
Seperti yang diperkirakan, Pejabat tua itu kalah dari A Xiang dengan kekalahan tipis. Orang itu hanya bisa mendengus dingin tapi berlutut di depannya.
"Keluarga Wei bersiap untuk menjadi bawahan setia Ratu Bei !" Ucap orang yang kalah itu.
"Baik, Tuan Wei aku mendengar bahwa kamu adalah seorang pejuang pemberani dan orang yang berambisi, aku harap kita bisa bekerja sama dengan baik di masa depan. " Ucapnya dengan tawa kecil di balik cadar.
Tawanya terdengar dingin dan penuh ancaman yang membuat semua orang merasa bahwa bulu kuduk mereka berdiri.
Setelah mengurus kenaikannya menjadi ratu pertama dalam sejarah Dinasti Song, sudah saatnya untuk menyingkirkan mata mata dari Dinasti lain.
Sementara itu, nama Bei Hua menyebar layaknya kobaran api. Bahkan, Dinasti lain pun telah menerima kabar ini.
Bukan tanpa alasan kenapa dia memilih nama Bei Hua, karena itu cocok dengan nama aslinya.
(Beishang (悲伤) sendiri mengartikan kesedihan, Bei (悲) artinya kesedihan atau duka dan Hua (花) artinya adalah bunga, jadi namanya berarti bunga duka. Sementara arti nama Zhou Beishang (周悲伤) adalah Minggu yang menyedihkan. )
Karena namanya mengartikan hal yang buruk, maka dia tidak keberatan untuk memberikan nama buruk lain untuk dirinya sendiri.
Saat ini, dia telah menahan 9 Selir milik Wei Xu didalam penjara dan memotong seluruh jaringan yang mereka miliki.
Dia bekerja dengan cepat karena semuanya sudah dia siapkan bahkan sebelum dia datang ke tempat ini. Tempat ini kejam dan penuh dengan darah, siapa yang kuat akan bisa memimpin.
Saat ini, dia menyerahkan urusan yang tersisa seperti menghilangkan mata mata pada A Xiang dan Kembar Lin.
Sementara dia pergi ke pelatihan tertutup dengan Giok Phoenix Abadi, dia akan bisa berlatih tenaga dalam.
Dia melihat sebuah kolam yang lumayan besar di ruangan pribadi yang sebelumnya adalah milik Wei Xu, dia melepaskan cadar nya.
Di sampinya ada A Ling yang mengawasinya selama dia sedang dalam pelatihan tertutup. Dia mengambil sebuah botol Giok dari balik pakaiannya dan membuka tutupnya lalu menuangkan isinya di dalam kolam.
Air kolam yang awalnya sejernih kristal berubah menjadi warna hitam pekat dan tampak berbahaya, hanya saja bau yang ditimbulkan berbeda jauh dengan tampilannya.
Itu sangat harum layaknya perpaduan dari aroma bunga Mawar dan beberapa bunga lain seperti lily dan bunga persik yang lembut.
Dia tidak repot repot untuk melepaskan pakaiannya melainkan langsung berjalan kedalam kolam, dia telah menyerahkan pil penawar milik ketiga orang yang menjadi Selir Kaisar ditangan Hua Nie.
Dia tidak takut bahwa Hua Nie akan berkhianat, karena wanita itu telah bersumpah padanya dan juga Dinasti Qin pada akhirnya akan jatuh cepat atau lambat.
Saat ini, dia hanya bisa fokus untuk tetap melatih tenaga dalamnya. A Xiang dan beberapa bawahannya mungkin bisa menutupi kekurangan nya, tapi itu tidak akan bertahan lama.
Jika dia memiliki sedikit cela maka orang orang akan memimpin pemberontakan dan pada saat itu dia tidak akan bisa bertahan.
Dia berjalan masuk kedalam air hitam itu dengan langkah tanpa keraguan, rasa sakit mulai menggerogoti nya dengan kejam.
Tubuhnya seolah olah akan dicabik menjadi ribuan bagian kecil tapi dia masih melangkah masuk, untuk mendapatkan kekuatan besar dalam waktu singkat tentu saja tidak akan mudah.
Ada banyak pengorbanan yang harus dia lakukan, seperti mengalami siksaan semacam ini dan kehilangan emosinya.
