Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 118


__ADS_3

maira akhirnya menceritakan semuanya, bagaimana dia menyimpan perasaan itu selama bertahun tahun. dan maira juga sudah ngasih tahu kalau alasan dia pergi dari indonesia itu dikarenakan dia ingin melihat bram bahagia bersama orang yang dia cintai.


setelah mendengar itu semua, bram langsung minta maaf sama maira, karena secara tidak langsung dia sudah membuat terluka hati maira, dan sudah menyiksa maira dengan sebutan adik je maira.


cinta mereka juga sudah di restui sama ramma yang selaku kakak kandung maira, dan vita sebagai kakak ipar maira.


setelah cerita cerita dan makan siang, mereka semua memutuskan untuk pergi ke rumah ramma untuk bertemu dengan ratih dan willy yang sudah pulang dari rumah alin.


maira bersama bram dan rendy, sedangkan vita bersama ramma. setelah kurang lebih satu jam mobil mereka semua sudah sampai di pekarangan rumah ramma, setelah masuk ternyata sudah ada alin dan juga satria, sedangkan mama bram dari bandara langsung menuju rumah ramma untuk membicarakan kelanjutan hubungan bram dan maira.


mereka semua berkumpul di halaman belakang untuk memberikan ucapan selamat buat satria dan alin, dan sebentar lagi bram dengan satria. ratih dan willy sebenarnya juga sudah mengenal baik mama bram, mereka bertemu hanya untuk membahas hari dan tangg saja, kalau memang setuju semua, acara tunangan ini akan di adakan bareng bersama acara tunangan satria dan alin di hari sabtu.


tak lama mama bram datang dengan menggunakan taksi, bram dan maira menyambut kedatangan mama bram itu dengan membawakan beberapa barang bawaan nya.

__ADS_1


"haduhhh ini calon menantu mama, apa kabar kamu sayang.... maik cantik saja" ucap mama bram


"ihhh mama bisa aja. maira jadi malu dengarnya, "


"yahhh kenapa malu, kan bener yahh kalau kamu itu calon menantu mama, akhirnya bram kamu tidak salah pilih yah... mama dari dulu itu tau bagaimana perasaan maira sama kamu, tapi kamunya aja yang kurang peka, jadi mairanya mundur sedikit sedikit dari kamu"


"mama... iya iya bram yang salah, bram memang tidak pandai dalam masalah perempuan, bram memang salah.... puas"


"yahh memang kamu yang salah bram, untung saja maira masih mau menerima kamu, coba kalau dia ingin menutup masa lalunya dan dia memutuskan untuk mencari masa depan dia. kamu mau jomblo seumur hidup"


mereka bertiga masuk ke dalam rumah ramma, dan di dalan rumah ratih dan willy siap untuk menyambut calon besaannya itu, setelah di persilakan duduk, mereka membicarakan tentang hari pertunangan maira dengan bram.


dan akhirnya mereka semua sepakat kalau pertunangannya di lakukan bersama yaitu di hari sabtu sebelum para perempuan itu berangkat kkn. dan acaranya di lakukan di hotel milik ramma, dan yang di undang hanyalah keluarga terdekat saja, dan para karyawan juga hanya beberapa saja yang di undang.

__ADS_1


karena memang mereka semua sepakat untuk tidak mempublikasi kan pertunangan ini demi kenyamanan bersama, tapi nanti saat pernikahan baru mereka semuanya mau mengadakan besar besaran.


setelah acara pertemuan keluarga itu selesai, mereka semuanya memutuskan untuk pulang ke rumah masing masing. dan untuk satria juga sudah memutuskan untuk menetap di rumah ramma, dan dia akan menyewakan rumah yang selama ini dia tempati itu.


ratih dan willy juga sudah memutuskan untuk tinggal di rumah ramma dan untuk perusahaan willy yang ada di paris, itu mereka serahkan kepada anak anak mereka yaitu ramma, satria dan bram untuk mengurusnya.


rumah ramma yang dulu sepi kini sudah bertambah ramai, karena kedatangan anggota baru yaitu maira, satria , ratih dan willy. ratih selalu khawatir sama satria yang hidup sendiri di rumah yang besar dan sepi, jadi ratih dan willy selalu memaksa satria untuk menetap tinggal di rumah ramma, dan ramma sendiri tidak keberatan sama sakali.


******


persiapan acara pertunangan sudah berjalan 90% mereka selalu memantau sendiri persiapan itu, dan besok adalah hari H pertunangan mereka.


pertunangan itu akan di adakan jam 1 siang, dan semua keluarga dan beberapa tamu yang dari luar kota sudah berada di hotel yang sengaja mereka pesan untuk tamu tamu mereka agar acara bisa berjalan dengan lancar

__ADS_1


ramma dan vita melihat aula yang di dekor dengan sangat indah dan elegan membuat mereka mengingat kembali hari pernikahan mereka yang di adakan karena tanpa adanya rasa cinta, dan kini mereka hadir kembali di aula tersebut dengan calon bayi yang ada di perut vita.


satria, alin, maira dan bram sedang fiting baju dan make up yang akan mereka gunakan besok. tapi mereka fiting di ruangan yang terpisa perempuan saendiri dan laki laki sendiri, mereka akan di pertemukan besok saat berada di aula tempat mereka bertukar cincin.


__ADS_2