Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
299. Sergapan


__ADS_3

2 minggu setelah itu,


Lin Beishang dan yang lainnya telah bersiap di tempat yang mereka maksudkan, dan orang orang Fang Ling pasti tidak akan siap dengan serangan mereka yang tiba tiba.


Lin Beishang berjalan dengan pakaian yang casual dengan rambut yang diikat seperti gaya biasanya, apa lagi jika bukan gaya ekor kuda ?


Ini adalah gaya yang biasa saja dan bisa ditemui di banyak orang, belum lagi dengan ikatan yang tidak rapih karena terburu buru.


Tapi, karena itu digunakan oleh Lin Beishang, semuanya menjadi tampak sangat baik, bahkan terkesan sangat luar biasa.


ketika sampai dalam hal menyebut kecantikan maka, tidak akan ada yang bisa memandingi Lin Beishang dengan Lin Yue.


Kecantikan Lin Beishang dan Lin Yue berasa di sisi yang berbeda, jika sebelumnya Lin Beishang berasa di sisi tenang dan Lin Yue berasa di sisi yang berapi api.


Maka, sekarang terbalik. Lin Beishang berada di sisi berapi api sementara Lin Yue berada di sisi tenang, sungguh aneh.


Tapi, memang benar bahwa keduanya benar benar berbalik terlalu jauh, lebih tepatnya ini adalah kepribadian asli Lin Beishang.


Di dalam kehidupan sebelumnya, Lin Beishang telah terlalu banyak menahan diri dan tidak bisa mengungkapkan dirinya yang sebenarnya.


Sangat lucu untuk melihat bahwa orang orang bisa berubah terlalu jauh, kembali lagi pada faktor lingkungan.


Ada tiga jenis orang di dunia ini, yang pertama akan mengikuti arus, sementara yang kedua akan berdiri ditengah arus, sementara yang terakhir akan berjalan melawan arus.


Lin Beishang adalah tipe yang pertama , jadi dia akan berubah sebagaimana lingkungan yang ada di sekitarnya.


Dengan earpod di telinganya, Lin Beishang mendengarkan bahwa yang lain sudah berada di lokasi masing masing.


Di tangan Lin Beishang , ada sebuah senapan panjang , pelurunya sangat banyak dan Lin Beishang cenderung lebih nyaman untuk menggunakan nya.


Lin Beishang benar benar memilih sesuatu yang tidak sesuai dengan tubuh nya yang mungil.


"Kalian semua sudah siap ? Apakah kalian ingin berjalan sekarang ?" Tanya Lin Beishang.

__ADS_1


"Kita akan menyergap dalam hitungan ketiga." Ucap Bei Zhao.


Lin Beishang berdeham menandakan bahwa dia setuju dengan keputusan Bei Zhao.Lin Beishang langsung berjalan ke depan dengan segera.


Setelah hitungan ketiga, Lin Beishang langsung berlari menuju pintu markas Fang Ling dan menembak penjaga pintu dengan sangat cepat. Gerakannya ringan dan dia tampak sangat terlatih.


Padahal, dia tidak mengambil sertifikasi apapun, mungkin karena dia memiliki tatapan yang baik jadi dia bisa menembak targetnya dengan sempurna tanpa membuang buang peluru.


Di sampingnya ada Bei Yi Fei, markas yang sangat luar biasa besar ini memiliki 5 pintu jalan keluar dan mereka berbagi tugas untuk berjalan dan mengepung setiap sisi pintu.


Kali ini, Bei Yi Fei dan Lin Beishang mendapatkan bagian pintu utama. Dengan teror di pintu utama , maka target mereka akan berlari ke pintu bagian belakang.


Pada saat itu, disana sudah akan ada yang menunggu mereka. Sebenarnya mereka memiliki beberapa bawahan untuk membantu mereka.


Tapi, Lin Beishang dan Bei Yi Fei sudah terbiasa untuk bergerak bebas dan membawa banyak orang tidak akan menjadi solusi bagi mereka.


Harus diakui bahwa kemampuan menembak Bei Yi Fei sangat baik sekarang, sangat meningkat sejak kejadian kejar kejaran di jalan bukit hari itu.


