
"Chang Yi, biarkan Tuan Putri yang mengadili Long Yi. " Ucap Kaisar dengan batuk batuk ringan.
"Ya, bawahan ini tidak berani mengabaikan perintah Bixia !" Ucap Jenderal Chang sambil berlutut sebelum akhirnya berjalan pergi.
"Tunggu sebentar, Jenderal Chang. Bixia, Jenderal Chang dan Permaisuri berasal dari akar yang sama. Permaisuri masihlah adik perempuan Jenderal Chang. Aku sangat yakin pada kesetiaan Jenderal Chang pada negara tidak dapat diragukan lagi, tapi sulit untuk tidak bekerja dengan perasaan pribadi. " Ucap Lin Qiaofeng dengan lembut.
"Apa maksud dari kata kata Selir Yanping ini ? Selir Yanping meragukan kinerja Jenderal ini? Bixia, harap tidak terhasut oleh mulut mulut jahat dan tercela seperti ini. " Ucap Jenderal Chang dengan buru buru.
"Jenderal Chang tidak perlu marah, Yanping hanya berkata sejujur nya dan tidak ingin ada kesalahan. Bagaimana pun ini berkaitan dengan reputasi Istana. " Ucap Lin Qiaofeng dengan tenang, berbeda dengan Jenderal Chang yang panik.
"Yanping ingat, sebelumnya Jenderal Chang bahkan menolak untuk meminjamkan beberapa bantuan untuk menjaga dapur dan mengerahkan seluruh pasukan tersisa untuk menjaga Permaisuri. Menjaga Permaisuri adalah hal penting, tapi jika ada sesuatu yang terjadi pada dapur dan hal buruk terjadi pada Putri Mahkota, Yanping takut bahwa itu bahkan menjadi lebih fatal. Membawa lebih dari dua lusin orang hanya untuk mengawal satu orang yang tidak setia, menurut Yanping ini sangat tidak bijak. " Ucap Lin Qiaofeng dengan pidato yang menusuk hati Jenderal Chang.
" Fitnah, ini semua fitnah !" Teriak Jenderal Chang.
"Jenderal Chang, jangan panik, biarkan Bixia yang memutuskan apakah ini fitnah atau bukan. Bukankah begitu, Bixia ?" Tanya Lin Qiaofeng dengan santai.
"Kasim Huo, cari kebenaran nya dengan begitu Zhen akan memutuskan. Tapi, untuk sementara ini Jenderal Chang tidak boleh mendatangi Huanghou di penjara. Sebagai gantinya, Yanping yang akan mencari kebenaran dari Huanghou. " Ucap Kaisar dengan serius.
"Bixia, bagaimana mungkin seperti itu ! Ini tidak bisa di lakukan ! Penjara adalah tempat paling penting yang ada di sini !" Ucap Jenderal Chang.
"Bixia, Yanping pikir ini tidak layak. Bagaimana jika tetap membiarkan Jenderal Chang untuk menginterogasi sementara Yanping juga diperbolehkan untuk memantau." Ucap Lin Qiaofeng.
Kaisar akhirnya memberikan segel giok naga milik Kaisar, siapapun yang melihat ini sama saja dengan melihat Kaisar.
Ini semua adalah sama saja dengan melihat Kaisar, ini adalah segel giok milik Kaisar. Dengan segel giok ini, sama saja Lin Qiaofeng menjadi Kaisar kedua.
Bahkan mengalahkan perintah milik Permaisuri, jika perintah milik Permaisuri masih bisa ditolak tapi perintah milik nya dengan Segel Giok Naga adalah mutlak.
Situasi awalnya masih berjalan seperti yang diharapkan Kaisar, tapi Kaisar sebenarnya tidak tahu ada dua kekuatan besar yang sedang bertarung.
Sejak Lin Yue telah menyatakan posisi nya dimana Dinasti Tang akan berdiri, sejak saat itu Lin Qiaofeng tidak pernah ragu ragu lagi untuk mengambil tindakan.
Jika dia ragu maka siapa yang akan melindungi rakyat ibukota ? Lebih dari seratus ribu nyawa akan melayang karena peperangan ini, tanah akan menjadi tandus, sungai akan berubah menjadi darah.
Kesedihan dan tangisan terdengar di mana mana, Lin Qiaofeng tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi. Kali ini, Lin Qiaofeng telah menangkap sebagian besar bawahan Organisasi misterius di dalam Dinasti Qin.
