Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
282. Mencari Bei Yi Fei


__ADS_3

Keesokan harinya, kali ini mereka pergi berlima dengan Bei Zhao ke apartemen milik Ye Xushi dan semuanya mulai terungkap secara perlahan lahan.


"Qing Shu, putra kedua dari seorang pengusaha transportasi online terbesar. " Ucap Ye Xushi ketika sedang mencari cari tentang Luca.


"Apakah Ayahnya adalah Qing Yan ? Kakaknya adalah Qing Liang ?" Tanya Lin Beishang sambil mengerutkan dahi.


Ye Xushi menurunkan tatapannya menuju sebuah tulisan yang lebih kecil sebelum akhirnya mengangguk.


"Itu benar, apakah kamu sudah pernah bertemu dengannya ?" Tanya Ye Xushi.


"Aku sudah pernah bertemu dengannya 10 tahun lalu, bersama dengan kedua orang tuaku di sebuah pesta besar tapi aku sudah tidak ingat lagi bagaimana wajahnya. Hanya pernah mendengar namanya saja untuk belakangan ini. " Jawab Lin Beishang sambil mengerutkan dahinya.


"Dia adalah pria yang sangat tertutup, tidak banyak informasi tentangnya. " Ucap Ye Xushi dengan tenang.


Lin Beishang menatap dengan perasaan campur aduk, Bei Shu ini benar benar membuatnya pusing sejak dahulu.


Menjadi Kaisar yang tidak bisa ditebak dan tidak bisa bekerja dengan baik, dan hanya bisa menjadi bidak di bawah Chu Lin Fei.


Jujur saja, Lin Beishang tidak memiliki kesan baik untuk Bei Shu ini tapi tidak tahu jika dalam kehidupan ini telah mendapat pencerahan, sama seperti Bei Yi Fei.


Orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan kesempatan kedua mereka, mungkin Bei Shu ini benar benar telah menjadi baik.


Tapi, jika memang begitu, ketika menyadari ini maka Bei Yi Fei tidak akan senang dan akan memutuskan seluruh hubungan yang dimiliki nya dengan Luca atau yang sekarang di ketahui sebagai Qing Shu ini.


Di kehidupan lalu, Qing Shu membunuh kakak Bei Yi Fei yang merupakan Putra Mahkota yang asli dan menyebabkan kematian kepada Bei Zhan.


Bagaimana mungkin Bei Yi Fei berani untuk mendekati Qing Shu setelah mengetahui kebenaran ini, terlalu sulit untuk melepaskan diri dari masa lalu.


Mungkin otak akan bisa mengatakan untuk melupakan tapi hati tidak akan pernah bisa melupakan hal ini.


Saat ini, mereka tidak memiliki hubungan darah sama sekali dan tidak akan menjadi masalah apabila menikah. Tapi, apakah Bei Yi Fei bersedia untuk menikah dengan pria yang dicintainya sekaligus pria yang dibencinya ?


Lin Beishang benar benar ragu dengan semua ini, di satu sisi ingin memberi tahu Bei Yi Fei untuk berhati hati dengan Qing Shu.


Tapi, disisi lain, takut bahwa kata katanya akan membawa kehancuran pada hubungan Bei Yi Fei dengan Qing Shu.


"Apa yang harus aku lakukan ? Apakah memberi tahu Bei Yi Fei soal ini atau tidak ?" Tanya Lin Beishang dalam dilema.


"Kamu harus memberi tahunya untuk berhati hati, di kehidupan lalu hubungan ku dengannya tidak baik. Tapi, jika dia benar benar harus menikah dengan musuhnya dan baru mengetahui hal ini ketika menikah, maka seberapa sengsara nya dia ? Terjebak dalam cinta dan dendam ?" Tanya Lan Xiang dengan kasihan.


"Tapi.... dalam kehidupan ini, belum tentu Qing Shu adalah orang yang jahat. Bagaimana jika Qing Shu tidak mengingat seluruh perbuatan nya di masa lalu ?" Tanya Lin Beishang dengan ragu.

__ADS_1


"Qing Shu mungkin tidak ingat dirinya sebagai Bei Shu, tapi bagaimana dengan Bei Yi Fei ? Dia akan terus membawa bayangan pada tahun itu. " Ucap Lan Xiang dengan penuh keyakinan.


"Jadi, menurutmu aku harus mengatakan hal ini dengannya ?" Tanya Lin Beishang.


Semua orang yang ada di sana mengangguk, Lin Beishang menahan nafasnya untuk sejenak dan merasa bahwa dirinya sangat gugup sampai sampai kesulitan untuk bernafas dengan benar.


"Bagaimana jika semua dugaan kita salah dan Qing Shu dan Luca adalah orang yang berbeda ?" Tanya Lin Beishang.


"Kecil kemungkinan untuk salah bahkan dengan bukti yang sejelas ini, aku takut bahwa dengan bukti ini maka akan bisa melaporkan nya atas nama penipuan." Ucap Ye Xushi.


Lin Beishang menghela nafas dan melihat sekeliling sejenak sebelum akhirnya mengangguk pada semuanya lalu berdiri.


Lin Beishang berdiri dan menelpon Bei Yi Fei, telepon tidak langsung diangkat dan membuat Lin Beishang merasa sedikit khawatir untuk Bei Yi Fei.


Sampai akhirnya telepon tersebut di angkat dan terdengar nafas yang tampaknya kelelahan, membuat Lin Beishang menaikkan salah satu alisnya.


Sebenarnya, apa yang sedang di lakukan oleh Bei Yi Fei ?


