Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
187. Tujuan Selanjutnya


__ADS_3

Lin Beishang mengeratkan pelukan nya pada Bei Zhao seolah olah ingin Bei Zhao melihat kesedihannya juga.


"Aku merasa sangat sesak dan tidak bisa bernafas, seolah olah sedang ditimpa oleh batu besar. " Gumam Lin Beishang.


Bei Zhao hanya tersenyum lalu mengangkat tubuh Lin Beishang dan membawa Lin Beishang menuju Paviliun Qing Luo.


Saat ini, mereka duduk saling menatap satu sama lain seolah olah dengan tatapan ini, mereka bisa mengerti satu sama lain.


Lin Beishang menatap Bei Zhao dan memutuskan untuk memberi tahu pria itu soal penyakitnya, dengan begini maka bahkan jika Bei Zhao berubah pikiran dan ingin memutar kembali, masih ada kesempatan.


Jangan menunggu sampai mereka benar benar terjerat satu sama lain dan pada saat itu tidak akan ada jalan kembali.


"Bei Zhao, ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu. " Ucap Lin Beishang dengan serius.


"Apa ? " Tanya Bei Zhao masih tenang.


"Bei Zhao, kamu tahu bukan bahwa aku memiliki Darah Seribu Racun atau yang disebut sebagai Darah Racun Gu ? " Tanya Lin Beishang.


"Tentu saja aku tahu. " Ucap Bei Zhao dengan tenang tapi dahi nya sedikit berkerut.


"Aku untuk sampai ke tingkat ini menggunakan Bubuk Pemakan Emosi Surga, apa kau tahu apa akibat dari penggunaan dua racun ini berturut-turut ?" Tanya Lin Beishang.


Tapi, tidak menunggu Bei Zhao untuk menjawab Lin Beishang telah melanjutkan kata katanya tadi.


"Ini mengikis kehidupan ku secara perlahan lahan, apa yang ingin ku katakan adalah waktu yang kumiliki tidak banyak, saat ini paling banyak hanya 10 tahun. " Ucap Lin Beishang.


"Jadi, apa maksudmu ?" Tanya Bei Zhao dengan murung.


"Maksudku adalah jika kamu ingin mundur maka masih ada kesempatan jika tidak maka benar benar tidak akan jalan mundur dalam hubungan kita. " Ucap Lin Beishang dengan tatapan yang meredup.


"Beishang, aku menolak untuk meninggalkan mu bahkan jika kamu hanya 1 tahun atau 1 bulan, aku ingin menemanimu ! Aku tidak akan mundur hanya karena ini, aku akan mencari ribuan cara untuk menyembuhkan mu ! " Ucap Bei Zhao dengan putus asa.


"Bei Zhao, jangan sia siakan dirimu untukku. Setelah 5 atau 6 tahun lagi maka kekuatan ku akan semakin melemah, pada saat itu aku akan menyusahkan mu." Ucap Lin Beishang dengan senyum sedih.


"Apakah menurutmu kehidupan mu masih memiliki arti jika itu tanpamu ? Apakah kamu menganggap bahwa perasaan ku sangat dangkal dan dapat dengan mudah hilang ?" Tanya Bei Zhao dengan suara bergetar.


"Tidak begitu, hanya saja aku benar benar tidak ingin kamu menghabiskan waktumu dengan sia sia untuk menemani ku disini. " Lirih Lin Beishang dengan sedih.


Tanpa kata kata lain, Bei Zhao langsung menarik Lin Beishang kedalam pelukannya dan tidak ingin melepaskannya.


"Tidak peduli sesulit apapun, aku tidak ingin meninggalkan mu. Kamu adalah hatiku, jiwaku, untuk apa aku terus hidup jika aku kehilangan jiwaku. Beishang, tolong jangan buat aku kembali menyesal seperti di masa lalu. " Gumam Bei Zhao dengan suara yang menyayat hati.

__ADS_1


"Aku sudah menngatakan bahwa aku serius dan aku benar benar jatuh padamu, Beishang. Pada saat itu, tidak akan ada jalan mundur bagiku. " Ucap Bei Zhao dengan suara serak.


Lin Beishang kehilangan cara untuk menjawab Bei Zhao dan hanya bisa memeluk pria itu dengan erat untuk mengurangi kegelisahan nya.


Keduanya diam dan jatuh kedalam keheningan yang mematikan tapi masing masing dari mereka sibuk dengan pemikiran masing masing.


Keesokan harinya


Lin Beishang bangun dan merasa bahwa di sekitarnya sangat hangat dan tidak seperti biasanya yang sangat dingin.


Ketika membuka mata sepenuhnya, Lin Beishang langsung membelalakkan matanya dan reflek melihat pakaian nya sendiri.


Ternyata itu masih utuh tanpa ada sedikitpun ketidak rapihan. Ternyata dia tertidur di dalam pelukan Bei Zhao selama semalaman.


Lin Beishang memandang wajah tampan Bei Zhao yang tidak akan pernah membuatnya merasa bosan lalu menekan nekan pipi pria itu dengan lembut.


"Apakah kamu sudah puas mengagumi ketampanan yang ku miliki ?" Tanya Bei Zhao yang tiba tiba membuka matanya.


Wajah Lin Beishang sedikit memerah dan merasa malu tapi tidak ingin merasa kalah dari Bei Zhao.


