Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
125. Kekecewaan


__ADS_3

Lin Qiaofeng duduk dan meringkuk dalam pelukan Lin Yue layaknya anak kecil yang ketakutan akan orang jahat.


Tapi, meskipun tidak ada banyak hal yang berubah dalam ekspresi wajahnya masih teguh seperti sebelumnya.


Sebenarnya, pikirannya telah berpikir kedalam keadaan dimana ketika dia tersadar dari kondisi latihan tertutupnya, selalu ada Fang Ling dan Lan Xiang yang sedang berlatih pedang.


Kondisi latihan tertutup tidak boleh diganggu apabila terganggu maka akan menimbulkan cacat pada kekuatan pemiliknya.


Ini adalah mimpi buruk bagi siapapun, pada awalnya dia tidak memikirkan hal ini tapi pada akhirnya dia mengerti.


Kemungkinan, apa yang terjadi adalah Fang Ling berniat untuk membunuhnya dan Lan Xiang menghentikan dengan cara mengajak berlatih pedang.


Ini adalah hal yang diluar nalarnya, Lin Qiaofeng tidak tahu sejak kapan hal ini terjadi dan merasa bahwa kepalanya menjadi sakit.


Sebuah senyum sedih terpancar di wajahnya, ingatannta melayang pada masa lalu ketika Fang Ling baru bergabung dengan mereka.


Lan Xiang sangat dekat layaknya seorang saudari dengan Fang Ling, ini benar benar tidak bisa diterima. Bahkan untuk dirinya sendiri yang telah menerima banyak kejutan dalam kehidupannya.


Fakta bahwa orang yang manis dan lembut itu adalah orang yang mengkhianatinya membuatnya merasa pahit. Sekarang, Lin Qiaofeng merasa bahwa tidak ada yang bisa dipercaya.


Dia tidak tahu apakah kata kata yang diucapkan oleh Lan Xiang benar benar kenyataan yang sebenarnya atau hanya tipuan lain.


Baik Lan Xiang, Fang Ling, dia tidak bisa mempercayai salah satunya lagi. Hatinya telah jatuh dan hancur tanpa bisa diperbaiki.


Tidak terhitung berapa kali dia dikecewakan dalam kehidupannya ini, sudah berulang kali tapi setiap kekecewaan yang dia dapatkan rasanya selalu sangat sakit.


Padahal dia sudah sering dan berulang kali, kenapa dia tidak bisa terbiasa dengan rasa sakit yang menghancurkan ini ?


"Jika kamu tidak pergi sekarang, maka kamu akan dikubur disini dan Nona bodohmu tidak akan tahu perbuatan baik yang mengharukan milikmu ini. " Ucap Fang Ling.


"Kau tidak layak untuk menghina Nona sebagai seorang pengkhianat, tidakkah kamu merasa malu ? Tanpa bantuan Nona, kau dan ayahmu hanya seorang buronan yang hidup dalam pengejaran !" Ucap Lan Xiang.


"Bukankah kamu juga seorang pengkhianat sekarang di matanya ? Apa yang kau lakukan disini sangat sia sia. "Ejek Fang Ling.


"Tidak peduli sia sia atau tidak, cukup hanya aku, kamu dan langit yang tahu soal itu. " Ucap Lan Xiang dengan gertakan gigi.


"Wah, kamu baik sekali ! Aku pikir jika sibodoh itu disini maka dia akan menangis terharu !" Ejek Fang Ling sekali lagi.


"Siapa yang kau sebut bodoh ?! Kau tidak layak !" Teriak Lan Xiang dengan marah, mata Lan Xiang memerah karena rasa marah yang meluap.


"He he ketika aku menghinamu tadi kamu tidak marah tapi ketika aku menghina Zhou Beishang itu kau langsung mengamuk seolah olah itu adalah ibumu. " Ucap Fang Ling dengan tawa menghina.


"Itu karena aku selalu mengukir setiap kebaikan yang telah diberikan Nona padaku, aku tidak akan pernah melupakannya, tidak sepertimu seorang teratai putih yang tidak memiliki tulang punggung. "Hina Lan Xiang.


(Teratai putih yang tidak memiliki tulang punggung : Orang yang bermuka dua dan tidak memiliki pendirian, menjilat orang yang lebih kuat dan menginjak yang lebih lemah. )


"Bagus ! Kamu memiliki mulut yang tajam ! Aku ingin melihat apakah kata katamu benar benar tulus atau tidak !" Ucap Fang Ling.


"Apakah kamu layak untuk melihat ketulusanku ? Aku pernah sangat tulus dan menganggapmu sebagai seorang adik, tapi kamu mengkhianatiku dan Nona. Pada akhirnya, kamu adalah orang yang mengecewakan dan tidak layak. " Ucap Lan Xiang.


"Si Zhou Beishang bodoh itu pasti menganggap mu telah menjadi pembunuh ayahnya, kau tidak akan pernah bisa membersihkan namamu sejak saat ini. " Ucap Fang Ling.


