Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
47. Surat


__ADS_3

Dia berjalan dan menyeduh teh untuknya sendiri, karena A Xiang sedang pergi maka dia harus melakukan semua nya sendiri.


Dia sebenar nya bisa saja memiliki setumpuk pelayan wanita yang menurut dan enak di pandang.


Tapi, dia tidak bisa percaya pada mereka. Meskipun mereka berasal dari kediaman Bei Wang, dia masih akan waspada.


Karena, pada dasarnya, Bei Zhao sendiri mencurigakan dan tidak bisa ditebak olehnya. Dia takut apabila dia sedikit lengah maka dia akan kalah.


Dia seperti sedang berjalan di atas lapisan es tipis yang bisa hancur kapan saja dan membawanya ke lautan es yang dingin dan menghancurkan.


Dia duduk di dekat jendela nya sambil menyajikan teh untuk dirinya sendiri dan menyesapnya secara perlahan.


Lalu dari luar jendela, datanglah seekor burung merpati dengan kaki yang terikat dengan sebuah gulungan kertas.


Dia menggeser jendela dan membiarkan nerpati itu untuk masuk ke tempatnya, dia melepaskan ikatan dan membaca isinya.


'Nona Zhou, kami sangat tertarik dengan bakat anda. Sehingga kami ingin bekerja sama dengan anda untuk mengalahkan Dinasti Qin. Apabila kamu setuju maka kita akan mengatur pertemuan untuk membahas lebih lanjut.


- Dinasti Song. '


Dia yang membaca ini tidak memiliki ekspresi apapun yang ada di wajahnya, dia membakar kertas itu ke lilin yang ada di depannya.


Lalu mengambil sebuah kertas lain untuk menulis balasan surat untuk Dinasti Song.


' Jika Yang Mulia benar benar tulus, maka aku akan mempertimbangkannya. Tapi, aku tidak memiliki hubungan yang baik dengan Ibu Suri. Dia memiliki hubungan yang tidak dapat di jelaskan dengan Keluarga Jenderal Xie. ' Tulis nya di surat.


Dia bahkan tidak menyebutkan namanya, dia juga membuat tulisannya menjadi jelek dan acak acak kan.


Sehingga, bahkan ketika Dinasti Song ingin menggunakan ini sebagai ancaman untuknya. Itu sama sekali tidak memiliki harga.


Tulisannya buruk rupa, layaknya seorang pria kasar yang hampir tidak bisa membaca atau menulis.


Dia menggulung kertas itu dan mengikatkan nya pada kaki merpati putih itu.


"Kembalilah ke pemilik mu, hm ?" Dia melepaskan Merpati Putih itu untuk kembali ke Dinasti Song.


Senyum dingin terbentuk di wajahnya kala dia menutup jendela.


"Karena aku tidak bisa menyingkirkan Ibu Suri dengan tanganku sendiri, maka aku akan meminjam tangan orang lain untuk melakukan nya. " Ucapnya dengan senyum dingin.


"Pada akhirnya, semua akan jatuh tanpa terkecuali. " Lanjutnya dengan kilat mata yang dingin.

__ADS_1


Dia menyesap tehnya yang telah berubah menjadi sedikit dingin karena waktu yang dia gunakan untuk menerima surat yang diberikan oleh Dinasti Song.


Tidak lama, ada yang mengetuk pintunya dengan sedikit semangat. Dia tiba tiba memiliki sebuah harapan.


"Masuk." Jawabnya dengan tenang.


Begitu pintu dibuka, itu menunjukkan dua orang gadis muda yang tampak kelelahan tapi masih bersemangat.


"Nona ! " Panggil A Xiang dan Song Yu.


"Duduklah, kalian pasti lelah. " Ucap nya, sambil menunjuk dua kursi batu lainnya.


Song Yu menutup pintu dengan rapat rapat sementara dia menuangkan teh untuk kedua orang itu.


"Nona, ini..... " Song Yu agak ragu dengan tindakan nya yang di anggap tidak layak di lakukan bagi seorang majikan pada pelayan nya.


"Jangan terlalu tegang, jika sedang bersama seperti ini maka kita seperti keluarga. " Ucapnya dengan ringan.


"Baik." Jawab Song Yu meskipun masih ada sedikit keraguan.


"Bagaimana menurut kalian ?" Tanya nya pada kedua orang itu.


"Sekuat mana kekuatan kita sekarang ?" Tanya nya sambil menaikkan salah satu alisnya.


"Mungkin hanya sedikit di bawah Jenderal Xie. " Ucap A Xiang setelah mengambil jeda sejenak.