"Aku tidak akan pernah merasa bosan melihat wajah tampan mu, siapa yang akan bosan ketika melihat keindahan ini ?" Tanya Lin Beishang menggoda Bei Zhao.


"Oh ya ? Lalu , siapa yang memintaku untuk meninggalkan mu kemarin sore ?" Tanya Bei Zhao.


"Kamu tidur terlalu lama, dari kemarin siang menjelang sore sampai pagi ini. Hampir setengah hari tertidur pulas, apakah pelukan ku benar benar sangat nyaman ?" Goda Bei Zhao.


"Tentu saja sangat nyaman, jadi Gege, peluk aku lebih sering ya ?" Goda Lin Beishang kembali.


Bei Zhao menahan rasa malunya karena telah dipanggil Gege olehnya, Lin Beishang tertawa penuh kemenangan.


(Gege : kakak laki laki : Kadang kadang juga digunakan untuk panggilan manja. )


"Ah, apakah Gege kurang ? Bagaimana dengan Baobei ?" Tanya Lin Beishang dengan senyum lebar.


(Baobei : Sayang. )


Bei Zhao langsung membalikkan Lin Beishang dan menumpu tubuhnya di samping tubuh Lin Beishang , jarak mereka sangat dekat.


Bei Zhao mendekatkan bibirnya ke telinga Lin Beishang sehingga Lin Beishang bahkan bisa merasakan nafasnya.


"Apakah kamu benar benar ingin menggodaku ?" Tanya Bei Zhao sambil berbisik.

__ADS_1


"Jika ya, kenapa ? Jika tidak, kenapa ?" Tantang Lin Beishang dengan senyum nakal.


"Dasar gadis nakal, tunggu pembalasanku nanti. " Ucap Bei Zhao sambil mencubit hidungnya dengan kuat.


Lin Beishang memukul tangan Bei Zhao dan memasang raut wajah serius.


"Apa yang kau lakukan ?! " Tanya Lin Beishang sambil mendengus dengan kesal.


"He he, Tuan Putri, kita akan bertemu lagi nanti. " Ucap Bei Zhao dengan kekehan puas karena telah berhasil membuat Lin Beishang merasa kesal.


Bei Zhao berjalan keluar dari Paviliun Qing Luo dan salju telah turun ketika mereka tidur sehingga jalan dipenuhi oleh salju.


Ketika Bei Zhao sepenuhnya pergi dan menghilang dari pandangan Lin Beishang, wajah gadis itu berubah menjadi muram seolah olah tidak ada harapan.


"Siapa yang akan menjadi target ku selanjutnya ?" Tanya Lin Beishang dengan suara rendah.


Wajah Lin Beishang muram dan kepalanya terkulai ke samping, wajahnya pucat dan tatapannya gelap hampir seperti orang yang tidak memiliki tanda tanda kehidupan, benar benar suram.


Kehidupan semacam ini benar benar mengerikan, Lin Beishang tidak bisa tidak merasa takut pada hal ini , tapi apa yang bisa dia lakukan ?


Belakangan ini, Lin Beishang telah memimpikan mimpi buruk terus menerus seperti medan perang yang berdarah tapi kemarin menjadi lebih tenang setelah dipeluk oleh Bei Zhao.


Jadi, dia menyimpulkan bahwa dia hanya kelelahan semata, hanya saja firasatnya mengatakan bahwa akan ada sesuatu yang besar terjadi.


Lin Beishang menatap ke arah luar dengan tatapan kelelahan, ada lebih dari 3 nama yang memiliki kecurigaan besar.


Tapi, yang selanjutnya mungkinlah Keluarga Xue. Keluarga Xue adalah keluarga Bangsawan tertua disini dan sangat berkuasa, akarnya mengakar dalam di istana dan pada saat itu bahkan jika ayahnya ingin melakukan pembersihan, itu masih mustahil untuk melakukannya sendiri.


Lin Beishang mengambil tumpukan kertas di laci meja nakas miliknya dengan malas dan membaca dosa dosa Keluarga Xue.


"Menjual budak budak kepada bangsawan, melakukan korupsi sebanyak 10 juta tael emas selama 35 tahun, menyuap menteri lain berkali kali, berselingkuh dengan Selir istana. Woah, ini sangat luar biasa ! Bahkan tindakan ini telah dilakukan selama 35 tahun, dari Kaisar Tua ! " Ucap Lin Beishang dengan sinis.


"Aku tidak tahu apa yang ada di pikiran Kaisar Tua dan Kaisar Lin Xi selama 35 tahun ini, selama ini hidup apakah hanya untuk memikirkan hutang budi ?" Keluh Lin Beishang dengan kesal.


Bagaimana mungkin kedua Kaisar itu tidak mengetahui perbuatan jahat ini ? Mereka tentu saja tahu, tapi tidak memiliki kemampuan untuk membersihkan nya.


Lin Xi tidak memiliki seseorang yang dapat dipercaya untuk melakukan tugas ini, termasuk Lin Yue sendiri.


Lin Yue kuat tapi pengalaman kurang dan hatinya lembut, Lin Yue pasti menolak untuk membunuh keluarga yang tidak terlibat langsung.


Tapi, ini adalah kekejaman sejati dari istana. Lin Beishang tentu saja tidak akan menghukum seseorang tanpa alasan yang jelas.

__ADS_1


Dengan berbagai kejahatan yang dipegang olehnya saat ini, itu sudah lebih cukup untuk menjatuhkan hukuman mati pada Keluarga Xue.


__ADS_2