
“Ayu..... haduhh kenapa hp dia jadi tidak aktif sih..”
“yu.. kamu kenapa, jangan buat aku khawatir dong” ucap vita dengan tampang panik nya
“sayang kamu kenapa kok khawatir banget” tanya ramma yang datang menghampiri vita
“sayang aku mau tanya sama kamu, kamu harus jawab dengan jujur yah, kamu sama kak satria dan kak bram menguping pembicaraan aku, ayu dan alin di kolam renang tidak, jujur” ucap vita yang langsung tuduh poin
“ehhmmm iya” ucap ramma dengan nada takut
“apa!! Jadi kalian mendengar semuanya, kenapa kamu tidak memberi tahu ku sihh sayang” ucap vita dengan nada sedikit emosi
“kenapa sih sebenarnya, dan kenapa wajah kamu sangat khawatir sekarang” ucap ramma sambil memegang kedua engan vita
“tadi ayu telpon aku sambil nangis-nangis, trus tiba-tiba dia teriak dan ponselnya tidak bisa di hubungi lagi, aku khawatir banget sama ayu sekarang, aku takut dia kenapa-napa” ucap vita den terus mencoba menghubungi ayu
**********
“ayu... ayu kamu kenapa yu, astaga kenapa panggilannya terputus begitu saja sih” ucap alin dengan nada khawatir
“kak, kak satria, kak..” teriak alin yang berlari menghampiri satria
“ada apa sih lin, kamu sampai lari-lari kaya gitu” ucap satria yang langsung menangkap tubuh alin
“kak, ehh saah pak, bapak jawab jujur yah, apa bapak mendengar ucapan saya, alin dan vita waktu di kolam renang, jawab jujur pak” ucap alin dengan wajah yang tegang
“ehmmm waktu ituu... jadi gini lin, saya bisa jelaskan itu semua..” ucap satria yang belum selesai langsung di potong sama ain
__ADS_1
“pak, tinggal jawab iya atau tidak susah banget,” ucap alin lebih tegas
“iya, kami mendengar semuanya” ucap satria dengan sepontan
“haduhh saya harus bagaimana ini pak, saya benar-benar bingung dengan ini semua” ucap alin dengan nada frustasinya
“emangnya kenapa sih lin, lagian kamu juga sudah tahu perasaan aku ke kamu bagaimana. Jadi kamu tidak perlu malu lagi” ucap satria untuk meyakinkan alin
“bukan begitu pak, tapi ini masalah ayu jadi tadi (alin menceritakan semuanya ke satria)”
“kita balik ke rumah sekarang siapa tau, bram sudah membawa ayu pulang” ucap satria dan alin langsung setuju
“pak, jadi semuanya bisa bapak kirim ke alamat yang sudah tertera di kartu nama saya. Dan bapak bisa kirim itu semua besok ingat jangan sampai telat” ucap satria,
dan mereka langsung memilih pulang ke rumah untuk memastikan keadaan ayu, sedangkan ramma dan vita juga langsung pulang setelah semua urusan mereka selesai.
********
“ihhh dasar semut, kalian kenapa juga menyakiti aku sih, sakit tau kaki ku. kalau mau gigit itu jangan kaki ku kaki orang lain saja sana” ucap alin yang marah-marah
“tapi kayaknya kalian tidak akan tahu deh bahasa ku, kalian kan tinggal di jepang, pasti yang kalian tau bahasa jepang bukan bahasa ku” ucap ayu sambil
membersihkan kakinya dari semut-semut nakal itu
“tunggu kayaknya aku kenal mereka deh, bukannya itu orang-orang yang kerja di kantor pak ramma, kenapa mereka semua kumpul di sini, bukannya ini masih jam kantor yahh” ucap ayu yang melihat sekumpulan orang sedang makan bersama
“aku harus ikutin mereka, kalau di dalam drama biasanya orang-orang mencurigakan seperti mereka itu pasti memiliki rencana licik. Jangan jangan mereka adalah mata-mata yang sedang di buruh sama tuan ramma”
__ADS_1
“tapi bagaimana dengan pak bram di dalam yah...ahhh tapi yah sudahlah.. lagian pak bram tidak peduli dengan aku, jadi buat apa aku mendengarkan omongan dia untuk terus tinggal di sisinya, walaupun ini sangat berbahaya tapi aku yakin aku bisa. Kalaupun aku harus mati gara-gara ini yahh itu tidak masalah, lagian tidak akan ada yang sedih kalau aku kenapa-napa”
“alin, vita, ibu maaffin aku yah, aku harus lakukan ini demi kalian semua, biasanya dalam masalah seperti ini harus ada yang dikorbankan atau berkorban, jadi biarkan aku yang berkorban untuk kalian semua” ucap ayu dengan sepenuh hati
Ayu langsung datang ke restoran dimana orang-orang itu berkumpul, dia juga merubah penampilannya agar tidak terlalu mencolok, dia bertukar baju sama pengunjung lestoran lain.