Dinasti Qin, Yue Huo berada di bawah tahanan kediaman Bei Wang, sementara Jenderal Chang telah kehilangan sebagian kekuatan, Permaisuri telah sepenuhnya di runtuhkan.
Tidak ada jalan keluar bagi Permaisuri, yang tersisa hanyalah beberapa orang lain di dekat Kaisar Bei Zhan. Lin Qiaofeng berdiri setelah menerima Segel Giok Naga dan melihat ada bayangan yang pergi dengan sangat cepat.
Rambut Lin Qiaofeng berkibar dengan kuat dan melihat kepergian orang itu, Lan Xiang. Lin Qiaofeng mengambil alasan ingin berkeliling lalu berjalan keluar, Lin Yue menyusul dari belakang.
"Pada saat ini, setelah ini semua selesai, aku akan pergi ke kediaman Bei Wang untuk menginterogasi Yue Huo. Setelah kematian Long Yi ini, kamu akan membawa bendera perang, pada saat itu Chang Yi akan dihukum mati bersama dengan Selir Yanping ini, pada saat itu, identitas ini tidak dapat digunakan lagi. " Ucap Lin Qiaofeng memandang ke sekitar.
"Qiaofeng, apa yang sebenarnya kamu inginkan ? Kamu berjuang begitu banyak dan memikirkan hal ini, apakah benar benar hanya untuk balas dendam ?" Tanya Lin Yue dari belakang.
"Apakah kamu berpikir bahwa hatiku sesempit itu, hatiku sekecil itu ? Aku memikirkan keselamatan semua orang. " Ucap Lin Qiaofeng dengan tenang.
__ADS_1
"Tapi, siapa yang akan tahu semua pengorbanan mu ini ? Siapa yang akan tahu berapa banyak kerja keras mu ? Semua orang akan menganggap mu sebagai mesin pembunuh yang menyingkirkan idola mereka !" Ucap Lin Yue dari belakang.
"Aku tidak peduli berapa banyak orang yang tahu berapa keras aku bekerja, aku hanya butuh beberapa orang yang tulus mengetahui berapa aku bekerja keras. Dunia ini, sangat sulit untuk di pahami, aku pikir sebelumnya aku telah terlalu meremehkan dunia ini. "Gumam Lin Qiaofeng sambil memandang langit sebelum akhirnya berjalan pergi.
"Kemana kamu akan pergi ?" Tanya Lin Yue.
"Ke suatu tempat. " Jawab Lin Qiaofeng dengan dingin.
Lin Qiaofeng melepaskan topeng kulit wajah dan pergi menuju Paviliun Tianmei, sudah satu minggu , sudah waktunya untuk bertemu dengan Zhao Ye Shi sekaligus meminta penjelasan dari alasan wanita itu kenapa memberi tahu Bei Zhao.
Sesampainya di Paviliun Tianmei, Lin Qiaofeng bisa melihat bahwa Ye Xushi sedang menunggunya.
"Ye Xiansheng. " Ucap Lin Qiaofeng dengan hormat.
"Lin Xiaojie, karena telah datang maka pimpinan telah menunggu kedatangan anda. " Ucap Ye Xushi dengan sopan.
"Maaf merepotkan Ye Xiansheng untuk menunjukkan ku jalan bertemu dengan Bibi Zhao. " Ucap Lin Qiaofeng.
"Silakan, Lin Xiaojie. "Ucap Ye Xushi.
Lin Qiaofeng mengikuti langkah Ye Xushi dengan langkah pelan, tidak terburu buru. Kecantikan nya mampu membuat semua orang terdiam dan mampu membuat orang bertarung untuk memperebutkan nya.
Sampai akhirnya, Lin Qiaofeng bisa melihat bahwa Zhao Ye Shi telah menunggunya. Lin Qiaofeng berjalan mendekat dan menundukkan kepala.
"Bibi Zhao, lama tidak bertemu. " Ucap Lin Qiaofeng.
"Duduklah Qiaofeng, aku tahu kamu memiliki sesuatu untuk di tanyakan padaku bukan ?" Tanya Zhao Ye Shi dengan tenang.
"Ya, memang aku yang memberi tahu itu padanya. Dia layak untuk tahu bukan ? Sampai kapan kamu ingin menyembunyikan hal itu padanya ? Sampai kapan kamu inginkan membuatnya menjadi orang bodoh yang tidak tahu apapun ?" Tanya Zhao Ye Shi.
