
"Selamat, aku akan mendapatkan makanan gratis dia kali dalam waktu dekat. " Canda Lan Siang dengan gembira.
Lin Yue yang mendengar ini kebetulan melihat cincin milik Lin Beishang dan langsung berjalan mendekati Lin Beishang sebelum akhirnya memeluk adiknya dengan sangat erat.
"Betapa senangnya aku ketika melihatmu mendapatkan pendamping yang cocok untukmu. Hari ini, mungkin adalah hari yang paling membahagiakan untukku. " Ucap Lin Yue dengan hari.
"Ini adalah hari untukmu, Jie. Minggu depan barulah hari untukku. " Canda Lin Beishang untuk mencairkan suasana.
Secara tidak langsung, Lin Beishang meminta semua orang untuk tetap fokus pada pasangan Lin Yue dan Ye Xushi untuk saat ini.
Semua orang yang berada di sini mengerti dan kembali merayakan dan mengucapkan selamat untuk Lin Yue dan Ye Xushi.
"Selamat jie jie, kapan kamu akan menikah ?" Tanya Lin Beishang dengan usil.
"Aku akan segera menikah, kapan kamu akan menikah ?" Tanya Lin Yue balik.
"Aku akan menikah setelah kamu menikah, sebagai adik yang baik dan berbakti. Aku tidak akan melangkahi mu sebagai kakak ku yang paling ku cintai. " Ucap Lin Beishang dengan santai.
"Aku tidak menyangka bahwa sahabat ku ini bekerja dengan sangat cepat dan diam diam, sangat luar biasa. Aku bahkan tidak tahu kapan dia membeli cincin padahal kami sering bertemu belakangan ini. "Ucap Ye Xushi meledek Bei Zhao.
"Kamu bahkan tidak tahu dengan rencana nya ?" Tanya Lin Beishang dengan terkejut.
Lin Beishang pikir bahwa semua ini telah menjadi akal akalan antara Ye Xushi dan Bei Zhao , siapa yang menyangka bahwa Ye Xushi sendiri pun tidak menyadari hal ini.
"Aku telah membeli cincin ini sejak aku bertemu dengan Beishang, dan akan melamarnya kapan saja dia siap. " Ucap Bei Zhao dengan tegas.
Lin Beishang yang mendengarkan ini tiba tiba merasa malu dan menundukkan kepalanya sambil menyembunyikan senyumnya.
Senyumnya benar benar tidak dapat ditahan dan dengan senyum lebar milik Lin Beishang bahkan membuatnya tampak seperti bunga yang baru saja mekar.
Suasana disini sangat baik dan semua orang memberikan energi positif mereka ketika sedang dalam situasi ini.
Bahkan, Yang Xin sekalipun menunjukkan kebahagiaan untuk dua orang yang pernah mengisi hatinya.
Bisa dikatakan bahwa dari semuanya , orang yang paling menyedihkan adalah Yang Xin. Mengingat ada berapa banyak orang yang telah putus hubungan dengannya.
Yang Xin ini, telah mencintai Lin Beishang sejak muda tapi akhirnya terpaksa mundur. Sebelum akhirnya suka dengan Lin Yue tapi Lin Yue telah mundur dan menyukai orang lain.
Sementara terakhir, menyukai Lan Xiang dan dipisahkan oleh takdir. Bukankah kisah semacam itu sangat menyedihkan dan tragis?
Menurut Lin Beishang, Yang Xin pasti merasa kesepian dan berharap bahwa Yang Xin tidak terlalu lama berkubang dalam kesepian.
Memang, ada beberapa kesalahan yang telah dibuat oleh Yang Xin, seperti terlambat menyatakan perasaan nya pada Lin Yue.
__ADS_1
Dan bersama dengan Hua Jin ketika sudah bertunangan dengan Lan Xiang, tapi untuk kasus yang terakhir ini juga bukan sepenuhnya kesalahan Yang Xin.
Sulit untuk di jelaskan dengan kata kata tapi yang pasti, sulit untuk menentukan siapa yang salah dan siapa yang benar ketika sedang di hadapkan dengan kondisi semacam ini.
Seminggu kemudian berlalu dan acara lamaran milik Lin Beishang dengan Bei Zhao pun di laksanakan dan dilihat oleh orang orang yang sama dengan yang datang ke acara milik Lin Yue.
Lin Beishang benar benar memukau hari ini dibalut oleh gaun merah yang mirip dengan milik Lin Yue tapi membawa aura yang sepenuhnya berbeda.
Jika Lin Yue membawa aura seorang ratu maka Lin Beishang membawa aura seorang pejuang atau seorang jenderal besar yang memimpin banyak peperangan.
Barang barang dibawa oleh orang orang yang dibawa oleh Bei Zhao dan semuanya dihiasi oleh pita merah. Bei Zhao memberikannya sebuah buket bunga besar lalu memeluknya.
Lin Beishang dan Bei Zhao berdiri berdampingan lalu pengambil foto profesional mulai memotret mereka dengan berbagai pose.
