
semua berjalan dengan baik, mulai dari kehamilan vita yang memberikan begitu banyak kejutan, perjalanan pernikahan maira dan bram yang selalu harmonis, sampai pembuatan skripsi mereka.
setelah 3 bulan berlalu, kini vita dan alin akhirnya mengikuti proses wisuda, semua keluarga juga hadir dan terdapat kejutan dari satria untuk alin di depan gedung tempat pelaksanaan wisuda nya.
satria sudah menyiapkan beberapa kejutan untuk melamar alin, mulai dari karangan bunga yang bertuliskan Will you marry me, sampai beberapa benner yang terpasang dengan tulisan yang sama.
saat acara wisuda sudah selesai dan semua para tamu mulai keluar dari gedung aula kampus, semuanya terkejut dengan beberapa tulisan lamaran dan juga foto kebersamaan alin dengan satria terpampang di luar gedung.
alin dan juga semua keluarga keluar dari gedung juga terkejut kenapa semua orang berkumpul di depan, di tambah lagi tiba tiba banyak orang yang berdatangan dengan membawakan sekuntum mawar merah untuk alin.
saat alin keluar dari gedung betapa terkejutnya dia saat melihat kejutan dari satria, begitu bayak foto dia dan juga kata kata romantis untuk alin membuat dia tidak bisa menahan senyumnya dan juga tangis kebahagiaan yang tidak bisa dia bendung.
tak lama satria datang dengan membawa bunga dan juga cincin untuk alin, satria berdiri di antara lambang hati yang dia buat dari taburan kelopak bunga mawar, dia melihat alin dengan senyuman.
"Alin.... aku tidak bisa membuat kata kata yang romantis untuk kamu, aku juga tidak bisa selalu berprilaku romantis ke kamu, tapi perlu yang kamu tahu, satu hal yang selalu aku bisa lakukan untuk kamu adalah, terus mencintaimu sampai akhir hayatku. Alina Salsa Kinanti maukah kamu menikah dengan ku? " ucap satria di depan semua orang
sontak semua yang melihat dan mendengar pernyataan itu langsung teriak dan memberikan dukungan untuk satria, banyak yang juga berteriak terima ke alin.
alin langsung berlari mendekat ke arah satria dan dia menangis di depan satria sambil tersenyum tanpa bisa berkata kata lagi. satria langsung mengusap air mata alin yang terus menetes.
"jawab lin" ucap satria lagi
__ADS_1
"aku mau kak.... aku mau menjadi istri kamu kak Satria Arka Rahardian.... " teriak alin dengan sekuat tenaga
mendengar ucapan alin itu semuanya ikut bersorak gembira, termasuk ramma, vita, maira, bram, ratih, willy, rendy dan mama alin. semuanya berpelukan dan satria juga langsung memeluk alin lalu mengangkat tubuh alin lalu berputar sambil berpelukan.
setelah acara lamaran itu selesai, dan juga mereka semua berfoto bersama sama. vita, ramma, alin, satria, bram, dan juga maira memutuskan untuk ziarah ke makam ayu, sedangkan keluarga yang lain berkumpul di rumah ramma untuk merayakan dan makan bersama.
********
3 mobil mewah berhenti di pemakaman umum yang dekat dengan kediaman ayu, mereka semua turun, vita dan alin juga masih mengenakan baju toga dan juga membawa ijazah kelulusan mereka.
sampai pada satu buah makam yang bertuliskan Ayu Bella Mayangsari, mereka sebenarnya tidak mau meneteskan air matanya tapi ternyata air mata itu keluar tanpa permisi terlebih dahulu.
