
dreett... drett.. dret.. ponsel rendy bergetar
"ndah, kamu lihat siapa yang telpon aku" ucap rendy pada indah
"papi bapak yang telpon" jawab indah
"hahh.... papi... haduh ini pasti papi mau tanya apa aku sudah menemukan adinda atau belum" ucap rendy
"kamu tolong angkatin yah ndah, dan perbesar suaranya " ucap rendy lagi, dan indah langsung menurut omongan rendy
rendy : iya hallo pi..
ramma : rend... bagaimana, kamu sudah menemukan adok kamu atau belum
rendy : belum pi... rendy belum ketemu adinda, ini ponsel adinda juga mati, jadi rendy belum bisa melacak keberadaan adinda.
ramma : kamu terus cari yah rend... kasian adik mu itu, dia pasti kini sedang nangis
rendy : iya pi... ini aku sama indah masih terus mencari adinda, kita akan menemukan dia kok pi..
ramma : kalau sudah ketemu, nanti kamu langsung hubungi papi yah... biar maminu bisa tenang sedikit
rendy : iya pi
panggilan berakhir
"dek kakak mohon jangan seperti ini, lebih baik kamu marah sama kakak, dari pada kamu pwrgi pergi tidak jelas seperti ini" ucap rendy
"kenapa gue bisa seteledor tadi sih... kok bisa gue sampai keceplosan ngomong kaya tadi"
indah mencoba menenangkan rendy yang sudah terlihat frustrasi karena masih belum menemukan adinda.
"ndah... coba kamu hubungi arjuna atau enggak ariel, cari tahu apa mereka sudah bisa mencari keberadaan adinda di mana" ucap rendy pada indah
"iya pak rendy, saya akan hubungi mereka dulu" jawab indah
indah langsung menghubungi arjuna dan juga ariel, namun tetap saja mereka juga belum bisa menemukan dimana adinda berada, karena memang mereka sudah tertinggal jauh sama taksi yang di naiki adinda
*******
__ADS_1
"nahhh begitu dong din... senyum, kanu kalau senyum itu manis banget loh" jawab reno
"iya kak... terima kasih yahh sudah mau namanin aku di sini, mungkin kalau tidak ada kakak aku pasti masih nangis" ucap adinda
"iya din sama sama... sini aku fotokan, kamu kan suka sekali sama foto... kamu duduk di sana yah" ucap reno
"iya kak... " jawab adinda dan dia langsung berlari ke tempat dia akan di foto
1 2 3
"lihat kak... " ucap adinda sambil lari ke arah reno dan melihat hasil jepretan reno dangan ponselnya
"wahhh bagus kak... aku terlihat cantik he he he he" ucap adinda
"bagaimana lagi atau sudah" tanya reno
"lagi dong kak... tapi kita cari tempat yang bagus lagi yah... kita jalan ke sana aja kak" jawab adinda dan dia langsung menarik tangan reno untuk pergi mencari tempat yang bagus buat foto foto
reno hanya mengikuti kemana adinda pergi, dia juga senang karena bisa jalab jalan berdua bersama adinda.
reno juga langsung melepas jas yang dia gunakan, untuk menutupi kaki adinda. adinda yang merasa di perlakukan spesial sama reno dia hanya bisa senyum senyum menerima itu semua.
"iya sama sama, kamu lebih bagus seperti ini" jawab reno
"kak... fotokan aku di sana yah... ayo kak... kita ke sana" ucap adinda dan dia langsung menuju tempat yang dia maksud
"yah sudah sana... kakak fotokan kamu dari sini" ucap reno
"siap kak... " jawab adinda
1 2 3
adinda terlihat sangat bahagia sekali saat bersama reno, dia sudah melupakan semua masalahnya tadi, kini adinda sudah kembali seperti adinda yang dulu yang selalu tertawa dan selalu bisa mencairkan suasana.
"sudah kak... ayo jalan jalan lagi ke sana" ucap adinda sambil berjalan duluan dan meninggalkan reno
__ADS_1
"ehh din tunggu.... " teriak reno yang mengejar adinda
(gue kenapa yah... kenapa kok bisa gue deket sama ini perempuan, padahal kita baru saja kenal tapi kenapa rasanya gue sangat dekat sama dia, dari cara dia memandang, tersenyum dan wajah dia, mirip sekali dengan seseorang yang pernah gue kenal waktu dulu) suara hati reno sambil menatap wajah adinda
"kak.... kakak kenapa lihatin aku begitu sih... emang ada yang aneh yah di wajah ku... kak... kak reno.... " ucap adinda saat reno melamun
"ahhh apa din... tidak tidak, tidak ada yang aneh dengan wajah kamu, kamu cantik din" ucap reno
adinda yang mendengar itu langsung salah tingkah sendiri dan senyum senyum tidak jelas, adinda sudah berfikiran yang aneh aneh saat reno memuji dia.
"jangan GR semua perempuan iti cantik loh... bukan kamu aja.. ha ha ha ha " ucap reno dan langsung lari
"ihhh kak reno ngeselin.... kan emang adinda itu cabtik... adinda itu orang paling cantik nomer 3 tahu di dunia, yang pertama mami, yang kedua nenek dan yang ketiga adinda he he he he" jawab adinda sambil senyum
"hahhh emang kenapa begitu... emang siapa yang bilang hah.... " ucap reno
"iya... itu emang benar, yang bilang yah Adinda sendiri lah... tapi itu sudah di akui sama banyak orang, tahu... " jawab adinda
"emang siapa yang sudah mengakui itu hahhh" tanya reno
"yang mengakui itu papi aku, kakak aku yang tinggal di indonesia, om dan tante aku yang tinggal di luar negeri dan juga ada karyawan papi dan kakak juga mengakui kalau aku itu cantik ha ha ha ha" jawab adinda dengan bangga dan PD
"ohhh begitu yah... saya yakin kalau mereka semua terpaksa mengakui hal itu he he he he, mereka takut tidak di gaji sama papi dan juga kakak kamu kalau tidak. mengakui kamu cantik ha ha ha ha" ucap reno
"enggak... buktinya kak reno sendiri mengakui kalau aku cantik ha ha ha haha" jawab adinda dan dia tertawa puas karena reno sudah kehabisan kata kata
"auahhh terserah kamu.... " jawab reno dan dia berjalan mendahului adinda
"ihhh ngambek.... jangan ngambek dong kak... nanti aku belikan ice Cream deh... tapi jangan ngambek yah... ha ha ha" ucap adinda
(kamu memang cantik din... aku akuin kalau kamu cantik din, dan baru kamu yang bisa membuat aku tertawa dengan sangat lepas seperti itu, ) suara hati reno
reno diam diam ngefoto adinda yang sedang jalan di belakang dia dengan ponsel pribadi reno, karena dia ingin menyimpan beberapa foto adinda di galeri ponsel nya.
"kakak fotoin aku yah tadi.... sini sini lihat.... jelek atau bagus, kalau jelek hapus aja tapi kalau bagus simpan aja tidak apa apa kok" ucap adinda sambil mencoba merebut ponsel reno
"enggak siapa yang mau simpan foto kamu... jangan GR dulu kamu itu" jawab reno
__ADS_1
"yah sudah kalau begitu... tidak apa apa kalau tidak mau simpan juga, tapi aku beneran loh kak tidak keberatan kalau kakak mau simpan foto ku he he he" jawab adinda
mereka terus berjalan jalan di daerah tersebut, mereka bersenang senang berdua, dan adinda juga mulai suka dekat dengan reno.