Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
99. Shanxi III


__ADS_3

"Aku...... " Bei Zhao tidak dapat menjawab pertanyaan nya.


"Aku harap Nona Lin bisa memberi tahukan nya pada ku, aku mohon. " Ucap Bei Zhao lagi.


"Aku akan memberi tahu mu tempatnya , tapi dengan syarat kau harus mengalahkan ku terlebih dahulu. " Ucap nya dengan senyum sinis.


"Kalau begitu aku tidak akan sungkan. " Ucap Bei Zhao sambil berdiri.


Dia tertawa centil dan meloncat dari kedai itu menuju luar, halaman yang sebelumnya penuh dengan orang berubah menjadi kosong.


Karena semua orang melihat bahwa dua orang ini akan segera bertarung sengit, maka mereka menjauh untuk keselamatan mereka sendiri.


Tapi, beberapa orang juga memilih untuk berdiri sekitar 3 atau 4 meter untuk menonton pertarungan.


"Jika Bei Wang bisa mengalahkan ku maka aku akan memberikan apa yang Bei Wang minta, jika tidak maka aku harap Bei Wang bisa menyerah terhadap sepupu ku. " Ucapnya.


"Aku tidak akan menyerah walaupun aku kalah. " Ucap Bei Zhao sambil menggenggam pedang erat erat.


"Aku tidak mengerti apa yang membuat Bei Wang sangat bertekeda untuk menganggu ketenangan sepupuku. " Ucapnya dengan nada mengejek.


Bei Zhao terdiam tapi dia tidak menyia nyiakan, dia mengeluarkan Yue Shan dan cambuk itu melesat layaknya Naga.


Yue Shan dengan cepat di tangkis oleh pedang Bei Zhao, dia mengelak dan Yue Shan melilit pedang Bei Zhao dengan erat.


Bei Zhao mendorong pedangnya lebih kuat dan dia akhirnya melepaskan Yue Shan dari lilitannya dan dia meloncat mundur.


Tapi, bukan berarti dia menyerang, dia tersenyum senang dan menyerang lagi dengan ganas. Yue Shan dengan cepat mengincar leher Bei Zhao.


Tapi, Bei Zhao adalah seseorang yang sudah sangat ahli dan sangat berpengalaman, tentu saja tidak semudah itu untuk mengalahkannya.


Bei Zhao dengan cepat menangkis serangan itu, Bei Zhao memutar pedangnya yang membuat Yue Shan melilit pedang itu.


Lalu, Bei Zhao menarik pedangnya dengan sangat kuat dan dia terkejut, dia dengan cepat menarik Yue Shan.


Dia meloncat ke atas pedang Bei Zhao dan pegangan pemuda itu hampir terlepas, pada saat itulah dia mengambil Yue Shan dari pedang Bei Zhao.


Keduanya termundur dua langkah dan saling menatap satu sama lain, ini bukanlah tanda tanda bahwa mereka akan berhenti bertarung.

__ADS_1


Melainkan tanda tanda bahwa mereka akan memulai pertandingan yang sebenarnya , tadi hanya pemanasan bagi mereka.


Ketika orang orang berpikir bahwa pertandingan sudah akan selesai dan bersiap untuk pergi, atmpsfer di sekitar mereka berubah.


Terutama angin yang berhembus menjadi lebih kencang daripada sebelumnya, rambut Lin Qiao feng berkibar dengan hebat.


Sementara Bei Zhao berdiri layaknya batu besar dengan ekspresi datar yang mampu membuat orang lain menangis ketakutan sekaligus memujanya.


Semua orang mulai berseru dan orang orang membentuk sebuah lingkaran besar, ini bahkan jauh lebih ramai di bandingkan sebelumnya.


Dia tidak menanggapi teriakan orang orang dan tatapan nya hanya tertuju pada Bei Zhao, seringaian terbentuk di wajahnya.


"Bei Wang, aku selalu mendengar bahwa kamu sangat baik dalam bertarung. Aku harap kamu tidak mengecewakan ku. " Ucapnya dengan senyum dingin


Ketika mendengar kata katanya, semua orang di sekitarnya langsung berseru dengan ramai seolah olah baru saja melihat seorang Dewa.


"Ternyata itu adalah Bei Wang yang hebat ! Siapa lawannya ? Bagaimana gadis itu begitu berani untuk melawan Bei Wang ? Itu pasti tindakan putus asa !" Teriak salah satu orang.


