Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
238. Ingatan Masa Lalu


__ADS_3

"Ada Lin Xi, Lin Yue, Ye Xushi , Lan Xiang..... Ehm, siapa lagi ya ? Yang Xin dan Bei Wang..... Bei Wang ini tidak tahu siapa. Sejak menyebutkan nama ini, dia mulai menangis dan meracau. " Ucap Jin Xing menjelaskan.


Bei Zhao yang mendengar ini memejamkan matanya dan merasa bahwa hal ini tidak dapat dihindari lagi.


Sepertinya takdir benar benar menginginkan Beishang menanggung semua kebencian di masa lalu dan kesakitan dimasa lalu.


Jin Xing melihat perubahan diwajah Bei Zhao, wajah Bei Zhao saat ini tampak sangat muram lebih muram daripada ketika membawa Lin Beishang di kerumah sakit.


"Apa yang kamu pikirkan ? Apakah kamu mengetahui sesuatu ?"Tanya Jin Xing.


"Tidak, dia menyebutkan orang orang terdekatnya. Dia adalah Putri kedua dari Keluarga Lin. " Ucap Bei Zhao dengan setengah berbohong.


Jin Xing yang mendengar ini tampak mengeluarkan wajah sedikit terkejut dan sedikit sedih, bagaimanapun semua orang telah mendengar atas malapetaka yang menimpa keluarga Lin.


Dalam satu malam, kedua putri dari Keluarga Lin harus menjadi seorang yatim piatu, sekarang bahkan dia harus menanggung luka sebesar ini.


Jin Xing sadar bahwa ini tidak sesederhana semacam kecelakaan biasa, pasti ada banyak hal mendalam di balik semua luka Nona Kedua Lin ini.


Tapi, Jin Xing merasa tidak layak untuk menanyakannya karena Bei Zhao tidak mengatakan ini padanya maka Jin Xing akan menahan rasa penasarannya.


Sebagai seorang Dokter maka tugasnya hanyalah mengobati pasiennya tanpa harus memerdulikan apa yang ada dibalik insiden ini.


"Kamu sebaiknya menemani Nona Kedua Lin, kondisinya tidak terlalu baik tapi tidak tahu jika kamu menemaninya, bagaimanapun kamu adalah orang yang dekat dengannya. " Ucap Jin Xing memberikan saran.


"Baiklah kalau begitu, aku akan menemaninya. " Ucap Bei Zhao.


Bei Zhao mengucapkan terima kasih pada Jin Xing lalu berjalan pergi menuju ruangan tempat Lin Beishang dirawat.


Bei Zhao membuka teleponnya dan menelpon salah satu nomor teratas yang ada disana, disana ada beberapa nomor teratas dan ini adalah salah satunya.


"Halo ? Dokter Bei ?" Tanya suara di seberang sana dengan bingung.


"Nona Lan, apakah kamu sudah melihat berita di televisi ?" Tanya Bei Zhao dengan tenang.


"Televisi ? Apa ? Apa yang terjadi ?" Lan Xiang tampak terkejut dan segera menghidupkan televisi.

__ADS_1


Jadi, ketika televisi dihidupkan Lan Xiang tampak mengeluarkan isakan tertahan, Lan Xiang tampak kesulitan untuk mencerna nya.


"Aku akan mencari Beishang dirumahnya. " Ucap Lan Xiang sambil menahan tangis di telepon itu.


"Tidak perlu, kamu bisa pergi ke Rumah Sakit xxx, aku telah membawa Beishang kesana untuk dirawat." Ucap Bei Zhao.


"Apa yang terjadi padanya ? Jangan, aku akan pergi kesana dan melihatnya sendiri. Baik, aku akan segera kesana !" Ucap Lan Xiang dengan panik ketika mendengar kata kata Bei Zhao dan sambungan telepon di matikan.


Bei Zhao memandang teleponnya yang masih hidup dan menunjukkan bahwa panggilan telah diputuskan oleh sepihak.


Bei Zhao melangkah masuk ke dalam kamar inap Lin Beishang dan ketika masuk, Bei Zhao melihat wajah Lin Beishang yang pucat pasi.


Lin Beishang tampak seperti orang yang berada di ambang kematian, Bei Zhao mendekat dan duduk disamping Lin Beishang lalu mengenggam tangan Lin Beishang dengan erat, seolah olah ingin menyalurkan kehangatan yang dimiliki oleh nya pada Lin Beishang.


Sementara disisi lain, Lin Beishang melihat berbagai macam kenangan dan Lin Beishang telah mengingat semuanya.


Lin Beishang berdiri di depan "dirinya" yang sangat berbeda dengan dirinya saat ini. "Dirinya" memegang Lin Beishang di kedua bahunya.


