Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
53. Haus Darah


__ADS_3

Bei Zhao menyarungkan pedangnya lagi dan berjalan keluar sambil membawa gulungan kertas yang telah diberikan olehnya.


"A Xiang, sampai kapan kamu akan terus berada di sana dan bersembunyi sambil mengepalkan tangan ?" Tanya nya pada salah satu sudut ruangannya yang ada tanaman.


Dia tahu keberadaan A Xiang di belakang nya, walaupun Bei Zhao tidak dapat menyadarinya. Keberadaan A Xiang sangat samar, tapi dia telah melatih dirinya sendiri seperti orang buta.


Dia bisa mendeteksi setiap gerakan dan suara nafas seseorang, pendengaran nya sangat baik.Ini membuatnya jauh lebih peka di bandingkan orang biasa, bahkan untuk orang seperti Bei Zhao yang telah menghabiskan hidupnya di medan perang sejak muda.


"Maafkan aku, Nona. A Xiang telah tidak sopan. " Ucap A Xiang sambil berlutut di depannya.


"Tidak perlu berlutut, kau sudah mendengar bukan ? Bagaimana menurutmu ? Apa kau bisa membuat kesimpulan ?" Tanya nya pada A Xiang dengan senyum tipis.


Wajah A Xiang tampak kacau dan tidak bisa mengatakan apa apa, dia membantu gadis yang lebih muda darinya itu untuk berdiri dan membawa gadis itu ke dalam pelukannya.


"Aku tidak berani membuat spekulasi. " Ucap A Xiang dengan suara yang sedikit bergetar.


"Tidak apa apa membuat spekulasi, apa yang harus di takutkan ?" Tanya nya sambil tersenyum dan memeluk A Xiang sambil menepuk nepuk punggung gadis itu.


Dia merasakan bahwa dada nya yang merupakan tempat kepala A Xiang berada, itu mulai dibasahi oleh air mata.


"A Xiang, jika memang benar Jenderal Lan adalah Ayahmu. Maka kau harus bangga, dia adalah seorang jenderal yang di hormati dan dia adalah orang yang dicintai oleh banyak orang. " Ucapnya.


"Tapi, cinta yang diberikan padanya telah membuat langit cemburu. Untuk apa memiliki cinta sebanyak itu apabila kita tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk menampungnya ? " Tanya A Xiang dengan nada yang bergetar.


"Apa yang dikatakan oleh A Xiang kecilku adalah kebenaran, kalau begitu kenapa kamu tidak mengambil hal baiknya ? Ayahmu adalah seorang Jenderal yang sangat menyayangimu. " Ucapnya dengan lembut memainkan rambut A Xiang.


Zhou Beishang mengatakan dan membisikkan kata kata nasihat dan hiburan untuk A Xiang yang terguncang, seolah olah hidupnya penuh dengan kebahagiaan.


Di dalam hatinya, dia sebenarnya merasa sedih. Ketika dia sedih, tidak akan ada yang mau menampung kesedihannya.

__ADS_1


Tidak ada orang yang mengerti dirinya. Tidak ada yang mengetahui apa tujuannya, tidak ada orang yang menyayanginya dengan tulus.


Ketika dia sedih, dia hanya bisa melampiaskan kesedihannya pada dirinya sendiri atau menyimpan nya dalam diam.


Sampai sampai, beberapa orang menganggapnya sebagai orang bodoh dengan keterbelalangan mental saat di Kediaman Perdana Menteri Zhou.


Orang orang menjadi lebih gencar untuk melukainya tapi pada kenyataannya, orang lupa bahwa dia adalah manusia juga.


Dia adalah manusia dengan sedikit kemampuan lebih untuk mengendalikan diri, akan ada pada waktunya dia tidak bisa menahan diri lagi dan membunuh banyak orang.


Dia ingat, ketika berumur 15 tahun, A Xiang pernah bertanya padanya. Kenapa dia tidak mendaftarkan diri ke dalam Istana karena kemampuannya yang baik dalam hal racun.


Pada saat itu, dia hanya mengatakan bahwa dia tidak percaya diri untuk mendaftar dan bersaing dengan ribuan orang berbakat lainnya.


Tapi, kenyataanya itu bukanlah alasan yang sebenarnya. Alasan sebenarnya, hanya dia sendiri yang tahu itu dengan jelas.