__ADS_1
Bubuk yang telah diracik nya ini disebut sebagai Pemakan Emosi Surga, siapapun yang berendam di dalamnya akan mendapatkan esensi Surga murni yang menyakitkan bagi tubuh dan perlahan lahan orang itu akan kehilangan emosinya secara perlahan lahan.
Bahkan melupakan apa yang disukainya, apa yang dibencinya, hanya tampak seperti boneka kosong. Tapi, dengan itu kekuatan penggunanya akan berkembang pesat.
Pada awalnya, dia tidak ingin menggunakan cara ini tapi kondisi memaksanya untuk menggunakan bubuk terlarang ini.
Sekarang dia telah sepenuhnya terendam dalam air hitam ini, rasa sakit sama sekali tidak hilang bahkan berubah menjadi lebih pekat.
Dia menggertakkan gigi dengan kuat dan terus menahan diri untuk tidak mengeluarkan suara apapun, air telah naik ke dadanya dan dia sudah sampai ke tengah kolam.
Dia mengeluarkan ketika pecahan Giok Phoenix Abadi, ketiga pecahan yang awalnya adalah satu itu langsung bergetar dan bercahaya.
Ketiganya saling menyatu sama lain dan menyisakan satu tempat kosong untuk pecahan terakhir. Giok Phoenix Abadi berubah menjadi Sebuah Phoenix Api yang cantik dan berdiri di belakangnya.
Dia merasakan aliran energi yang sangat besar dan tidak bisa di tanggung olehnya, dia terhenyak ke depan dan memuntahkan seteguk darah, tapi tidak berhenti.
Dia mengepalkan tangan dan berusaha untuk menampung segala energi yang dimiliki oleh ketiga potongan Giok Phoenix Abadi, serangan dari Phoenix di belakangnya dan Bubuk Pemakan Emosi Surga membuat semua itu tidak tertahankan.
Matanya berubah menjadi merah tapi masih menolak untuk berteriak dan terus menanggung semuanya, dia yakin dia bisa.
Perkiraan nya , A Xiang dan yang lainnya bisa menipu selama 1 tahun atau paling lama 2 tahun dan pada saat itu dia sudah harus memiliki kekuatannya sendiri.
Pada saat itu, dia pasti sudah memiliki cukup kekuatan dan dia akan bisa menaklukkan seluruh pendekar di tempat ini untuk bersatu.
1 tahun kemudian
Dia membuka matanya dan melihat bahwa air berubah menjadi lebih pucat dari hari ke hari yang artinya efektivitas dari Bubuk Pemakan Emosi taleh hilang cukup jauh.
Tapi, tidak masalah dengan tingkat kekuatannya saat ini dia sudah cukup tangguh untuk melawan banyak orang.
Saat ini, dia sudah berada di Tahap Penguasa, tidak banyak dari tiga Dinasti untuk menemukan orang orang di tahap ini.
...( Untuk tahap tahap bisa dilihat di chapter 1 )...
"Nona ! Selamat, anda sudah selesai melakukan pelatihan tertutup !" Ucap A Ling dengan semangat.
A Ling sendiri berkembang cukup baik dan tidak melepaskan satu haripun untuk bersantai santai.
"Ya, apakah ada kabar penting ?" Tanyanya.
"Ketiga Selir telah naik ke Selir Agung dan bisa mendapatkan benda yang Nona inginkan, lalu Dinasti Qin dan Dinasti Tang telah bekerja sama dalam politik dengan pernikahan. "Ucap Fang Ling dengan tenang.
Sementara dia merasakan bahwa hatinya jatuh ke dalam jurang, dia merasa tidak ingin mendengar siapa yang akan menikah dengan Putri Mahkota Dinasti Tang, tapi dia juga penasaran.
"Dia dijodohkan dengan Bei Wang, tapi Bei Wang menolak. Putri Mahkota Dinasti Tang marah dan merasa terhina lalu mengancam bahwa kerja sama tidak akan terjadi apabila Bei Wang tidak ingin menikah dengannya, Bei Wang masih menolak dan mengatakan bahwa memiliki orang lain yang dicintai." Ucap Fang Ling.
Kalimat terakhir telah membuatnya terkejut sampai sampai tidak bisa berkata kata lagi, dia benar benar tidak bisa menebak pemikiran pemuda itu.