"Beishang, aku adalah kamu di masa lalu. Saat ini kita akan bersatu dan semua kenangan ini akan menjadi milikmu juga, ini juga akan membantumu menghadapi semua masalah yang ada di masa depan. " Ucap "Lin Beishang" .


"Itu benar, kita adalah satu orang dan aku hanyalah satu dari pecahan jiwa yang tidak lengkap. Setelah aku menyatu denganmu maka semua kenangan akan kembali. " Ucap "Lin Beishang".


"Masalah apa yang bisa aku temui di masa depan ?" Tanya Lin Beishang dengan putus asa.


"Jangan putus asa, aku dan kamu adalah orang yang sama. Sejak dulu, kita tidak pernah memiliki kehidupan yang mudah. Tapi, kita tidak pernah menyerah, itulah yang membedakan kita dengan orang lain. " Ucap "Lin Beishang" memberi semangat.


"Saat ini, semuanya telah kembali kepada semula. Kamu harus menangani masalah yang ada, tidak ada jalan keluar. Kamu harus menghadapi semua masalah dan jangan takut sendirian, karena dia akan menemanimu. " Ucap "Lin Beishang" sambil tersenyum manis.


"Siapa yang kamu maksud dengan dia ?" Tanya Lin Beishang dengan bingung.


"Kamu akan tahu setelah kamu sadar. " Ucap " Lin Beishang".


"Pergilah, sekarang semua orang telah menunggumu. Aku akan menyatu denganmu. "Lanjut "Lin Beishang".


Lin Beishang ingin bertanya lebih lanjut, tapi "dirinya"telah pergi menjauh kedalam cahaya yang terang.

__ADS_1


Lin Beishang membuka matanya dan mengerjap ngerjap sebelum akhirnya melihat ruangan putih yang penuh dengan bau obat obatan.


Ketika sepenuhnya terbuka, Lin Beishang bisa melihat Bei Zhao dengan Lan Xiang. Perlahan lahan semua kenangan yang datang langsung mengalir ke dalam ingatannya.


"Aku akan memanggil Dokter. " Ucap Lan Xiang.


"Tidak perlu. " Ucap Lin Beishang.


Lin Beishang menatap ke sekelilingnya dan menatap ke arah kedua orang ini, Lin Beishang ragu untuk mengatakan sesuatu.


Apakah kedua orang ini, mengingat masa lalu atau tidak ? Lin Beishang sendiri tidak yakin, Lin Beishang takut bahwa hanya dia yang mengetahui hal ini.


"Bei Zhao.... " Ucap Lin Beishang dengan lirih.


Bei Zhao yang mendengar nada dari panggilan ini tampak terdiam dan menatap Lin Beishang dengan tatapan tidak percaya.


"Kamu ? Kamu.... apakah kamu mengingat Bei Wang ?" Tanya Bei Zhao dengan pelan.


"Kamu benar benar mengingat semuanya !" Seru Lin Beishang dengan semangat dan memeluk leher Bei Zhao dengan erat.


"Ehm." Ucap Lan Xiang dan Lin Beishang menoleh ke arah Lan Xiang dengan tatapan bingung.


Lalu menatap ke arah Bei Zhao untuk meminta penjelasan, Bei Zhao mengangguk dan tersenyum tipis.


"Lan Xiang terlahir dengan ingatan yang lengkap dari masa lalu, sama seperti aku dan Ye Xushi. " Ucap Bei Zhao.


"Ah, Ah - Xiang ! Tidak menyangka bahwa akan bertemu denganmu lagi disini, kamu tahu bahwa ketika terakhir kali aku mendengar tentangmu. Itu hanya menyisakan nama..." Ucap Lin Beishang dengan emosional dan mengingat semua masa lalu yang menyakitkan.


Lin Beishang saat ini tidak ada bedanya dengan Lin Beishang dimasa lalu, sekarang Lin Beishang telah menjadi utuh dan tidak terpecah seperti sebelumnya.


"Beishang, aku sangat merindukanmu. Merindukanmu setiap hari. " Ucap Lan Xiang sambil memeluk Lin Beishang dengan erat.


"Jika kamu mengingat masa lalu, kenapa kamu mengatakan padaku bahwa kamu sangat kesal dengan Yang Xin ?" Tanya Lin Beishang dengan bingung ketika mengingat Lan Xiang begitu marah ketika ingin kencan buta dengan Yang Xin.


"Bagaimana aku tidak murka ? Dia memiliki begitu banyak mantan kencan buta nya, bagaimana mungkin aku tidak murka ? Dia adalah seorang berandalan yang tidak ingin belajar dan sering membolos. " Ucap Lan Xiang sambil cemberut.

__ADS_1


Lin Beishang yang mendengar ini langsung tertawa, ternyata alasan Lan Xiang marah adalah karena cemburu.


__ADS_2