Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
28. Kediaman Ibu Suri II


__ADS_3

"Wangfei Niangniang, anda telah terlambat tapi justru membuat seluruh perhatian tertuju pada anda. Bagaimana kalau kita bersulang untuk pertemuan pertama kita ?" Tanya Nyonya Jiang.


"Nyonya Jiang, ini bukanlah pertama kalinya kita bertemu. Kita telah bertemu sebelum nya di istana, seperti nya ingatan anda sedikit buruk atau anda tidak memandangku sama sekali ? " Tanya nya dengan lembut.


Wajah Nyonya Jiang berubah menjadi biru karena menahan malu, niat ingin menjilat Ibu Suri justru mempermalukan diri sendiri.


"Nyonya Jiang, aku dengar Tuan Jiang baru saja mengangkat dua selir lainnya yang sebelumnya merupakan wanita penghibur. Lebih baik untuk waspada dengan wanita yang tidak diketahui asal usulnya. " Ucap nya dengan ringan.


"Bei Wangfei Niangniang memang pintar dalam berkata kata, aku mendengar bawah Bei Wang akan pergi berperang. Aku takut bahwa Bei Wangfei Niangniang akan merasa kesepian dan membawa orang lain. " Ucap Nyonya Ning.


Dia yang mendengar ini tidak marah, orang orang disini memandangnya terlalu rendah.


"Nyonya Ning, kata katamu membuat hatiku sakit. Bei Wang bisa pergi ke perbatasan karena Yang Mulia tidak memiliki orang lain untuk di andalkan. Kenapa tidak Tuan Ning saja yang pergi ?" Tanya nya dengan ejekan yang nyata.


Dia berkata seolah olah selain Bei Wang, tidak ada yang berguna. Yang lain hanyalah lintah yang bisa menyedot uang.


"Bei Wangfei Niangniang, kata katamu terlalu kasar. Kamu mengatakan bahwa semua orang tidak berguna selain Bei Wang, apakah berniat untuk menantang semua orang ?" Tanya Nyonya Ning masih belum menyerah.


"Nyonya Ning, kata katamu salah. Aku tidak pernah mengatakan bahwa mereka tidak berguna. Tentu saja mereka berguna, jika mereka tidak berguna maka perbendaharaan istana akan terlalu penuh. Tapi, berkat mereka semua, perbendaharaan Istana tidak pernah penuh. " Ucapnya dengan senyum tipis.


"Bei Wangfei Niangniang, silakan berdiri. " Ucap Ibu Suri akhirnya tidak tahan lagi.


"Terima kasih, Huangtaihou. " Ucapnya dengan senyum aneh.


Dia duduk di tempatnya yang berada di sebelah kiri Ibu Suri. Di belakang nya, ada A Xiang yang siap untuk membantunya kapan saja.


Sampai akhirnya dia menuang teh ke dalam cangkirnya sendiri.


"Teh Intan yang dibawa secara pribadi oleh Panglima Xie dari perbatasan. Huangtaihou sungguh murah hati untuk menyajikan nya kepada semua orang. " Ucap nya dengan senyum tipis.

__ADS_1


Pandangan nya jatuh pada Xie Bei Chuan yang duduk agak jauh, semakin jauh tempat duduk nya mana semakin kecil jabatan nya.


"Bei Wangfei Niangniang benar benar memiliki pandangan yang bagus. Nyonya Xie telah memberiku sebelumnya. " Ucap Ibu Suri sambil menunjuk istri panglima Xie yang duduk berseberangan dengan nya, tepat di sebelah bibi Kekaisaran.


"Bei Wangfei Niangniang bisa dibilang ada keponakan ku juga, tidak menyangka bahwa dia telah tumbuh begitu besar. " Ucap Nyonya Xie pura pura terharu.


Dia mendengus dalam hati, Nyonya Xie ini sama dengan Xie Bei Chuan, sama sama gila dan menyiksa nya. Lihat bagaimana dia mempermalukan kedua wanita ini.


"Nyonya Xie, aku benar benar sudah lama tidak bertemu dengan mu. Aku sungguh rindu dengan mu, aku melihat bahwa tubuhmu menjadi lebih berisi, apakah aku akan segera mendapatkan seorang sepupu ?" Tanya nya dengan riang dan bersemangat, seolah olah ini adalah keinginan dari dalam hatinya.


Wajah Nyonya Xie berubah menjadi muram sebelum kembali tersenyum, pengendalian diri yang hebat. Jika itu adalah Xie Bei Chuan, maka wanita itu sudah akan meledak.


Siapa yang tidak tahu bahwa dalam 20 tahun pernikahan Nyonya Xie, masih belum memiliki satupun anak ?


Bahkan Panglima Xie sampai mengambil beberapa puluh selir lainnya untuk mencari pewaris.


