Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 229


__ADS_3

matahari pagi sudah bersinar, semua orang kembali ke aktivitas mereka masing masing. termasuk rendy, kemarin dia sudah bolos kerja gara gara ingin bertemu sama adinda, jadi dia hari ini harus menerima jadwal yang sangat padat.


sebelum berangkat rendy dan semua keluarga sarapan bersama, di ruang makan. arjuna dan ariel juga berada di rumah karena kuliah mereka libur jadi dia bisa kembali ke kantor rendy lagi.


"ini tinggal adinda yang tidak bisa sarapan bareng seperti ini" ucap vita sambil melihat ke tempat duduk yang biasa di tempati adinda


"sabar mi... kalau tidak nanti yah besok adinda pulang, karena besok kan adinda libur, trus senin baru dia kembali lagi" jawab rendy


"yah sudah nanti kamu hubungi dia, mau tidak mau harus pulang hari ini, jangantunggu besok, kalau perlu nanti mami sendiri yang jemput dia" ucap vita


"iya mi... nanti rendy minta tolong reno aja yah buat nganterin adinda pulang, biar mereka makin deket aja... dan benih benih cinta di antara mereka bisa tumbuh makin besar" ucap rendy sambil senyum senyum sendiri


"lohhh emang adinda, suka sama reno yah...? sejak kapan, trus kenapa kemarin dia sama reno malah kaya orang berantem, ngomong aja tidak, papi kira mereka tidak ada perasaan apa apa" ucap ramma


"iya om... arjuna itu merasa mereka itu bisa saling melengkapi om, waktu adinda susah reno pasti langsung memvantu, dan dia langsung nangani adinda sendiri waktu adinda sakit di kampus" ucap arjuna


"iya iya... bahkan ariel dan arjuna sudah dua kali menangkap mereka sedang berduaan di UKS, awalnya sih kita tidak curiga apa apa yah... tapi tatapan mata mereka berdua itu seperti menyembunyikan sesuatu " ucap ariel


"jadi mereka sudah pernah bertemu lama berarti, dan mereka juga dekat selama ini, tapi kenapa waktu itu mereka seperti orang yang tidak saling kenal yah"ucap ramma


"abang itu bagaimana sih... adinda dan reo itukan masih muda, jadi pasti waktu itu mereka malu untuk bilang kedekatan mereka, apalagi tiba tiba orang tua mereka dan ng bertemu dan ngomongin masalah perjodohan, pasti mereka juga terkejut " ucap maira


"iya ram... lebih baik biarkan mereka saja dulu, kalau mereka sudah siap, pasti adinda akan bilang sama kita, dan reno pasti bilang sama dokter bimmo" ucap satria


"ohh iya mi... pi... besok kan hari sabtu, rencana nya rendy, indah, Arjuna dan Ariel akan ngajak adinda ke puncak, biar dia bisa menghilangkan beban yang ada di fikiran dia sesaat, dan udara di sana juga masih bersih jadi akan bagus untuk kesehatan adinda " ucap rendy


"yahhh mami di tinggal lagi dong kalau begitu" ucap vita sedih

__ADS_1


"bagaimana kalau kita pergi bersama aja, sekalian kita ajak dokter bimmo dan dokter reno, biar makin rame. nanti kita minggu pulang, kita bermalam di villa aja" saran ramma


"setuju" setuju " setuju" ucap semua orang


setelah setuju senua, mereka langsung menghabiskan makanan, dan setelah itu kembali ke kantor masing masing, rendy berangkat bersama arjuna dan ariel, sedangkan ramma berangkat bersama satria dan bram ke kantor mereka.


untuk para perempuan mereka berencana untuk belanja buat keperluan mereka saaat ada di puncak besok, karena mereka ingin membuat BBQ di sana.


rendy di dalam mobil sambil menghubungi reno, dan meminta reno buat nganterin adinda pulang hari ini, dan rendy juga bilang kalau reno dan papa nya di undang ramma buat acara kumpul bersama di villa milik ramma.


setelah reno menyetujui ajakan rendy, reno langsung berangkat ke kampus untuk mengajar, dan sekalian bilang ke adinda untuk siap siap pulang gari ini.


*******


"ayo din... buruan, bisa telat kita nanti" ucap jihan pada adinda


setelah itu mereka berangkat bersama ke fakultas karena hari ini mereka ada kuliah pagi, setelah sampai ke depan fakultas mereka langsung berlari karena tajut kalau telat.


"hufftt untung dosen nya belum datang," ucap kiki sambil duduk bersandar di tempat duduknya


"lang... ini kan sudah telat, tapi kenapa dosennya belum datang?" tanya icha ke gilang selaku ketua


"aku juga tidak tahu cha, yah ini nanti kalau dosennya telat yah berarti kita libur" jawab gilang


"yahhh masa libur sih.... tau gitu aku pulang dari kemarin aja, biar makin lama di rumahnya " ucap jihan makin kesel


"ehhh teman teman, ini dosen nya chat aku, katanya dia hari ini dia keluar kota, karena ada hal penting, jadi kita di suruh libur dulu, tapi kita juga di suruh mencari buku buku sebagai referensi mata kuliah ini, nanti aku bagikan di grup WA yah" ucap gilang

__ADS_1


"hahhhh libur beneran ini nanti.... uhhh tahu gitu kita tidak usah lari lari kaya tadi" ucap jihan


"iya... kenapa tuh dosen tidak ngasih tahu kita dari kemarin sih, bukannya pergi ke luar kota itu harus ada persiapan yah... ini malah ngasih tahu kita mendadak" ucap icha yang ikut kesel


"yahh sudah sudah kita pulang ke asrama aja deh kalau begitu, kita siap siap buat pulang ke rumah, aku juga sudah kangen kamar ku" ucap adinda sambil berdiri dan memakai tasnya kembali


mereka langsung keluar semua dari kelas, mereka berjalan dengan santai menuju asrama.


"ehhh kalian pergi aja dulu yah... aku mau ke toilet, kebelet ini soalnya" ucap adinda sambil memegang perutnya


"kita tungguin aja bagaimana din?" tanya kiki


"tidak tidak... kalian langsung balik aja, yah sudah aku pergi dulu yah" ucap adinda sambil setengah berlari menuju toilet


teman teman adinda langsung balik ke asrama, karena mereka ingin siap siap untuk bisa pulang ke rumah mereka masing masing. sementara adinda harus menyelesaikan urusan pribadi nya dulu di dalam toilet kampus.


*****


reno baru saja datang ke fakultas, dia melihat teman teman adinda berjalan sendiri dan adinda tidak bersama mereka. reno ingin tanya keberadaan adinda dimana namun dia takut malah membuat mereka semua jadi curiga dengan kedekatan dia dan adinda.


"yah sudah deh.... aku cari aja sendiri, pasti ada di dalam, kalau tidak aku telpon aja dia" ucap reno pada dirinya sendiri


reno lansung masuk ke ruang dosen terlebih dahulu, dan setelah itu dia siap siap untuk ngajar di kelas dia. setelah itu rencana nya reno akan mencari adinda.


"lebih baik aku kirim pesan aja deh sama dia, biar dia tidak kemana mana" ucap reno pada dirinya sendiri dan dia langsung mencari ponselnya di saku


reno : dinda, nanti jangan pulang dulu, tolong tunggu saya di ruangan saya yang ada di ruang dosen, karena ada hal penting yang mau saya omongkan.

__ADS_1


__ADS_2