
Sejak kematian Sima Qing pada saat itu, Lin Beishang dan Bei Zhao tidak berani untuk lengah dan mencari jejak Chu Yi.
Sementara mereka menangkap banyak hal, mereka hanya bisa menemukan satu kesimpulan yaitu, Chu Yi bukanlah Ketua satu satunya.
Melainkan ada satu orang lagi yang menemani Chu Yi untuk melakukan banyak kejahatan, ada beberapa orang dari yang mereka tangkap.
Mengatakan bahwa seseorang yang lain sangat dekat dengan Chu Yi dan semua ciri ciri yang di berikan mengarah pada satu orang, yaitu Bei Yi Fei.
Tapi, tidak heran untuk memikirkan Bei Yi Fei, mengingat seberapa besar obsesi gadis itu untuk Bei Zhao di masa lalu.
Sangat mengerikan.
Bahkan masih bisa bertahan ketika sudah berada di ambang kematian, sayang sekali bahwa mereka ditakdirkan untuk menjadi musuh dan membunuh satu sama lain.
Sampai kapanpun, hanya ada satu Bei Zhao, jadi sulit untuk mengatakan bahwa mereka akan bisa berdamai.
Kecuali Bei Yi Fei menghilangkan seluruh ambisi yang ada di dalam dirinya.
Disisi lain, Bei Yi Fei yang sedang duduk di tepi sebuah kolam renang yang sering disebut dengan infinity pool.
Disana ada banyak wajah orang asing. Ya, Bei Yi Fei sedang berada di Italia dan melihat begitu banyak orang yang menari dan berpesta.
Sementara Bei Yi Fei hanya memakai pakaian renang yang minim, dan sebagian besar lekuk tubuhnya terbentuk dan membuat banyak orang terpesona.
Beberapa orang mengajaknya dansa atau berenang bersama tapi Bei Yi Fei menolak semuanya, disini sudah hampir malam tapi kolam renang sama sekali tidak menunjukkan tanda tanda akan menjadi sepi.
Bei Yi Fei meminum jus semangka yang di pesannya sambil memandang ke arah langit lalu menghela nafas.
" Di kehidupan lalu, aku berpikir bahwa satu satunya penghalang kita adalah karena aku terlahir sebagai keponakan mu, baru dalam kehidupan ini aku menyadari bahwa sebenarnya bukan itu masalahnya. Melainkan hatimu tidak pernah memiliki ruang untukku, aku berusaha untuk melepaskan mu tapi aku tidak bisa. Ambisi ini terlalu gila dan membuatku kehilangan kendali. " Gumam Bei Yi Fei dengan senyum tipis.
Bei Yi Fei melihat seorang pria dengan kacamata tebal di wajahnya di dorong ke dalam kolam oleh beberapa orang, mereka tampak meneriakkan beberapa ejekan kepada pemuda itu.
__ADS_1
"Pecundang ! Pecundang !" Teriak orang orang disana.
"Seorang pria miskin yang mencoba untuk menjadi angsa !" Teriak yang lain sambil tertawa terbahak bahak.
"Lihatlah dari tampilan nya, apakah dia layak untuk menjadi teman kita ?!"Tanya yang lain dengan tawa jahat.
Bei Yi Fei melihat pria berkacamata yang hampir tenggelam itu, dalam kolam berada di 2 meter dan pria itu tidak bisa berenang.
Bei Yi Fei yang melihat itu hanya tersenyum acuh tak acuh dan meminum jus nya, Bei Yi Fei bukan orang yang baik hati.
Kenapa dia harus ikut campur dengan urusan sekelompok anak nakal yang merepotkan untuk menolong seseorang yang bahkan tidak di kenal olehnya.
Bei Yi Fei menghela nafas ketika melihat anak itu tenggelam semakin dalam dan semua orang tampak tidak perduli dengan hal itu.
"Selamatkan ? Tidak ? Selamatkan ? Tidak ?" Bei Yi Fei menyeringai dan menatap arah pria berkacamata itu.
