
"Aku harap Putri Mahkota tidak mencampuri urusanku." Ucap Bei Zhao dengan sopan.
"Kenapa tidak ? Ini adalah adikku. " Ucap Lin Yue dengan sinis.
"Putri, jangan berbohong, Zhou Beishang adalah putri mantan Perdana Menteri Zhou. Semua orang tahu tentang itu. " Ucap Bei Zhao dengan keras kepala.
"Kamu salah tapi juga benar, tidak perlu tahu lebih jauh. " Balas Lin Yue.
Sementara dia sendiri terdiam dan merasa bahwa bibirnya mati rasa dan merasa sangat hampa, dia tidak bisa berkata kata untuk sejenak dan menatap ke kakaknya, Lin Yue.
"Bei Wang, hubungan kita sudah lama tiada. Tidak perlu melakukan hal seolah olah kita sangat dekat di masa lalu. " Ucapnya, setelah dia melihat bahwa situasi memanas.
Dia tidak ingin terjadi adu mulut di sini, bagaimana pun ini tempat umum dan berita ini akan tersebar dengan sangat mudah.
Bei Zhao tampak terdiam ketika mendengar kata katanya, untuk sesaat dia melihat kekecewaan di dalam mata pemuda itu.
Tapi, itu sangat sekejap dan hampir seperti tidak pernah ada yang membuatnya ragu ragu dengan penglihatan nya.
Lagipula, Bei Zhao adalah orang yang sangat sulit untuk di duga sehingga dia tidak mengerti apakah yang dilihatnya nyata atau tidak.
Tatapan nya berubah menjadi rumit tapi dia mengenyahkan segala pemikiran nya dan kembali memasang wajah tak tersentuh.
Dia berbalik dan bersiap untuk pergi dari sana bersama dengan Lin Yue, tapi dia tidak menyangka bahwa tangan kirinya akan di cekal oleh Bei Zhao.
"Tunggu !" Panggil Bei Zhao dari belakang.
Dia terkejut dan segera menoleh ke belakang, dia menghempaskan tangannya yang membuat cekalan tangan Bei Zhao terlepas.
"Apa lagi yang di inginkan oleh Bei Wang ? Tidaklah anda sudah puas ? Jika anda terus begini maka anda akan membuat orang salah paham dengan hubungan yang kita miliki. " Ucapnya dengan dingin dan tanpa perasaan.
__ADS_1
Dia telah terbiasa berkata tidak sesuai dengan apa yang di pikirkan nya, dia selalu mengubur kata kata yang sebenarnya ingin dia katakan dalam dalam.
Karena, kata kata yang ingin di katakan nya sebenar nya menunjukkan kelemahan yang ingin dia sembunyikan.
"Zhou Beishang, tidak bisakah tidak berbincang sejenak ?" Tanya Bei Zhao dengan wajah memelas.
"Tidak, tidak ada yang perlu di bicarakan lagi di antara kita. Lalu, jangan panggil aku dengan nama Zhou Beishang lagi. Namaku adalah Lin Qiaofeng. " Ucapnya dengan dingin.
Dia berbalik sekali lagi, tapi dia mendengar orang di belakangnya memanggil namanya dengan canggung dan tidak biasa.
"Lin Qiaofeng , kalau begitu maukah kau berbicara sebentar denganku ?" Tanya orang di belakangnya.
"Kita akan bertemu di halaman rumahmu pada malam hari ketiga sejak hari ini, aku akan menemuimu. " Ucapnya dengan keputusan final.
Dia menarik Lin Yue dan menghilang di antara banyak orang, dia tidak terlalu cepat seperti sebelumnya. Langkahnya santai tapi tidak terlalu perlahan juga.
"Sepertinya dia sepenuhnya jatuh cinta padamu. " Goda Lin Yue dengan senyum nakal.
Dia melihat dengan mata kepalanya sendiri tentang bagaimana tatapan memuja milik Bei Zhao untuk Lin Yue.
Tentu saja dia tidak percaya apabila pemuda itu jatuh cinta padanya, itu sepertinya hanya ada di dongeng anak anak.
