
Dengan posisi mereka saling menghadap satu sama lain, mereka mencurahkan perasaan mereka satu sama lain lewat tatapan mereka yang mendalam.
"Apakah kamu benar benar memandang ku dengan begitu tinggi ? Aku benar benar merasa terharu. " Ucap Lin Beishang dengan mata yang berkaca kaca.
"Beishang, dengarkan aku. Kamu harus tahu, bahwa aku sangat bersalah padamu sehingga aku merasa bahwa aku sangat tidak layak untuk mu. Kamu terlalu baik untuk ku, tapi aku tahu jika aku memilih untuk meninggalkan mu karena rasa bersalah ku, maka aku akan menyakiti mu dan itu membuat ku merasa lebih buruk. "
"Aku menyadari bahwa aku harus berdamai dengan rasa tidak percaya diri ku agar aku tidak menyakiti mu, belum lagi aku memilih untuk berdamai dengan diriku sendiri dan menjadi pribadi yang lebih baik agar bisa melindungi mu dengan baik, untuk sekarang dan di masa depan, selalu. " Ucap Bei Zhao dengan serius.
Lin Beishang merasa bahwa diri nya sangat terharu dengan pengabdian yang di miliki oleh Bei Zhao.
Lin Beishang sangat mempercayai Bei Zhao, lebih dari mempercayai siapapun. Saat ini, kedua orang tua nya telah tiada.
Lin Beishang benar benar mempercayai Bei Zhao lebih dari siapapun sehingga Lin Beishang sangat yakin dengan setiap kata kata yang di sebutkan oleh Bei Zhao.
Lin Beishang percaya pada Bei Zhao dengan begitu dalam, sehingga bahkan jika Bei Zhao mengatakan bahwa dirinya akan terjun ke dalam jurang maka Lin Beishang akan percaya.
"Setelah aku mendengar kan kata kata mu tadi, aku menjadi menyadari bahwa aku harus menekan sisi egois ku agar aku bisa terus bersama dengan mu. " Ucap Lin Beishang dengan senyum tulus.
"Tentu, aku akan menekan semua nya untuk mu, kamu adalah yang terbaik. Tolong jangan katakan hal semacam ini lagi di masa depan."Ucap Bei Zhao dengan lembut mengelus rambut Lin Beishang.
"Bei Zhao, aku selalu merasa bahwa umur ku tidak akan panjang. Setiap tubuh ku selalu menjadi dingin dan kadang kadang mati rasa. Aku merasa takut, aku tidak takut pada kematian melainkan takut untuk berpisah dengan mu dan takut bahwa kamu akan sedih. " Ucap Lin Beishang dengan air mata yang hampir jatuh.
"Jangan katakan hal ini, aku akan bertanya pada Murong Yan bagaimana cara mengembalikan mu seperti semula. "Perintah Bei Zhao dengan penuh tekanan.
"Bagaimana jika Murong Yan juga tidak memiliki cara ?" Tanya Lin Beishang dengan ragu dan lirih.
"Jika memang begitu, maka aku akan pergi ke alam kematian bersama dengan mu dan menjaga mu dengan baik, agar memastikan bahwa kamu akan selalu baik baik saja. "Ucap Bei Zhao dengan penuh keyakinan.
"Kamu benar benar.......... aku tidak bisa mengatakan apapun tentang mu lagi, benar benar mengejutkan. " Ucap Lin Beishang dengan tidak tahan.
"Kamu harus tahu kalau aku sangat setia pada mu dan aku tidak akan kabur , aku akan menemani mu , kemanapun kamu pergi. "Bei Zhao mengatakan hal ini dengan penuh tekad membuat Lin Beishang tersenyum dengan canggung.
Semula, Lin Beishang akan meminta Bei Zhao untuk mencari kebahagiaan lain dan jangan menunggu nya.
Tapi, pada akhir nya Lin Beishang menyadari kalau Bei Zhao tidak akan pernah bisa melakukan itu dan jika Lin Beishang meminta Bei Zhao untuk melakukan itu maka itu hanya akan menyakiti perasaan Bei Zhao yang tulus.
Disisi lain, Bei Yi Fei dan Yang Xin sedang ada di kediaman Bei Yi Fei yang semula di tempati oleh Qing Shu dengan nya.
Sekarang, rumah itu kosong dan Bei Yi Fei memutus kan untuk mengajak Yang Xin tinggal di rumah mewah itu.
"Bukankah ini semua sangat baik ? Aku kaya , muda, dan cantik. "Ucap Bei Yi Fei dengan percaya diri.
