Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku
BAB 155


__ADS_3

setelah asik berbelanja mereka memutuskan untuk pergi makan di salah satu restoran yang ada di mall, dan mereka istirahat lumayan lama di dalam lestoran itu.


"mbak, telpon Alin dong, suruh dia ke sini, biar kumpul bareng kita" ucap maira pada vita


"iya ide yang bagus, bentar mbak telpon dia dulu deh" jawab vita


vita langsung mengambil ponselnya untuk menelfon alin dan meminta nya untuk datang ke mall.


tuttt... tutt... tut... suara sambungan telpon


Alin : iya halo vita kenapa


Vita : lin sibuk tidak kamu


Alin : enggak, lagi gabut juga di rumah


vita : datang dong ke mall, aku sama maira tungguin yah


Alin : mal biasanya itu tah


Vita : iya, kita tunggu di restoran langganan kita yah, meja 19


Alin : oke aku berangkat sekarang


panggilan telpon berakhir


"iya alin langsung datang kr sini" ucap vita sambil mrnaruh kembali ponselnya

__ADS_1


"oke.... sekalian kita, ajak dia ke gedungnya aja mbak, dan kita tanya alin konsep seperti apa yang ingin dia gunakan" jaeab maira


"iya tapi nanti aja, kita jemput rendy dulu, kita bawa rendy sekalian" ucap vita


"sip, beres" jawab maira


tak lama, alin datang di mall iti, dengan menggunakan taksi, karena dia tahu pasti vuta dan maira bawa mibil sendiri, dia berencana untuk nebeng di mobil mereka.


"hai.... " ucap alin saat sampai di restoran tersebut


"ehhh, akhirnya datang juga. lama banget sih" jaewab maira sambil mencium pipi alin


"iya maaf maaf, tadi di jalan macet banget, jadi mau tidak mau aku haruas sabar, masa iya aku harus lari lari di jalanan" ucap alin


"ehhhh ini keponakan tante alin... ya ampun vit, dih adinda makin lucu aja sih... itu pipi kenapa merah banget sih... " ucap alin sambil mencubit lembut pipi adinda


"yah iyalah, lihat mami dan papinya dong, kecantikan adinda itu yah menurun dari aku sebagai maminya ha ha ha ha" jawab vita yang berhasil membuat alin dan maira melirik ke arah dia yang sangat kepedean


"lin... nanti kita cek keadaan gedung yang akan menjadi tempat nikahan kamu dan kak satria yah, pokoknya kalian harus nikah di bulan ini, biar tidak nunggu lama lama lagi. dan biar kamu dan kak satria bisaa tinggal satu rumah" ucap maira


"iya sih kak satria juga sudah ngasih tahu aku tadi, dan nanti katanya dia akan datang ke rumah bersama mama ratih dan papa willy, untuk membicarakan masalah ini" jawab alin


"iya tapi sebelum itu kita ke sekolah rendy aja dulu, kita jemput dia sekalian, dan sekarang lin kamu belanja atau apa gitu sambil nunggu jam sekolahnya rendy pulang" jaewab vita


"iya, ikut aku belanja dulu yah... ada sesuatu yang ingin aku beli ini, " jawab alin


mereka bertiga jalan jalan bersama, mereka mengantarkan alin untuk membeli barang yang dia maksudkan, karena maira dan vita tidak mau berat membawa semua belanjaan mereka tadi, mereka menaruh semuanya di mobil terlebih dahulu.

__ADS_1


mereka mengikuti alin kemanapum alin pergi, setelah berbelanja, mereka semua jalan untuk menjemput rendy di sekolahnya, karena waktu sudah siang juga dan sudah waktunya untuk menjemput rendy.


setelah sampai di sekolah rendy, mereka langsung melihat rendy yang sedang menunggu di jemput, dia duduk di bangku taman yang ada di depan sekolahnya.


"itu rendy.... wahh marah nie anak, kita telat jemput nya" ucap maira


"sudah sudah, kalian tidak usah ikut turun, biar aku saja yang samperin rendy. oh iya titip Adinda yah... kasian dia kalau ikut keluar juga, matahari panas banget" ucap vita sambil ngasih adinda dlke maira


vita langsung turun dari mobilnya, dan berlari ke arah rendy yang sedang duduk sendiri.


"sayang maafkan mami telat yah... " ucap vita pada rendy


"tidak apa apa mi... rendy juga baru saja duduk di sini, mami belum telat banget kok. " jawab rendy


(tumben ini anak tidak marah marah, dulu telat satu menit aja sudah ngomel ngomel. hemmm emang sudah banyak berubah rendy sekarang) suara hati vita


"yah sudah ayo kita ke mobil yuk" ucap vita


"iya mi... loh mi, adinda di mana. kok tidak ikut" tanya rendy


"adinda sama tante maira di mobil, ada tante alin juga. rendy ikut mami pergi ke hotel papi yah, " jawab vita


"iya mi, rendy ikut saja" jawab rendy


mereka semua berangkat ke hotel milik ramma yang rencananya akan di adakan pesta pernikahan satria dan alin. perjalanan yang mereka tempuh kurang lebih satu jam untuk sampai di hotel itu.


setelah melihat lihat aula di hotel itu, akhirnya alin setuju kalau pernikahan nya di adakan di dalam hotel itu, alin sangat bahagia sekali, karena di bulan ini dia akan menjadi seorang istri dari orang yang paling dia cintai.

__ADS_1


setelah dari hotel, mereka langsung pulang ke rumah ramma, untuk beristirahat sambil menunggu para laki laki pulang dari kerja mereka. alin tidur di kamar satria, rendy tidur bersama adinda dan vita di kamar adinda, maira tidur di kamarnya sendiri.


kondisi rumah sangat sepi, karena di tinggal pengguninya tidur, hanya ada para pembantu yang sedang sibuk dengan tugas mereka masing masing. ratih dan willy juga belum pulang dari acara pernikahan yang mereka datangi.


__ADS_2