
"Ya ! Aku sudah gila ! Gila karena mu, bahkan jika aku ingin berhenti, ini adalah jalan tanpa jalan kembali !" Ucap Fang Ling dengan gila.
Lin Beishang berdiri dengan bantuan Bei Zhao dan menatap Fang Ling dengan tatapan rumit.
"Bukannya tanpa jalan kembali, tapi kamu yang tidak pernah ingin berjalan kembali. Sekarang, semuanya telah terlambat, apakah kamu senang ?"Tanya Lin Beishang dengan tatapan redup.
Lin Beishang menatap ke arah Fang Ling dengan senyum sinis, Lin Beishang menunjukkan tanda permusuhannya.
"Fang Ling, kali ini kamu sudah kalah telak. Bangun dan buka matamu dengan lebar, apa yang kamu inginkan selama ini tidaklah nyata. Kamu tidak mencintaiku, kamu hanya terobsesi dengan ku karena aku menyelamatkan mu pada saat itu, bukan karena kamu benar benar tertarik padaku. " Ucap Lin Beishang dengan sedikit gemetar.
"Beishang, kamu tidak pernah bergetar ketika berbicara. Apakah kamu sedang mencoba untuk meyakinkan diri mu sendiri atau sebenarnya kamu sedang mencoba untuk membohongi dirimu sendiri ?" Tanya Fang Ling sambil menyeringai.
"Apa yang menjadi penyebab ku tidak akan menjadi masalah mu, kamu tidak perlu nemperdulikan ku, lebih baik untuk memperdulikan dirimu sendiri. " Ucap Lin Beishang.
"Setelah mengetahui bahwa kamu menolak ku maka tidak perlu bagiku untuk memperdulikan diriku lebih lama lagi. " Ucap Fang Ling dengan acuh tak acuh.
"Kamu telah sepenuhnya gila !" Teriak Lan Xiang dengan murka.
"Jie jie ? Kami sudah sangat dekat dan menganggap diri kami sebagai saudari satu sama lain , tapi kamu selalu menjadi lebih cemerlang daripada aku. Aku berpikir bahwa kamu sebenarnya tidak layak untuk perhatian yang di berikan oleh Lin Beishang. Kamu benar benar menganggu ku dan membuatku tidak nyaman. " Ucap Fang Ling tanpa rasa bersalah.
Lan Xiang menahan diri untuk tidak mengeluarkan serangakaian kata kata penuh kutukan untuk Fang Ling.
Fang Ling ini benar benar contoh sebuah kasus yang tidak tertolong, benar benar mengkhawatirkan.
Baik Lin Beishang ataupun Lan Xiang yang telah berdiri untuk waktu yang lama di dekat Fang Ling merasa bahwa diri mereka menjadi merinding ketika memikirkan wajah polos Fang Ling.
Di masa lalu, Fang Ling benar benar memiliki penampilan yang polos dan tindakan yang murni, benar benar menipu.
Bahkan, karena tipuan yang dibuat oleh Fang Ling membuat hubungan antara Lin Beishang dan Lan Xiang menjadi renggang untuk suatu waktu yang lumayan lama.
Fang Ling ini benar benar tidak terduga dan kali ini Fang Ling telah benar benar kalah telak dan tidak akan pernah bisa di lepaskan.
__ADS_1
Lin Beishang tidak berniat untuk membunuhnya mengingat hubungan masa lalu mereka.
Jadi, Lin Beishang menjatuhkan senapannya dan mengibaskan pakaian nya dengan perasaan yang bercampur menjadi satu.
Biarkan aparat keamanan memutuskan hukuman untuk mereka, kesalahan dan kejahatan yang dibuat oleh kedua orang ini tidak kurang untuk membuat mereka mendapatkan hukuman penjara seumur hidup.
"Kembalilah, jangan mengulangi jalan yang sama. " Ucap Lin Beishang dengan lembut.
"Apa yang kamu maksud sebagai jalan kembali ? Dipenjara ? Kamu sebenarnya tidak pernah mengerti diri ku. " Ucap Fang Ling sambil tertawa sedih.
"Aku memang tidak pernah mengerti dirimu dan kamu tidak pernah mengerti diriku, jadi memang kita tidak ditakdirkan satu sama lain. "Balas Lin Beishang.