Orang orang jatuh terkapar dan Lin Beishang menendang pintu, Lin Beishang mengarahkan senapannya ke langit langit lalu menembak CCTV yang ada disana sampai pecah.


Tanpa diduga, mayat seseorang jatuh dan menimpa bagian mekanisme, jadi mekanisme rahasia itu terpicu dengan sangat cepat.


"Cepat !" Teriak Lin Beishang.


Lin Beishang mengulurkan tangannya pada Bei Yi Fei dan mereka saling berputar untuk menghindari tembakan.


Gerakan mereka harus ringan dan cepat, jika tidak maka peluru itu akan menembus tubuh mereka.


Lin Beishang melihat bahwa itu tidak menunjukkan tanda tanda akan berhenti lalu melakukan lompatan untuk menghindari tembakan yang mengarah ke kakinya.


Lin Beishang menghindari serangan itu sambil menarik Bei Yi Fei, alasan mereka saling berpegangan adalah agar mereka tidak kehilangan keseimbangan dan jatuh.


Jika mereka jatuh maka mereka akan kesulitan untuk berdiri, jika sudah kesulitan untuk berdiri maka hanya perlu menunggu waktu sebelum akhirnya peluru itu menembus tubuh mereka.

__ADS_1


"Perhatikan langkahmu, jangan sampai terjatuh !" Teriak Lin Beishang.


"Apakah kita sudah dekat dengan batas luar dari mekanisme ?!" Tanya Bei Yi Fei dengan putus asa.


"Sedikit lagi ! Bertahanlah !" Teriak Lin Beishang sebelum akhirnya menyeret Bei Yi Fei menjauh.


Lin Beishang menekan Bei Yi Fei di bagian lengan dan melemparkan gadis itu keluar dari garis serang.


Setelah memastikan Bei Yi Fei aman barulah Lin Beishang berlari dan melompat keluar dari formasi yang ada, mereka duduk sambil terengah entah dan hampir kehabisan nafas mereka.


"Apakah kamu masih bisa berjalan ?" Tanya Lin Beishang.


"Aku baik baik saja, hanya sedikit kelelahan. Ayo lanjut, kita tidak bisa menunda hal ini atau jika tidak maka ada kemungkinan kalau mereka akan lari. " Ucap Bei Yi Fei dengan semangat.


Lin Beishang mengangguk dan langsung memaksakan diri untuk berdiri lalu berlari masuk.


Semakin mereka masuk ke dalam maka semakin banyak orang yang ada di sana, mereka harus membersihkan semuanya sampai tuntas.


Masih terdengar suara tembakan demi tembakan yang di layangkan oleh mekanisme yang mereka picu tadi.


Sebenarnya lucu, dengan mekanisme yang tidak akan bisa berhenti sampai pelurunya habis itu tidak hanya mengurung mereka melainkan mengurun penghuni di dalam.


Seperti yang diperkirakan, Chu Yi benar benar seseorang tanpa otak yang melakukan hal bodoh seperti ini.


Mereka terus berlari ke dalam tapi tempat ini sangat luas, kali ini di pimpin oleh Bei Yi Fei untuk langsung menuju ruangan rahasia milik Chu Yi.


Tapi, orang orang musuh ini seolah olah tidak ada habisnya. Tidak tahu apa yang diberikan oleh Chu Yi agar semua orang ini mau bekerja untuk orang bodoh sepertinya.


Lin Beishang memeriksa pelurunya dan menyadari bahwa pelurunya sudah tidak banyak lagi, ini tidak baik !


Lin Beishang tidak menggunakan tembakan nya lagi melainkan menggunakan kakinya dan mendorong senapan nya ke wajah musuh, membuat musuh mimisan lalu Lin Beishang akan menendang dadanya dengan kuat.


"Kenapa kamu berhenti untuk menembak ?!" Teriak Bei Yi Fei tidak meengerti dengan semua hal ini.

__ADS_1


"Jika terus menembak, maka peluru kita akan segera habis, aku akan menghentikan ini dan menghemat untuk saat yang penting !" Balas Lin Beishang.


__ADS_2