"Tentu saja, siapa yang berani mengatakan bahwa kamu tidak cantik, kaya dan muda ?" Tanya Yang Xin sambil tertawa ringan.
__ADS_1
Yang Xin merasa bahwa Bei Yi Fei menjadi sangat menggemas kan, hubungan mereka ini menjadi semakin dekat dan semakin mendalam.
"Tidak kah kamu merasa bahwa ini semua adalah keuntungan ketika memacari aku ?" Tanya Bei Yi Fei.
" Tentu saja, kekasih ku yang masih muda, dia adalah paket lengkap. Dia kaya, muda dan cantik. Tidak hanya itu, dia terampil dalam banyak hal dan bebas. " Ucap Yang Xin sambil terkekeh.
Mendapat pujian yang begitu tinggi dari Yang Xin membuat Bei Yi Fei hampir terbang ke angkasa dan bergabung dengan para astronot.
Bei Yi Fei merasa sangat malu tapi memutuskan untuk terus membual pada Yang Xin.
"Aku merasa bahwa semakin aku memandang diri ku sendiri maka semakin aku merasa bahwa diri ku sangat cantik. " Bual Bei Yi Fei.
"Tentu saja, aku yang semakin melihat mu saja menyadari bahwa semakin aku melihat mu maka kamu menjadi semakin cantik. " Ucap Yang Xin masih dengan sabar meladeni kegilaan Bei Yi Fei.
"Sekarang gantian, kamu yang harus membual dan aku akan mendengar kan kata kata mu. "Ucap Bei Yi Fei sambil menopang dagu nya di meja makan.
"Baiklah, dengarkan baik baik ya. Aku tampan, muda, dan berpengaruh. Aku juga kaya dan kedua orang tua ku adalah seorang direktur dan aku memiliki sebuah kampus. " Ucap Yang Xin.
"Tentu, kamu sangat luar biasa! Kamu adalah yang terbaik !" Teriak Bei Yi Fei dengan semangat.
"Tidak hanya itu, aku juga memiliki tinggi yang tidak biasa , aku juga memiliki bentuk tubuh yang berotot sehingga kamu akan merasa aman di dekat ku. Aku merasa bahwa jika aku mengatakan aku adalah nomor dua maka tidak akan ada yang berani menyatakan diri mereka sebagai nomor tiga, karena mereka semua akan menyatakan diri sebagai nomor satu !" Canda Yang Xin di bagian belakang kalimat.
Bei Yi Fei yang sudah mendengar kan kalimat Yang Xin dengan sepenuh hati langsung tertawa dan melempar kan bantal ke arah Yang Xin.
Yang Xin menghindar dan menunjukkan lidah nya, Bei Yi Fei hanya tertawa ringan dan memutuskan untuk membual lagi.
Mata Yang Xin langsung membulat dan menatap Bei Yi Fei dengan tatapan permusuhan.
"Aku ingat itu dengan baik, untung lah kamu menyebut nya kembali jika tidak maka aku akan melupakan hal penting ini ! Pada saat aku baru berumur 6 tahun, kamu meminta ku untuk menjadi Naga mu dan membawa mu mengelilingi taman Kekaisaran ! Aku benar benar merasa marah !" Keluh Yang Xin dengan kesal.
Kedua tangan Bei Yi Fei terulur dan menangkup pipi Yang Xin yang menggemas kan laku menghujani pipi yang chubby itu dengan penuh ciuman.
"Uh, kekasih ku yang baik. Jangan marah karena hal hal kecil, itu tidak akan baik untuk kesehatan mu. " Ucap Bei Yi Fei mencari alasan.
"Hmph ! Aku tidak akan berhenti mendiamkan mu sampai kamu mengganti ku dengan hal yang sebanding. " Ucap Yang Xin sambil menunduk kan kepala nya.
Dan Bei Yi Fei dengan bodoh nya berpikir bahwa Yang Xin benar benar marah, sehingga Bei Yi Fei berubah menjadi panik dan bersiap siap untuk menyiapkan sesuatu yang menarik untuk menghibur Yang Xin.
"Jangan marah, aku mohon. Aku tidak berniat untuk mengejek mu, kamu adalah yang terbaik ! Tolong jangan marah pada ku ! " Ucap Bei Yi Fei dengan buru buru.
"Hmph !" Yang Xin hanya membalas nya dengan dengusan.
Sebenar nya, Yang Xin menunduk kan kepala nya, bukan karena agar Bei Yi Fei tidak melihat wajah kecewa nya.
__ADS_1
Melainkan agar Bei Yi Fei tidak tahu bahwa dia sedang main main, Yang Xin beberapa kali hampir tertawa dan membuat tubuh nya gemetar.
