Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
255. Persiapan Ke Pernikahan Mantan


__ADS_3

Lan Xiang menatap ke arah Ye Xushi dengan tatapan yang tidak bisa di artikan lalu menghela nafas.


"Kadang kadang, seseorang akan berubah untuk cintanya. Itu semua adalah masa lalu dan aku tidak bisa mengklaimnya sebagai penjahat dalam kehidupan ini. " Ucap Lan Xiang dengan senyum terpaksa.


Tampaknya, dia benar benar harus mengikhlaskan Yang Xin berjalan dengan cintanya di kehidupan ini. Lan Xiang membuka jendela mobil dan menikmati udara sore hari dan melihat banyaknya orang yang bersepeda untuk menghabiskan hari.


"Indah sekali, kenangan masa lalu itu menghancurkan ku. Tanpa semua ingatan ini, mungkin aku akan bisa hidup dengan baik atau justru hidup membencinya. Tapi, pada akhirnya, dengan ingatan yang indah ini membuatku berhalusinasi ditengah kenyataan dan kenangan. " Gumam Lan Xiang dengan senyum tulus.


"Cinta yang lembut dan penuh kasih itu, seolah olah tidak pernah ada dan hanya imajinasiku semata. " Lanjut Lan Xiang dengan senyum yang berubah menjadi pahit.


Lan Xiang memandang ke langit yang berwarna oranye, yang menandakan bahwa Matahari akan segera tenggelam.


Ye Xushi mendengarkan setiap gumaman Lan Xiang dengan serius, kata kata yang dikeluarkan oleh Lan Xiang terlalu menyayat hati untuk di dengarkan.


Ye Xushi merasakan hal yang sama dengan Lan Xiang, memiliki ingatan yang indah tersebut tapi tidak bisa melakukannya lagi.


Membuat orang orang berada di dalam bayang bayang masa lalu, untungnya, Ye Xushi masih beruntung dan bisa berdiri di samping Lin Yue terus menerus walaupun tidak dalam hubungan yang intim.


Berbeda dengan Lan Xiang saat ini yang sebenarnya benar benar hancur. Semua perasaannya dan kenangan indah itu tenggelam ke dasar laut yang dalam dan gelap.


"Apakah kamu akan datang ?" Tanya Ye Xushi.


"Aku akan datang, aku akan membuktikan padanya bahwa aku baik baik saja bahkan tanpa dia. " Ucap Lan Xiang.


Ye Xushi yang mendengar ini bahkan lebih sedih lagi karena merasa bahwa Lan Xiang saat ini hanya mencoba untuk membohongi diri sendiri.


"Kapan kamu akan berangkat ?" Tanya Ye Xushi.


"Pernikahan akan dilaksanakan 2 minggu lagi, jika memungkinkan maka aku akan menetap disini selama 1 minggu 3 hari. " Ucap Lan Xiang dengan tenang.


"Baiklah, apakah kamu perlu di temani ?" Tanya Ye Xushi dengan kasihan.


"Tidak perlu. " Ucap Lan Xiang.


Tidak terasa bahwa dua minggu berlalu dan Lin Beishang telah sadar, sementara Bei Zhao harus berangkat ke Thailand untuk melakukan pertemuan antar Dokter.


Lin Beishang saat ini telah pulih sepenuhnya dan sedang duduk di samping Lan Xiang yang sedang sibuk memilih pakaian.

__ADS_1


Lalu, Lin Beishang dengan ekspresi malas dan mengantuk langsung menyeret Lan Xiang keluar dari kediamannya.


"Hei ! Apa yang sedang kamu coba untuk lakukan ?!" Teriak Lan Xiang.


"Diam atau semua orang di dalam rumah mu akan datang kemari untuk melihat. " Ucap Lin Beishang.


Lan Xiang dengan patuh menutup mulutnya dan mengikuti Lin Beishang naik mobil, Lin Beishang mengendarai mobilnya menuju sebuah butik ternama.


"Apa yang kamu coba lakukan disini ?" Tanya Lan Xiang dengan gugup.


"Asisten ku yang baik, cara terbaik untuk memukul wajah mantan tunangan adalah dengan berdandan sebaik mungkin, buat dia menyesal. " Ucap Lin Beishang dengan bangga.


"Kamu gila ! Aku tidak akan melakukan ini !" Ucap Lan Xiang dengan wajah yang memerah.


"Ayolah, apa yang kamu takutkan ? Kita telah sering melakukan banyak hal gila bersama, apa yang salah dengan menambah satu pengalaman baru lagi ?" Tanya Lin Beishang.


Lin Beishang turun dari mobil sementara Lan Xiang menolak untuk turun. Lin Beishang tidak memerdulikan itu dan berjalan kedalam.


