Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 11


__ADS_3

Kini mereka semua sudah ada di dalam kamar, ramma memang sengaja hanya memesan satu kamar. Walaupun mereka baru besok menikahnya dia berfikir kalau tidak masalah jika untuk semalam mereka tinggal satu kamar, lagian di sini juga ada Rendy jadi mereka tidak hanya berdua saja dan di tambah lagi kalau mereka sudah sepakat kalau tidak akan terjadi apa-apa di antara mereka, Ramma menikahi Vita hanya untuk menjadi mami sambung buat Rendy dan mereka juga sudah sepakat kalau mereka tidak akan meminta hak sebagai suami istri ataupun yang lainnya, karena Vita hanya di bayar untuk menjaga, dan menjadi mami sambung buat Rendy, di antara mereka juga tidak ada rasa cinta.


“ayo kita ke resto yang ada di rooftop buat makan malam” ajak Ramma kepada vita dan Rendy


“iya ayo papi, Lendy juga sudah lapar” saut Rendy


Akhirnya mereka semua turun dan pergi ke restoran yang di maksudkan Ramma, di sana mereka memesan makanan yang menurut mereka enak, dan setelah makanan datang ternyata Rendy tiba-tiba marah karena makanan yang dia pesan rasanya aneh, beda dengan rasa masakan yang di masak Vita sehingga rendy merengek minta makanan yang di buatkan Vita sendiri kalau tidak maka rendy mengancam untuk tidak mau makan sampai pagi.


“Rendy cepat makan makanan kamu, kalau tidak papi marah yah sama kamu” ucap Ramma


“Tidak mau papi, Lendy hannya mau makan kalau itu masakan mami Vita” jawab Rendy


Vita mengingat kalau tadi sebelum berangkat dia sempat memasak dan membawanya ke sini, memang dia sengaja memasak untuk Rendy, dia khawatir kalau Rendy tiba-tiba inginginmakan makanan yang di masak oleh Vita.


“sebentar, mami ambilkan makanan untuk kamu yah. Mami tadi sempat memasak di rumah untuk kamu, tunggu yah... mami ambilkan sekarang” ucap Vita yang langsung beranjak dari kursihnya dan pergi kekamar untuk mengambil bekal yang tadi di bawa. Hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja Vita sudah kembali dengan membawa 1 tas kecil yang berisi makanan.

__ADS_1


“kamu makan ini saja yah, ini tadi mami masak sengaja buat kamu nak” ucap Vita


“Yey... Lendy sayang mami Vita” Rendy sambil memeluk Vita


“Iya sayang, mami juga sayang sama rendy” Vita dengan membalas pelukan dari Rendy


“Mami suapin Lendy yah” ucap Rendy sambil memasang wajah memelas


“Rendy Mami kan mau makan juga, kalau kamu minta di suapin nanti mami tidak bisa makan” ucap Ramma pada Rendy


“tidak apa-apa tuan, biar saya suapin Rendy dulu. Kasin kalau dia telat makan” ucap Vita mengala


Akhirnya Rendy dan Ramma selesai makan, dan tiba-tiba Rendy menguap karena terlalu kenyang makan makanan yang di bawa vita, masakan Vita selalu menjadi makanan favorit buat Rendy karena dia tidak pernah makan makanan seenak itu sebulum ada Vita. Dan Vita sendiri sangat senang karena ini baru pertama kalinya dia mendapat pujian dengan hasil masakan yang dia masak, selama di rumah orang tua Vita selalu mencari-cari kesalahan dalam masakan Vita, seperti keasinanlah, kepedesanlah, kemanisan lah dan masih banyak lagi, padahal menurut Vita itu sudah pas dan rasanya juga enak.


Karena rendy terlihat sangat mengantuk, sampai dia menaruh tangannya di meja untuk dibuat bantal membuat Vita jadi kasian dan tidak enak kalau sampai Rendy tidur di sini, sehingga dia memutuskan untuk tidak memakan makanannya yang dia pesan tadi dan lebih memilih kembali ke dalam kamar saja karena Rendy sudah sangat mengantuk.

__ADS_1


“Rendy jangan tidur di sini sayang, kita balik ke kamar saja yah.” Ucap Vita yang di balas anggukan sama Rendy karena dia benar-benar mengantuk dan tidak sanggup untuk berbicara lagi.