Penyiksaan demi penyiksaan yang telah di alaminya sejak masih bayi membuatnya menjadi haus darah.


Dia takut bahwa dia tidak bisa mengendalikan dirinya lagi dan berubah menjadi haus darah, jika hanya sesekali seperti sebelumnya ketika dia mengikuti Bei Zhao.


Itu bukan masalah besar.


Tapi, apabila dia bergabung dengan ketentaraan, maka siapa yang akan bisa menjamin berapa banyak mayat yang akan di lihat olehnya dalam satu tahun.


"Jie, aku ingin membalas dendam. Aku ingin membuat mereka semua membayar seluruh penderitaan ku, aku ingin mereka membayarnya!" Ucap A Xiang dengan perasaan yang tidak tertahankan.


"Jie, jika dimasa depan aku tidak dapat bertahan maka aku ingin kau membalaskan dendam mu. " Ucap A Xiang.


Dia yang mendengar ini merasa jantungnya jatuh dan dia memaksakan diri nya untuk tertawa.

__ADS_1


"Apa yang kamu katakan ? Umurku pastinya lebih pendek darimu. " Ucapnya dengan suara yang sedikit serak.


"Kita adalah saudara, jika salah satu dari kita meninggal maka salah satu dari kita yang hidup harus membalaskan dendam mereka. " Ucap A Xiang sambil memeluknya dengan erat.


Dia merasakan bahwa hatinya tenggelam, dia hampir tidak bisa menahan diri untuk tidak menangis dan memeluk A Xiang.


Bagaimana pun, dia adalah orang yang lebih tua dari A Xiang. Dia adalah panutan dan dia tidak bisa menunjukkan kelemahan nya di depan A Xiang.


Dia ingin A Xiang tumbuh menjadi anak yang baik dan tidak dipenuhi dengan dendam, cukup dia sendiri yang tumbuh karena dendam.


Jika dia tidak memikirkan dendam nya, maka mungkin sudah berulang kali dia mengakhiri hidupnya sendiri.


Masih ada hutang darah yang harus dia tagih dari Ibu Suri dan Keluarga Chang atau bahkan Kaisar. Mereka semua yang saat ini sedang berdiri di atas tumpukan emas, pada akhirnya akan tergelincir dan jatuh di bawah sepatunya.


Itu adalah tempat yang cocok untuknya menginjak, yaitu kepala mereka. Dia tersenyum di belakang tubuh A Xiang.


Senyum Zhou Beishang mengerikan dan tidak dapat dijelaskan, penuh dengan dendam. Jenderal Chang yang telah menahan ibunya, pada akhirnya akan jatuh.


Baik Keluarga Chang, Ibu Suri, Kaisar dan Keluarga Xie. Semuanya akan hancur ! Dia bersumpah, jika keempat keluarga itu tidak hancur.


Maka bahkan jika dia hanya berupa genangan darah atau bubur daging , dia masih akan merangkak dari lubang Neraka dan menarik orang orang itu bersamanya.


"Jie, apakah kita akan mengandalkan Bei Wang untuk mencapai tujuan kita ?" Tanya A Xiang yang masih tidak menyadari perubahan atmosfer.


"Bei Wang ? Untuk apa ? Apa kau mulai percaya padanya ? Hati manusia tidak dapat ditebak, untuk contoh saja. Bei Wang dikatakan sangat lurus dan tidak pernah menjalin hubungan dengan siapapun, tapi pada akhirnya kamu menemukan bahwa dia memiliki hubungan yang dekat dengan Putri Mahkota Dinasti Tang ?" Ucapnya sambil tertawa kecil.


Suaranya serak, tapi bukan seperti sedang menahan tangis melainkan menahan tawa yang akan meledak.


"Ehm soal itu, kami menemukan beberapa rumor tidak berdasar tentang hubungan Bei Wang dan Putri Mahkota Dinasti Tang. " Ucap A Xiang tiba tiba.

__ADS_1


...----------------...


Note : Author berterima kasih pada siapapun yang sudah mendukung karya author yang satu ini, tapi author belakangan ini agak jarang update karena lagi kurang enak badan. Terima kasih atas pengertian yang telah diberikan oleh para pembaca ❤


__ADS_2