Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
201. Kedatangan Beishang


__ADS_3

Ketika melihat Pedang Embun Bulan, wajah Bei Zhao berubah menjadi cemberut.


"Pedang itu masih kau simpan. " Keluh Bei Zhao.


"Kenapa ? Kau cemburu ? Ini hanya sebuah pedang. Orang yang memberikannya telah lama pergi ke Neraka , tidak ada yang perlu di pusingkan. " Ucap Beishang sambil tersenyum ringan.


"Baiklah, aku akan melepaskan kali ini karena situasi sedang mendesak. Di masa depan aku akan mencarikan sebuah pedang yang lebih baik dari itu untukmu !" Ucap Bei Zhao masih dengan wajah murung.


"Ha ha ha, baiklah. Kualitas nya tidak boleh lebih buruk dari ini, aku akan menerima dengan tangan yang terbuka. " Ucap Beishang dengan tawa keras lalu membawa kuda perangnya dari dalam halaman yang ada di kediamannya.


"Aku pergi dulu, aku akan sangat merindukan mu. Jadi, datanglah dengan cepat. " Lanjut Beishang sambil melompat ke atas kuda.


Beishang mengedipkan salah satu matanya dan menatap Bei Zhao sekali lagi sebelum akhirnya memacu kudanya menuju Paviliun Tianmei.


Sesampainya di Paviliun Tianmei, ada seorang pelayan yang menghampirinya dengan tenang.


"Ada keperluan apa Nona ?"Tanya pelayan itu.


"Panggil Bunga Haitang dan Bunga Persik. " Ucap Beishang.


"Harap Nona menunggu sebentar, bawahan ini akan dengan segera memberikan pesanan Nona. " Ucap pelayan itu dengan sangat buru buru.


Pelayan itu langsung berlari sebelum akhirnya dua orang wanita dengan cadar yang menutupi wajah mereka berlari menuju bagian luar.


"Nona." Panggil mereka tapi mereka tidak berlutut , ini adalah keinginan Beishang.


Karena, jika tidak maka identitasnya sebagai pemilik Paviliun Tianmei akan dengan sangat mudah terungkap di depan orang lain.


Jadi, mereka hanya perlu memanggilnya sebagai Nona dan dengan begitu maka akan baik baik saja.


"Ayo, ambil kuda kalian. Kita akan pergi menuju Perbatasan Selatan. " Ucap Beishang dengan dingin.


"Ya, Nona !" Ucap kedua orang Paviliun Tianmei itu dan langsung berlari untuk mengambil kuda.


Setelah itu, mereka langsung berkuda bertiga dan membelah jalanan yang dipenuhi oleh orang berlalu lalang.

__ADS_1


Tapi, sebelum pergi keluar dari kota, Beishang telah terlebih dahulu mengirimkan pesan merpati entah untuk siapa.


Kali ini, Beishang menggunakan baju zirah yang ditempa olehnya sendiri dan ini terbuat dari bahan yang terbaik, dengan begini maka walaupun agak sedikit lebih berat tapi pertahanannya 3 kali lipat lebih baik daripada baju zirah biasa.


"Nona, apakah Tuan Ye mengatakan kondisi di Perbatasan cukup parah ?" Tanya Salah satu bawahannya yang bernama Liu Yi , sementara yang satunya lagi adalah Min Yi.


Nama kedua orang ini sama tapi dengan arti yang berbeda, wajah mereka juga mirip yang membuat mereka mirip seperti kembar atau saudari.


"Ye Xushi mengatakan bahwa kondisi perbatasan tidak hanya cukup parah tapi sangat parah. " Ucap Beishang dengan datar.


"Nona, tapi dengan kita bertiga dan Tuan Ye tidak akan cukup untuk melawan orang yang terlalu banyak. " Ucap Min Yi.


"Kamu tenang saja, Bei Zhao akan membawa pasukan bantuan. Yang perlu kita lakukan adalah menahan dan menunggu. " Ucap Beishang.


Sementara di sisi lain, Chu Huli sedang berdiri dengan seorang gadis yang menjadi penghalang Bei Zhao untuk datang tepat waktu sebelumnya.


"Aku ingin kamu menghalangi nya lagi, kalau perlu kamu harus membuka identitas mu dan membiarkan nya merasa sedih. Kali ini, kita akan membersihkan dua ahli dengan satu batu. Chu Linfei ingin menekan Zhou Beishang tapi aku ingin dia dan Lin Yue ditangkap. " Ucap Chu Huli.


"Kau ingin aku membuka identitas ?" Tanya Orang misterius itu dengan terkejut.


