Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
235. Kontrak Kerja Sama


__ADS_3

Lin Beishang tidak bisa tidur setelah tertidur di mobil Dokter Bei tadi, bahkan tampak lebih kearah takut untuk tidur.


Sepertinya, jika kondisi ini masih berlanjut maka Lin Beishang benar benar akan meminta Dokter Bei untuk meresepkannya obat tidur.


Karena tidak bisa tidur, maka Lin Beishang menyusun perjanjian dengan Bei Zhao yang akan ditandatangani oleh mereka.


Beberapa peraturan ditulis oleh Lin Beishang dan Lin Beishang menuliskan bahwa Bei Zhao masih bisa membuka praktek di rumah sakit.


Karena, dia bukan seseorang yang sakit parah dan perlu dirawat setiap jam. Jadi, Lin Beishang hanya akan mendatangi ketika merasa tidak enak saja.


Lin Beishang tidak menuliskan banyak hal dan tidak lupa untuk memberikan nominal gaji Bei Zhao , Lin Beishang tidak tahu harga yang pasti dan menuliskan nominal yang sama dengan tawarannya yang diberikan olehnya pada Jun Ying.


Yaitu, 3 Juta Yuan untuk satu tahun.


Lin Beishang menyusunnya lalu mencetaknya dengan mesin yang ada di kamarnya. Tidak sabar untuk membahas ini dengan Dokter Bei.


Lin Beishang memikirkan dirinya sendiri yang besok akan segera pergi kuliah. Biasanya, Ibunya akan mengantarnya atau kakaknya akan mengantarnya.


Lebih sering lagi jika Lan Xiang yang menjemputnya, orang orang terdekatnya takut bahwa dia akan kenapa kenapa di tengah jalan.


Jadi, jika tidak terpaksa , mereka akan menemaninya pergi ke suatu tempat. Sekarang, semuanya sedang memiliki urusan sehingga tidak tahu bagaimana perasaannya untuk datang ke kampus sendirian.


Keesokan harinya, Lin Beishang menggunakan kemeja putih dengan ukiran bunga di bagian dada kiri atau lebih tepatnya pada saku yang ada di sana.


Lin Beishang menggunakan blazer cantik berwarna ungu dengan garis kotak kotak berwarna ungu yang lebih tua.


Tidak ada aturan khusus di Kampusnya, jadi Lin Beishang bebas untuk menggunakan apapun. Dengan rok yang berwarna senada dengan blazer nya, Lin Beishang tampak seperti peri yang menggemaskan.


Rambutnya diikat menjadi dua, membuatnya tampak kekanak kanakan, siapa yang menyangka bahwa dia telah 17 tahun ?


Orang orang yang melihat penampilan dan tinggi badannya akan mengira dia baru berumur 14 atau 15 tahun.


Lin Beishang turun dari kamarnya dengan membawa satu lembar kertas berisi surat perjanjian antara dirinya dan Bei Zhao.


"Selamat Pagi Nona. " Ucap Kepala Pelayan Cui.


"Pagi." Balas Lin Beishang dengan pelan.


"Kami telah menyiapkan berbagai macam hidangan atas perintah Dokter Bei. " Ucap Kepala Pelayan Cui.


Lin Beishang yang mendengar ini mengangguk dan penasaran bagaimana cara Bei Zhao memilihkan makanan untuknya.


Kepala Pelayan Cui mengarahkan Lin Beishang ke meja makan yang lebar dan Lin Beishang melihat Bei Zhao yang telah menunggunya.


Mereka duduk berhadapan dan Lin Beishang menyerahkan kontrak kerja sama yang dituliskan oleh Lin Beishang.


"Bagaimana menurut Dokter Bei, apakah ini sesuai dengan keinginan mu atau tidak ? Jika tidak maka kita bisa mengubahnya lagi. " Ucap Lin Beishang.


Bei Zhao membaca setiap persyaratan dan menatap Lin Beishang dengan tatapan nya yang secara alamiah sangat tajam , ini membuat Lin Beishang ragu.


