vita banyak bertanya pada Rendy tentang, nama teman temannya yang ada di kelas, tapi rata rata rendy tidak mengingat nama temannya itu. yang rendy ingat hanyalah cindy dan juga alex yang sering membuat cindy menangis.


vita juga bertanya sama guru yang mengajar rendy di dalam kelas, apa anaknya itu sering nakal atau bagaimana.


setelah mendengar semuanya dari guru rendy, vita dan ramma makin bangga dengan rendy, di balik sifat jelek dia yang sering usil tapi rwndy termasuk anak yang rajin dan pintar, bahkan rendy sudah bisa membedakan mana yang benar dan yang salah, mana yang baik dan yang jahat.

__ADS_1


__ADS_2