"Ya, kali ini kau tidak boleh gagal. Aku harus mendapatkan dua saudari itu kali ini dan jika kau gagal maka akan ada hukuman yang menanti mu. " Ucap Chu Huli dengan penuh peringatan.


Wajah Chu Huli sedikit berubah tapi berpura pura seolah olah tidak ada yang salah. Chu Huli menyembunyikan semuanya dengan baik.


"Bagaimana mungkin ? Dia adalah musuhku ! Lagipula, untuk apa kamu mengurusi ku ?" Tanya Chu Huli dengan senyum acuh tak acuh.


"Chu Huli, aku akan membencimu jika ternyata kau benar benar suka padanya ! Jika memang begitu maka kamu tidak akan mampu untuk membunuhnya !" Teriak orang misterius itu dengan putus asa.


Chu Huli menghempaskan lengan pakaiannya dengan dingin dan angkuh dan membelakangi orang misterius itu.


"Tugasmu adalah mengurus Bei Zhao, kamu menyukainya dan itu adalah tugasmu untuk mencegahnya, tidak perlu mencampuri urusan pribadiku !" Ucap Chu Huli dengan penuh penekanan dan menghilang dalam kegelapan.


Sementara disisi lain, Beishang dan kelompoknya bepergian selama lebih dari 12 jam tanpa henti dan kuda mereka tampaknya telah sangat kelelahan.


Beishang dan kelompok nya beristirahat selama setengah jam sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan mereka yang tersisa sekitar 6 jam.

__ADS_1


Sesampainya disana, terlihat bahwa medan perang sangat kacau dan rumah rumah telah dibakar, bahkan lebih buruk dari Kota Lanyue.


Beishang melihat Lin Yue dan Ye Xushi yang sedang bertarung dengan dua manusia gunung, Beishang langsung menarik pedangnya dan meloncat ke arah Manusia Gunung.


Creshhh !!


Pedang Embun Bulan menebas kepala Manusia Gunung dan kepala itu bergelinding di lantai. Lin Yue dan Ye Xushi tampak terkejut dengan kedatangannya yang tiba tiba.


Tapi, Beishang tidak sempat untuk berbicara dengan mereka karena masih ada Manusia Gunung yang tersisa, Pedang Embun Bulan dengan cepat berputar dan menusuk jantung Manusia Gunung.


Orang orang terpesona oleh kedatangan Beishang ke medan perang, masing masing dari orang yang menjaga perbatasan belum mendengar kemenangan telak Beishang saat mempertahankan Kota Lanyue sehingga sangat kagum akan langkah Beishang yang lembut tapi membawa kekuatan.


Setelah itu, Beishang menarik pedangnya dari jantung Manusia Gunung dan melompat turun, Lin Yue tampak terkejut dengan kedatangannya lalu memeluknya dengan erat.


"Beishang !! Aku pikir aku tidak akan bisa melihat mu lagi !" Ucap Lin Yue dengan isak tangis.


"Kenapa kamu tidak bisa melihat ku lagi ? Kau tahu, aku pasti akan datang kemari setelah mendengar kabar ini. " Ucap Beishang.


Beishang memandangi sekitar dengan serius dan melihat bahwa ini adalah waktu istirahat, seharusnya akan ada perang yang menyusul.


"Ayo semuanya masuk sementara kalian berdua obati para Prajurit yang terluka. " Ucap Beishang.


"Ya, Nona. " Ucap Min Yi dan Liu Yi dengan kompak.


Beishang mengajak dua orang lainnya untuk masuk ke dalam tenda dan mengurus hal ini.


"Aku takut , pasukan bantuan tidak akan datang telat waktu. 1 bulan yang lalu, aku ditugaskan untuk melawan musuh dan mempertahankan Kota Lanyue. Pada saat itu, ada seseorang yang menghalangi pasukan bantuan, aku pikir kali ini juga sama atau bahkan lebih parah. " Ucap Beishang dengan wajah serius.


Dengan kepintarannya, mustahil bagi Beishang untuk tidak bisa menebak hal sesederhana ini jadi dia telah membuat rencana cadangan.


Meminta Bei Zhao untuk membawa pasukan tambahan hanyalah pengalihan yang dibuat olehnya.


Siapapun orang yang mencoba menghalangi Bei Zhao tidak akan melukai Bei Zhao terlalu jauh, dengan begitu maka dia akan menjadi lebih tenang.


...----------------...

__ADS_1


Bonus up : 3 / 3


Nanti masih ada 1 chapter lagi yang bakal di update, tenang aja. Chapter selanjutnya akan mengungkapkan siapa orang misterius ini dan perang akan segera dimulai lagi, jadi buat para pembaca, siapkan hati dan jiwa untuk peperangan utama, terimakasih ^~^


__ADS_2