Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
237. Koma


__ADS_3

Disisi lain, Bei Zhao dengan panik mengendarai mobilnya dengan ugal ugalan dan sesampainya di kediaman Lin Beishang, itu sudah dilahap oleh api.


Bei Zhao mengambil jalan memutar dan bertaruh apakah ada jalan rahasia di belakang atau tidak, jika ini benar benar dibangun sesuai dengan struktur Dinasti Tang, maka itu pasti ada !


Bei Zhao berlari ke belakang dan mendobrak pintu, ketika masuk, itu telah penuh dengan asap. Bei Zhao terbatuk batuk dan menoleh ke kanan dan kiri.


Lalu, melihat Lin Beishang yang terduduk ditanah dengan punggung yang bersandar di dinding, tampak sangat lemah dan pingsan.


Bei Zhao langsung menggendong tubuh Lin Beishang tanpa menunda lebih lama, lalu berlari ke dalam mobilnya.


"Beishang... Beishang !" Panggil Bei Zhao berusaha untuk menyadarkan Lin Beishang.


Tapi, yang dipanggil tidak memberikan respon apapun, membuat Bei Zhao menjadi lebih panik dari sebelumnya.


Bagaimana ini semua bisa terjadi ? Bei Zhao menerima berita ini dari bawahannya dan buru buru kemari.


Melihat kondisi Lin Beishang yang buruk dan tampaknya saluran pernafasan gadis itu terganggu oleh asap yang sangat tebal ketika di dalam rumah tadi.


Tangan dan kakinya menderita luka bakar. Tangannya juga terkenal luka tembak, melihat kondisi Lin Beishang saat ini membuat hati Bei Zhao gelisah.


Jadi, Bei Zhao dengan buru buru mengendarai mobilnya ke rumah sakit, sesampainya disana, dia langsung membawa Lin Beishang ke Instalasi Gawat Darurat.


Bei Zhao menelepon beberapa Dokter yang menjadi rekan kerjanya dan tidak lama mereka datang ke tempat ini.


"Apa yang terjadi ?" Tanya Dokter Jin.


"Dokter Jin, tolong bantu aku memeriksa kondisi kekasihku. Dia terkena luka bakar yang cukup parah." Ucap Bei Zhao dengan serius.


Dokter Jin itu tampak terkejut ketika mendengar nama kekasih keluar dari mulut Bei Zhao, Bei Zhao adalah orang yang dingin dan sangat kaku dan leia itu mengaku bahwa dia memiliki seorang kekasih ?


Dokter Jin tidak ingin percaya tapi situasi saat ini sangat mendesak dan tidak memiliki waktu untuk mengurusi hal ini.


Jadi, Dokter Jin dengan beberapa Dokter lain masuk ke dalam Instalasi Gawat Darurat bersama dengan Bei Zhao.


Dokter Jin adalah Dokter Bedah dan ketika melihat luka tembak di tubuh Lin Beishang, Dokter Jin tampak terkejut dengan gadis itu.


"Bawa dia ke ruang operasi, cepat ! Kita tidak memiliki waktu untuk menunggu !" Ucap Dokter Jin dengan serius.


Semuanya menjadi sangat sibuk, mereka tidak berani untuk main main, bagaimanapun kondisi Lin Beishang saat ini benar benar diujung tanduk.

__ADS_1


Jika mereka melakukan kesalahan makan sudah pasti bahwa mereka akan menanggung kemarahan Bei Zhao.


Bei Zhao berdiri diluar ruang operasi dan menunggu dengan cemas, Bei Zhao melihat ponselnya yang berdering.


Ye Xushi berangkat lebih dahulu dari Lin Yue dan sudah pasti bahwa pemuda itu telah sampai di Amerika Serikat saat ini.


"Tuan Besar dan Nyonya Lin kecelakaan. " Ucap Ye Xushi dengan suara yang sedikit bergetar.


"Aku tahu, saat ini Beishang sedang dalam kondisi yang kritis. " Ucap Bei Zhao dengan lemah.


"Apa yang terjadi padanya ?!" Tanya Ye Xushi dengan terkejut.


"Ini adalah tindakan yang dibuat oleh Pamannya, Lin Qi. Bajingan berumur pendek ini telah mati bahkan sebelum umurnya menginjak 10 tahun di kehidupan lalu dan sekarang dia berusaha untuk membuat keributan. " Ucap Bei Zhao dengan geram.


Lin Qi ini memang ada dalam kehidupan sebelumnya, tapi meninggal diumur 9 tahun karena terkena racun dingin.


"Dia menghancurkan rumah Keluarga Lin Dan berusaha untuk membunuh Beishang jika aku tidak salah menebak , hanya saja kamu harus tahu bahwa Beishang adalah orang yang keras kepala. Jika aku tidak salah menduga, maka Beishang melakukan tindakan bunuh diri dan ingin membawa Lin Qi ke kematian bersama. " Ucap Bei Zhao dengan gusar.