"Kau yang membunuh Tuan Zhou ?! Aku pikir dia meninggal karena sakit sehingga aku menyetujui ajakan mu untuk membuat orang menggunakan kulit palsu agar Nona tidak sedih ! Kau benar benar binatang , Fang Ling !" Teriak Lan Xiang dengan marah.

__ADS_1


"Pria tua itu sudah mendekati kematiannya, aku hanya perlu mengatakan sedikit dan memberinya racun yang tidak memiliki rasa atau bau. " Ucap Fang Ling tanpa rasa bersalah.


"Kau ! Benar benar binatang !" Teriak Lan Xiang dengan marah dan mata yang memerah.


Sementara Lin Qiaofeng yang mendengarkan hal ini dibalik pohon hanya merasakan kekecewaan yang besar, ternyata ada begitu banyak hal yang tidak di ketahui olehnya sebelumnya sehingga dia menjadi orang yang buta.


Dia bahkan tidak tahu siapa pembunuh ayahnya yang sebenarnya dan telah menuduh serta membenci orang yang salah.


Mendengar dan melihat ekspresi Fang Ling membuatnya merasa marah dan benci tapi dia masih duduk diam tanpa berniat untuk pergi kedepan dan mencekik Fang Ling sampai mati.


Lin Qiaofeng menatap keduanya yang masih berdebat dan dia merasa bahwa dunianya diluluh-lantakkan dan terlihat bahwa pada akhirnya, keduanya tidak tahan lagi.


Keduanya mulai bertarung dan para pasukan mulai bertarung dengan sengit sementara Lin Qiaofeng memandang itu semua dengan diam tanpa niat untuk ikut campur.


"Apakah kamu tidak berniat untuk menghentikan mereka ?" Tanya Lin Yue dari belakang.


"Tidak, biarkan mereka bertarung. Aku ingin melihat siapa yang lebih kuat. " Jawabnya dengan datar.


Lin Qiaofeng memandang pertarungan sengit itu dan bisa dilihat bahwa perkembangan seni bela diri milik Fang Ling sangat pesat itu bahkan hampir setara dengan milik Lan Xiang.


Tapi, jika harus dibandingkan maka Fang Ling tidak akan menang melawan Lan Xiang. Kenapa Fang Ling sangat percaya diri ?


Pertanyaan ini muncul dan terus berputar di benaknya.


"Apakah mungkin salah satu dari 8 leluhur Dinasti Qin akan muncul disini ?" Tanya Lin Yue sambil mengamati.


"Apa ?" Tanya nya dengan bingung.


"Setiap Dinasti memiliki leluhur penjaga dengan kekuatan tahap Penguasa dan tidak akan keluar untuk hal yang tidak penting, aku takut ini tidak akan sesederhana yang di perkirakan. Jika tidak kenapa gadis kecil itu sangat percaya diri ?"


Mendengar ini membuatnya terkejut, sekarang dia tahu kenapa Dinasti Tang disebut sangat kuat. Itu bahkan tiga kali lipat daripada Dinasti Qin !


"Kenapa aku tidak pernah tahu tentang ini?" Tanya nya dengan bingung.


"Karena ini sangat rahasia, selain Kaisar dan kasim kepercayaan dan beberapa orang penting, sulit untuk mendapatkan informasi ini. Dinasti Song sendiri tidak memilikinya jadi kamu tidak perlu merasa bingung karena tidak tahu. " Ucap Lin Yue.


"Apakah kalau orang setingkat Bei Wang mengetahui hal ini ?" Tanya nya pada Lin Yue.


"Tentu saja tahu, jika tidak kenapa dia tidak ingin melepaskan diri dari Dinasti Qin ? " Tanya Lin Yue tanpa ragu ragu.


Mendengar ini membuatnya terdiam, Bei Zhao mengatakan padanya untuk membawa pasukan dan menyerang Dinasti Qin.


Pada akhirnya, itu adalah jalan menuju kematian tapi pemuda itu masih bersedia untuk melakukan nya, memikirkan ini membuatnya lebih khawatir terhadap pemuda itu.


"Bei Wang sendiri memiliki kekuatan yang menakjubkan tapi sayangnya dia sendirian. Jika tidak, kenapa dia tidak keluar dari Dinasti Qin ?" Tanya Lin Yue.


"Tentu saja karena adanya alasan tertentu, hati orang tidak bisa ditebak. Aku tidak bisa menebak apa tujuannya. " Ucapnya dengan cepat memalingkan wajah.


Dia melihat bahwa Lan Xiang lebih diuntungkan dari pertarungan sengit ini tapi Fang Ling tidak terlihat ragu atau pun ketakutan.


Tidak lama, ada seseorang berjubah hitam yang membantu Fang Ling dan mendorong Lan Xiang. Lan Xiang terlempar mundur dengan satu pukulan dari orang itu.


"Aku tebak ini adalah orang yang kamu bicarakan. " Ucapnya pada Lin Yue.

