Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
254. Bertemu


__ADS_3

Lin Yue menatap lalu lalang mobil yang sangat ramai dan padat, lalu menghela nafas ringan. Tampaknya akan ada beberapa hal yang berubah dalam kehidupannya.


Apakah ini yang disebut dengan perasaan suka ? Lin Yue benar benar tidak mengerti dan tidak tahu harus bertanya pada siapa.


Lin Yue menepikan mobilnya lalu mengambil teleponnya. Lin Yue memilih sebuah kontak dengan nama Lin Beishang.


Lin Yue tampak ragu ragu sebelum akhirnya kembali mematikan telepon miliknya, Lin Yue merasa malu untuk menanyakan hal ini pada adiknya.


Adiknya saja telah menemukan pasangan sementara dia masih berdiri disini dalam keraguan dan tidak tahu apa maksud dari perasaan aneh ini.


Jika Lin Beishang mendengar hal ini, maka dia akan menjadi olokan gadis itu. Lin Yue menghela nafas dengan kesal lalu menjalankan mobilnya lagi tanpa arah.


Beberapa hari kemudian


Kondisi Lin Beishang telah membaik dengan setiap organ dalam yang bekerja dengan normal dan stabil, tapi Lin Beishang masih belum bisa sadar.


Bahkan setelah beberapa hari.


Bei Zhao tidak memiliki pilihan lain selain berdoa dan menunggu agar Lin Beishang cepat sadar dari komanya.


Sementara di sisi lain, Ye Xushi sedang berdiri di bandara dengan kacamata hitam ditemani oleh Lin Yue.


Seorang gadis cantik dengan rambut berwarna cokelat tua yang dibiarkan terurai dan kaki yang jenjang berjalan keluar dari tempat pengambilan barang bawaan.


Gadis cantik ini menarik perhatian banyak orang ketika berjalan dengan penuh percaya diri, itu adalah Lan Xiang.


Lan Xiang keluar dari bangunan Bandara dan melihat Ye Xushi yang sedang melambaikan tangan ke arahnya.


"Dage !" Panggil Lan Xiang dengan antusias.


Tapi, Lan Xiang langsung terkejut ketika melihat Lin Yue yang berdiri di samping Ye Xushi lalu langsung berlari memeluk Lin Yue.


"Yue jie jie !" Seru Lan Xiang dengan antusias.


"Jadi yang ingin dijemput oleh Ye Xushi adalah kamu ? Dia tidak mengatakan nya padaku !" Ucap Lin Yue sambil memelototi Ye Xushi.


Sementara tersangka utama hanya tertawa tanpa rasa bersalah.


"Jadi, kalian saling mengenal satu sama lain ?"Tanya Lin Yue dengan terkejut.


"Ya, kami dekat dan sudah saling menganggap satu sama lain sebagai kakak dan adik. " Ucap Lan Xiang meminimalisir kesalahpahaman.


"Aku sudah menganggapnya sebagai adikku sendiri jadi ketika dia mengatakan bahwa dia akan datang kemari jadi aku menawarkan diri untuk menjemputnya. Aku melupakan bahwa Nona Lin kedua adalah sahabat dekat Lan Xiang. " Ucap Ye Xushi mencari alasan.


"Hm, sebenarnya ini agak lucu. Kamu adalah sahabat kekasih adikku, sahabat dari sahabat adikku, sekarang kamu juga adalah tekan kerja dan dosen ku. " Ucap Lin Yue.


"Tentu saja, ini adalah takdir. Aku mengenal Bei Zhao sejak aku muda, karena aku telah tinggal berdampingan dengannya. " Ucap Ye Xushi dengan bangga.


"Aku pikir, tidak nyaman untuk berbicara disini dengan tingkat berisik sampai ke titik ini. " Ucap Lan Xiang.

__ADS_1


Lan Xiang merasa senang karena bertemu dengan Ye Xushi dan Lin Yue, paling tidak, rasa sakitnya sedikit berkurang.


Mungkin, ini adalah keputusan yang paling tepat untuk datang kemari dan memulihkan diri dari rasa sakit yang dia dapatkan sebelumnya.


Sampai akhirnya, di depan mobil SUV milik Ye Xushi , mereka berdebat siapa yang akan duduk depan atau siapa yang akan duduk belakang.