"Nyonya Xie bisa saja, hubungan kita berdua sangat dalam. Aku ingin mencari pasangan untuk anak ku yang sedikit lebih jauh, aku mendengar bahwa menikah dengan keluarga dekat akan menimbulkan kecacatan genetika. " Ucapnya dengan senyum lugas.


Kali ini senyum sepenuhnya hilang dari wajah Nyonya Xie, siapa yang tidak tahu bahwa orang tua Nyonya Xie adalah sepupu.


Orang orang menyebut bahwa karena pernikahan itulah, menghasilkan orang yang tidak bisa mengandung seperti Nyonya Xie.


"Zhou Beishang ! Kau kelewatan !" Teriak Xie Bei Chuan sambil membanting cangkirnya sampai pecah menjadi ribuan keping.


"Oh, Nyonya Zhou ? Lama tidak bertemu dengan mu. Aku mungkin tidak masalah jika kamu memanggilku dengan nama ketika kita berada di rumah, tapi memanggilku dengan nama di depan umum. Apakah kamu tidak memberikan wajah pada Bei Wang ?" Tanya nya dengan dingin.


"Menghancurkan gelas di depan Huangtaihou, sungguh kejahatan yang besar ! Ini adalah bentuk pemberontakan, jika aku yang menjadi tuan rumah disini maka aku akan mencambuk mu 50 kali. Tapi, karena Huangtaihou adalah Tuan Rumah maka aku akan membiarkan Huangtaihou memberikan perintah. " Ucapnya sambil menangkupkan kedua tangan nya mengarah pada Ibu Suri.


Dengan begini, dia tidak perlu mengotori tangan nya sendiri untuk mempermalukan musuhnya. Siapa yang menyuruh Xie Bei Chuan berlaku begitu kejam ?

__ADS_1


Memakan uang dari Bei Zhao dengan begitu banyak, apakah masih tidak cukup ? Masih berniat untuk mempermalukan nya di dalam kediaman Zhou.


"Zhou Beishang ! Apa kau pikir dengan menjadi Bei Wangfei, kau bisa seenaknya ?!" Tanya Xie Bei Chuan sambil menunjuk nunjuk nya.


"Seseorang dengan status yang lebih rendah menunjuk pada orang yang berstatus lebih tinggi adalah kejahatan besar. Nyonya Zhou, apakah anda menghabiskan waktu anda selama ini hanya untuk berkubang di dalam lumpur ?" Tanya nya sambil memutar mutar cangkirnya.


"Nyonya Zhou, bagaimanapun ini adalah kediaman Huangtaihou. Kamu harus menghormati Huangtaihou, jika kamu tidak bisa berkompromi maka jangan salahkan aku bertindak tegas. " Ucap Xiao Yu dengan lembut.


Xie Bei Chuan langsung berlutut di depan Ibu Suri dan memberikan penghormatan tiga kali.


"Huangtaihou, tolong kabulkan permintaan ku. Zhou Beishang telah melupakan segala rahmat yang diberikan oleh Kediaman Zhou dan bertingkah laku seenaknya. " Ucap Xie Bei Chuan dengan menyedihkan.


"Bei Wangfei Niangniang, kamu harus mengingat rahmat yang diberikan oleh kediaman Zhou sebelum kamu menikah. " Ucap Ibu Suri dengan tenang.


"Huangtaihou, aku tentu saja menghormati siapapun dengan marga Zhou. Tapi, apakah dia seseorang bermarga Zhou ?" Tanya nya sambil menaikkan salah satu alisnya.


"Lalu, Huangtaihou, kamu sepertinya kurang adil. Aku hanya bercanda ringan tapi Nyonya Zhou berteriak kepadaku dan menunjuk padaku. Apakah ini bermaksud untuk bersilangan pedang dengan kediaman Bei Wang kami ?" Tanya nya dengan mengintimidasi.


Dia menatap Ibu Suri dengan dingin dan penuh ancaman.


"Huangtaihou, apakah persahabatan kita yang tidak dapat di nilai dengan emas dan perhiasan akan hancur karena permasalahan ini ?" Tantang nya.


Ini tentu saja yang dimaksud adalah kerja sama mereka, jika Ibu Suri memilih untuk tetap melindungi Xie Bei Chuan maka mereka akan menjadi musuh di masa depan.


Dia pernah mendengar bahwa antara Ibu Suri dan kediaman Xie memiliki beberapa hubungan khusus dan ini tentu saja akan di selesaikan, nanti.


Hanya menunggu waktu untuk melakukan itu, dia seperti sedang duduk di depan papan catur saat ini.


Ibu Suri, Kaisar Qin, Xie Bei Chuan, semua hanyalah baru loncatan baginya.

__ADS_1


__ADS_2