"Kau sepertinya harus mulai mempercayai dirimu sendiri, kamu sangat cantik dan memiliki pesona yang tak terbantahkan. Bagaimana tidak mungkin kalau dia tidak suka padamu ? Bisa saja dia tersentuh denganmu di detik detik terakhir bersamamu. " Ucap Lin Yue dengan hayalan yang tinggi.
"Kau terlalu banyak membaca buku cerita romantis picisan yang dijual dengan murah di pinggir jalan, sesungguhnya kisah cinta yang asli tidak semudah itu. Itu penuh darah dan luka, jika bisa maka aku tidak ingin jatuh cinta pada seseorang. " Ucapnya dengan datar dan kesal.
"Heh, aku mendapat kan hal ini dari kisah kisah pelayan ku !" Ucap Lin Yue tidak terima dengan tuduhan yang dia berikan.
"Terserah, intinya jika Bei Wang bisa cinta padaku maka langit akan terbalik. Jadi, bahkan jika 10 orang mengatakan hal yang sama, aku tidak perduli dan tidak akan percaya. " Ucapnya dengan keras kepala.
__ADS_1
"Jika kamu begitu keras kepala maka akan sulit untuk mencari pasangan di masa depan. " Ucap Lin Yue sambil mengerucut kan bibirnya dengan kesal.
"Aku tidak berniat untuk menikah lagi di masa depan, pengalaman masa lalu terlalu buruk. Aku tidak memiliki keberanian lagi untuk menikah lagi. " Ucapnya dengan asal asalan.
Dia berjalan meninggalkan Lin Yue yang terus mengeluarkan omong kosong yang tidak berguna dan menyakiti telinga.
"Kau harus percaya pada dirimu sendiri !" Teriak Lin Yue pada dirinya yang telah berjalan menjauh.
"Aku sangat menghargai diriku jauh lebih dari siapapun ! Karena terlalu menghargai diriku sendiri, aku pikir tidak ada yang layak untukku !" Teriak nya membalas omong kosong Lin Yue.
"Itu baru saudaraku !" Teriak Lin Yue dari belakang dan merangkul bahu nya.
"Mari mabuk mabukan sampai puas !" Ucap Lin Yue sambil membawanya.
Sesampainya di tempat salah satu kedai arak paling baik di kota Shanxi, dia duduk di bangku dan meminta 10 kendi.
"Apa alasan mu sehingga kau bisa pergi menemani ku di sini ?" Tanya nya pada Lin Yue.
Lin Yue terdiam sebelum akhirnya tersenyum, dia tahu bahwa Lin Yue pastinya tidak mungkin bisa langsung keluar dari istana tanpa alasan khusus.
Bagaimana pun, Kaisar Lin sangat sayang pada Lin Yue, bagaimana mungkin Lin Yue bisa keluar tanpa alasan khusus ?
"Ayahku memintaku untuk menangani tugas pertamaku secara resmi dan lumayan penting, yaitu mengikuti dan menyelidiki salah satu pejabat di istana yang di duga melakukan korupsi. Itu bukan hal besar, aku akan menyelidiki nya. " Ucap Lin Yue.
"Jika ayahmu bisa meminta mu untuk melakukan itu maka kemungkinan itu bukan hal yang sangat ringan seperti yang kau pikirkan, sebaiknya kau pikirkan dengan hati hati dan menjadi waspada. Hal tersebut bisa jadi tidak ada orang lain yang bisa di percaya selain dirimu. " Ucapnya dengan teliti.
"Ehm, itu agak salah. Sepertinya lebih cocok apabila menggunakan kata kata 'ayah kita'. " Ucap Lin Yue dengan canggung.
"Huft , bagaimana pun hanya aku yang mengetahui hal tersebut. Dia juga belum tentu akan mengakui ku dan aku tidak memaksa nya untuk mengakui. aku tidak perduli, selama aku tidak mengatakan hal ini padanya, maka dia tidak akan pernah menjadi ayahku. " Ucapnya dengan datar dan tanpa perasaan.
__ADS_1
"Ayo membahas kembali pada masalahmu, tidak peduli pada ayah kita, ayahmu, ayahku, aku tidak peduli. Kita harus membahas ini terlebih dahulu, aku akan membantu mu untuk menyelidikinya. "Lanjutnya pada Lin Yue.