
rendy bekerja seperti biasa di perusahaan nya, karena sudah waktunya untuk makan siang, dia pergi ke ruabgan indah untuk mengajak nya makan diang bersama.
"ndah... kamu masih sibuk" ucap rendy yang berdiri di depan pintu
"ehh pak rendy, tidak pak... saya tidak terlalu sibuk kok, cuma lagi ngeberesin beberapa berkas aja" jawab indah
"kita makan siang bareng yuk... tinggalkan semua itu, jangan sibuk sama kerja aja" ucap rendy sambil menutup beberapa berkas yang ada di meja indah
"iya... tunggu sebentar lagi yah... ini tinggal dikit lagi" jawab indah
"tidak ada sebentar, kamu harus pergi bersama aku sekarang karena aku tidak mau menerima penolakan" ucap rendy dengan menarik tangan indah
"iya bapak rendy yang terhormat, saya akan menurut dengan semua omongan dan perintah tuan" jawab indah sambil geleng geleng
"ehhh tunggu, jangan gandengan tangan, nanti semua anak di kantor ini akan bergosip tentang kita" ucap indah sambil melepas genggaman tangan rendy
"gak papa sekalian aja, biar mereka tahu kalau kamu itu adalah calon istri ku yang aku tunggu selama ini" jawab rendy sambil terus menggandeng yangan indah, bahkan dia juga sesekali merangkul pundak indah di depan karyawan lain
adinda hanya bisa melempar senyum terpaksa di depan semua karyawan, karena dia tidak siap dengan tatapan semua mata karyawan yang ada di perusahaan rendy.
(haduhh rendy... kenapa harus begini sih, kita kan sudah sepakat dulu kalau di kantor kita akan bersikap biasa saja, agar semua orang tidak curiga, dasar rendy egois.. resek..) suara hati indah
"itu kenapa indah bisa sedekat itu dengan pak rendy yah... bukannya pak rendy sudah punya pacar yah" ucap karyawan yang mulai bergosip setelah rendy pergi dari kantor
"iya yah... pacar pak rendy kan cantik banget... waktu itu dia pernah datang le kantor kan"
"iya bahkan aku perna tahu di ruangan pak rendy itu ada foto pacarnya dan itu di pajang di dinding, dan kalian tahu di foto itu terlihat banget kalau pak rendy sangat sayang dan mencintai pacarnya itu"
__ADS_1
"ohhh yahh... jangan jangan indah mau merebut pak rendy dari pacarnya, wah... aku kira pak rendy orangnya bisa setia ternyata tidak yah.. dia juga bisa tergoda dengan pesona seketaris nya itu"
"yahh memang aih aku akui... indah orangnya cantik, dan dia giat dalam bekerja, apa lagi dia bekerja juga merangkap sebagai asisten pribadi pak rendy, jadi bisa di pastikan kalau setiap hari mereka akan selalu bersama, dan pasti indah bisa bebas keluar masuk kamar pribadi pak rendy"
"iya yah... wahh jangan jangan... mereka sudah berbuat yang tidak tidak lagi, haduh... aku tadi kasian sama pacar asli pak rendy, coba aja kalau nona itu datang ke kantor sini lagi, aku akan langsung cerita semua kejadian ini sama pacarnya pak rendy"
"ehemmm kalian di sini di bayar untuk bekerja atau untuk menggoasipkan atasan kalian, apa kalian mau di pecat secara tidak terhormat dari kantor ini dan saya bisa pastikan kalau sudah tidak ada lagi perusahaan yang bakalan mau menerima kalian" ucap H R D yang tiba tiba datang dan menegur karyawan yang sedang asik bergosip.
"iya pak maaf, kita tidak alan mengulanginya lagi" ucap salah satu karyaewan dan mereka langsung kembali ke posisi mereka masing masing
******
"rend... aku jadi kangen sama adinda deh, apa kabar dia yah di kampus barunya itu" ucap indah
"iya aku juga kangen sama dia, apa lagi kemarin malam arjuna sempat telpon kalau adinda itu pingsan waktu acara ospek malam di kampusnya" jawab rendy
"hahh pingsan... trus bagaimana keadaan adinda sekarang, kenapa kamu baru cerita sih" ucap indah yang terkejut
"bagaimana kalau kita pergi ke kampusnya sekarang, kita jenguk dia" saran indah
"tidak bisa, itu tunggu besok baru semua keluarga boleh datang, untuk acara pelantikan mereka sebagai mahasiswa, dan itu keluarga dari setiap mahasiswa di weajibkan datang" jawab rendy
"ohh begitu, aku besok bisa ikut tidak" tanya indah
"boleh dong, ini nanti sekalian kita jemput tante maira, tante alin, om bram dan om satria. karena mereka ingin melihat anak anak nya di lantik sebagai mahasiswa, dan ini kejutan buat arjuna dan ariel" jawab rendy
"ohh yah... berarti besok bakalan seru dong, aku harus ikut untuk melihat acara itu" jaweab indah
__ADS_1
"yah sudah sekarang kita makan siang dulu yah, setelah itu kita pergi ke bandara untuk menjemput mereka, mami, papi dan nenek juga sudah menyiapkan penyambutan untuk kedatangan mereka" ucap rendy
"oke siap.... kita makan dulu aja" jawab indah
mereka mencari tempat makan yang enak buat makan siang yang dekat dengan bandara agar tidak harus putar balik saat menjemput maira, bram, alin dan satria.
mereka ber 4 memilih kembali pulang ke indonesia karena perusahaan mereka yang di sana sudah membaik dan sudah mencapai titik kesuksesan. sehingga mereka berani meninggalkan perusahaan dan hanya di pantau dari jarak jauh, karena di sana sudah di urus sama orang kepercayaan mereka.
*******
ramma, vita, ratih dan beberapa asisten rumah tangga terlihat sibuk di dalam ruma, karena mereka ingin membuat penyambutan yang meriah untuk kedatangan mereka yang pertama kali setelah mereka pergi ke luar negeri dengan begitu lama.
"sayang.... ini makanan sudah siap, dan karpet merahnya aku gelar aja yah" ucap vita
"iya, gelar aja, aku mau menyiapkan hiasan ini dulu, tapi jangan di gelar dari depan yah, cukup gelar mulai ruang tamu sampai ke ruang keluarga ini" jawab ramma
"iya aku juga ngerti kok, di luar itu tidak ada hiasan apa apa kok, jadi seakan akan mereka datang itu semuanya tampak normal tidak ada penyambutan " jawab vita
"oke bagus... " jawab ramma
"ini kalau papa kalian masih ada, pasti dia akan bahagia banget karena keluarganya mau kumpul bersama sama lagi" ucap ratih yang tiba tiba teringat mendiang suaminya
"ma... mama jangan sedih dong, papa pasti melihat dari sana, dan papa pasti akan bahagia kok, jadi mama jangan nangis lagi yah" ucap vita yang mencoba menghibur ratih
"iya mam... Allah lebih sayang sama papa, jadi Allah ingin mengambil papa kembali untuk bisa di tempatkan di tempat yang terbaik di sisi nya" jawab ramma
"iya... maaf yah... tiba tiba aja mama teringat papa kalian lagi, karena kalau kumpul kumpul gini itu, papa kalian yang paling semangat" jawab ratih
__ADS_1
"yah sudah... kita kembali menghias ruangan ini lagi yah... " ucap vita
mereka langsung melanjutkan kerja bakti untuk menghias ruangan itu kembali, sebelum mereka semua datang ke rumah.