Apakah tawarannya terlalu kecil ?


"Bagaimana Dokter Bei ? Apakah tawarannya terlalu rendah ?" Tanya Lin Beishang dengan ragu.


"Tidak, aku setuju untuk menandatangani ini. " Ucap Bei Zhao.


Lin Beishang langsung tersenyum bahagia dan menandatangani Surat Kontrak Kerja Sama yang dibuatnya.


Lalu dengan semangat mengambil handphonenya, lalu mengutak atik sejenak dan mengirimkan sesuatu pada Bei Zhao.


Handphone Bei Zhao berdering dan menunjukkan bahwa 3 Juta Yuan telah masuk ke dalam akun banknya.


"Bagaimana kamu bisa tahu ?" Tanya Bei Zhao dengan terkejut.


"He He, aku meminta seseorang untuk mencarinya. " Ucap Lin Beishang dengan santai.


Bei Zhao menggeleng geleng kan kepalanya sejenak sebelum akhirnya memandangi pakaian Lin Beishang yang tidak biasa.


"Kemana kamu akan pergi ?" Tanya Bei Zhao.


"Ke Kampusku tentu saja ! " Ucap Lin Beishang.


"Aku akan mengantarmu. " Ucap Bei Zhao tanpa mau dibantah.


Lin Beishang yang sedang makan roti, sampai tersedak ketika mendengar kata kata Bei Zhao yang luar biasa untuk di dengar.


"Apakah kamu serius ?" Tanya Lin Beishang dengan antusias.

__ADS_1


"Ya, mulai sekarang pergi dan pulang, aku yang akan mengantarmu. Dengan begitu, aku bisa memantau terus menerus bagaimana kondisi mu. " Ucap Bei Zhao mencari alasan untuk terus menerus berdekatan dengan Lin Beishang.


"Tidak perlu seperti ini bukan ? Bukankah kamu akan sibuk dan ingin pergi ke rumah sakit ?" Tanya Lin Beishang.


"Anggap saja ini sebagai kontrol dariku, agar kamu tidak lupa untuk makan. Nyonya Lin telah mengatakan bahwa kamu sering melupakan jadwal makan mu. " Ucap Bei Zhao dengan dingin.


"He he, Dokter Bei, jangan panggil aku dengan Nona Lin ini atau Nona Lin itu, itu terlalu kaku untuk didengar. Bagaimana jika memanggilku dengan nama Beishang, sama seperti yang lain ?" Tanya Lin Beishang dengan bersemangat.


Bei Zhao yang menatap semangat baru ini merasa asing, di satu sisi mengenali ini sangat baik tapi juga tidak mengenalnya sama sekali.


"Itu akan menjadi kurang ajar. " Ucap Bei Zhao dengan tenang.


"Hmph ! Kamu terlalu kaku ! Aku kesal dengan ini !" Ucap Lin Beishang sambil cemberut.


Setelah bersiap siap, Bei Zhao dan Lin Beishang pergi bersama sama dan keadaan mobil sangat hening layaknya kuburan.


Lin Beishang membuka radio mobil dan mendengar salah satu lagu favoritnya, dari idola nya yang sangat ia kagumi.


Lin Beishang bernyanyi dengan santai dan mengikuti irama dari lagu yang sudah dihafal nya diluar kepala.


Lagu ini benar benar luar biasa dan semua kegugupan yang dimiliki Lin Beishang langsung menguap ke udara.


"Kemampuan bernyanyi mu tidak buruk. " Ucap Bei Zhao tanpa menoleh.


"Apakah kamu memujiku ? Terimakasih. Tapi, memang suaraku tidak buruk karena aku pernah mengikuti suatu les ketika masih muda. " Ucap Lin Beishang dengan seringaian.


"Apakah kamu mau mendengar suatu cerita ?" Tanya Bei Zhao.


"Tentu saja. " Ucap Lin Beishang dengan antusias.


