Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 208


__ADS_3

matahari mulai tenggelam, kini mereka bersiap siap untuk melakukan sholat maghrib di dalam kamar asrama, setelah itu mereka kembali ke aktivitas sendiri sendiri.


"nanti siapa yang mau ikut aku ke mini market samping kampus?" tanya adinda pada ke 3 teman temannya


"aku titip aja yah din... aku males keluar kamar, habis hujan segala pasti becek" jawab jihan


"iya din aku juga titip kamu aja yah... aku masih ingin rebahan" jawab icha


"kalau kamu kik... temanin aku yah... pliss" ucap adinda


"maaf dinda sayang, sepertinya aku lebih tertarik sama novel ku ini deh, aku masih ingin membaca novel " jawab kiki


"yahh sudah deh... aku pergi sendiri aja tidak apa apa, titipan kalian langsung tulis dan kirim ke WA ku aja yah, biar langsung ke beli" ucap adinda


"siap adinda sayang.... terima kasih, ini uang ku" ucap jihan


"uuncchhh.... cute banget deh. yah sudah ini uang ku" ucap icha


"ini yah din uang ku, nanti kalau kurang pakai uang kamu dulu dan nanti aku ganti" ucap kiki


"iya... iya beres, kaya sama siapa aja kalian itu, yah sudah bentar aku siap siap dulu, akhir akhir ini hawanya dingin banget" jawab adinda


"iya, kamu jangan lupa pakai jaket din, nanti masuk angin berabe" ucap icha


setelah bersiap siap adinda pergi ke mini market dekat kampusnya, walaupun letaknya di samping kampus, tapi jika di tempuh dengan jalan kaki pasti berasa juga capeknya, apa lagi udara malam di kampus lagi dingin dinginnya karena habis hujan.

__ADS_1


"baru kali ini aku jalan kaki sendiri untuk belanja ke mini market, biasanya aku tinggal suruh pembantu atau tidak pesan langsung ke mini market nya dan langsung di kirim beres. " ucap adinda pada dirinya sendiri


"besok ada yang kenali papi dan mami tidak yah... kalau ada yang kenali mereka bagaimana? bisa bisa terbongkar semuanya "


"yahh semoga saja, besok tidak ada yang mengenali mereka berdua, dan besok kakak sama kak indah pasti juga datang, semoga saja mereka tidak menimbulkan kegaduhan di kampus ini" ucap adinda pada dirinya sendiri


"hai dinda" ucap seseorang yang tiba tiba muncul dan berdiri di samping adinda


"ohhh Astaga...!! siapa sih kamu? buat orang kaget aja" jawab adinda sambil memandang aneh ke arah laki laki itu


"masa kamu lupa sama aku din? coba ingat ingat lagi, masa dengan begitu mudah nya kamu melupakan aku yang tampan ini, aku aja ingat dengan nama kamu din" jawab laki laki itu


"maaf sebelumnya, emang kita pernah bertemu? saya tidak ingat siapa anda, dan permisi saya mau duluan" ucap adinda dan dia langsung pergi jalan meninggalkan laki laki itu


"dinda tunggu" jawab laki laki itu dan dia langsung menarik tangan adinda hingga adinda jatuh ke dalam pelukan dia, dan kini mata mereka saling bertemu dan memandang


"ihhhh apa apaan sih... punya sopan santun tidak. main peluk peluk orang saja, saya itu tidak kenal sama kamu yah, jadi jangan pernah ganggu saya lagi" ucap adinda dengan nada keras dan membentak, karena dia tidak suka dengan perlakuan laki laki itu


"oke oke maaf dinda, ini aku galih... masa kamu lupa sih, baru tadi siang kamu ketemu sama aku, dan sekarang kamu sudah lupa. aku yang ada di UKM bahasa tadi" ucap galih yang mencoba menjelaskan pada adinda


"trus kamu mau apa, aku tidak memiliki waktu buat ngobrol sama kamu, lebih baik kamu pergi sekarang dari hadapan aku, " jawab adinda yang tidak suka


"aku hanya ingin berteman sama kamu din, aku hanya ingin mengenal kamu lebih jauh lagi, siapa tahu kita bisa bersama. soalnya kita cocok banget, aku tampan dan kamu cantik, jadi kita bisa jadi pasangan yang sangat cocok di kampus ini" jawab galih


"maaf yah kak galih, aku tidak tertarik dengan hal itu, aku tidak mau. saya permisi, karena saya masih sibuk, jadi saya duluan, dan jangan kejar saya lagi" ucap adinda dan dia berjalan pergi meninggalkan galih

__ADS_1


"sok jual mahal banget sih loe itu din, lihat aja yah... gue akan dapatin loe segera, dan gue akan buat loe jatuh cinta setengah mati sama gue" ucap galih sambil menunjukan senyum jahatnya


adinda pergi begitu saja dari galih, karena memang dia dari awal tidak suka dengan galih, sehingga adinda akan sangat risih jika di dekati sama laki laki yang tidak dia sukai.


setelah sampai di mini market adinda langsung mengambil beberapa cemilan dan juga, beberapa kebutuhan sehari hari dia selama tinggal di asrama, adinda juga mengambil beberapa titipan dari teman teman dia, dan setelah itu dia membayarnya di kasir.


setelah dari mini market adinda langsung kemvali pulang ke asrama, dan menata barang barangnya kembali ke tempat yang semestinya.


karena besok orang tua mereka akan datang ke kampus dan akan mengunjungi asrama anak anak nya, sehingga adinda dan teman temannya sangat menjaga kebersihan kamar mereka, mereka tidak ingin besok orang tua mereka ngomel ngomel karena kamar asrama yang terlihat jorok.


adinda dan teman temannya memilih untuk langsung tidur setelah menonton drama kesukaan mereka. karena besok adalah hari pelantikan mereka sebagai mahasiswa baru di kampus ini, dan besok juga akan di umumkan siapa mahasiswa yang aktif dalam mengikuti kegiatan ospek selama ini, karena akan di beri penggargaan berupa coklat dan juga karangan bunga dari senior.


"cha, din, kik, besok kalau kalian bangun duluan, jangan lupa bangunkan aku yah, aku itu paling susah untuk bangun pagi" ucap jihan


"boro boro bangunin kamu han, aku sendiri juga tidak bisa janji untuk bangun pagi" ucap icha


"iya aku juga, kalau di rumah biasanya mami ku yang bangunkan aku pagi pagi, kalau sekarang tidak ada mami ataupaun keluarga yang lainnya, bagaimana aku bisa bangun pagi" jawab adinda


"bagaimana kalau kita tidak tidur saja, biar besok kita tidak telat bangun pagi" saran dari kiki


"saran yang tidak baik itu kik... bagaimana kalau kita pasang alarm bareng bareng, biar nanti alaram kita bunyi bersama, dan kita bisa bangun karena suara alaram itu" ucap adinda


"bener itu, kita pasang alaram di mejah bawah aja gimana, jadi kalau kita mau matikan alaram, harus turun dulu biar kita tidak tidur lagi. " ucap icha


"iya benar itu, yah sudah ayo kita pasang" jawab mereka semua

__ADS_1


mereka semua turun dari tempat tidurnya, dan memasang alaram bersama sama, agar mereka bisa bangun karena suara ke 4 jam alaram yang berbunyi. dan setelah itu mereka tidur kembali, karena sudah malam juga.


__ADS_2