
Note : Kekerasan terhadap anak dibawah umur dan mungkin akan menimbulkan ketidaknyamanan untuk beberapa orang.
...----------------...
Ingatan masa lalu yang menyakitkan dan menghantui setiap tidurnya seolah olah kembali menjadi kenyataan.
Zhou Beishang didalam mimpi dan tidak sadar, tanpa disengaja memiliki ingatan dan tenggelam kedalam masa paling kelam miliknya.
Yaitu, ketika Zhou Beishang baru berumur beberapa tahun dan dituduh mencuri perhiasan mendiang ibunya yang dicuri oleh Xie Bei Chuan.
Zhou Beishang kecil dengan ketakutan ditarik ke dalam ruangan yang penuh dengan laba laba, sejak kecil Zhou Beishang selalu takut dengan laba laba.
Zhou Beishang kecil dibawa ke dalam gudang yang kosong itu dan dikurung, terdengar bahwa dari dalam gudang itu terdengar suara teriakan anak anak.
"Lepaskan aku ! Lepaskan aku !" Teriak Zhou Beishang kecil sambil terus memukul pintu.
Tidak lama, Zhou Yi Nian datang dengan wajah dingin dan membuka pintu dengan kasar. Zhou Beishang kecil tampak tersenyum senang dengan air mata yang memenuhi wajahnya.
Tapi, kata kata Zhou Yi Nian selanjutnya sangat mengecewakan hati kecil Zhou Beishang yang telah berbahagia.
"Terima hukuman mu dengan baik ! Kamu orang jahat dengan sikap tercela, benar benar mengecewakan saja !" Bentak Zhou Yi Nian dengan marah.
Wajah Zhou Beishang kecil langsung berubah dan segera bersujud di kaki Zhou Yi Nian dan terus membenturkan kepalanya di tanah sampai mengalirkan darah.
"Ayah ! Aku tidak melakukan ini ! Aku tidak melakukan ini ! Aku mohon, aku takut !" Teriak Zhou Beishang dengan tangisan.
(Mulai saat ini akan hanya mengenakan nama Zhou Beishang tanpa tambahan kata kata kecil di belakang, karena 1 chapter ini akan hanya menceritakan kesadaran Zhou Beishang yang tenggelam kedalam kenangan masa lalu. )
Zhou Beishang memeluk kaki Zhou Yi Nian yang membuat pria tua yang tidak dalam perasaan baik itu dengan kesal menendang tubuh kecil Zhou Beishang.
Zhou Beishang menghantam meja kayu yang ada di belakang dan terbatuk batuk lalu menatap dengan nanar ke arah Zhou Yi Nian.
"Jalankan hukuman mu dengan sangat baik, dengan begitu aku akan memaafkan mu. " Ucap Zhou Yi Nian dengan buru buru karena merasa bersalah lalu berjalan pergi dan mengunci pintu.
Untuk kedua kalinya, cahaya menghilang dan kegelapan melahap tubuh mungil Zhou Beishang. Saat ini, Zhou Beishang kecil penuh dengan luka di sekujur tubuh.
Seluruh tubuhnya sakit tapi tidak bisa bergerak karena lapar, rasa sakit ini sangat mengerikan.
Sementara dari luar, Zhou Yi Nian pergi menemui Xie Bei Chuan yang tampak penuh dengan rasa kemenangan.
"Urus Beishang, beri dia makanan 2 kali sehari selama 1 minggu. " Ucap Zhou Yi Nian.
"Ya, Tuanku. " Ucap Xie Bei Chuan dengan anggun.
Tapi, sayangnya apa yang perintahkan oleh Zhou Yi Nian yang akan melakukan tugas di luar ibukota tidak di lakukan oleh Xie Bei Chuan.
Xie Bei Chuan dengan kejam tidak memberikan makanan apapun pada anak yang belum genap usia 10 tahun itu, hanya memerintahkan pelayan untuk mengirimkan air putih 2 kali sehari.
Bahkan, itu tidak bisa dianggap sebagai air bersih , itu adalah air bekas rendaman kaki yang digunakan oleh Zhou Ling Ling.
Tapi, Zhou Beishang meminumnya layaknya itu adalah satu satunya cara untuk membuatnya terus hidup.
Zhou Beishang meminum semuanya tanpa sisa walaupun setelahnya terasa ingin muntah, perut kosong yang terus diisi dengan air putih membuat asam lambungnya naik.
__ADS_1
Zhou Beishang terus bertahan dan bertahan sampai akhirnya dihari ketiga, bahkan sulit untuk membuka matanya lagi.
