Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
129. Selir Yanping Palsu II


__ADS_3

Lin Qiaofeng tersenyum tipis dengan karya hasil buatannya ini, sama sekali tidak mengecewakan. Lin Qiaofeng melepas topeng kulit manusia itu dan menyimpannya di saku.


Lin Qiaofeng menggunakan pakaian serba hitam dan menunggu sampai matahari tenggelam, selama itu dia memakan banyak hal.


Ketika matahari telah tenggelam, Lin Qiaofeng berlari di atas atap rumah orang dan berlari membelah kegelapan yang memenuhi langit.


Sesampainya di depan gerbang istana, itu penuh dengan penjaga yang sedang berjaga patroli malam, senyum seringaian terbentuk dibalik cadar hitam miliknua.


Lin Qiaofeng keluar dan menyerang, orang orang terkejut tapi penjaga yang lain dapat melihat gerakannya dan membuat keributan.


"Penjahat ! Ada penjahat ! Bunyikan lonceng keamanan !" Teriak salah satu.


Tringg


Tringg


Tringg


Seluruh lampu minyak di dalam istana langsung dihidupkan dan banyak orang yang mendekatinya, cambuknya melesat dan memukul orang orang di depannya mundur.


Lin Qiaofeng berlari kedalam kegelapan dan aparat keamanan yang masih berdiri terus mengejarnya dan berteriak.


"Jangan lari ! Mari berpencar !" Teriak pemimpin pasukan di belakangnya.


Lin Qiaofeng terus berlari dan melewati banyak jalan berbelok sebelum akhirnya melihat sebuah gang sempit yang penuh dengan sampah.


Lalu meloncat kedalamnya dan bersembunyi diatas tumpukan jerami yang ada di belakang gunungan sampah, cukup kotor dan bau tapi dia masih bisa menanggungnya.


"Kemana dia ?! Cari sampai ketemu ! Jika tidak maka jangan harap bisa mempertahankan nyawa kalian !" Teriak pemimpin pasukan tadi.


"Ya !" Para prajurit mulai berpencar dan mencari keberadaannya.


Pemimpin pasukan itu menoleh ke arah tempatnya tapi karena gelapnya malam dan warna pakaian yang dia gunakan, pemimpin pasukan itu tidak dapat menemukan keanehan.


Pemimpin pasukan itu pergi dengan dengusan dan berjalan pergi dengan rutukan, Lin Qiaofeng yang melihat kepergian pemimpin pasukan itu langsung berdiri dan meloncat ke atas tembok.


Ada beberapa jerami yang menempel ditubuhnya dan Lin Qiaofeng membersihkannya agar tidak meninggalkan jejak.

__ADS_1


Istana jatuh kedalam kekacauan, semua orang berlari keluar kecuali beberapa orang. Ada begitu banyak orang yang berlari keluar tapi Kaisar tidak melakukannya karena Kaisar tidak takut dengan tujuh penjaga terkuat yang menemaninya.


Tapi, Kaisar bukanlah tujuan utama milik Lin Qiaofeng saat ini karena tujuan utama Lin Qiaofeng saat ini adalah Selir Yanping.


Ditengah kekacauan itu, terlihat bahwa Selir Yanping juga berlari keluar dari istana. Lin Qiaofeng tersenyum tipis dan berjalan mendekati Selir Yanping dan pelayannya.


Lin Qiaofeng memukul kedua pelayan Selir Yanping sampai mati dan Selir Yanping bahkan tidak menyadari hal itu.


"A Qing, bagaimana menurutmu ? Apakah aku akan baik baik saja ? Menurutmu siapa yang berani menyerang istana ?" Tanya Lien Hua.


"Aku juga tidak tahu, Nona. " Ucapnya dengan tawa jahat.


Selir Yanping terhenyak dan menatapnya dengan ketakutan, saat ini Lin Qiaofeng tidak menggunakan cadar lagi yang menunjukkan wajah cantiknya.


"Lien Hua, lama tidak bertemu. Bagaimana kehidupan mu selama menjadi seorang Selir Kaisar ? Tentu saja sangat menyenangkan bukan ? Tapi, untuk mendapatkan sesuatu maka kamu harus membayarnya." Ucap Lin Qiaofeng dengan senyum iblis.


Sebelum Yanping sempat berteriak, Lin Qiaofeng sudah terlebih dahulu membekap mulut Yanping sampai pingsan.


Lin Qiaofeng menyeret tubuh Yanping yang terkulao lemah dan berjalan menuju istana Selir Yanping yang tidak terlalu besar.


"Pengkhianat tidak boleh hidup terlalu santai. " Ucap Lin Qiaofeng dengan tatapan penuh kebencian.