"Suatu hari, ada seorang gadis yang sangat menyedihkan, keseluruhan kisah hidupnya sangat tragis. Dia semula tidak memiliki apapun tapi pada akhirnya memiliki semuanya, tapi dia masih tidak puas, bukan tidak puas, lebih tepatnya dia masih merasa bahwa hatinya kosong. Sampai akhirnya ada seorang pria yang mengisi hatinya, Pria itu terluka dan gadis ini juga terluka, ketika dua orang yang terluka bertemu maka hanya ada dua pilihan untuk mereka, apakah mereka akan saling menyakiti atau mereka saling menyembuhkan. "


"Sepasang orang yang terluka ini, saling menyembuhkan satu sama lain. Kekosongan dalam hati gadis itu juga telah sirna, sayang sekali bahwa pada akhirnya, mereka masih harus berpisah. "Ucap Bei Zhao dengan tenang.


"Kenapa begitu ?" Tanya Lin Beishang memprotes.


"Karena, demi menyelamatkan banyak orang, wanita ini mengorbankan dirinya sendiri, menukar satu nyawanya untuk menyelamatkan nyawa ribuan orang. " Ucap Bei Zhao dengan kelam.


"Bagaimana orang ini bisa begitu teguh ? Jika aku menjadi dirinya maka mungkin aku tidak akan tahan. " Ucap Lin Beishang sambil mengerutkan dahi.


'Tapi, kamu pernah melalui itu semua. ' Pikir Bei Zhao dalam hati.


"Ah, aku tidak suka cerita ini. Ceritakan yang lain. "Ucap Lin Beishang.


"Baiklah." Ucap Bei Zhao.


"Apakah yang kali ini ada judul ?" Tanya Lin Beishang.


"Kali ini berjudul, Hujan Deras di Wuming. "


"Hei, judulnya lebih mirip dengan judul berita. " Ucap Lin Beishang protes.


"Dengarkan saja dulu. " Ucap Bei Zhao dengan tatapan tajam.


"Baiklah, baiklah. Silakan bercerita. " Ucap Lin Beishang dengan pasrah.


"Pada suatu hari, ada seorang Pria keturunan Keluarga Kekaisaran. Menikah dengan seorang Putri Perdana Menteri yang dibenci semua orang. Putri ini menyukai Jenderal yang menjadi Paman Kekaisaran ini. Tapi, hati Jenderal ini berada pada orang lain dan Putri ini tersia siakan dengan begitu tragis. Pria ini tergila gila dengan seorang Putri dari Kekaisaran yang jauh karena menganggap Putri Kekaisaran itu telah menolongnya di masa lalu. "


"Siapa yang menyangka bahwa Istri Jenderal itu akan menggunakan segala cara untuk menyembuhkan Suaminya walaupun tahu bahwa hati Suaminya berada pada orang lain. Ketika menyadari hal ini, Jenderal ini telah terlambat. Pada saat itu, Jenderal tahu bahwa yang mengobatinya bukanlah Putri Kekaisaran yang jauh itu, melainkan Putri yang menjadi Istrinya saat ini. Putri yang telah menyelamatkan nyawanya dua kali atau bahkan berulang kali. Istrinya yang telah diperlakukan olehnya dengan kejam, ketika Jenderal itu menyadari bahwa dia jatuh cinta pada Istrinya, itu semua sudah terlambat. "


"Hati Istrinya telah hancur menjadi ribuan keping, perpisahan mereka terlalu menyakitkan, dibawah hujan deras yang menyembunyikan air mata dan kesedihan. Keduanya berpisah di bawah Hujan Deras di Kota Wuming. " Ucap Bei Zhao menutup ceritanya yang dibuatnya dengan asal asalan, siapa yang peduli jika kata katanya kurang rapih ?


Bei Zhao hanya ingin melihat reaksi Lin Beishang setelah mendengar cerita ini, apakah kilasan masa lalu akan kembali menghampiri gadis itu ?


Tidak ada yang tahu jika dia tidak mencobanya. Bei Zhao menoleh ke samping dan melihat wajah Lin Beishang yang tampak muram.