"Kamu jaga dia dulu, nanti aku akan mencari Lin Yue dan menyampaikan hal ini padanya. Setelah itu aku akan terbang ke sana lagi secepatnya. " Ucap Ye Xushi terdengar khawatir.


"Tidak perlu, kamu lebih baik membawa Lin Yue dan melindunginya disana. Disana jauh dan jauh dari gangguan, sementara aku takut bahwa Lin Qi hanyalah salah satu dari pion yang ada. " Ucap Bei Zhao dengan serius.


"Baiklah, jaga dirimu baik baik. Jika terjadi sesuatu maka jangan segan untuk menghubungiku. " Ucap Ye Xushi.


"Ya, aku hanya memohon doa darimu. Bahwa kondisinya akan baik baik saja. " Ucap Bei Zhao dengan lirih.


"Tidak perlu kamu mengatakannya aku juga akan selalu mendoakan yang terbaik untuk nya, selamat tinggal. " Ucap Ye Xushi dan sambungan telepon dimatikan.


Bei Zhao duduk di kursi dan menatap sekitar dengan helaan nafas, bagaimana mungkin semuanya bisa berlalu dengan begitu cepat ?


Dia baru saja bertemu dengan Lin Beishang, bagaimana mungkin mereka sudah akan segera dipisahkan lagi ?


Tidak lama, seorang bawahan Bei Zhao dengan kacamata hitam mendekati Bei Zhao dan membisikkan sesuatu lalu memberikan sebuah Handphone layar lebar padanya.


Disana, terlihat CCTV kediaman Lin Beishang yang menjelaskan semuanya dan akan menjadi bukti yang kuat untuk menangkap orang orang Lin Qi.


Bei Zhao mengepalkan tangannya dengan erat dan melihat Lin Beishang yang kewalahan mengalahkan banyak orang.


Bukk !!!

__ADS_1


Bei Zhao meninju kakinya dengan kesal dan merasa sangat sedih bahwa dia terlambat, ada seorang pasien yang sangat tua sehingga dia tidak bisa buru buru.


3 jam berlalu


Dan tubuh Lin Beishang yang pucat pasi dibawa keluar diatas ranjang dorong oleh dua orang perawat wanita.


Bei Zhao melihat Lin Beishang dan menghela nafas lega, paling tidak gadis itu masih terselamatkan dan Dokter Jin keluar dengan ekspresi muram.


"Ada apa ?" Tanya Bei Zhao.


"Ikut aku. " Ucap Jin Xing.


Bei Zhao mengikuti Jin Xing sampai ke sebuah ruangan yang bertuliskan 'Dokter Jin', mereka berdua masuk dan Bei Zhao duduk didepan Jin Xing.


"Bagaimana dengan hasilnya ?" Tanya Bei Zhao dengan serius.


"Baik dan buruk. Baik bahwa dia berhasil melewati masa kritisnya dan dia berhasil menangani semuanya, sehingga kami bisa mengangkat peluru yang bersarang ditangannya. Buruk, bahwa dia tidak akan sadar dalam waktu dekat. " Ucap Jin Xing dengan muram.


"Dengan kata lain, dia koma. " Ucap Jin Xing dengan terus terang.


Jika itu adalah pasien biasanya maka Jin Xing akan menggunakan kata kata yang lebih halus, tapi mereka berdua adalah dokter.


Tidak perlu menggunakan kata kata yang bertele tele. Hanya perlu langsung ke inti saja, dengan begitu mereka tidak saling menghabiskan waktu satu sama lain.


"Huft... aku telah menduga hal ini, tapi asalkan nyawanya tertolong maka aku akan menunggu baik 1 minggu , 1 bulan, 1 tahun, atau bahkan 10 tahun." Ucap Bei Zhao tanpa keraguan.


"Tapi, itu tidak akan pasti. Aku tidak bisa menyebutkan kapan, hanya saja aku merasa bahwa mentalnya agak terganggu oleh sesuatu. Dia berulang kali menyebutkan beberapa nama yang aneh dan tidak familiar. " Ucap Jin Xing sambil mengerutkan dahi.


"Ketika dioperasi ?" Tanya Bei Zhao sambil mengerutkan dahi.


"Ya, kami sudah membius nya tapi dia menangis sepanjang operasi dan baru berhenti tadi, kami awalnya menduga bahwa bius tidak bekerja dengan efektif, tapi setelah itu kami menyadari bahwa itu bukan karena obat bius atau operasi melainkan sesuatu yang lain, seperti kenangan buruk atau mimpi buruk. " Ucap Jin Xing dengan sepenuh hati menjelaskan.


"Siapa saja nama yang di sebut sebut olehnya ?" Tanya Bei Zhao dengan jantung yang berdetak lebih cepat daripada sebelumnya.


...----------------...


Note : nanti akan ada 1 chapter lagi akan segera di up.


Jangan lupa vote ya

__ADS_1


__ADS_2