Lin Qiaofeng mengambil kunci dan mengunci pintu itu, senyum jahat terbentuk diwajahnya. Setelah melakukan itu, Lin Qiaofeng menggunakan topeng kulit wajah Yanping.


Lalu, mengenakan pakaian Yanping, Kaisar sendiri memiliki begitu banyak Selir sehingga sulit untuk mengingat suara setiap Selir nya.


Lin Qiaofeng yang berubah menjadi Selir Yanping dalam sekejap langsung tampak sangat mirip atau bahkan sama bahkan gaya berpakaian pun sama.


Wajah Lin Qiaofeng berubah menjadi ketakutan dan berlari ke arah Kaisar dengan air mata yang membasahi kedua kelopak matanya.


Sebelum itu, Lin Qiaofeng bahkan mengoyak pakaian nya sendiri di bagian belakang dan membuat gaun sutra indah itu menjadi kotor oleh tanah.


Dengan dua gari air mata di wajah palsunya, Lin Qiaofeng langsung memeluk lengan Kaisar dengan sedih.


"Yang Mulia, kedua pelayan Yanping dibunuh ! Orang itu bahkan mengejarku !" Tangis Lin Qiaofeng dengan nada ketakutan.


"Apa ?! Pembunuh telah masuk kedalam istana ! Yanping, kamu sebaiknya bersama Zhen tetap disini. "Ucap Kaisar.

__ADS_1


(Kaisar menggunakan Zhen untuk menggantikan kata saya. )


"Ya, Yang Mulia. Yanping takut bahwa pembunuh itu akan mengejar Yanping kemari !" Ucapnya dengan nada ketakutan sekaligus manja.


"Tenang saja , selama Zhen ada disini maka Yanping akan baik baik saja. " Ucap Kaisar dengan bangga.


Mendengar ini senyum mengejek terbentuk diwajah Lin Qiaofeng yang menggunakan penyamaran, tidak disangka sangka bahwa Kaisar bodoh ini sangat mudah ditipu.


Waktu dua bulan, sudah lebih dari cukup untuk menjatuhkan Kaisar bodoh ini bersama dengan keluarganya.


Tidak lama, Permaisuri dengan ketakutan berlari kedalam kamar Kaisar dan memeluk Kaisar. Lin Qiaofeng yang menyamar sebagai Selir Yanping akhirnya berjalan mundur dan memberi Kaisar Permaisuri ruang.


"Ada apa ?" Tanya Kaisar dengan kesal.


Terlihat bahwa hubungan Kaisar dan permaisuri tidak baik, Lin Qiaofeng yang melihat ini tertawa tanpa suara. Tatapan nya berubah menjadi tajam dan melihat sebuah sudut yang gelap.


Salah satu sudut mulutnya terangkat tapi matanya tidak menunjukkan bahwa dia sedang tersenyum, seorang berjubah hitam keluar dari sudut yang ditatapnya tadi.


Orang berjubah hitam itu membisikkan sesuatu kepada Kaisar dan Kaisar menggelengkan kepala dengan keras seolah menolak pernyataan orang berjubah hitam itu.


"Itu tidak mungkin, bagaimana mungkin kamu menuduh Yanping Zhen semacam itu ?" Tanya Kaisar dengan kesal.


Orang berjubah hitam itu kembali membisikkan sesuatu pada Kaisar dan wajah Kaisar berubah menjadi muram bahkan terlihat tidak senang.


" Tuan Kelima, jika kamu mengatakan yang tidak tidak lagi tentang Yanping Zhen ini maka jangan salahkan Zhen ini karena bertindak tegas. " Tekan Kaisar.


Orang berjubah hitam itu menunduk sementara dia berjalan merapat menuju Kaisar dan tampak ketakutan.


"Yang Mulia, siapa dia ? " Tanya Selir Yanping palsu.


"Yanping tidak perlu khawatir, dia adalah penjaga Zhen ini. Tapi, selama Zhen ada disini maka tidak akan ada yang bisa menyentuh Yanping. " Ucap Kaisar dengan senyum menggoda.


Melihat ini membuatnya tersenyum, di bayangan Kaisar, Selir Yanping tersenyum karena merasa bangga pada Kaisar.


Tapi, yang terjadi sebenarnya adalah Lin Qiaofeng menertawakan kebodohan kebodohan yang dibuat oleh Kaisar.


Selir Yanping palsu langsung menjadi tenang dan berdiri di belakang Kaisar dan tersenyum miring pada Tuan Kelima yang disebut oleh Kaisar.

__ADS_1


Lin Qiaofeng sedikit memiringkan kepalanya dan dalam sekejap senyum miring nya berubah yang menunjukkan wajah kejam nya.


__ADS_2