Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
158. Hubungan Rumit


__ADS_3

Lin Yue menatap Yang Xin yang menunda laju kudanya dengan wajah tengil, melihat nya saja sudah sudah membuat Lin Yue muak.


Lin Yue menatap Yang Xin dengan tajam seolah olah ingin membunuh Yang Xin kapan saja, Lin Yue tiba tiba tidak mengerti bagaimana dia bisa suka pada orang semacam Yang Xin ini ?


Apakah dia buta di masa lalu dan tidak bisa melihat Yang Xin ini dengan jelas dan melihatnya sebagai iblis yang menjelma menjadi seorang malaikat.


"Apa yang kamu inginkan ?" Tanya Lin Yue dengan dingin.


"Aku akan menyingkir apabila Putri Mahkota menyebutkan dimana posisi Zhou Jie padaku." Ucap Yang Xin.


Mendengarkan kata kata ini membuat Lin Yue merasa terpukul, tapi Lin Yue memasang wajah tenang dan memutar matanya dengan acuh tak acuh.


"Siapa yang tahu dia ada dimana ? " Tanya Lin Yue dengan dingin.


"Putri Mahkota, jika kamu tidak ingin berkompromi denganku maka aku tidak akan lari dari hadapan mu. " Ucap Yang Xin dengan keras kepala.


Lin Yue yang ingin cepat bertemu dengan Zhou Beishang akhirnya tertunda oleh seorang bajingan ini.


"Aku tidak tahu bahwa Ketua Muda Sekte Pedang Surgawi sebenarnya tidak memiliki harga diri dan mengemis di bawah kaki musuhnya, aku pikir jika ayahmu tahu maka dia akan memukul mu sampai mati !" Teriak Lin Yue dengan marah.


"Ayahku tidak akan melakukan itu, lagipula permusuhan apa yang kita miliki ?" Tanya Yang Xin dengan polos dan bingung.


Lin Yue yang melihat ini mengerut kan dahinya dengan dalam, apakah si tua Yang itu tidak memberitahu permasalahan antara Dinasti Tang dan Sekte Pedang Surgawi pada putranya ?


Ini tampak nya sedikit menarik, ini akan berguna baginya untuk menarik garis antara dirinya dengan Yang Xin.


Yang Xin itu seperti racun yang menggerogoti nya secara perlahan dan menghancurkan nya, beberapa kali dia mungkin akan tahan terhadap racun ini.

__ADS_1


Tapi, pada akhirnya Lin Yue akan hancur di bawah serangan racun semacam Yang Xin ini, Lin Yue harus menarik garis dengan cepat sebelum terlambat.


"Ayahmu mungkin tidak mengatakan, tapi sebenarnya Dinasti Tang dan Sekte Pedang Surgawi mu memiliki permusuhan selama beberapa generasi, karena Zhou Jie mu adalah orang Dinasti Tang, maka ayahmu pasti akan menentang. Kamu sebaiknya berlari kerumah dan bertanya pada atau tentang masalah ini. Jangan halangi jalanku !" Ucap Lin Yue, lalu Lin Yue melaju dengan cepat sebelum Yang Xin sadar dari lamunan nya.


Yang Xin menatap kepergian Lin Yue dengan tatapan sedih dan menghela nafas berat lalu berjalan menuju Sekte Pedang Surgawi.


"Sebenarnya, aku tidak tahu perasaan apa yang aku miliki padamu saat ini. Terlalu mengerikan dan tidak dapat di kendalikan, hanya saja aku tidak bisa menemukan alasan yang tepat untuk bertemu denganmu selain menggunakan cara ini, kamu mungkin akan memandangku dengan rendah setelah ini. Ha ha ha ha, mustahil bagiku untuk tidak tahu perebutan yang terjadi selama beberapa generasi ini. " Ucap Yang Xin dengan mata yang sedikit memerah.


Yang Xin menertawakan dirinya sendiri yang tampak menyedihkan, dulu dia yang mengacuhkan Lin Yue tapi sekarang nyatanya dia yang mengejar.


"Ini mungkin adalah pelajaran untukku, sayang sekali bahwa waktu yang kita miliki terlalu sedikit, sayang sekali bahwa aku tidak bisa menahan diriku untuk tidak mengatakan sesuatu yang buruk padamu pada saat itu, sejak saat itu aku tidak bisa berhenti memikirkan mu, maafkan aku, aku bahkan tidak bisa mengatakan ini di depannya. " Gumam Yang Xin dengan senyum sedih lalu berjalan pergi di bawah matahari yang baru menunjukkan diri sepenuhnya.


Yang Xin dan Lin Yue masing masing terlalu menyembunyikan diri , pada akhirnya itu membentuk sebuah hubungan yang rumit.


Sementara di sisi lain, sepasang manusia yang memiliki hubungan yang rumit juga sedang duduk dan bercerita.


Zhou Beishang menahan diri dan tidak menceritakan terlalu banyak pada Chu Linfei, pada akhirnya Zhou Beishang tidak bisa mempercayai orang baru dengan sangat cepat seperti sebelumnya.