"yu.... kita sudah lulus sekarang, kita bahafia banget yu.... tapi mungkin kalau kamu masih ada, kebahagiaan kita jauh lebih besar dan lengkap" ucap alin sambil menangis
"hai ayu.... salam kenal yah.... sebenarnya aku kenal kamu lama yu... tapi aku baru berani sapa kamu sekarang, maaf yah yu.... aku tidak bermaksud menjilat ludaku sendiri, aku memang dulu pernah janji untuk meninggalkan kak bram agar kak bram bisa bahagia bersama kamu. tapi saat aku mengalah dan pergi, kenapa kamu juga tinggalkan dia yu... aku tidak bermaksud merebut hati kak bram dari kamu yu... tidak, maafkan aku yu... maaf" ucap maira sambil terisak tangis karena dia merasa bersalah
"yu... kamu tidak usah mengkhawatirkan aku lagi, aku sekarang sudah mulai bisa menemukan kebahagiaan aku lagi, walaupun itu tidak bersama kamu yu.... ini istriku yu, namanya maira... dia orang yang baik yu, sama seperti kamu. kamu yang tenang yah yu" ucap bram sambil merangkul pundak maira
"yu... permintaan kamu dulu sudah aku dan satria penuhi, yaitu mencarikan pengganti kamu untuk bram. aku harap kamu bisaa jauh lebih bahagia di sana yu.. kita tidak akn pernah melupakan kamu" ucap ramma sambil memeluk pundak vita
"iya yu... kami di sini hanya bisa memberikan doa terbaik buat kamu yu... dan aku harap kamu juga memberikan restu kepada aku dan alin, karena kami juga akan segera menikah" ucap satria
__ADS_1
"yu... walaupun raga kamu tidak bersama kita, kita yakin... kalau kamu akan selalu jagain kita, dan akan selalu menemani kita di manapun. yu.... kamu sudah menempati ruang tersendiri di hati kami yu.... jadi.... kamu sudah tersimpan selamanya di ruang hati kami" ucap vita sambil menangis
setalah mereka mengucapkan semua isi hati mereka, selanjutnya mereka semua mengirim doa untuk ayu yang di pimpin ramma. dan setelah itu mereka semua pulang balik ke rumah, untuk bertemu keluarga mereka yang sudah berkumpul di rumah ramma.
walaupun suasana hati mereka sedang bahagia, tapi di dalam lubuk hati mereka, masih menyimpan kesedihan saat mengingat ayu yang sudah banyak berkorban untuk mereka semua.
*******
setelah kurang lebih satu jam di perjalanan mereka akhirnya sampai di rumah ramma, mereka semua menghapus air mata yang masih tertinggal, karena mwreka tidak ingin semua orang ikut merasakan kesedihan itu.
kini mereka semua mencoba mengukir senyum di wajah mereka lagi, agar semuanya juga ikut tersenyum. dan setelah itu mereka masuk ke dalam rumah, di dalam rumah sudah di siapkan berbagai macam masakan dan juga dekorasi untuk merayakan kelulusan.
mereka juga membahas tentang hari pernikahan satria dan alin, mereka srmua srpakat kalau pernikahan mereka di adakan setelah persalinan vita, karena kandungan vita sudah memasuki usia 8 bulan, kurang satu bulan lagi vita bisa melahirkan.
sambil menunggu hari itu, satria dan alin juga menyiapkan beberapa keperluan untuk acara pernikahan mereka, mulai dari WO yang terbaik, dan juga gaun yang akan di gunakan nanti, kalau gedung mereka sepakat akan di adakan di gedung hotel milik ramma.
setelah pesta kelulusan selesai, mereka semua beristirahat di kamar masing masing, sedangkan satria mengantat pulang alin dan juga mamanya ke rumahnya.
vita dan ramma makin tidak sabar menunggu anak mereka lahir ke dunia ini, bahkan rendy sendiri juga makin tidak dabar saat tahu jenis kelamin calon adiknya itu adalah perempuan.
rendy juga sudah menyiapkan kamar untuk adiknya itu di sebelah kamar milik dia, bahkan rendy juga ikut menata dan menghias kamar itu dengan berbagai macam aksesori berwarna pink, putih juga hitam, karena rendy sangat suka dengan warna putih dan hitam, sedangkan adiknya karena perempuan mangkanya dia memilih warna pink.
__ADS_1