"Halo ?" Tanya Lin Beishang dengan ragu.


"Ya ? Kenapa kamu menelpon ku ?" Tanya Bei Yi Fei.


"Dimana kamu ? Kenapa suara mu tampak sangat kelelahan dan begitu berisik ?" Tanya Lin Beishang.


"Apakah kamu memiliki waktu luang ?" Tanya Lin Beishang.


"Ya, setelah aku pulang ini maka jadwal ku akan kosong. Apakah kamu ingin membicarakan sesuatu dengan ku ?" Tanya Bei Yi Fei.


"Tentu, aku ingin membicarakan sesuatu denganmu. Kirimkan alamat mu dan aku akan menjemput mu. " Ucap Lin Beishang.


"Hm, aku akan menunggu kedatangan mu. " Ucap Bei Yi Fei.


Lalu, setelah itu mereka mengucapkan salam perpisahan dan baru menyadari bahwa saat ini dia hanya membawa kunci mobil miliknya.


"Tidak apa apa, jemput lah Bei Yi Fei dan aku akan pulang bersama dengan Ye Xushi. " Ucap Bei Zhao segera mengerti kesulitan yang dialami oleh Lin Beishang.


Lin Beishang yang mendengar ini merasa ragu dan menatap Bei Zhao dengan tatapan penuh rasa bersalah.


"Apakah tidak apa apa ? " Tanya Lin Beishang.


"Tidak apa apa, aku akan mengantarkan nya dengan baik dan aman sampai ke rumah. Kamu bisa tenang, aku tidak akan membawa lebih dari 50 km/jam." Canda Ye Xushi layaknya seorang penjaga yang setia.

__ADS_1


Lin Beishang yang melihat ini langsung tertawa terbahak bahak, tidak tahan dengan kelucuan yang ada ini.


"Baiklah kalau begitu, tolong jaga dia dan jangan biarkan dia berjalan sendiri atau dia akan di culik oleh orang lain. " Canda Lin Beishang.


"Sayang, tunggu aku di rumah ya. " Goda Lin Beishang lalu mengecup pipi Bei Zhao.


Wajah Bei Zhao langsung memerah layaknya tomat dan tampak malu dengan semua ini. Lin Beishang melihat bahwa dia telah 5 menit berdiri di sini dan ada baiknya apa bila dia langsung berangkat sekarang.


"Aku akan berangkat sekarang, jaga diri kalian baik baik. " Ucap Lin Beishang sebelum akhirnya berjalan ke atas mobil.


Lin Beishang menghidupkan mesin mobilnya lalu mulai dengan berhati hati mengeluarkan mobilnya dari barisan parkiran yang berjejer dengan sempurna, sangat memuaskan mata.


Lin Beishang merasa bahwa susunan ini sangat bagus, jadi selalu sangat senang ketika melihatnya. Setelah keluar dari parkiran, Lin Beishang langsung menuju ke tempat olahraga milik Bei Yi Fei.


Alamat gadis itu sendiri telah dikirimkan pada Lin Beishang via pesan di handphone milik Lin Beishang, ketika Lin Beishang melihat tempatnya, Lin Beishang langsung tahu tempatnya ada di mana.


Bukannya Lin Beishang tahu segala tempat, tapi tempat pusat kebugaran yang satu ini sering di kunjungi olehnya.


Paling tidak, seminggu sekali kemari tapi tidak pernah bertemu dengan Bei Yi Fei, mungkin karena waktu mereka datang berbeda.


Lin Beishang cenderung datang pada malam hari, terutama ketika pukul 8 dan pulang pada pukul 10 malam.


Sementara, Bei Yi Fei pergi ke sana pada siang hari, tentu saja mereka tidak akan pernah bertemu satu sama lain, bahkan jika mereka datang setiap hari.


Butuh waktu sekitar 20 menit untuk datang ke tempat pusat kebugaran milik Bei Yi Fei dan sesampainya di depan parkiran.


Lin Beishang menelpon Bei Yi Fei tapi tidak di angkat oleh Bei Yi Fei jadi Lin Beishang menunggu sebelum akhirnya terlihat Bei Yi Fei yang berlari ke arah mobilnya dengan pakaian olahraga.


Hanya saja, pakaian Bei Yi Fei tampak sangat terbuka dibagian perut dan kedua bahu gadis itu. Dengan keringat yang membasahi tubuhnya, terlihat bahwa Bei Yi Fei memiliki tubuh yang sangat bagus.


Ketika Bei Yi Fei masuk ke dalam mobilnya, Lin Beishang mengeluarkan sebuah handuk kecil yang selalu dia bawa kemana mana dan menyerahkan nya kepada Bei Yi Fei.


"Terima kasih. " Ucap Bei Yi Fei dan gadis itu menggunakan nya untuk mengelap seluruh tubuhnya yang basah oleh keringat.


"Apakah kamu tidak membawa pakaian ganti ?" Tanya Lin Beishang.


Bei Yi Fei menggelengkan kepalanya dan Lin Beishang menghela nafas pelan sebelum akhirnya meraba raba di jok belakang untuk mengambil sebuah jaket kulit.


Lalu menyerahkan nya kepada Bei Yi Fei.


"Bagaimana mungkin kamu memiliki benda benda yang begitu lengkap di dalam mobilmu ?" Tanya Bei Yi Fei dengan kagum.

__ADS_1


"Aku adalah orang yang waspada, ingatlah untuk 'sedia payung sebelum hujan', ini sama saja. " Ucap Lin Beishang dengan acuh tak acuh.


"Kemana kamu akan membawaku? " Tanya Bei Yi Fei.


__ADS_2