Rambutnya menjadi sedikit menguning karena kurangnya gizi dan wajahnya menjadi kusam lalu berbaring di tanah yang dingin dan kotor.
Tumpukan jerami yang menjadi bantal untuk kepalanya, secara tidak ketahui ternyata adalah sarang ular.
Jadi, ketika Zhou Beishang berbaring di atas sarang ular itu, ular itu marah dan keluar dari sarangnya lalu menggigit tangan Zhou Beishang dan kaki Zhou Beishang.
Zhou Beishang mengerutkan dahi dan merasa sangat lemah, bahkan untuk melampiaskan rasa sakitnya, dia tidak bisa berteriak atau melarikan diri hanya bisa terus disana.
Lalu, ular itu kembali ke sarangnya dan racun dari ular itu mengalir ke dalam darahnya dengan sangat cepat.
Tidak lama, pintu terbuka tapi bibirnya telah berubah menjadi biru dan telah kehilangan kesadaran.
Zhou Beishang diseret keluar dan disiram menggunakan air oleh pelayan Xie Bei Chuan tapi, Zhou Beishang tidak menunjukkan tanda tanda akan segera bangun dari pingsannya.
"Panggil tabib, jangan sampai ini ditemukan oleh Tuan besar !" Perintah Xie Bei Chuan.
"Ya, Nyonya !"Ucap bawahan Xie Bei Chuan.
Akhirnya, luka Zhou Beishang diobati dengan asal asalan dan racunnya di keluarkan, meskipun tidak sepenuhnya sembuh tapi itu tidak membahayakan nyawa.
Zhou Beishang yang sudah sadar dari pingsannya, terbangun dalam posisi berlutut itu di tanah yang panas dan membuat kulit terkelupas.
Kedua tangannya diikat ke kedua papan kayu yang ada di samping kanan dan kirinya, di depannya ada Xie Bei Chuan.
Zhou Beishang memandang Xie Bei Chuan dengan penuh kebencian, hal semacam ini bagaimana mungkin Zhou Beishang tidak memahaminya.
Gadis muda itu merangkak mendekati Nyonya Xie yang berkuasa dengan ekspresi ketakutan.
"Nyonya Xie, tolong ampuni nyawa Nona saya !"Teriak gadis muda itu, itu adalah Lan Xiang.
"A - Xiang ! Apa yang kamu lakukan ?!" Tanya Zhou Beishang dengan lemah.
"Nyonya Xie, mohon lepaskan Nona !" Ucap Lan Xiang tidak mendengar teriakan Zhou Beishang.
"Jangan bersujud pada orang jahat !" Teriak Zhou Beishang dengan sekuat tenaganya.
Zhou Beishang menatap Xie Bei Chuan dengan penuh kebencian yang mendalam, pada saat itu Zhou Beishang sudah memastikan bahwa hutang darah ini akan dibayarkan dengan dua kali lipat lebih berat dan tidak akan berhenti sampai 3 kehidupan.
Kebencian itu diukir dengan dalam di tulangnya, hanya bisa hilang ketika tulangnya berubah menjadi abu.
"Bagus sekali ! Dasar anak pembawa sial ! Kau pikir siapa ibumu, sialan ?!" Bentak Xie Bei Chuan dan menampar wajah Zhou Beishang.
"Nyonya Zhou, anda adalah seseorang berhati luas, mohon memberikan keringanan pada Nona saya !" Ucap Lan Xiang sambil memeluk kaki Xie Bei Chuan.
"Dasar pelayan rendahan ! Berani beraninya kau memeluk kakiku yang bersih ! Kamu bahkan tidak layak untuk menjilat ujung sepatuku ! Pelayan, bawa pergi jal*ng ini !" Perintah Xie Bei Chuan.
"Tidak ! Jangan ! Jangan sakiti Nona saya ! Dia tidak bersalah !" Teriak Lan Xiang dengan panik dan berurai air mata ketika diseret oleh 2 pelayan lain.
Zhou Beishang hanya menatap kepergian Lan Xiang dengan dengusan pelan, lebih baik seperti ini. Anak itu telah mengikutinya sejak muda.
Menderita begitu banyak kesulitan bersamanya, kali ini jika dia meninggal disini, hari ini, maka Lan Xiang tidak akan dilibatkan.