"Bibi Zhao, masalah ini bukan urusanmu. Kamu tidak layak untuk mencampuri urusan ini. " Ucap Lin Qiaofeng dengan lembut tapi tegas.
"Bagaimana mungkin tidak layak ? Apa kau tahu betapa aku ketakutan dan merasa bersalah setiap hari, dihantui oleh rasa bersalah setiap malam karena telah membuatmu menjadi seperti ini ? Jangan menolak untuk mengakuinya, sebenarnya obat yang bisa menyembuhkan mu adalah Bei Zhao, bukan ?" Tanya Zhao Ye Shi dengan gigi yang bergemertak.
"Siapa yang mengatakan nya ?" Tanya Lin Qiaofeng dengan tawa kecil, tapi itu sangat dingin.
"Jika tidak, bagaimana mungkin kamu datang untuk mencarinya ? Kalian berdua saling membutuhkan tapi dipisahkan oleh situasi dan ketakutan yang kalian perbuat sendiri. " Ucap Zhao Ye Shi dengan marah.
"Bibi Zhao, aku tidak akan berdebat denganmu lagi. Tapi, di masa depan jangan coba coba untuk mencampuri urusanku lagi. Karena, dia tidak bersalah. " Ucap Lin Qiaofeng dan bersiap untuk pergi.
"Kamu melakukan ini dan menarik garis sepanjang dan sejauh mungkin darinya karena kamu takut bahwa dia tidak bisa bertahan bukan ?! Kamu takut bahwa orang itu akan membunuh nya !" Teriak Zhao Ye Shi dari belakang dengan terengah engah.
Langkah Lin Qiaofeng terhenti, bahunya berubah menjadi gemetar. Apa yang telah di sembunyikan oleh nya selama ini akhirnya terungkap.
"Darimana kamu tahu soal orang itu ?" Tanya Lin Qiaofeng dengan suara sedingin es.
"Sebenarnya, orang itu pernah berinteraksi langsung dengan ibumu. Dia suka dengan ibumu, tapi hati ibumu terpaku pada bajingan Lin Xi itu, aku tidak akan curiga bahwa orang itu menargetkan mu. Saat itu, jarak antara dia dan ibumu berbeda 12 tahun, ibumu menganggapnya hanya main main. Siapa yang tahu bahwa dia begitu serius dan penuh dengan ambisi untuk mendapatkan ibumu ? Aku telah melihat beberapa kekacauan yang ada belakangan ini dan yakin bahwa ini adalah ulah orang itu. "
__ADS_1
"Siapa lagi yang lebih gila darinya dalam hal ini ? Ingin menghancurkan semua orang untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, ini adalah mengerikan. Jika kamu bertemu dengan orang itu, kamu harus membunuhnya. "Ucap Zhao Ye Shi.
"Aku tidak mengerti , bagaimana itu bisa berkaitan denganku semua ?" Tanya Lin Qiaofeng sambil berbalik.
"Kamu pasti sudah tahu bukan bahwa orang di balik layar ini adalah Saudara Kaisar, Lu Wang ? Dulu ibumu pernah menolongnya, dia sangat terobsesi dengan ibumu yang lebih tua darinya 12 tahun. Lu Wang ini, bahkan mengadu domba Kekaisaran untuk menangkap ibumu sebagai bayaran karena menolak nya, jadi masalah Jenderal Chang yang menyiksa ibumu, itu hanya sebagian cerita, tidak sepenuhnya. " Ucap Zhao Ye Shi.
"Duduklah, aku akan memasang jarum perak di tubuhmu dan membantumu untuk membersihkan kedua racun yang bersarang di tubuhmu ini. " Lanjut Zhao Ye Shi.
Lin Qiaofeng duduk di depan Zhao Ye Shi dan melepaskan pakaian bagian luarnya, pakaian bagian luarnya terjatuh dan menyisakan selapis pakaian berwarna putih tipis yang bisa mengungkap seluruh bentuk tubuh pengguna nya dengan jelas.
Lin Qiaofeng dengan lembut menarik ikatan pakaian bagian dalamnya, pakaian itu merosot setengah, tapi tidak di biarkan olehnya untuk merosot terlalu jauh.
Hanya sampai batas pinggang yang menunjukkan seluruh punggung nya yang putih dan halus layaknya baru giok, siapapun yang melihatnya akan terpanah.