"Pantas saja kamu selama ini meminta ku agar tidak melukai Beishang, kamu sebenarnya seorang pengkhianat !" Ucap Chu Yi dengan murka.
"Siapa yang kamu sebut dengan pengkhianat ? Apakah kamu pikir tanpa bantuan ku, kamu masih bisa bertahan selama ini, hah ?!" Bentak Fang Ling dengan dingin.
Plakk !
"Kau ! Berani beraninya kau menampar ku dengan begitu kuat !" Ucap Chu Yi sambil memegangi pipi nya dan menatap Fang Ling dengan penuh kebencian.
"Hal apa lagi yang harus aku takutkan ? Kita semua telah kalah telak dan akan jatuh ke dalam penjara bersama, tidak akan ada hal baik lagi. Apalagi yang harus aku takut kan terhadap kekuasaan mu ?" Tanya Fang Ling dengan sinis.
Kedua nya mulai bertengkar dan Fang Ling menerjang Chu Yi untuk memberi wanita itu pelajaran.
Beberapa hal memang dilakukan dengan sangat cepat dan aneh, hanya saja Lin Beishang tidak menyadari bahwa semuanya akan menjadi seaneh ini.
Bahwa semuanya menjadi begitu kacau dan diluar kendali, Lin Beishang benar benar tidak mengira hal ini.
"Kalian semua benar benar aneh, bertengkar dan menunjukkan kemampuan kalian. Apakah kalian berpikir bahwa kami sedang menonton pertunjukkan ?" Tanya Yang Xin dengan malas.
"Diam !" Ucap kedua wanita yang sedang saling menarik rambut satu sama lain.
__ADS_1
Yang Xin reflek terdiam dan tidak bisa mengatakan apapun, sementara Lin Beishang hanya menahan diri agar tidak tertawa dengan hal hal semacam ini.
Yang Xin benar benar menyedihkan ketika harus mengalami semua hal ini. Lin Beishang menonton dan mendengar setiap percakapan.
Dan setiap percakapan pasti membawa namanya dan jika bukan nama nya maka pasti itu adalah nama milik Bei Zhao.
Kedua wanita ini bisa di katakan adalah penggemar antara Lin Beishang dan Bei Zhao. Bei Zhao masih terus memegang senjata api miliknya untuk berjaga jaga.
Mereka masih tidak bisa mengambil tindakan karena masih harus menunggu aparat keamanan.
Ini bukan saat dimana mereka adalah penguasa dan mengurus beberapa orang akan menjadi hal yang mudah seperti di masa lalu.
Pada saat ini, kedua gadis ini membuat banyak kejahatan yang membuat mereka akan dihukum dengan sangat berat oleh pihak berwenang.
Ini bukan kewajiban mereka untuk menegaskan dan memberikan hukuman terhadap dua gadis ini.
Lin Beishang dan Bei Zhao saling berpegangan satu sama lain dan menyadari bahwa kedua gadis ini telah benar benar kalah telak dan menjadi gila.
"Bei Zhao adalah milikku ! Singkirkan Lin Beishang !" Teriak Chu Yi sambil mendorong tubuh Fang Ling.
"Jangan sentuh Beishang ! Jika kamu berani menyentuhnya maka aku akan memotong rambut mu sampai menjadi botak !" Balas teriak milik Fang Ling.
"Kau berani mengancam ku, hah ?! Aku adalah Tuan mu !" Teriak Chu Yi.
"Kenapa aku tidak berani ?! Aku tidak takut pada apapun saat ini ! Kemari dan aku akan menghajar mu !" Teriak Fang Ling.
"Kalian sebaiknya diam dan tidak berteriak teriak. " Ucap Lin Beishang dengan dingin dan kedua gadis itu memelototi Lin Beishang.
Jika ini adalah Yang Xin maka pria itu akan panik dan menutup mulutnya, tapi Lin Beishang sama sekali tidak peduli dengan tatapan mereka dan hanya menatap dengan dingin.
"Jika kalian tidak tutup mulut maka mungkin aku kehilangan kesabaran. " Ancam Lin Beishang dengan nada suara datar.
__ADS_1