"Kau bodoh ! Jika dia berani menantang Bei Wang, maka dia pasti tidak kalah ! Lihatlah, tenaga dalamnya sama sekali tidak kalah dari Bei Wang !" Balas yang lain dengan penuh celaan.


"Sulit untuk mengatakan siapa yang akan menang, tapi untuk melihat pertarungan kedua ahli papan atas semacam ini maka aku tidak akan keberatan bahkan jika umurku berkurang 10 tahun. " Seru yang lain dengan semangat.


"Aku tidak akan mengecewakan mu. " Ucap Bei Zhao dengan dingin.


Dia mengangkat Yue Shan dan mulai melecut nya dengan ganas, dia menghantamkan cambuknya dengan kuat.


Tapi, Bei Zhao juga tidak kalah kuat, dia menjadi lebih ganas daripada sebelumnya. Dia menghindari setiap serangan yang di berikan Bei Zhao dan tidak lupa untuk menyerang.


Sebenarnya, dia dan Bei Zhao sudah mengetahui dengan jelas apa akhir dari pertarungan ini dengan baik tapi masih tidak ada yang ingin berhenti.


Keduanya akan berakhir dengan seri atau kemungkinan besar dia akan kalah, dari pertandingan ini kemungkinan nya untuk menang hanya 4 dari 10.


Dia hanya ingin melihat kesungguhan Bei Zhao dalam pertandingan ini, tidak ada gunanya juga kalau dia kalah.


Dia kalah karena dia kurang pengalaman dan pondasi tenaga dalamnya juga tidak terlalu baik sehingga dia sangat kalah di bandingkan dengan Bei Zhao yang telah tumbuh di medan perang.


Tapi, jika dia berhasil melakukan beberapa tipuan dan gertakan maka mungkin Bei Zhao akan menyerah dan ini akan menjadi pertandingan yang seri.

__ADS_1


Dia bertarung dengan begitu serius sehingga lengan pakaian nya beberapa kali tersingkap secara tidak sengaja.


Dia terkejut kala Bei Zhao membiarkan Yue Shan mencambuk pria itu dan pria itu memilih untuk memeluknya.


Dia terdiam dan suara dari cambukan Yue Shan membuat seluruh bulu kuduk nya berdiri, dia gemetar dan berdiri dengan kaku.


Pakaian belakang Bei Zhao yang di cambuk berubah menjadi penuh darah dan luka terbuka.


"Apa yang kau lakukan ?!" Tanya nya dengan dingin.


Darah mengalir dari sudut bibir Bei Zhao yang menandakan bahwa pemuda itu terluka parah.


"Apa yang kau lakukan ?!" Teriak nya sekali lagi dengan penuh penekanan.


"Zhou Beishang, berhenti membohongiku. " Ucap Bei Zhao sambil memeluknya.


"Zhou Beishang kepalamu ! Tidakkah kau dengar bahwa aku adalah Lin -!!" Dia terdiam dengan mata yang terbelalak ketika melihat bibir Bei Zhao telah membungkam mulutnya.


Setelah sadar dari keterkejutan, dia mendorong tubuh Bei Zhao menjauh dan menatap pria itu dengan tatapan penuh permusuhan.


"Apa yang sedang kau lakukan ?!" Tanya nya dengan histeris.


Dia tidak pernah merasa semalu dan setidak berdaya ini sebelumnya.


"Zhou Beishang, kembalilah denganku. " Ucap Bei Zhao dengan tatapan sendu.


Tidak lama, seorang gadis dengan pakaian merah mencolok di tengah kegelapan mendarat di sebelahnya.


"Apa yang sedang di lakukan oleh Bei Wang dengan adikku ?" Tanya Lin Yue dengan dingin.


"Putri Mahkota Dinasti Tang. " Ucap Bei Zhao menunduk dalam.


"Bei Wang, anda telah mempermalukan adikku sebelumnya dan apakah anda masih belum puas untuk mempermalukan nya sekarang ?" Tanya Lin Yue dengan sinis.


...----------------...


Note : hari ini author up sedikit karena ada beberapa hal yang harus di kerjakan, besok pasti up lebih banyak.

__ADS_1


Selamat hari natal *̣̥☆·͙̥❄‧̩̥࿌ིྀ྇˟͙☃️˟͙࿌ིྀ྇‧̩̥❄·͙̥̣☆*̣̥ bagi yang merayakan!!


__ADS_2