Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
188. Keluarga Xue


__ADS_3

Lin Beishang berjalan mengenakan mantel dua lapis seperti yang suka dilakukannya ketika tubuhnya masih lemah.


Ketika Lin Beishang baru saja membuka pintu kediamannya, hujan salju mulai turun, Lin Beishang menghela nafas ringan dan mengambil sebuah payung kertas minyak.


Setelah itu, mulai berjalan sendiri dibawah hujan salju yang sangat dingin itu, para pelayan berlari kesana kemari untuk mempersiapkan kayu bakar agar penghuni istana tetap hangat.


Tapi, entah kenapa Lin Beishang merasa bahwa dirinya masih sangat kesepian dan kedinginan. Lin Beishang menoleh ke belakang untuk melihat bahwa ada dua pelayan yang berbisik bisik.


"Apakah kau tahu bahwa sekarang Permaisuri adalah buronan ?" Tanya salah satunya.


"Tentu saja aku tahu, dikatakan bahwa keluarganya telah melakukan banyak kejahatan dan semuanya sedang diburu, tapi tidak ada yang bisa didapatkan." Balas yang lain dengan semangat.


"Apakah kalian memiliki begitu banyak waktu luang ?" Tanya Lin Beishang dengan dingin.


Di udara yang dingin ini di tambah dengan suara dingin milik Lin Beishang membuat semua orang gemetar ketakutan.


Kedua pelayan itu segera berlutut padanya dan tidak berani untuk mengangkat kepala.


"Yingfei Gongzhu !" Ucap keduanya dengan nada gemetar.


"Kalian sebaiknya tidak melakukan itu lagi atau kalian semua menyesal, karena masalah istana bukanlah sesuatu yang bisa kalian katakan dengan begitu mudah. " Ucap Lin Beishang dengan kaku dan bersiap untuk pergi.


"Ya, kami tidak berani !" Ucap kedua pelayan itu dengan ketakutan.


"Berdiri." Ucap Lin Beishang sebelum akhirnya berjalan pergi dan menghilang di balik hujan salju.


Kedua pelayan itu berdiri dan saling berpegangan tangan untuk membantu menghangatkan diri masing masing.


"Astaga ! Yingfei Gongzhu sangat cantik dan berwibawa, seolah olah itu adalah Dewi ! Dia sangat tidak tersentuh !" Puji salah satu pelayan dengan sangat semangat.


"Pelan kan suaramu, tapi Yingfei Gongzhu benar benar sangat cantik. Tidak tahu siapa yang akan menjadi pendamping hidupnya, apakah Tuan Muda Xue yang Agung ?" Tanya pelayan lain.


"Tidak mungkin, Keluarga Xue adalah keluarga paling tua dan hanya memiliki satu putra dengan reputasi yang cemerlang. Itu pasti diberikan pada Putri Mahkota, sayang sekali bahwa Yingfei Gongzhu memiliki status lebih rendah dari Putri Mahkota. " Ucap yang pertama dengan helaan nafas.


"Aku juga berpikir begitu, Tuan Muda Xue, anggun dan terpelajar, sangat cocok dengan Yingfei Gongzhu, tidak seperti Putri Mahkota yang liar. " Ucap yang kedua dengan suara yang sangat rendah.


Sementara di sisi lain, Lin Beishang tidak mendengar apa yang dikatakan oleh kedua pelayan itu dan sedang berjalan menuju aula istana.


Sesampainya di depan, ada Kasim Luo yang berjaga di depan pintu.


"Yingfei Gongzhu. " Ucap Kasim Luo dengan hormat.


"Kasim Luo, dimana Huangfu ?" Tanya Lin Beishang.


"Bixia sedang menerima tamu, sehingga kasim rendah ini berjaga di depan pintu. " Ucap Kasim Luo.


"Tamu ? Tamu baik mana yang menganggu ketenangan Huangfu di pagi pagi hari seperti ini ?" Tanya Lin Beishang.


"Itu adalah Yangyue Jun. " Ucap Kasim Luo sambil menunduk kan kepala rendah.


(Itu digunakan sebagai gelar pengganti kata Wang, seperti Bei Wang maka ini adalah Jun. Jika Wang biasanya digunakan untuk anggota Kekaisaran jika Jun maka digunakan untuk bangsawan tua, seperti Yan Xi yang mendapat gelar Qinyuan Jun. )


Lin Beishang langsung terdiam ketika mendengar nama Yangyue Jun dan berpikir bahwa musuh bertemu di jalan yang sempit.