"Lan Xiang, kamu duduk di depan saja. " Ucap Lin Yue.


"Yue Jie jie, aku baru saja datang dari perjalanan jauh. Aku akan duduk di belakang, kamu sebaiknya menemani Dage agar dia tidak tertidur di tengah jalan. " Ucap Lan Xiang setelah menerima kedipan dari Ye Xushi.


Dalam hati, Lan Xiang mencibir sikap Ye Xushi yang meminta pertolongannya untuk menyuruh Lin Yue duduk di samping pengemudi.


"Tapi, tidak nyaman bagiku untuk duduk di depan. Bagaimana jika membuka kursi belakang dan aku akan duduk di paling belakang ?" Tanya Lin Yue mencari alasan agar tidak duduk berdampingan dengan Ye Xushi.


Lan Xiang memainkan mata lalu memeriksa ke belakang mobil Ye Xushi sambil menaikkan kopernua ke dalam mobil Ye Xushi.


"Itu tidak bisa, Jie. Jika kita membuka kursi belakang maka sepeda milik Dage dan koper milikku tidak bisa ditaruh berdampingan. " Ucap Lan Xiang mencari alasan.


"Aku benar benar lelah, aku mohon padamu, Jie. " Lanjut Lan Xiang dengan wajah memelas.


Dari belakang, Ye Xushi memberikan jempol ke arahnya, Lan Xiang mendengus di dalam hati ketika melihat tingkah sahabat nya itu.


"Baiklah, baiklah, aku akan duduk depan. " Ucap Lin Yue dengan pasrah dan tampak tertekan.


"Ini untuk keselamatan bersama, Jie . Dage sering tertidur ketika menyetir, sementara aku juga sering tertidur karena tidur malam. Jadi, kami tidak cocok untuk saling menjaga. Kamu adalah orang yang disiplin dan perhatian, ini adalah tugas yang cocok bagimu. " Ucap Lan Xiang dengan semangat.


Lalu, Lan Xiang membanting pintu mobil Ye Xushi sementara Lin Yue mau tidak mau duduk di samping Ye Xushi.


"Jam 10 besok pagi, aku akan kembali dari kampus, bagaimana kalau kita berjalan jalan ?" Tanya Lin Yue dan dimaksudkan untuk Lan Xiang, tapi orang tidak tahu malu yang sedang menyetir itu, mengambil kesempatan ini tanpa ingin melepaskan nya sedikitpun.


"Tentu saja ! Aku yang akan menyetir !" Ucap Ye Xushi.


"Apa yang dikatakan Dage tidak buruk. " Ucap Lan Xiang langsung menimpali.


"Baiklah, aku akan mengikuti. Saat ini, aku benar benar hari mengerjakan tugas, apartemen ku di depan. Dimana kamu akan menginap Lan Xiang ?" Tanya Lin Yue ketika mereka telah sampai di depan apartemen Lin Yue.


"Aku akan menginap di hotel xxx, dekat dengan Mall xxx. " Ucap Lan Xiang dengan tenang.


"Oh, itu dekat dengan kediaman Ye Xushi. Kalau begitu aku turun dulu. Selamat tinggal, kita akan bertemu besok !" Ucap Lin Yue.


"Dadah Jie ! Jaga dirimu !" Ucap Lan Xiang.


Dan ketika jendela di tutup, senyum dalam wajahnya langsung menghilang, berubah menjadi sangat datar dan santai.


"Sialan, kamu tidak mengatakan bahwa dia akan datang ! Aku ketakutan bahwa aku akan ada salah kata !" Ucap Lan Xiang dengan kesal. Jika dia salah mengatakan sesuatu, maka tidak hanya akan menjadi sasaran kemarahan Bei Zhao melainkan Lin Beishang juga.


"Maaf, aku lupa untuk memberitahu mu. " Ucap Ye Xushi sambil terkekeh.


Lan Xiang tampak cemberut dan menatap ke arah Ye Xushi dengan tatapan tajam. Lalu, tatapan Lan Xiang terarah pada sebuah pena yang ditinggalkan oleh Lin Yue.

__ADS_1


"Oh ? Tampaknya Lin Yue adalah orang yang pencemburu dan dia telah benar benar jatuh padamu. Jika tidak, untuk apa dia meninggalkan pena perekam ? Apakah untuk memastikan bahwa aku dan kamu tidak melakukan sesuatu yang terlarang ?" Tanya Lan Xiang dengan tawa kecil lalu mengambil pena itu.