Lin Beishang menghampiri meja resepsionis, dan menyebutkan apa saja keinginannya. Mulai dari menyewa baju sampai merias wajah dan rambut dan perawatan kulit.


Dua orang pelayan berjalan keluar menuju ke arah mobil dan membuka pintu penumpang, Lan Xiang tampak terkejut.


"Kamu sebaiknya turun atau kamu akan menjadi pusat perhatian semua orang. " Ucap Lin Beishang dengan licik.


"Silakan, Nona. " Ucap pelayan itu.


"Kau ? Kau mengancamku ! " Ucap Lan Xiang dengan kesal.


Mau tidak mau, Lan Xiang turun dan mengikuti kedua pelayan itu pergi ke dalam dan mendapatkan perawatan.


Lin Beishang duduk di atas kap mobilnya dan melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 1 siang, perawatan ini kira kira akan selesai dalam 3 jam.


Sangat pas sekali, sementara acara dimulai pukul 5 sore, sayang sekali bahwa tidak ada seorang pria yang menemani Lan Xiang.


Jika tidak, maka rencana ini akan sangat baik. Lin Beishang tidak habis pikir dengan Yang Xin yang akan menikahi Hua Jin ini.


Sebagai pemilik Paviliun Tianmei, bagaimana mungkin dia tidak tahu tentang Hua Jin ? Seorang pengkhianat besar yang mengkhianati orang yang telah memberinya makanan.

__ADS_1


Menurutnya, ini pasti ada kesalah pahaman, baik diantara Yang Xin atau diantara Hua Jin. Tapi, yang pasti kesan Lin Beishang tentang dua orang ini menjadi buruk.


Orang yang telah menyakiti Ah - Xiang nya sudah dipastikan bukan orang baik. Lin Beishang melihat undangan yang diberikan padanya.


Sebagai salah satu rekan kerja Keluarga Lin, Keluarga Yang tentunya mengirimkan undangan pada kakaknya, Lin Yue.


Tapi, Lin Yue jauh di sana sementara itu, dia akan menggantikan Lin Yue. Karena hari ini tujuannya adalah untuk membuat Lan Xiang menonjol, maka dia tidak akan menggunakan terlalu banyak riasan.


Lin Beishang merasa ingin memelintir Yang Xin menjadi beberapa bagian karena amarah , bagaimana mungkin Yang Xin bisa membuat Ah - Xiang nya kecewa seperti ini ?!


Bahkan kedua orang tua Lan Xiang tidak semarah ini pada Yang Xin, tapi kali ini Lin Beishang murka pada pria itu. Pria yang telah di anggap nya sebagai adik sendiri di kehidupan lalu, kenapa sangat mengecewakan dalam kehidupan ini ?


Menghamili seorang perempuan diluar pernikahan ? Bagaimana itu bisa diterima ?


Lin Beishang menghela nafas lalu berjalan masuk ke dalam butik dan memilih milih pakaian yang akan dikenakan oleh Lan Xiang.


Setelah 3 jam berlalu, Lan Xiang keluar dengan gaun putih yang dihiasi oleh mutiara sepanjang garis tubuhnya yang membentuk tubuhnya menjadi lebih indah dan lebih ramping.


Dengan belahan sampai setengah paha, dipadukan dengan high heels berwarna abu abu tua yang memiliki tinggi 12 centimeter.


Rambut yang dibiarkan terurai dan sedikit bergelombang menutupi punggungnya yang polos , gaun yang dipilihkan oleh Lin Beishang memang Backless (tanpa penutup punggung).


Bahu yang terbuka dengan bagian depan yang berbentuk buah hati di bagian dada. Dihiasi dengan kalung mutiara yang polos tapi sempurna jika dipadukan dengan Lan Xiang.


Sebuah anting yang panjang sampai menyentuh bahu dan sepasang sarung tangan putih dengan bordir bunga bunga yang menutupi sampai siku.


Ditambah dengan tas jinjing yang kecil berwarna hitam dengan garis garis putih, menambahkan kesan elegan.


Lin Beishang terpanah dengan penampilan Lan Xiang tapi merasa bahwa sepertinya ada yang sedikit kurang.


"Akan lebih baik jika ditambahkan dengan mantel bulu, karena ruangan outdoor, jadi akan sangat dingin di malam hari. " Ucap Lin Beishang.


Pelayan mengangguk dan membawakan mantel bulu berwarna abu abu muda yang sangat menyatu dengan pakaian Lan Xiang, senyum Lin Beishang langsung merekah.


"Aku tidak percaya diri dengan semua ini. " Ucap Lan Xiang dengan gugup.


"Kamu sangat cantik. " Ucap Lin Beishang dengan tulus.

__ADS_1


__ADS_2