__ADS_1
"Nyonya Zhou, biarkan aku mengaku bahwa aku yang mencuri perhiasan itu. Tapi, apakah kamu tidak merasa bersalah di dalam hati binatang mu itu ? Apakah harga dirimu serendah itu ? Menggunakan orang lain sebagai tameng untukmu, jika aku menjadi dirimu maka aku akan merasa sangat malu." Ucap Zhou Beishang dengan senyum dingin.
"Siapa pencuri aslinya, kamu telah mengetahuinya dengan jelas di dalam hatimu. Suatu saat nanti, akan ada saat nya dimana kamu merasakan ini juga !" Lanjut Zhou Beishang dengan tatapan penuh kebencian.
Plak !!
Wajah Zhou Beishang kembali mendapatkan tamparan lain yang sangat kuat sampai sampai orang orang bergidik ngeri ketika mendengarnya.
"Ini adalah pelajaran untuk jal*ng kecil sepertimu, telah menuduh dan memfitnah orang lain sejak muda, benar benar tercela !" Ucap Xie Bei Chuan dengan wajah yang tebal.
"Saat ini, kamu masih bisa tertawa dengan bahagia, tapi aku bersumpah bahwa kamu akan mendapatkan hal yang setimpal dengan hal yang kamu lakukan hari ini. " Ucap Zhou Beishang.
Kali ini, Zhou Beishang bertekad untuk mati dan tidak menyisakan ketakutan sedikitpun.
"Ha ha ha, lawakan apa yang sedang kamu keluarkan ? Kamu bermimpi untuk menjadi angsa ? sementara kamu hanya seorang katak jelek ? Imajinasi mu benar benar liar ! Cambuk dia 10 kali dan biarkan dia terus berjemur disini sampai matahari tenggelam !" Perintah Xie Bei Chuan dengan kejam dan berdarah dingin.
"Ya, Nyonya. " Ucap para pelayan kediaman dengan sangat semangat.
Pah !!!
Cambukan pertama dilayangkan di punggung nya yang membuat nya terdorong ke depan dan cambukan lain menyusul.
Kulit punggung nya terbuka dan mengalirkan darah lalu kembali dihantamkan oleh cambuk dengan kejam.
Kekuatan yang digunakan sama sekali tidak berubah dengan yang digunakan untuk menangani seorang pria dewasa yang berumur lebih dari 20 tahun.
Bahkan, pria dewasa tidak bisa menahan penyiksaan ini tanpa suara tapi Zhou Beishang bisa melakukan nya.
Bukan karena dia sangat kuat atau tidak memiliki rasa sakit lagi, rasa sakit tentu saja dia memilikinya , alangkah baiknya jika dia tidak bisa merasakan sakit.
Tapi, nyatanya Zhou Beishang bahkan tidak bisa mengeluarkan satu patah kata apalagi berteriak dan mengutuk orang lain.
Ketika cambukan ke sepuluh, Zhou Beishang sudah tidak tahan lagi dan memuntahkan seteguk darah segar.
Rasa sakit merayapi seluruh tubuhnya secara tidak terkendali, sangat ingin berteriak tapi tidak bisa melakukan nya.
Setelah cambukan kesepuluh, semua orang tertawa dengan bahagia seolah olah mereka telah berhasil menghukum seorang pendosa besar.
Mereka pergi mengikuti langkah Xie Bei Chuan dan meninggalkan dia sendirian yang penuh dengan darah dan kedua tangan terikat dibawah sinar matahari terik.
Ini adalah puncak musim panas dimana panasnya matahari berada di puncaknya, dimana suhunya bisa mencapai 40 derajat.
Pada saat itu, seluruh kulit di lututnya terkelupas dan wajahnya berubah menjadi merah. Darah dan keringat bercampur menjadi satu dan tidak bisa dipisahkan.
Itu adalah saksi berapa besarnya ketidak adilan yang diterima oleh Zhou Beishang, gadis itu yang masih muda.
Meskipun ditindas sedemikian rupa, masih memiliki tulang punggung dan menolak untuk menjilat orang lain dengan cara tercela.
Menolak untuk menurunkan harga dirinya dan mengakui kesalahan yang bukan miliknya, merasa bahwa lebih baik menerima kematian daripada mengakui kesalahan yang tidak diperbuat olehnya.
Note : Akan ada satu chapter lagi yang menceritakan masa lalu juga, tapi tentang Kaisar Lin Xi dan Xia Ling, mulai dari awal mula pertemuan mereka.
Dan bagaimana Xia Ling bisa kabur dari istana Dinasti Tang dan memilih untuk menjalani kehidupan yang sulit daripada bertemu dengan Lin Xi lagi.
__ADS_1