Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 143


__ADS_3

matahari pagi audah bersinar, tapi sayangnya tidak dapat membangunkan mereka yang tinggal di rumah ramma, semua orang sedang asik tertidur dengan sangat pulas dengan pasangan mereka masing masing, kecuali satria dan alin.


semua orang mengambil cuti dari pekerjaan mereka masing masing, rendy juga sedang libur sekolah karena akan ada acara perpisahan di sekolah dia, tapi rendy tidak mau datang karena cindy teman baik dia juga tidak bisa datang.


para pembantu di rumah ramma juga di berikan keringanan untuk bisa bangun siang, karena mereka juga pasti capek karena acara besar tadi malam.


sampai pukul 8 pagi, kediaman ramma masih terlihat sepi, karena memang pengguninya yang bangun hanya para pembantu saja yang terlihat sedang beres beres rumah.


rendy terbangun pada pukul setengah sembilan, tapi dia masih enggan untuk beranjak dari tempat tidur kesayangan dia, wajah rendy masih terlihat murung karena kepergian cindy.


vita akhirnya bangun, dan dia sudah tidak merasakan sakit di kakinya, walaupun masih terlihat bengkak, namun sudah tidak terasa sakit. dia langsung berjalan ke kamar mandi untuk bersih bersih dan setelah itu dia pergi ke kamar rendy, untuk ngecek apa rendy sudah bangun atau belum.


vita yang selesai mandi, dia melihat ramma masih tertidur pulas, jadi vita tidak mau membangunkan ramma, karena pasti ramma masih capek karena semalam.


vita langsung pergi ke kamar rendy untuk ngecek apa rendy sudah bangun atau sama seperti papinya yang masih tertidur pulas.


Ceklekk.... pintu kamar rendy di buka vita


rendy yang mendengar pintunya terbuka, dia langsung bangun sedikit untuk melihat siapa yang membuka pintu kamar tidur dia.


"mami" ucap rendy saat tau ternyata vita yang membuka pintu


"lohh anak mami sudah bangun ternyata, mami kira masih sama seperti papi yang masih tertidur " ucap vita sambil mendekat ke rendy dan dia akan membuka gorden kamar rendy


"jangan mami.... jangan di buka jendelanya, lendy tidak mau" ucap rendy saat vita akan membuka gorden kamarnya

__ADS_1


vita yang mendengar itu, dia langsung tidak jadi membuka gorden itu. vita langsung mendekat dan duduk di samping rendy yang masih merebahkan tubuhnya di tempat tidur


"kamu kenapa sayang.... rendy lagi sedih, ini kenapa mukanya di tekuk saja sih, dari kemarin rendy tidak semangat untuk ikut acara pesta tante maira, rendy tidak suka yah kalau tante maira menikah" ucap vita sambil ngelus kepala rendy


"tidak mi.... rendy suka kok kalau tante mela menikah, lendy sedih gala gala cindy sudah pelgi mi, dia tinggalin lendy sendili" ucap rendy sambil menangis dan menunduk


"sayang dengerin mami, cindy itu tidak bermaksud untuk pergi ninggalin rendy, dia pergi karena ikut mamanya, mamanya cindy kan lagi sakit, jadi cindy harus pergi ke rumah neneknya untuk menjaga mamanya bersama neneknya di sana"


"rendy tidak boleh sedih gini dong, besok kalau rendy sudah besar, rendy mami ijinkan untuk mencari cindy lagi. kalau rendy besar dan sukses rendy pasti lebih mudah mencari cindy, jadi sekarang rendy jangan nangis, rendy belajar yang giat agar rendy besok bisa sukses kaya papi, agar rendy bisa ketemu lagi sama cindy"


"rendy simpan gantungan boneka kucing yang di kasih cindy yah.... karena gantungan itu yang akan menuntun rendy untuk bertemu cindy" ucap vita yang mencoba menenangkan rendy


"iya mi... lendy akan belajal telus, biar besok cindy mau beltemu sama lendy lagi. lendy akan buat cindy selalu tersenyum sepelti mami yang selalu tersenyum belsama papi" jawab rendy sambil menghapus air mata dia


"apa nanti malam rendy mau pergi ke acara perpisahan sekolah, setelah itu nanti rendy kan akan pindah sekolah, jadi nanti malam rendy bisa minta maaf sama teman teman dan mengucapkan selamat kepada semua teman teman rendy" ucap vita


"iya sayang, nanti mami dan papi akan selalu ada di samping rendy. yah sudah rendy mandi sekarang, mami siapkan baju rendy dan setelah itu rendy makan yah... ini sudah mau siang soalnya" ucap vita sambil menuntun tangan rendy ke kamar rendy


sementara rendy mandi, vita menyiapkan baju yang akab di gunakan rendy. setelah mengurus rendy, vita membangunkan ramma, karena jam 11 mereka akan pergi ke rumah sakit untuk cek kehamilan dan juga menanyakan kenapa kaki vita mengalami pembengkakan.


saat mau turun ke tangga ternyata di bawah sudah ada mama ratih dan papa willy yang akan sarapan, rendy yang melihat kakek neneknya itu dia langsung berlari untuk mencium kakek neneknya dan minta makan di suapin sama nenek ratih.


sementara rendy bersama kakek neneknya, vita pergi ke kamar ramma untuk membangunkan ramma, karena sudah siang.


*******

__ADS_1


"sayang.... bangun yuk..... sudah siang, katanya mau priksa kandungan " ucap vita sambil menggoyangkan tubuh ramma


"huammm jam berapa sayang ini... " jawab ramma dengan nada yang khas orang bangun tidur


"jam 9 sayang... ayo bangun dulu yah... kamu mandi dulu, aku akan beres beres kamar dan setelah itu kita sarapan di bawah" ucap vita sambil menarik tangam ramma


"sebntat sayang.... cium dulu yah... biar mata ku bisa ke buka" ucap ramma sambil mendongakan wajahnya agar vita mau menciumnya


"hemmm tidak. mau, kamu bau.... mandi dulu sana" jawab vita yang menolak


"hemmm yah sudah kalau tidak mau, aku tidur lagi saja" ucap ramma yang akan menjatuhlan tibuhnya di kasur lagi


"ehhhtttssss ihhh iya iya, tapi setelah itu langsung mandi yah... " jawab vita je ramma


"iya sayang aku janji... yah sudah buruab ayo cium" ucap ramma dengan posisi kepala yang di dongakan ke arah vita


" cupp.... mata kiri, cuppp... mata kanan, cup.... hidung, cup.... kening, Cup.... bibir ramma" vita yang mencium ramma


saat bibir vita dan ramma saling bertemu, ramma enggan untuk melepaskannya. jadi dia sedikit menelan kepalanya dan juga kepala vita agar tidak. melepas ciuman iti, hingga ciuman iti menjadi ciuman yang panas dan dengan nafsu yang berkorban.


"sayang.... ini kalau kita teruskan, bakalan lama pastinya, sedangkan kita masih harus ketemu dokter kandungan nanti siang" ucap vita yang coba menahan ramma dengan semua agenda pada hari ini


"iya yah sayang... ahhh yah sudahkah, kita lanjutkan nanti malam saja lah... aku mau mandi dulu sekarang" jawab ramma


"yah sudah kamu mandi, aku siapkan baju kamu sekarang" ucap vita dan ramma langsung masuk ke dalam kamar mandinya

__ADS_1


"huffft.... selamat selamat..... " ucap vita sambil memegang dadanya


__ADS_2