Yangyue Jun adalah kepala Keluarga Xue, Xue Yong. Lin Beishang tertawa dingin dan Kasim Luo merasa merinding.


"Apa yang dilakukan Yangyue Jun untuk mengganggu Huangfu disaat dimana bahkan ayam jantan belum berkokok ?" Tanya Lin Beishang.


(Yang menunjukkan bahwa bahkan matahari belum terbit dan Yangyue Jun telah mendatangi Lin Xi. )


"Hamba ini tidak mengetahui tepatnya tapi Yangyue Jun mengatakan bahwa ingin melihat keadaan Bixia setelah penyerangan. " Ucap Kasim Luo dengan jujur.


"Oh, kalau begitu aku harus berterima kasih secara pribadi pada Yangyue Jun. " Ucap Lin Beishang sambil mendorong pintu tanpa kata kata lain.


"Gongzhu !" Kasim Luo ingin menghentikan Lin Beishang tapi telah terlambat dan melihat ada Yangyue Jun dan putranya.


Lin Beishang memasang wajah ramah dan bersahabat terbaik yang dimilikinya dan senyum tipis yang membuat orang lain menggila.


"Ini pastilah Yingfei Gongzhu, pejabat tua ini telah mendengar sendiri bahwa Yingfei Gongzhu sangat berbakti dan mendatangi Bixia setiap hari. " Ucap Yangyue Jun, Xue Yong.

__ADS_1


"Yangyue Jun terlalu memuji gadis muda ini, aku tidak berani menerima pujian ini. " Ucap Lin Beishang sambil tertawa malu malu.


"Kecantikan Yingfei Gongzhu seperti ribuan bunga yang mekar di musim semi, tampak sangat indah dan mengagumkan. " Ucap Yangyue Jun kembali menjilatnya.


"Putri ini berterimakasih pada Yangyue Jun atas pujiannya, benar benar membuat Putri ini merasa malu. " Ucap Lin Beishang sambil berjalan ke depan.


"Salam kepada Huangfu, Yingfei mendengarkan bahwa Yangyue Jun datang untuk melihat keadaan Huangfu, sehingga Yingfei merasa sangat kagum atas perhatian yang dimiliki oleh Yangyue Jun pada Huangfu. " Ucap Lin Beishang dengan lancar.


"Tentu saja, Zhen dan Yangyue Jun adalah sahabat sejak di medan perang dan sangat baik satu sama lain. " Ucap Lin Xi.


Lin Beishang dengan cermat menatap ekspresi Lin Xi, itu tampak sangat jernih dan tidak ada kebencian.


Padahal, Lin Xi telah melihat dengan jelas bagaimana kejahatan yang telah dilakukan oleh Xue Yong selama ini.


Benar benar menyedihkan, kejahatan ini telah dilakukan bahkan sebelum Xue Yong menjadi Yangyue Jun.


Topeng di Istana benar benar sangat mengerikan, masing masing dari empat orang yang terlihat akrab dan baik ini, siapa yang benar benar tulus, termasuk dirinya.


"Pejabat tua ini juga mendengarkan bahwa Putri Mahkota telah menekan sebagian besar musuh, benar benar telah membuat bangga. " Ucap Yangyue Jun.


"Kakak perempuan memang sangat membanggakan, putri ini berharap bahwa bisa menjadi seperti dirinya."Ucap Lin Beishang dengan nada sedikit sedih dan rasa bangga.


"Bixia, sudah saatnya untuk memikirkan pernikahan Putri Mahkota. " Ucap Yangyue Jun.


Lin Xi hanya tersenyum dan menatapnya, tatapanya menjadi kelam seolah olah ingin memperingatkan Lin Xi tentang apa yang dikatakan olehnya sebelumnya.


"Apakah Yangyue Jun memiliki saran untuk Putri Zhen ini ?" Tanya Lin Xi.


"Pejabat tua ini ingin bahwa Bixia harus memutuskan pria muda terbaik dari setiap keluarga dengan masa lalu yang baik, latar belakang yang baik, tingkat seni bela diri yang baik, telah mengabdikan diri untuk negara sebaik mungkin. " Ucap Yangyue Jun tidak secara langsung mengatakan putranya.


"Jika begitu, maka bukankah hanya Tuan Muda Xue yang bisa memenuhi syarat itu ?" Tanya Lin Beishang menambah minyak ke dalam api.


"Putri telah menyanjung orang tidak berpengalaman ini, orang rendahan ini tidak berani menerimanya. " Ucap Putra Xue Yong, Xue Lang Yu.