"Aku mungkin akan datang dan berbicara dengannya beberapa patah kata. " Ucap Chu Linfei.


"Baiklah, kalau begitu kita akan bertemu lagi di masa depan, Tuan Chu. " Ucap Zhou Beishang dengan sopan.


"Ya, senang bekerja sama dengan kalian. " Ucap Chu Linfei lalu berjalan pergi dan wajah senyum tulus milik Bei Zhao hilang menjadi cemberut.


"Apakah kamu memiliki pikiran yang sama denganku ?" Tanya Zhou Beishang pada Bei Zhao.


"Ya, memang. Tidak semudah yang dikatakan seharusnya, ini semua penuh dengan celah. Kamu sebaiknya hati hati, Paviliun Qiao Yao ini....... " Bei Zhao menghela nafas dan menatap langit.

__ADS_1


Zhou Beishang memandang ke langit dan duduk dengan Bei Zhao, lalu melanjutkan kata kata Bei Zhao yang berhenti.


"Paviliun Qiao Yao kalian ini layaknya buah yang menggoda dan menyegarkan, tapi sebenarnya sudah membusuk di bagian dalam. Ketika buah itu dipotong, semua orang akan bisa melihat dengan jelas bahwa itu tidak seindah bagian luar. " Ucap Zhou Beishang.


Bei Zhao kembali menghela nafas setelah mendengar ini dan tidak menyangkal kata katanya yang terdengar kasar.


"Kamu tidak marah aku mengatakan hal kasar semacam ini ?" Tanya Zhou Beishang sambil tersenyum tipis.


"Tidak ada gunanya untuk marah karena ini memang adalah kenyataan nya, pada akhirnya itu telah membusuk sepenuhnya. Ibuku dulu adalah adik dari ayah Chu Huli dan Chu Linfei, tapi karena kekeras kepalaan nya, dia akhirnya pergi menjelajah dan mengikuti seorang Putri dari Dinasti kecil. Putri itu berkemauan keras dan sesuai dengan karakter yang dimiliki oleh Ibu. " Cerita Bei Zhao dengan pelan.


Sementara Zhou Beishang yang mendengar ini merasa menjadi tegang , jika apa yang dikatakan oleh Zhao Ye Shi benar maka ini seharusnya adalah ibunya.


Ibunya adalah seorang Putri ? Itu tidak mungkin bukan sampai rela untuk merendahkan diri menjadi Selir tidak resmi seorang Perdana Menteri belaka ?


"Ibuku meninggal setelah ayah meninggal seperti peraturan yang ada, apabila Bei Wang meninggal maka Bei Wangfei harus mengikuti, ibuku meminum racun dan hatinya hanya tertuju pada ayah tanpa memikirkan untuk terus bertahan dan menjagaku. Jika dia ingin terus bertahan, maka siapa yang akan bisa memaksa nya ? Tapi, pada akhirnya aku masih tidak cukup untuk membuatnya mengurungkan niatnya untuk mengejar ayah. " Lanjut Bei Zhao dengan senyum sedih.


Mendengar ini membuat hati Zhou Beishang terasa sangat sakit , bagaimana pun perasaan ditinggalkan semacam ini sangat mengerikan.


Walaupun Zhou Beishang tidak merasakan nya sendiri, tapi dari cerita Bei Zhao dan pengalaman yang dia miliki, Zhou Beishang bisa mengerti dengan sangat baik betapa sakitnya dia.


"Lalu, apakah kamu menangis pada saat itu ?" Tanya Zhou Beishang dengan suara serak.


"Aku tidak menangis sama sekali hanya saja kehilangan niat ku dimana pun aku berada dan menjadi lebih dingin, bahkan Kaisar saat ini tidak bisa membujuk ku. Aku bersikeras untuk menerima gelar ku, orang orang menyebutku sebagai orang dengan darah dingin dan ambisius, bahkan tidak menunggu 3 tahun masa berkabung untuk ayah dan ibuku dan langsung ingin menerima gelar Bei Wang ini. " Ucap Bei Zhao.


"Hanya saja, orang orang tidak tahu apabila aku terus bertahan di Ibukota ini maka aku akan terbuai. Kaisar saat ini, bertingkah layaknya orang paling baik dan paling perhatian tapi sebenarnya menyimpan banyak kebusukan. Pada saat itu, umurku baru 13 atau 14 tahun, sementara Kaisar saat ini telah berumur 40 tahun. " Ucap Bei Zhao dengan senyum tipis.


"Umur yang kamu miliki dengan Kaisar memang sangat jauh, meskipun kalian harusnya setingkat dan Putra Mahkota saat ini adalah keponakan mu, tapi sebenarnya Putra Mahkota memiliki umur yang hanya berbeda 5 tahun darimu, bukan ?" Tanya Zhou Beishang.

__ADS_1


"Itu benar, orang orang menikah di umur 15 atau 16 tahun, sementara aku menikah di umur 28 tahun, itu bisa dibilang terlambat. " Ucap Bei Zhao sambil tertawa.


"Apakah kamu menyesal karena menikah terlambat di bandingkan yang lain ?" Tanya Zhou Beishang sambil menatap Bei Zhao.


__ADS_2