__ADS_1


Lin Yue sendiri mengangguk dan dia kembali memandang, dia bisa melihat bahwa Lan Xiang terlihat marah.


"Apa apaan ini ?" Tanya Lan Xiang dengan marah.


"Lan Xiang, kamu pikir aku kesini karena aku tidak sadar akan kekuatan ku sendiri ? Sebenarnya yang aku lakukan disini adalah untuk merebut pusaka pusaka Dinasti Song sehingga Tuan Kedelapan datang dan membantuku. Aku hanya pengalihan sementara pasukan yang asli telah menyerbu istana !" Ucap Fang Ling sambil tertawa terbahak bahak.


"Aku tidak menyangka kau selicik itu, kau benar benar seekor rubah. Aku sangat membenci orang yang licik sepertimu. " Ucap Lan Xiang dengan marah.


"Tidak peduli apa yang kamu katakan, dengan kedatangan Tuan kedelapan maka kematianmu dan seluruh pengikut kecilmu telah dipastikan. " Ucap Fang Ling dengan seringaian.


"Siapa yang mengatakan bahwa hidup dan matinya telah dipastikan ?" Tanya Lin Qiaofeng dengan dingin.


Semua orang tertegun melihatnya melangkah keluar dari pepohonan, tapi dia hanya sendirian sementara Lin Yue pergi menuju istana dan melawan pasukan Dinasti Qin.


"Zhou Beishang ?! Kamu datang ! Apakah kamu mendengar seluruh percakapan kami sebelumnya ?!" Tanya Fang Ling sambil tertawa gila.


Sementara wajah Lan Xiang berubah menjadi pucat dan tanpa darah ketika melihatnya datang. Lin Qiaofeng hanya melirik Lan Xiang sekilas dan dengan acuh tak acuh kembali menatap Fang Ling dan Tuan Kedelapan.


"Tuan kedelapan, aku mendengar bahwa reputasi mu sangat baik. Sangat disayangkan kembali bahwa kamu akan menemukan kematian mu disini. Dinasti Qin akan segera digantikan. " Ucapnya dengan senyum tipis.


Lin Qiaofeng langsung berbicara dengan Tuan Kedelapan seolah olah Fang Ling tidak pernah ada disana.


"Kau ?! Kenapa kau tidak menjawab ku ?!" Teriak Fang Ling.


"Tuan Kedelapan, kenapa kamu tidak menjawab ? Apakah kamu bisu ?" Tanya nya dengan senyum mengejek.


"Berani beraninya kau menghina Tuan Kedelapan !" Teriak Fang Ling.


Pah !


Yue Shan dengan sangat cepat melesat dan menghantam wajah Fang Ling yang membuat Fang Ling terlempar dan jatuh setelah menghantam pohon.


"Sebaiknya, orang mati tidak perlu berbicara banyak. " Ucapnya dengan senyum manis.


"Dia adalah selir kesayangan Kaisar saat ini, tidak bijak bagimu untuk melukainya. " Ucap Tuan Kedelapan akhirnya buka suara.


"Oh ? Kaisar ? Apakah dia layak untuk menjadi pertimbangan ku ? Aku bisa membunuh siapapun yang aku inginkan. Atas dasar apa kamu memiliki hak untuk melarangku ?" Tanya nya dengan ramah.


"Tuan Kedelapan, jangan anggap dirimu terlalu tinggi. Bagaimanapun, banyak bakat baru yang telah lahir. Kamu orang tua yang berdiam di dalam gua selama berpuluh puluh tahun, apakah masih memiliki kekuatan yang nyata ? Aku pikir, selain menggertak orang yang lebih lemah, kalian tidak memiliki kekuatan lain. " Ejek nya.


"Jangan salahkan aku karena telah tidak sopan. " Ucap Tuan Kedelapan.


Pria itu mengeluarkan pedang sementara dia menangkis dengan Yue Shan, dia bergerak dengan lincah dan menangkis setiap serangan yang berasal dari pedang Tuan Kedelapan.


Sementara Lin Qiaofeng sibuk untuk menghindari serangan yang di berikan oleh Tuan Kedelapan, Lan Xiang bangkit dan mengambil pedang lalu berjalan dengan terseok seok.


Krassshh


Suara daging yang ditembus terdengar oleh semua orang dan jeritan yang menyakitkan dapat membuat semua orang ketakutan.


Disana, dibawah pohon yang rindang, yang sebelumnya tampak sangat segar sekarang penuh dengan darah segar.


Fang Ling yang tidak sempat melarikan diri telah dipaku ke pohon dengan pedang Lan Xiang tepat di jantung, wajah Fang Ling menunjukkan ketidak kepercayaan bahwa dirinya telah ditikam sampai mati oleh musuhnya.

__ADS_1


Sementara Lan Xiang berdiri dengan dada yang naik turun dan tatapan yang penuh dengan kebencian kearah Fang Ling yang telah terkulai tanpa nyawa.


__ADS_2