Lin Beishang mengerutkan dahi, biasanya pria diberikan nama tunggal dan wanita diberikan huruf ganda.


Seperti namanya yang memiliki dua kata, Bei dan Shang. Tapi, tetap saja ada beberapa pengecualian seperti Lin Yue.


"Gongzhu, dunia ini tidak bisa hanya diselesaikan dengan kekerasan dan kekuatan. Dengan kelembutan maka kita bisa menyatukan semua yang ada. " Ucap Yangyue Jun.


"Memang, memang. Tapi, jika ada perang maka siapa yang akan keluar ? Apakah kelembutan bisa menyelesaikan perang ? Aku pikir kata kata Yangyue Jun ini sedikit kurang dewasa, sama seperti kata kata anak berumur 5 tahun. " Ucap Lin Beishang dengan tepat menampar di wajah tua Xue Yong.


Lin Beishang selalu membenci orang orang seperti Xue Yong ini, mengatakan bahwa peperangan adalah hal yang salah dan tidak benar.


Dan ingin memotong semua kekuatan militer, Lin Beishang tentu saja setuju bahwa peperangan adalah hal yang salah.


Tapi, memotong kekuatan militer ? Itu bahkan lebih salah lagi ! Dengan kondisi saat ini, selain kekuatan apalagi yang bisa diandalkan ?


Dengan kekuatan, mereka bisa melindungi diri mereka dari Dinasti lain. Yangyue Jun baru saja akan memuntahkan omong kosong lain sebelum Lin Xi memotongnya terlebih dahulu.


"Apa yang dikatakan oleh Yingfei benar tapi Yingfei, kamu telah sangat kasar pada Yangyue Jun, minta maaflah pada Yangyue Jun. " Ucap Kaisar.


"Maafkan aku, Yangyue Jun. Aku muda dan tidak memiliki ketrampilan. " Ucap Lin Beishang dengan senyum mengejek.


Wajah Xue Yong sedikit berubah sebelum akhirnya menahan diri dan memaksakan diri untuk tersenyum karena Kaisar telah memutuskan untuk mendukungnya.


Maka, Yangyue Jun, Xue Yong, tidak memiliki cara lain untuk menekankan masalah ini padanya dan hanya bisa menelan hinaan ini mentah mentah.


"Tidak apa apa, pejabat tua dan putra pejabat tua ini pamit undur diri terlebih dahulu, Bixia, Yingfei Gongzhu. " Ucap Yangyue Jun dengan senyum terpaksa.


"Tentu saja, Putri ini merasa sangat senang bahwa bisa bertemu dengan tetua berpengalaman seperti Yangyue Jun dan Tuan Muda Xue. " Ucap Lin Beishang dan kedua pria itu berjalan keluar dari aula Kekaisaran dengan perasaan marah.


Dalam sekejap, tatapan ramah Lin Beishang hilang dan berganti menjadi tatapan kejam yang seolah olah sedang memantau mangsanya yang berjalan dengan bodoh.


"Beishang, apakah dia adalah target mu selanjutnya ?" Tanya Lin Xi.


"Ayah memang sangat mengerti aku, aku sangat bangga. " Ucap Lin Beishang kembali berbalik dan menatap Lin Xi dengan senyum dingin.


"Kenapa kamu ingin mengambil langkah tadi ?" Tanya Lin Xi dengan tidak mengerti.

__ADS_1


"Kenapa aku tidak bisa mengambilnya ?" Tanya Lin Beishang sambil menyeringai.


"Setelah Xue, siapa lagi tujuanmu ?" Tanya Lin Xi.


"Habis, hanya dua, Yan dan Xue. " Ucap Lin Beishang dengan jujur.


"Kenapa seperti itu ?" Tanya Lin Xi.


"Dengan kejatuhan banyak pejabat istana yang telah dipercayai oleh rakyat , perlahan lahan rakyat akan ragu dan merasa tidak percaya dan merasa tidak aman. Aku pikir itu adalah krisis yang lebih buruk daripada melawan musuh luar. "Ucap Lin Beishang.


"Analisis yang sangat baik. " Puji Lin Xi.


"Aku tahu bahkan jika aku tidak berhenti dengan kesadaran sendiri maka kamu akan menghentikanku, bukankah begitu ? Kamu menjadi Kaisar begitu lama, tentu saja tidak membuatmu menjadi tumpul bukan ?" Tanya Lin Beishang dengan tenang.


"Beishang sangat pintar, aku memang akan menghentikan mu setelah ini. " Ucap Lin Xi setuju dengan tuduhan Lin Beishang.


