
setelah mencatat beberapa tulisan yang ada di papan tulis, adinda pergi ke lab buat ikut pertemuan sama anak anak kimia.
walaupun sendirian adinda tetap bersikap biasa saja, dan dia juga mulai berkenalan dengan beberapa anak yang sudah ada di lab tersebut.
setelah menunggu beberapa menit, akhirnya salah seorang senior masuk dan dia membuka pertemuan ini dangan daling berkenalan dengan beberapa semua anggota baik yang lama maupun yang baru.
"oke setelah pertemuan ini, sebentar lagi prov kita akan datang, dan akan memberikan uji coba buat kalian semua, karena kita memiliki projek penelitian dan itu masih membutuhkan 1 anggota lagi, rencana nya akan mengambil dari anak baru buat ikut di dalamnya" ucap salah seorang senior
"iya kalian harus bersiap siap untuk itu yah, kemampuan kalian yang akan menentukan semua ini. " ucap salah seorang senior
setelah menunggu beberapa saat, profesor yang mengajar anak anak kimia datang, dan langsung menyapa semua mahasiswa yang ada di ruang lab penelitian tersebut.
(kak reno.... kenapa harus dia lagi sih, apa dia yang mengajar UKM kimia ini, bukannya dia dokter ahli bedah yah, kenapa malah ada di UKM kimia, seharusbya dia tidak di sini.) suara hati adinda
(adinda... ternyata dia bergabung di fakultas ini, apa jangan jangan yang di bilang anak anak waktu itu, kalau ada anak baru yang cantik itu adinda. din... apa kamu masih marah sama aku? ) suara hati reno
"baik.... perkenalkan nama saya reno, mungkin buat anak yang berasal dari fakultas kedokteran sudah mengenal saya, tapi yang tidak dari fakultas kedokteran pasti belum tahu siapa saya"
"saya adalah profesor yang akan mengajar kalian di sini, oke langdung saja, di sini saya memiliki projek penelitian dan itu akan di lombakan di tingkat Asia. sudah ada 2 senior kalian yang ikut bergabung dan itu masih kurang 1, saya ingin salah satu di antara kalin ikut dalam penelitian ini"
"saya akan menguji kemampuan kalian dalam meneliti sebuah zat, jadi di lab ini terdapat beberpa zat aktif maupun tidak aktif, kalian pilih sendiri mau pakai yang mana, kalian lakukan penelitian menggunakan zat itu, dan hasilnya saya tunggu besok untuk di presentasikan"
"hahh apa besok " ucap semua anak
"iya besok... kenapa? kalian keberatan? kalau kalian keberatan boleh tidak mengikuti penelitian ini karena ini tidak bersifat memaksa, jadi saya minta yang sanggup saja"
"mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan, kalian bisa memulai penelitian itu dari sekarang, dan kalian bebas menggunakan lab ini 24 jam" ucap reno
(aku harus bisa, lomba itu adalah mimpi ku dulu, dan aku sudah sering banget menang dalam lomba penelitian kimia, dan sekarang aku juga harus bisa menang) suara hati adinda
adinda langsung mengambil beberapa zat yang dia butuhkan, dan dia mengambil beberapa alat untuk dia lakukan penelitian nya.
__ADS_1
beberapa anak sudah ada yang menyerah karena tidak sanggup menyelesaikan penelitian dalam waktu satu malam dan harus di presentasi kan besok pagi.
waktu begitu cepat berlalu, dan adinda masih fokus dengan alat alat untuk kepentingan proyek dia sendiri, sampai adinda lupa untuk makan dan istirahat.
semua anak pergi satu persaatu, karena waktu yang di berikan hanya 24 jam, jadi banyak di antara mereka yang menggunakan penelitian yang standar, sehingga mereka bisa cepat selesai dan pulang ke asrama mereka masing masing.
"din... aku pulang dulu yah" ucap teman adinda
"ohh iya hati hati yah... " jawab adinda
"din... kamu tidak pulang, ini sudah sore loh, jangan memaksakan diri nanti kalau kamu sakit bagaimana" ucap teman adinda
"iya ... aku mau menyelesaikan ini dulu, aku yakin sebentar lagi akan selesai" jawab adinda
"okelah din... terserah kamu saja, yah sudah aku duluan yah" ucap teman adinda
"iya hati hati" jawab adinda
adinda masih terus berusaha mencampurkan beberapa zat untuk mencari hasil yang sempurna, penelitian ini pernah di lakukan adinda namun dia sempat gagal, dan dia masih penasaran apa yang salah dengan penelitian dia dulu.
hari mulai gelap, namun adinda madih belum juga keluar dari lab tersebut, dia masih fokus dengan beberapa zat yang dia pegang di tangan nya.
*****
"adinda kemana yah kok belum balik, apa dia madih sibuk di fakultas? " tanya juhan pada teman temannya
"aku tidak tahu han... padahal ini kan hari pertama masuk kuliah, tapi kenapa dia harus lembur, cha... coba kamu telpon dia, dan tanyakan dia ada di mana" ucap kiki
"iya iya bentar... aku telpon adinda dulu, aku juga khawatir kalau dia belum makan apa pun" jawab icha
tuttt.... tutt... tut... suara nada sambung ponsel icha
__ADS_1
adinda : iya halo cha kenapa
icha : kamu di mana din... kenapa belum pulang
adinda : aku masih di lab fakultas, aku memiliki proyek yang harus aku selesaikan besok, karena besok itu ada presentasi
icha : hahh... sampai selarut ini kamu belum selewsai din?
adinda : belum cha... aku juga belum tahu pulang jam berapa, kamu kunci pintu aja dulu, aku bawa kuncinya, jadi tidak usah khawatir
icha : tapi kamu sudah makan kan din?
adinda : oh iya cha... aku belum makan, dari tadi, aku boleh minta tolong tidak
icha : astaga dinda... kenapa kamu belum makan sih... bahaya sekali pola hidup kamu din... yah sudah aku akan belikan kamu makanan di luar kampus
adinda : he he he he habidnya aku tidak berasaa lapar cha, kamu jangan repot repot cha, kamu bawakan cemilan yang ada di kulkas aja cha, dan beberapa minuman manis dan mineral yah ke lab
icha : kenapa harus cemilan din? kamu itu butuh nasi buat ngisi perut kamu, bukan cemilan
adinda : tidak apa apa cha, dari pada nanti tidak kemakan, kan mubazir. bawakan aku popmie aja deh, di sini ada air panas, jadi aku bisa masak mie di sini
icha : yah sudah deh... aku sama anak anak bawakan makanan ringan buat kamu di sana
adinda : terima kasih icha, sayang deh...
panggilan telpon berakhir
"bagaiaman cha... adinda mau apa? " tanya jihan
"dia mau di bawakan cemilan buat teman dia lembur, kita segera antar ke sana yah... kasaian dia dari tadi belum makan, jadi dia hanya makan sekali jam 8 tadi pagi" jawab icha
__ADS_1
"dinda... dinda... yah sudah.. ayo tunggu apa lagi... kasian dia" jawab kiki
mereka bertiga mengambil bewberapa cemilan yang ada di kulkas untuk di kirimkan pada adinda yang sedang lembur sampai malam.