Lan Xiang melihat pena itu dengan tatapan dingin lalu membuka bagian penyimpanan dan menyimpannya kedalam kantungnya.


Pena itu kehilangan cahayanya dan tidak bisa hidup lagi, tapi itu harus detail. Jika tidak detail, maka tidak akan pernah ketahuan.


Dari luar, tampak seperti pena biasa, tapi bagi Lan Xiang, orang yang detail. Bagaimana mungkin hal kasar semacam ini tidak terlihat di matanya.


Lan Xiang menyimpan pena tersebut di dalam tas selempang nya lalu melemparkannya ke kursi belakang, bersama dengan koper.


Ye Xushi sendiri tampak terkejut dan tidak tahu apakah harus tertawa atau menangis ketika melihat hal ini.


Sementara, Lin Yue di dalam apartement nya tampak mencari sesuatu dan melihat lihat ke dalam tasnya.


"Dimana penaku ? Apakah tertinggal ? Sialan !" Umpat Lin Yue dengan khawatir.


Lin Yue membawa pena itu untuk merekam percakapannya dengan Ye Xushi selama perjalanan, jaga jaga apabila pemuda itu melakukan hal yang tidak pantas padanya.


Jadi, sebenarnya tindakan waspada Lin Yue yang ceroboh telah menghasilkan dua hasil pemikiran yang berbeda.


Jadi, tampaknya ada kesalahpahaman antara Lin Yue dengan Ye Xushi dan Lan Xiang terhadap pena perekam tersebut.


Di dalam mobil, setelah memastikan bahwa mobil aman, Lan Xiang mulai bercerita tentang Murong Yan.


"Apakah benar benar ada hal semacam itu di dunia ini ?" Tanya Ye Xushi dengan kerutan di dahi.


"Ya, sulit untuk dikatakan bahwa aku memang mengalami itu semua dalam satu hari. " Ucap Lan Xiang dengan penuh keluhan sebelum akhirnya teleponnya berdering.


Lan Xiang melihat bahwa itu menunjukkan bahwa sebuah pesan telah datang dan ditujukan kepadanya.


"Pernikahan antara Yang Xin dan Hua Jin. " Baca Ye Xushi lalu melihat pengirimnya, itu adalah Yang Xin sendiri.


'Aku berharap kamu datang ke acara membahagiakan ku. 'Tulis Yang Xin.


Lan Xiang tampak tertawa terbahak bahak sebelum akhirnya berhenti dan menatap tajam, kesedihan memenuhi dirinya dan membuatnya gila.


Tapi, berbeda dengan Lan Xiang yang diliputi oleh keputus asaan, Ye Xushi bahkan lebih aneh lagi setelah mendengar nama itu.


"Apa yang terjadi ?" Tanya Lan Xiang pada Ye Xushi.


"Jika aku tidak salah, maka dulu ada juga yang memiliki nama seperti ini. Hua Jin, seorang pengkhianat. Jadi, sebelum Beishang, ada pemilik asli Paviliun Tian Mei, Zhao Ye Shi. Dia memiliki dua asisten terpercaya, aku dan Hua Jin ini. Tapi, pada akhirnya dia menyebabkan Zhao Ye Shi hampir menemui kematiannya jika aku tidak datang dengan cepat. Dia telah meninggal ditempat sejak aku membunuhnya pada saat itu. " Ucap Ye Xushi dengan wajah yang kelam.


Lan Xiang menatap ke arah Ye Xushi dengan tatapan rumit, apa yang harus di lakukannya setelah mendengar ini.


"Dia adalah wanita paling jahat yang pernah aku temui di kehidupan lalu, dia telah dibesarkan oleh Nyonya dan dirawat dengan baik. Berkat bantuan Nyonya, dia bisa mendapatkan kehidupan yang layak. Dia menjadi wanita penghibur paling baik dan paling disukai, tapi dia tidak pernah puas. " Ucap Ye Xushi dengan tatapan menerawang masa lalu.


...----------------...


...Jangan lupa Vote ya guys !...

__ADS_1


...Yuk mampir ke karya author yang baru sambil menunggu Legend Of Beishang Update "Reinkarnasi Dewi Pengobatan "...


__ADS_2