"Memang, dengan pukulan kepada dua bangsawan besar ini telah lebih dari cukup untuk mengirimkan peringatan pada bangsawan lainnya yang lebih kecil dan lebih lemah. " Ucap Lin Beishang.


"Hm, itu memang sudah lebih cukup tapi tidak bisa dipungkiri bahwa selalu ada tikus bodoh yang melemparkan diri pada perangkap untuk mendapatkan makanan. " Ucap Lin Xi.


"Apa yang ayah katakan tidak salah, tapi jika memang begitu maka aku tidak akan keberatan. Dengan bukti yang begitu jelas, siapa yang bisa mengelak ?" Tanya Lin Beishang.


"Aku ingin mendirikan sebuah akademi Seni bela diri." Ucap Lin Beishang.


"Akademi Seni bela diri ?" Tanya Lin Xi dengan bingung.


"Hm, sehingga tidak peduli apa latar belakangnya, tidak peduli apapun itu sehingga bisa berlatih Seni bela diri selama mereka memiliki kemampuan yang mencukupi dan bakat yang baik. " Ucap Lin Beishang.


Ketika mendengar ini membuat wajah Lin Xi sedikit berubah dan menjadi lebih muram, ini telah menjadi hal tabu dari generasi ke generasi.


Dimana yang boleh berlatih Seni bela diri hanyalah orang yang mendaftarkan diri pada militer atau bangsawan.


Sehingga rakyat biasa tidak diperbolehkan untuk melatih Seni bela diri dan jika ketahuan melatihnya secara diam diam maka akan dibunuh bersama dengan keluarganya.


Intinya, yang boleh berlatih Seni bela diri hanyalah bilah yang dipegang oleh Kaisar. Rakyat biasa boleh berlatih Seni bela diri asalkan terdaftar sebagai prajurit Kekaisaran, di luar itu tidak diperbolehkan.


Dinasti Tang ketat, tidak seperti Dinasti lain yang lebih ringan dalam masalah ini, buktinya Zhao Ye Shi bahkan bisa menjadi salah satu pendekar terbaik.


Padahal, Zhao Ye Shi bahkan tidak terdaftar dimanapun karena itulah ada Sekte Pedang Surgawi.


Sementara di Dinasti Tang bahkan tidak ada hal semacam itu. Melihat bahwa dia telah menyentuh garis bawah milik Lin Xi, Lin Beishang tidak mengejar masalah ini lagi.


"Lupakan, aku hanya berkata dengan omong kosong. Tidak perlu terlalu serius. " Ucap Lin Beishang dengan tenang dan tidak menunjukkan emosi apapun karena keinginan nya yang ditolak.


"Kapan kamu ingin bergerak kali ini ?" Tanya Lin Xi.


"Minggu depan. " Ucap Lin Beishang dengan senyum dingin.


Lin Beishang dan Lin Xi terjebak dalam keheningan yang mematikan dan mereka sibuk dengan pikiran mereka masing masing.


"Kenapa minggu depan ?" Tanya Lin Xi.


"Setelah terjadi maka ayah akan tahu apa alasanku memilih hal ini. " Ucap Lin Beishang dengan misterius.


"Baiklah, ayah tidak bisa mendapatkan informasi apapun darimu, putriku. Jangan mengecewakan ayah, Beishang. " Ucap Lin Xi.


"Tentu saja, aku tidak akan mengecewakan ayah. " Ucap Lin Beishang.


"Ayah, bagaimana dengan keadaan jie jie ? Apakah dia baik baik saja ?" Tanya Lin Beishang.


"Dia baik baik saja, dikatakan bahwa dia hanya memiliki goresan di lengan tapi dia merasa sangat bangga karena telah memukul mundur musuh yang mengancam tanah kelahirannya. " Ucap Lin Xi dengan senyum bangga dan memberikan surat Lin Yue padanya.


Lin Beishang melihat senyum bangga Lin Xi dengan sedikit pahit di hatinya, senyuman yang begitu bangga, tapi sayangnya hanya ditujukan pada satu orang.


Lin Beishang menggelengkan kepalanya pelan dan berpikir bahwa ini adalah efek samping dari sisi gelap Racun Gu.


...----------------...


Note : Yuk siapa yang belum like , comment an vote, segera like, comment dan vote ya ! Karena like, comment dan vote kalian sangat berarti bagi author dan kekuatan bagi author untuk membuat cerita, terimakasih bagi yang telah like, comment dan vote ya !

__ADS_1


2,1 k words


__ADS_2