"Apakah tidak ada hasil yang bahagia ?" Tanya Lin Beishang dengan putus asa setelah mendengar cerita putus cinta atau cinta tragis milik Bei Zhao.


Lin Beishang merasa bahwa kisah cinta yang indah haruslah berakhir indah, dengan pengorbanan yang dibuat maka akan terbalas.


"Tidak semuanya berakhir dengan indah, ada juga yang berakhir dengan tragis atau benar benar layu sebelum sempat mekar. " Ucap Bei Zhao sambil menggelengkan kepalanya dengan ringan.


Lin Beishang yang mendengar semua cerita Bei Zhao merasa dadanya menjadi sesak dan rasa sakit mendera hatinya.


Bagaimana ini mungkin ?


Kenapa dia merasa sangat sakit seolah olah dia sendiri yang mengalami hal ini ? Hujan deras dan perpisahan, kenapa ini terdengar akrab ?

__ADS_1


Ah ! Lin Beishang mengingat mimpi itu, mimpi dimana dia melihat "dirinya" dan Bei Zhao yang dipanggil Bei Wang.


Kenapa cerita ini begitu mirip, dengan kisah kesedihan yang sama. Kata kata dan emosi di dalam suara Bei Zhao, kenapa semuanya sangat nyata seolah olah itu menceritakan pengalamannya.


Lin Beishang merasa bahwa kepalanya menjadi berat dan sulit untuk bernafas, Lin Beishang merasa bahwa kesadarannya menjadi kabur lalu pingsan.


Bei Zhao yang melihat Lin Beishang pingsan langsung panik dan memeriksa Lin Beishang, denyut nadi Lin Beishang sangat lemah, sama seperti sebelumnya.


Tangannya dingin layaknya orang yang meninggal, masih sama walaupun telah berbeda kehidupan. Bei Zhao memandang Lin Beishang dengan sedih.


Kenapa ini semua harus terjadi pada mereka ? Salah satu harus mengingat dan menanggung semuanya sementara yang lain hanya mengingat setengah.


Bagaimana ini semua bisa terjadi ? Bei Zhao merasa bahwa semuanya tidak adil, dia mengingat semua di masa lalu, termasuk ribuan dosanya pada Beishang.


Bei Zhao merasa bahwa dirinya tidak layak dalam kehidupan ini, jika dalam kehidupan sebelumnya Lin Beishang telah jatuh kepadanya dan mereka ditakdirkan untuk bersama.


Sementara dalam kehidupan ini, Lin Beishang pastilah belum terlalu dekat dengannya atau bahkan masih menganggap nya orang asing, belum terlambat baginya untuk melarikan diri.


Apa yang harus dia lakukan ? Mundur dan memotong semua perasaannya yang ada ? Bertingkah seperti seharusnya ?


Atau tetap berusaha untuk mendekati Lin Beishang ? Apa yang harus dia lakukan ?


Bei Zhao merasa bahwa kepalanya juga sakit tapi tidak memiliki pilihan lain sebelum akhirnya menepi ke sebuah mini market lalu turun dari mobil.


Bei Zhao membelikan minuman dingin dan beberapa permen untuk Lin Beishang sementara Lin Beishang mulai kembali menemui mimpi masa lalu.


Lin Beishang kali ini berada di dalam halaman rumah yang sangat luas dan melihat "dirinya" dengan Bei Zhao lagi !


Bei Zhao atau Bei Wang ini dalam mimpi ini memegang tangan "nya" lalu mengecupnya dengan penuh kasih sayang.


"Jangan mengatakan bahwa penyakit mu tidak dapat di sembuhkan, aku akan mencari segala cara untuk menyembuhkan mu, jika kamu tidak bisa sembuh maka aku akan pergi bersamamu. " Ucap "Bei Zhao"


(Yang diberikan tanda " " Itu artinya kenangan masa lalu ya. )


"Dasar bodoh, aku tidak ingin kamu melakukan hal yang sia sia seperti itu untukku. Aku tidak layak untuk itu. " Tegur " Lin Beishang "


"Beishang, aku serius dengan semua hal ini. Aku benar benar tidak dapat berpisah denganmu. " Ucap "Bei Zhao" dengan memelas.