Bei Yi Fei melemparkan sebuah koin di tangannya, itu adalah koin tembaga yang merupakan mata uang zaman dahulu.
Bei Yi Fei melemparkan koin tersebut dan tepat sekali, itu keluar bagian atas. Bei Yi Fei tersenyum dingin dan berdiri.
"Sialan, bajingan yang beruntung. " Ucap Bei Yi Fei dan melompat ke dalam kolam.
Bei Yi Fei berenang dengan lincah dan menolong pria berkaca mata itu, wajah pria berkaca mata itu tampak sangat memerah dan suhu tubuhnya hangat.
"Nona, kenapa kamu menyelamatkan pria ini ?" Tanya teman teman pria berkaca mata ini.
Bei Yi Fei tersenyum dan tidak terburu buru, lalu tersenyum nakal dan menahan dagu pria berkaca mata itu.
"Aku merasa bahwa dia memiliki sebuah pesona yang aku inginkan, harap para Tuan Muda dan Nona muda mengalah padaku dan memberikan pria muda ini padaku untuk memuaskan ku, sebagai gantinya maka aku akan mentraktir kalian malam ini. " Ucap Bei Yi Fei dengan bahasa Inggris yang fasih.
"Tentu saja. " Jawab mereka.
__ADS_1
Bei Yi Fei menaruh lengan pria muda itu si belakang lehernya dan mulai menopang tubuh pria muda itu.
"Jangan sentuh aku !" Ucap pria itu meracau.
"Hm ? Apa maksud dari kata katamu ? Apakah kamu berpikir bahwa aku benar benar tertarik padamu ? Kamu benar benar bermimpi, jika saja mood ku sedang tidak baik, maka aku akan membiarkan mu mati di dalam kolam itu. " Ucap Bei Yi Fei dengan kesal.
Bei Yi Fei membantu pria muda itu masuk ke dalam kamarnya lalu mengunci pintu, Bei Yi Fei menjatuhkan tubuh pria muda itu ke atas kasurnya.
Siapa yang menyangka bahwa pria muda itu akan menarik tangannya dan membuat Bei Yi Fei jatuh ke atas tubuh pria muda itu.
Bei Yi Fei merasa bahwa dia menduduki sesuatu yang keras dan panas, wajah Bei Yi Fei menjadi memerah.
"Apa yang sedang kau lakukan ?!" Bentak Bei Yi Fei.
Pria muda itu menekan Bei Yi Fei dan Bei Yi Fei tidak bisa melakukan perlawanan dengan kedua tangan yang ditahan oleh pria muda itu.
Pria muda itu tampaknya sedang berada di bawah pengaruh obat, jadi mencium Bei Yi Fei dengan ganas.
Bahkan angin dari AC tidak lagi terasa dan ruangan telah sepenuhnya membara seolah olah sedang berada di dalam sauna.
Bei Yi Fei juga tidak melawan lagi, justru memberikan pembalasan seolah olah ingin melampiaskan sesuatu yang tidak pernah tercapai selama ini.
Bei Yi Fei dan pria muda itu terjerat hubungan satu malam yang tidak di inginkan, dan keesokan harinya, ketika Bei Yi Fei bangun.
Bei Yi Fei merasa bahwa dia sedang berada di dalam pelukan seseorang , seketika kenangan liar semalam memenuhi otaknya.
Bei Yi Fei merutuki dirinya sendiri yang terlalu bodoh sehingga melakukan hubungan satu malam dengan orang yang tidak di kenalnya ini.
Sangat menyebalkan !
Mungkin ini semua karena ambisi Bei Yi Fei untuk Bei Zhao yang tidak akan pernah tercapai dan membuat Bei Yi Fei merasa frustrasi jadi tidak menolak pria muda ini.
__ADS_1
Bei Yi Fei berusaha untuk melepaskan diri dari pelukan pria muda ini, dan berusaha untuk kabur sesegera mungkin, siapa yang menyangka bahwa dia begitu sial?