Kini penampilan ayu yang selalu menggunakan dress cantik ditambah high heels dan tas mahal untuk menunjang penampilannya selama di kantor sudah berubah, dia kini menggunakan kaus putih yang di padukan dengan rok pendek warna hitam dan juga flat shoes, rambut yang biasanya terurai kini dia ikat cepol dan juga kaca mata ditambah lagi sling bag untuk pelengkapi penampilannya.
“haduhh, aku tidak ingat dengan nama-nama mereka lagi, tapi itu kok ada naomi dan christo yah. Apa mereka juga terlibat dengan ini semua, mereka semua itu kan yang ikut rapat waktu itu, lebih baik aku dengarkan dulu omongan mereka”
“astaga mereka ngomong pakai bahasa jepang lagi, aku tidak tahu sama sekali dengan bahasa mereka. Ayu kenapa kamu dulu tidak punya fikiran untuk belajar berbagai macam bahasa sih, sekarang kalau gini mau bagaimana lagi coba” ucap ayu yang menggerutu dengan dirinya sendiri
“permisi nona, apa ada yang bisa saya bantu” ucap pelayan dengan menggunakan bahasa indonesia
“hahh kamu bisa bahasa indonesia, kamu bisa bantu saya tidak” ucap ayu dengan senang
“saya bisa membantu apa nona, selama saya bisa saya akan bantu nona” ucap pelayan itu
“kamu dengarkan omongan mereka dan kamu translate ke saya yahh, karena mereka itu di curigai melakukan penghianatan besar di perusahaan tempat saya berkerja” ucap ayu
Pelayan tersebut langsung mengulangi semua omongan orang-orang itu tapi dengan menggunkan bahasa indonesia, sehangga ayu bisa sangat yakin kalau mereka semua adalah penghianat yang sedang di cari pak ramma. Setelah orang-orang itu selesai mereka langsung pergi untuk merencanakan hal berikutnya, ayu juga akan mengikuti kemanapun mereka pergi.
Berkat bantuan dari pelayan itu, kini ayu bisa menyadap semua omongan dari orang-orang itu, dan hebatnya lagi alat penyadap itu bisa langsung menerjemahkan ke dalam bahasa indonesia, karena memang pelayan itu adalah orang indonesia yang kuliah di jepang mengambil jurusan IT di salah satu universitas disana, jadi dia bisa menciptakan alat penyadap yang hebat itu.
Ayu selalu mengikuti kemanapun mereka pergi, karena ayu ingin menyelamatkan semua teman-temannya dari para penghianat itu, ayu juga selalu mendengarkan semua rencana yang mereka buat untuk menghancurkan Dirgantara Group.
Ayu juga langsung memutar otaknya untuk menghentikan dan menggagalkan semua rencana mereka.
__ADS_1
“selama ada aku, kalian tidak akan pernah berhasil. Karena aku selalu percaya kalau yang baik yang akan menang, walaupun nanti aku yang akan menjadi korban, tapi aku sangat bahagia bisa berkorban untuk menyelamatkan banyak orang di perusahaan itu” ucap ayu sambil terus mengikuti mobil mereka dengan menggunakan taxsi
lanjutnya nanti jam 12 lebih dikit aku up yah,