“Vita lebih baik kamu makan dulu makanan kamu ini, biarkan saja Rendy tidur disini. Kalau kamu tidak makan maka kamu yang akan sakit” ucap Ramma


“tidak apa-apa tuan, saya lebih kasian kalau Rendy yang tidur disini hanya untuk menunggu saya makan, lagian saya juga sudah kenyang tadi dirumah saya sudah sempat makan dan sekarang masih sangat kenyang” ucap Vita yang berbohong.


“yah sudah kalau itu mau kamu” jawab Ramma yang langsung menggendong tubuh Rendy yang sudah tertidur


(tidak apa-apalah, walaupun sedikit lapar tapi aku tidak bisa setega itu membiarkan Rendy tidur di tempat yang terbuka seperti ini. Bisa-bisa Rendy masuk angin) suara hati Vita


Merek kini sudah ada di dalam kamar, Ramma menyuruh Vita untuk segera tidur di samping Rendy, dan Ramma sendiri akan tidur di soffa yang ada di kamar tersebut. Tapi tidak di sangka-sangka kalau rendy tiba-tiba bangun dan dia ingin kalau tidur bersama mami papinya, awalnya ramma menolak keinginan Rendy itu, tapi setelah Rendy terus menangis karena keinginannnya tidak di turuti jadi Ramma yang harus mengalah, dia kini tidur di samping kanan Rendy, dan Vita ada di samping kiri Rendy. Vita yang merasa aneh pada dirinya sendiri akhirnya dia sangat gelisah dan tidak bisa tidur, sampai Ramma bilang pada Vita, kalau dia harus terbiasa dengan hal seperti ini, karena bisa jadi Rendy akan sering meminta tidur bersama-sama. Dan lagian setelah mereka menikah maka maka akan tidur dalam satu kamar bahkan satu ranjang, karena ramma tidak mau kalau di bilang suami yang tidak bertanggung jawab sebagai seorang suami.


******


Acara akad nikah pun di mulai jam 9 pagi, kini mereka sudah bersiap-siap dengan menggunakan baju yang sudah disiapkan WO untuk acara akad, Vita menggunakan kebaya putih yang terlihat seperti gaun yang sangat indah dan sangat cocok di tubuh Vita, di tambah lagi makeUP yang terlihat natural dengan lipstik yang berwarna pink. Vita terlihat seperti bidadari yang turun dari kayangan dan mampu membuat orang yang melihatnya sampai menganga dan tidak bisa berpaling dari kecantikan natural yang terpancar dari diri Vita saat dia melewati red carpet menuju tempat dimana ramma dan penggulu menunggunya. Di lain sisi Ramma yang menggunakan setelan tuxedo berwarna putih, dengan rambut yang di tata rapi juga mampu membuat para kaum hawa kelepek-kelepek di buatnya dan tak lupa Rendy juga menggunakan tuxed yang sama persis dengan yang di pakai Ramma.

__ADS_1


Ramma mengucapkan ijab kabul dengan satu tarikan nafas dan dengan suara yang lantang sehingga semua para tamu undangan dapat merasakan nikmat dan sakralnya acara tersebut, dan setelah terdengar kata SAH dari semua para saksi yang bertugas, dan doa di bacakan sama penghulu acara tersebut telah usai, tinggal melakukan tanda tangan di buku nikah, dan penyematan cincin pernikahan mereka, kini tinggal foto-foto untuk mengabadikan setiap momen.


Setelah acara pagi, kini tinggal acara resepsi pernikahan yang di adakan setelah mahgrib dan sampai jam 10 malam, kini mereka sudah merubah baju mereka dan makeUP yang di rubah sedikit. Vita menggunakan gaun pengantin yang sangat cantik dengan ekor yang sangat panjang tenjuntai di delakang, sedangkan Ramma juga menggunakan tuxedo yang sangat glamor dengan aksen permata yang berkelap kelip saat terkena sinar lampu, sedangkan Rendy juga menggunakan tuxedo yang berwarna biru dengan celana pendek dan sepatu yang sangat indah sehingga Rendy terlihat sanagat menggemaskan. Banyak sekali mata yang berdecak kagum melihat pasangan pengantin baru itu, karena mereka terlihat sangat cocok dan terlihat juga kalau Rendy sanagt sayang sama ibu sambungnya itu, Rendy memang anak yang sangat lincah dan aktif, jadi dia sangat susah diam bahkan para pengawal yang menjaga Rendy di buat kualahan karena tingkah Rendy yang lari kesana kesini.


__ADS_2