__ADS_1
"Lalu ?"
"Seluruh pasukan Bei Wang ditahan oleh Kaisar dengan berbagai cara dan dipaksa untuk menikah dengan Putri Mahkota Dinasti Tang dengan dalih untuk masa depan Negara. Sebenarnya itu juga dilakukan untuk memotong kekuatan Bei Wang. Selain itu, Bei Wang juga telah membuat kemajuan dan naik ke tahap Penguasa. " Ucap Fang Ling dengan kata kata yang mudah dipahami.
"Kapan mereka akan menikah ?" Tanya nya dengan dingin.
"Pada hari keempat bulan Oktober, masih 3 bulan lagi. Lalu, kondisi Bei Wang belakangan ini buruk dan tampak kehilangan jiwanya. " Ucap Fang Ling.
"Hmph ! Pimpin pasukan, aku ingin melihat Putri Mahkota Dinasti Tang yang terhormat. Memaksa orang lain untuk menikahinya, aku pikir wajahnya lebih tebal dari pada tembok perbatasan. " Ucapnya dengan dingin.
"Nona, anda ingin menyerang Dinasti Qin ?" Tanya Fang Ling terkejut, tidak menyangka bahwa Nona nya akan mengambil keputusan yang ekstrim.
"Ya, kenapa tidak ?" Tanya nya dengan seringaian.
Dia berjalan keluar dari tempat rahasia ini dan duduk di atas tahktanya, dia meminum anggur yang dimiliki oleh tempat ini.
"Bei Zhao, Bei Zhao, apa yang sebenarnya kamu inginkan ?" Gumamnya dengan ekspresi yang rumit.
Umurnya saat ini sudah 20 tahun, tidak menjadi gadis naif seperti sebelumnya lagi.
"A Xiang, kumpulkan seluruh orang di aula ini. Kita akan melancarkan serangan pertama dalam 3 bulan." Ucapnya dengan tawa kecil.
"Ya, Nona. " Ucap A Xiang dan memberi pengumuman bagi seluruh kepala Keluarga.
Seluruh Keluarga total lebih dari 48 orang, masing masing adalah keluarga bela diri, tanpa terkecuali satupun.
Masing masing memimpin paling tidak seribu pasukan, tapi mereka terpecah belah oleh beberapa fraksi.
Ini karena ketidak mampuan dari Kaisar Kaisar sebelumnya, kali ini dia ingin mengendalikan semuanya.
"Semuanya telah berkumpul kesini, tentu saja sudah memiliki perkiraan tentang apa yang ingin aku bicarakan bukan ?" Tanya nya.
"Salam kepada Ratu, Kami memberikan selamat pada Ratu karena sudah menyelesaikan masa pelatihan tertutup. " Ucap para pejabat itu dengan sopan.
"Kita memiliki tujuan yang berbeda beda, tapi dengan satu tujuan yang sama yaitu memiliki daerah yang lebih luas, bukan ?! Kalian tentu saja ingin tanah yang subur dan penuh sumber daya bukan ?" Tanya nya.
Dia melihat di sudut ruangan ada Zhou Yi Nian yang tidak tampak seperti di ingatannya sebelumnya, tampak menua selama beberapa puluh tahun.
"Untuk mendapatkan itu, Yang Mulia ini memiliki keinginan yaitu kalian semua harus bersatu. " Ucapnya dengan dingin layaknya petir yang menyambar setiap orang.
"Maafkan hamba ini, tapi aku tidak setuju dengan kata kata Ratu. Keluarga Wang kami sudah berada disini selama beberapa generasi, bagaimana bisa dibandingkan dengan beberapa keluarga yang baru ?" Tanya salah satu pria tua dengan kumis yang tebal.
"Wang Jian , apakah kau pikir lama seseorang berpengaruh ? Aku pikir yang berpengaruh adalah kekuatan seseorang, selama ini aku mendengar keluarga Wang mu bahkan kalah dari Klan Qi yang baru dua generasi. " Ucapnya dengan dingin.
Wang Jian tampak menggertakkan gigi karena dia menusuk pria tua itu di titik yang sakit.
"Ratu ini adalah penguasanya, apakah kau berpikir untuk menjadi penguasa kecil ?!" Tanyanya dengan penekanan.
__ADS_1