Zhao Ye Shi mulai menancapkan satu demi satu jarum di punggung nya, tangan Zhao Ye Shi sangat mantap. Apa yang dilakukan oleh Lin Qiaofeng ini bisa menunjukkan tentang betapa percayanya dia pada Zhao Ye Shi.
"Qiaofeng, di masa depan kamu harus membantu ku untuk membunuh Lu Wang sebagai gantinya. " Ucap Zhao Ye Shi.
"Kenapa begitu ? Bukankah kemampuan mu lebih dari cukup untuk membunuh orang penyakitan itu ?" Tanya Lin Qiaofeng saling mengerutkan dahi.
"Karena, kekuatanku akan ku berikan padamu. Dengan begitu, tenaga dalam yang ku kumpulkan selama ini akan mencegah racun mu bereaksi asalkan kamu tidak melakukan hal yang aneh aneh. " Ucap Zhao Ye Shi.
Mendengarkan kata kata Zhao Ye Shi membuat hari Lin Qiaofeng menjadi dingin dan ingin segera berdiri, tapi Zhao Ye Shi telah terlebih dahulu memukul titik akupuntur diam miliknya agar dia tidak bisa bergerak untuk jangka waktu tertentu.
"Siapa yang menyuruh mu untuk memberikan tenaga dalam mu padaku ?!" Tanya nya dengan teriakan.
Memberikan seluruh tenaga dalam padanya sama saja dengan menyuruh Zhao Ye Shi untuk kembali menjadi manusia biasa atau bahkan menjadi penyakitan.
"Ini semua sudah aku putuskan, selama ini aku hanya bisa berdiri tanpa bisa membantu. Aku merasa malu pada kedua sahabatku yang telah pergi, masih hidup disini dengan sehat adalah berkah, aku tidak berani untuk meminta lebih banyak. " Ucap Zhao Ye Shi dengan tegas.
"Zhao Ye Shi ! Jangan lakukan ini ! " Ucap Lin Qiaofeng dengan panik tapi tidak bisa melakukan apapun.
"Dengan Giok Phoenix Abadi yang ada di tubuhmu, maka dengan bantuan tambahan dari tenaga dalam mu maka aku yakin itu bisa menahan kedua racun itu lebih lama mungkin lebih dari 5 tahun asalkan kamu tidak menggunakan seluruh tenaga dalam mu untuk bertarung. Jika sudah begitu, maka untuk keamanan maka kamu hanya bisa menggunakan kekuatanmu setengah, jika kamu masih bersikeras untuk menggunakan kekuatan penuh maka itu sama saja. " Ucap Zhao Ye Shi dengan lembut.
"Zhao Ye Shi, melakukan ini harus ada persetujuan dari kedua belah pihak. Bagaimana mungkin kamu melakukan ini tanpa persetujuan dariku ?!" Tanya Lin Qiaofeng dengan marah.
Lin Qiaofeng tidak ingin berhutang pada orang lain terutama Zhao Ye Shi, hutang yang dia miliki sebelumnya bahkan belum sempat ia bayarkan.
"Jangan berpikir bahwa kamu berhutang budi padaku, anggap lah sebagai ganti karena ibumu telah berulang kali menyelamatkan nyawa kecil ku di masa lalu. " Ucap Zhao Ye Shi.
"Zhao Ye Shi, lepaskan aku ! Aku tidak ingin menanggung ini semua dan menanggung rasa bersalah yang telah kamu alami dan kamu tanggung selama ini !" Teriak Lin Qiaofeng dengan mata yang memerah.
"Kamu pernah mengatakan bahwa takdir tidak bisa di hindari maka anggap lah ini sebagai takdir milikmu. " Ucap Zhao Ye Shi dengan tenang.
Setetes air mata mengalir dari mata Lin Qiaofeng sementara Zhao Ye Shi terus melakukan pemindahan tenaga dalam sepanjang malam.
Sampai akhirnya pagi tiba, titik akupuntur miliknya akhirnya terlepas dan ketika Lin Qiaofeng menoleh ke belakang.
__ADS_1
Zhao Ye Shi terbaring di atas kasur dengan bibir yang penuh dengan darah, Lin Qiaofeng segera mengecek denyut nadi Zhao Ye Shi.
Hatinya menjadi dingin dan nafasnya berhenti untuk sejenak, nafasnya berubah menjadi tersendat sendat adan air mata tidak dapat di bendung.