Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 125


__ADS_3

pada akhirnya mereka tidak jadi ngasih tahu semuanya, dan mereka kembali lagi ke ruangan makan mereka tadi sambil menyaksikan vita maira dan alin sedang bercanda dengan reno, adi dan dimas.


jam istirahat mereka sudah selesai, dan mereka semua sudah masuk ke dalam bus kembali, kali ini vita, maira dan alin sengaja masuk bus belakangan dan sengaja membuka kaca di bedak mereka untuk melihat kondisi di belakang.


dan benar saja mereka melihat ramma, satria dan bram sedang berlari menuju mobil sport yang terparkir itu. seketika para perempuan itu tersenyum puas dan langsung masuk ke dalam bus, untuk melanjutkan perjalanan.


berhubung perjalanan mereka masih lama, sehingga mereka memutuskan untuk tidur di dalam bus karena hari sudah malam. teman teman mereka yabg di dalam bus juga sudah tertidur dari tadi, hanya tersisa vita, maira dan alin yang sedari tadi memainkan ponselnya.


"mereka nyetir di belakang bagaimana yah, ngantuk tidak yah mereka" ucap vita


"iya vita, aku juga khawatir. ini kan jauh banget, kenapa sih mereka nekat untuk ngikutin kita" jawab alin yang juga sudah mengantuk


"tapi kayaknya mereka kuat sih, pasti mereka sudah melakukan persiapan sebelum perjalanan jauh kaya gini. mereka pasti sudah tahu alamat ini mbak, kalau mereka capek mereka juga bisa istirahat dulu kan, dan setelah itu melanjutkan perjalanan lagi" jawab maira yang menyandarkan kepalanya di jendela yang sudah dia kasih bantal untuk menyanggah kepalanya


"iya yah... yah sudah deh kita tidur saja" ucap vita sambil menyandarkan kepalanya di bahu maira, dan alin juga sama. menyandarkan kepalanya di bahu vita


*******


tidur mereka semua sangat nyeyak, karena kaca di tutup rapat dengan kain gelap agar menghalang sinar matahari masuk, karena posisi tidur mereka malah membuatnya semakin lelah dan badannya sakit semua. sehingga setelah sholat subuh mereka tidur lagi dengan berbagai macam posisi yang membuat mereka nyaman.


mereka terbangun saat sudah memasuki pendopo kabupaten kota X, dan mereka semua membuka kain penutup jendela nya sehingga sinar matahari mulai bisa menerobos masuk ke dalam bus.


reno selaku ketua kelompok memberikan instruksi bahwa mereka kali ini turun sebagian saja, tidak semua, karena pererta KKN ada delapan kelompok jadi hanya sebagian saja untuk mengikuti upacara penyambutan para peserta KKN di kota X.


bram juga sudah mengirimkan di grup chatting mereka, siapa saja nama anak anak yang harus nengikuti acara penyambutan itu.


"oke gue bacakan yah, siapa saja yang sudah di tunjuk pak bram untuk mengikuti acara itu.

__ADS_1



aku sendiri Reno 5. Kinan


Adi 6. Jihan


Dimas 7. Santi


Akmal 8. Dinda



sisanya gue harap bisa diam di dalam bus yah, mungkin acara ini tidak lama hanya 25 samlai 30 menit. ayo, nama nama yang di panggil itu buruan turun. " ucap reno dan dia langsung turun dari bus di ikutin sama anak anak yang namanya di pabggil tadi


"kenapa kak bram tidak tunjuk nama kita yah" ucap maira sambil bisik bisik


"mungkin mereka ingin kita istirahat saja, biar kita tidak capek" jawab vita


semua anak anak yang tinggal di bus, ada yang melanjutkan tidurnya termasuk maira, vita dan alin. ada juga yang pergi ke kamar mandi untuk bersih beraih, pipis atau yang lainnya.


setelah selesai dari kabupaten, bus mereka langsung melanjutkan perjalanan untuk sampai ke kecamatan, setelah sampai di kecamatan mereka akan turun semua dan melanjutkan perjalanan lagi sampai ke desa tempat mereka KKN.


semua anak dudah sepakat kalau mereka setelah sampai di kecamatan, mereka akan memesan ojol untuk mengantar mereka ke tempat tujuan, boleh sendiri dan boleh juga bersama sama dengan menggunakan ojol mobil.


setelah perjalanan kurang lebih satu jam bus mereka sampai dan berhenti di kecamatan tempat mereka semua turun. barang bawaan mereka juga sudah di turunkan dari dalam bagasi bus, dan kini tinggal mereka sendiri yang memesan kendaraan agar bisa sampai di tempat tujuan.


"Ra kamu sama aku aja yah, kita naik ojol mobil, biar kamu bisa duduk dengan nyaman, karena perjalanan desa kita dari sini kira kira masih ada 1 jam" ucao reno

__ADS_1


"ehhh enggak usah Ren, makasih. alin tadi sudah pesan ojolnya jadi ini kita lagi menunggu, aku bareng alin dan vita aja" jawab maira


dan tak lama mobilnya datang, dan berhenti di kerumunan anak anak itu, sedikit demi sedikit mereka sudah berangkat duluan, dengan menggunakan ojol juga.


"mbak alin" ucao supir ojol


"iya pak benar saya alin, pak boleh minta tolong bagasinya di buka yah" jawab alin dan supir membukakan bagasi tersebut dan memasukan semua barang bawaan mereka ke dalam mobil


"teman teman kita duluan yah... ada yang mau kalian titipkan ke kita tidak? " ucap vita pasa teman temannya


"tidak todak, kita juga sudah pesan ojol kok. hati hati yah vit, lin, ra" ucap salah satu teman mereka


"iya iya makasih yah, kalian juga. hati hati" jawab alin, dan mereka semua langsung masuk dan berangkat ke desa yang akan di rempati mereka untuk kkn


"mbak nya dari kota yah" ucap supir ojol


"iya pak, kita dari jawa barat kita mau KKN di sini" jawab vita sambil melempar senyum


"ohhh pantesan, mbak mbaknya cantik cantik dan putih putih. kelihatan beda sekali sama orang orang yang ada di kampung yang suka main nya di sawah , he he he he" ucap supir ojol


"ahhh bapak bisa saja, semua orang itu sama saja pak, semua perempuan juga cantik tidak ada perempuan yang tampan he he he he " saut maira sambil tertawa


"pak, ini desanya masih jauh yah? " tanya alin sambil melihat ke kiri dan kanan


"lumayan mbak, tapi sama pusat kota yah jauh sekali, di desa sana tidak ada super market atau mini market, jadi mbak nya harus pergi ke kota untuk membeli beberaoa barang keperluan" jawab supir ojol


"ohhh begitu, tapi yang pasti ada beberapa toko milik masyarakat di sana kan, yang menjual sembako atau keperluan lain" ucap maira

__ADS_1


"ada sih mbak, ada beberapa toko, tapi yah begitu tidak terlalu lengkap. jadi masih harus pergi ke pasar dulu, desa itukan perbatasan yah mbak sama kota Y, jadi mbak nya hatus pergi ke kota Y dulu baru bisa menemukan pasar" jawab supir ojol


mereka semua membayangkan betapa pelosoknya deaa tersebut, tapi mau tidak mau mereka harus menerima dan mengikuti semuanya kalau mereka masih ingin lulus dan mendapatkan nilai yang bagus.


__ADS_2