"Bei Zhao, semua yang terjadi nanti ataupun sekarang adalah takdir. Mari kita lihat bagaimana cara takdir bekerja. " Ucap "Lin Beishang" dengan bijak.


Lalu, mimpi itu berubah menjadi di tengah medan perang dan Lin Beishang melihat "dirinya" yang basah oleh darah.


"Lin Beishang" membunuh ratusan atau bahkan ribuan orang dalam peperangan terakhirnya, tubuhnya penuh dengan luka.


Berulang kali terjatuh dan kembali bangkit dengan sebilah pedang ditangannya, menolak untuk menyerah.


Lin Beishang melihat tatapan yang begitu keras, begitu dingin, begitu terluka, begitu teguh. Ini adalah sesuatu yang tidak akan bisa ditemukan ditempat lain.


Lin Beishang merasa bahwa mimpinya menjadi kabur sebelum akhirnya mengedip ngedipkan matanya dan melihat bahwa Bei Zhao sudah kembali dengan wajah khawatir dan tampak mengguncang tubuhnya berulang kali.


"Apa yang terjadi padamu ?" Tanya Bei Zhao dengan kekhawatiran yang begitu jelas.


Lin Beishang melihat kekhawatiran yang ada, itu sama dengan yang ada di dalam mimpinya. Kekhawatiran yang begitu besar, yang begitu nyata, dan yang begitu mengharukan.


"A.. aku... aku... " Lin Beishang tidak bisa mengatakannya dengan jelas jadi hanya bisa mengatakan dengan terpatah patah.


Bei Zhao menyerahkan air mineral dan Lin Beishang meminumnya sampai kering, seolah olah sudah tidak minum selama 1 hari penuh.


"Aku memimpikan kamu lagi , di dalam mimpi itu, kamu sama khawatirnya dengan saat ini. Kenapa ini begitu aneh ? Apakah kamu tahu sesuatu tentang hal ini ?" Tanya Lin Beishang.


"Aku benar benar tidak tahu bagaimana cara mengatakan hal ini pada Nona Lin, aku telah menegaskan berulang kali bahwa kita tidak pernah bertemu sebelumnya. " Ucap Bei Zhao dengan tegas.


"Baiklah ! Kalau begitu maka aku hanya berhalusinasi, terimakasih atas penegasan mu Dokter Bei. Aku seharusnya sadar lebih awal tentang hal ini, aku justru merepotkan mu. " Balas Lin Beishang dengan dingin.


Bei Zhao membuang wajahnya ke samping dan tatapan menyesal tampak di wajahnya yang tampan.


'Maafkan aku, aku lebih senang jika kamu tidak mengingat masa lalu. Izinkan aku menjadi egois dan ingin membuat lembaran baru denganmu seolah olah kita tidak pernah bertemu di masa lalu dan mengulang semuanya dari awal lagi. Maafkan aku, aku tidak ingin kamu menderita lagi dan mengingat semua masa lalu yang menyakitkan itu, cukup aku yang mengingat semuanya sendirian dan menanggung penyesalan ini dalam diam. ' Pikir Bei Zhao dengan penyesalan yang mendalam.


Perasaan yang dimiliki oleh Bei Zhao pada Lin Beishang sangat tulus dan dalam, bahkan jika Lin Beishang meminta hatinya, maka Bei Zhao akan menggali hatinya lalu memberikannya pada Beishang.


Siapa yang tahu bahwa dia, Bei Zhao, akan jatuh sangat dalam pada Lin Beishang, bahkan dalam dua kehidupan yang menyedihkan ini.


...----------------...


..." Jangan Lupa tinggalkan...


... Like dan Vote ya " ...

__ADS_1


2,3 k words


__ADS_2