"Bagus, itu tidak terlalu buruk. Paling tidak, itu cukup untuk membuat sebuah gertakan. " Ucap ya dengan senyum dingin.


"Siapa yang akan kita gertak, nona ?" Tanya Song Yu dengan ragu.


"Kalian bisa melihatnya nanti, yang pasti Ibu Suri akan segera di paksa untuk ditarik keluar. Pada keadaan itu, bahkan Kaisar tidak bisa melindunginya. " Ucapnya dengan kilat kebencian dalam matanya.


Ibu Suri adalah dalang dibalik di tangkap nya ibu nya dulu, Ibu Suri selalu membenci ibunya dan memihak pada Xie Bei Chuan.


Tentu saja, dendam ini tidak akan dilupakan olehnya bahkan dalam 3 kehidupan.


Dia pada awalnya akan menggunakan Ibu Suri sebagai batu loncatan nya terlebih dahulu sebelum membuangnya.


Tapi, tidak menyangka bahwa situasi berbalik dan tidak sama dengan bayangan nya sebelumnya. Dia harus lebih berhati hati di masa depan.


"Kalian berdua, istirahat lah dulu. Kalian pasti sangat lelah karena telah menempuh perjalanan jauh. " Ucap nya pada kedua pelayan nya itu.

__ADS_1


"Nona , kami menemukan bahwa Bei Wang memiliki beberapa hubungan dengan Putri Dinasti Tang. " Ucap A Xiang sebelum kedua orang itu pamit.


Mendengar ini senyumnya membeku, siapa yang tidak tahu dengan Putri Mahkota dari Dinasti Tang.


Satu satunya seorang Putri yang bisa mewarisi Dinasti, bakatnya sangat baik dan hebat dalam sastra, setiap orang ingin menikah dengannya, tapi temperamen nya buruk.


Ketika mendengar bahwa Bei Zhao memiliki hubungan dengan Putri Dinasti Tang, membuat hatinya jatuh ke dalam jurang dan membeku.


"Selidiki dengan baik. " Perintahnya dengan suara yang kaku dan tatapan yang redup.


Kedua orang itu pamit pergi sementara dia termenung di dalam ruangan, sendirian dan kesepian.


Putri Mahkota Dinasti Tang yang diberkati Surga, benar benar memiliki hubungan dengan Bei Zhao ?


Dia tersenyum pahit ketika memikirkan hal ini, untuk membangun hubungan dengan Putri Mahkota Dinasti Tang, pastilah bukan hal yang mudah.


Ada ribuan orang yang ingin membangun hubungan bisnis, politik, kekuatan dan bahkan hubungan cinta.


Tapi, kebanyakan kembali dengan tangan kosong. Sejak mendengar hal ini, dia terkagum kagum dengan Putri Mahkota Dinasti Tang.


Dia mengeluarkan arak yang telah dia sembunyikan dari A Xiang , dia menyembunyikan di bawah laci mejanya.


Arak tidak baik untuk kesehatan nya sehingga A Xiang melarangnya untuk meminum arak, tapi untuk sekali sekali, itu bukan masalah besar.


Dia ingin menggunakan sesuatu untuk melampiaskan kemarahan nya, kekesalan nya, dan rasa kecewanya.


Dia mulai meneguk sampai habis cangkir pertamanya dan cairan hangat itu membakar tenggorokan nya.


"Kenapa aku harus suka pada orang semacam itu ?" Gumam nya dengan mata yang setengah tertutup.


Dia kembali meneguk cangkir lainnya, dia minum secara tidak terkendali sampai pada akhirnya dia tertawa.


"Pada akhirnya, aku di takdirkan untuk menderita bukan ? Bukankah begitu ? Jika ada Dewa, kenapa mereka tidak menolongku ? Kenapa mereka hanya diam saja sementara aku berjalan di atas pisau ? Apakah kalian pikir aku ini hanyalah hiburan bagi kalian ?" Racaunya dengan marah.


Sudah lama sejak Zhou Beishang meminum arak sampai mabuk, itu tidak pernah terjadi sebelumnya.


Karena pengendalian diri gadis itu sangat baik, tapi hari ini hanya karena mendengar bahwa Bei Zhao memiliki hubungan dengan Putri Mahkota Dinasti Tang. Zhou Beishang langsung berubah menjadi kuda liar yang tak terkendali.


...----------------...


Note : Siap siap, chapter selanjutnya akan lebih sulit lagi untuk Zhou Beishang ^3^

__ADS_1


__ADS_2