Bei Yi Fei menjadi lebih panik karena mengira kalau Yang Xin mengalami semua ini karena dia menangis.
"Jangan menangis !Jangan menangis ! Aku akan mengabul kan semua yang kamu ingin kan !" Teriak Bei Yi Fei dengan buru buru.
"Baiklah, karena kamu bersiap untuk mengabulkan apa saja yang aku minta. Maka aku akan menyimpan nya baik baik, jangan ingkari janji mu atau aku akan menggigit mu." Canda Yang Xin sambil mengangkat kepala nya.
Pada saat itu , barulah Bei Yi Fei menyadari bahwa diri nya telah di tipu oleh Yang Xin. Bei Yi Fei merasa sangat murka dan menghujani Yang Xin dengan puluhan pukulan maut karena pria itu telah dengan berani nya menipu diri nya dengan begitu kurang ajar !
Bei Yi Fei sangat murka kali ini, bahkan jika Dewa datang kemari secara pribadi, masih tidak akan bisa menyelamatkan nyawa Yang Xin sampai akhir nya Yang Xin menyerah dan memohon pada Bei Yi Fei untuk melepaskan nya.
"Maafkan aku, maafkan aku, aku salah !" Ucap Yang Xin dengan menyedihkan.
Melihat bahwa Yang Xin begitu menyedihkan membuat Bei Yi Fei menghela nafas dan menghentikan serangan brutal milik nya.
"Sayang , kamu tetap lah yang terbaik. Tapi, tolong jangan ingkari janji mu tadi ya. " Ucap Yang Xin dengan kedipan di mata.
Bei Yi Fei menatap Yang Xin dengan tatapan penuh permusuhan sebelum akhir nya menerjang Yang Xin dan memeluk pria itu dengan erat.
" Di masa depan, jika kamu berani untuk membohongi ku sekali lagi seperti hari ini, maka aku akan memukul mu lebih keras. Kamu harus tahu bahwa aku tidak akan segan !" Ancam Bei Yi Fei.
"Tentu, tentu, aku tidak akan berani lagi. "Bohong Yang Xin.
Yang Xin adalah orang yang usil, bagaimana mungkin bisa berhenti untuk menjahili orang lain ? Terutama Bei Yi Fei adalah orang yang dikasihi oleh nya.
Yang Xin hanya mengatakan ini untuk menenangkan Bei Yi Fei pada saat ini, dan di masa depan apabila Bei Yi Fei sudah tenang maka Yang Xin akan mengerjai Bei Yi Fei sekali lagi.
Sangat menyenangkan rasa nya untuk menjahili Bei Yi Fei , entah bagaimana itu terasa sangat memuaskan.
"Kamu harus berjanji pada ku untuk tidak menganggu ku di masa depan, aku telah mendengar dari Lin Beishang dan Lan Xiang bahwa kamu adalah orang yang usil. " Ucap Bei Yi Fei dengan terus terang dan ketika Yang Xin mendengar ini membuat Yang Xin terasa seperti ingin menangis.
Kenapa Lin Beishang dan Lan Xiang harus mengatakan hal ini tentangnya, kenapa dari sekian banyak hal baik tentang nya, kedua gadis itu memilih untuk menceritakan keburukan nya di depan Bei Yi Fei ?
Lihat lah, sekarang dia tidak akan pernah bisa menjahili Bei Yi Fei lagi, Yang Xin benar benar sedih dan ingin berteriak untuk menyuarakan ketidak adilan yang dia terima ini.
Jika Lin Beishang dan Lan Xiang tahu bahwa ini yang di sebut sebagai ketidak adilan , maka Yang Xin tidak akan selamat atau melarikan diri dari pukulan maut kedua wanita yang mengerikan dan berotot itu.
"Baiklah aku berjanji pada mu, tapi aku akan tetap mengerjai mu tapi tidak sering, oke ?" Tanya Yang Xin dengan wajah yang menyedihkan.
"Baiklah ! Aku bisa memahami mu. " Ucap Bei Yi Fei dengan keputusan final.
"Terima kasih, kamu adalah yang terbaik !" Teriak Yang Xin dengan penuh semangat.
__ADS_1
Bei Yi Fei tertawa dan membalas pelukan Yang Xin yang hangat dengan penuh kasih sayang.
Note : Ini belum akhir ya guys, masih ada beberapa chapter lagi untuk penutup, secara musuhnya aja belum di selesaikan ya, jadi jangan takut bahwa ini adalah hari terakhir dengan Legend Of Beishang ya, jangan lupa untuk dukungan kalian ya !