Lalu, dengan Sha Xi dan Bei Lin, Sha Xi berasa di sampingnya sementara Bei Lin di samping Bei Zhao. Mereka tersenyum lebar.
Setelah itu, ada Lin Yue dan Ye Xushi yang ikut masuk ke dalam foto sebelum akhirnya berfoto semuanya dan mereka mengabdikan ini di sebuah foto yang penuh dengan kebahagiaan.
Lin Beishang telah mempersiapkan sebuah pigura untuk dipajang di ruang keluarga rumah ini sehingga setiap orang yang datang akan bisa merasakan kebahagiaan mereka pada saat ini.
Acara lamaran berlangsung dengan sangat lancar, bahkan membuat semua orang mengucapkan rasa syukur mereka karena acara berhasil berjalan dengan sangat lancar.
Dengan cincin yang berhiaskan sebuah berlian utama di bagian tengah, cincin itu tampak polos dan tidak memiliki hiasan lain.
Pada hari itu, mereka tidak memiliki perasaan yang begitu dalam seperti ini dan cenderung terpaksa oleh keadaan.
Tapi, kali ini adalah keinginan terdalam dari hati mereka sendiri untuk pergi ke jenjang yang lebih serius.
Bei Zhao menyentuh telapak tangan Lin Beishang yang putih pucat dan dingin layaknya porselen lalu mengecup punggung tangan Lin Beishang atau lebih tepatnya cincin pertunangan mereka.
"Cincin ini akan segera berubah menjadi cincin yang lebih megah, aku akan menyiapkan sebuah cincin yang tidak akan pernah kamu bisa temui untuk kedua kalinya." Ucap Bei Zhao dengan sangat serius.
Lin Beishang yang mendengar ini tersenyum dan menahan air matanya, semua orang duduk di meja panjang dan memakan makanan yang telah disajikan.
Suasana sangat hidup dan damai, Lin Beishang mempersilakan semua orang untuk duduk disana.
"Silakan makan, hari ini kalian akan makan sampai kenyang dan ini tidak akan terlupakan!" Seru Lin Beishang dengan semangat dan lupa bahwa disana ada Sha Xi dan Bei Lin.
Lin Beishang menundukkan kepalanya dengan malu dan bingung harus mengatakan apa.
"Maaf, bibi. Aku seharusnya menjaga sikap. " Ucap Lin Beishang.
"Tidak apa apa, kamu masih muda ! Aku suka dengan semangat mu yang membara , mengingatkan ku dengan masa mudaku yang penuh dengan kegilaan. " Ucap Sha Xi dengan semangat.
__ADS_1
"Santai saja, kami bisa menyadari dan membiasakan diri dengan kehidupan anak muda. " Ucap Bei Lin dengan senyum tulus.
"Baiklah, terimakasih paman bibi !" Seru Lin Beishang kembali bersemangat seperti semula.
"Kamu panggil apa, hm ? Panggil mama dan papa. " Seru Sha Xi sambil mencubit dagu Lin Beishang.
Lin Beishang yang mendengar ini merasa malu tapi tidak menolak ketika mendapatkan perlakuan ini.
"Baiklah, mama papa. " Ucap Lin Beishang dengan wajah yang memerah.
Semua orang berseru dan menggoda Lin Beishang, membuat Lin Beishang merasa lebih malu sebelum akhirnya membenamkan diri di dalam pelukan hangat milik Bei Zhao.
"Sayang, mereka semua mengejekku. " Ucap Lin Beishang dengan merajuk.
"Uh, sekarang ada yang sudah bertunangan. Aku benar benar sedih. " Seru Lan Xiang dengan nada mengejek.
"Hmph ! Minta Murong Yan untuk segera melamar mu !" Balas Lin Beishang dengan kesal.
"Tentu saja, selama Ah - Xiang siap maka aku akan selalu siap. Aku siap baik dari segi finansial dan secara mental. " Ucap Murong Yan dengan bangga.
"Wleee ! Dengar ? Kamu yang masih tidak memiliki nyali untuk lanjut. " Ejek Lin Beishang pada Lan Xiang.
"Bukannya tidak berani, aku hanya ingin mempersiapkan semuanya sampai menjadi sempurna. " Elak Lan Xiang.
"Tidak ada yang sempurna di dunia ini, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan. Bilang saja yang sejujurnya dan kamu masih berani untuk mengejek ku ?" Tanya Lin Beishang dengan senyum penuh kemenangan.
Lan Xiang merasa tidak memiliki jalan keluar lain dan akhirnya duduk dengan wajah yang memerah dan cemberut.
"Baiklah, baiklah, jangan bertengkar karena hal kecil. Mari fokus kepada acara utama. " Ucap Lin Yue dengan tenang dan bijak karena dia adalah putri tertua disini.
Kedua setelah Lin Yue adalah Lin Beishang baru Bei Yi Fei dan yang paling muda adalah Lan Xiang.
Lan Xiang baru saja lulus Sekolah Menengah Atas tentu saja menjadi yang paling muda di antara mereka dan cenderung tidak stabil secara emosi, ini menurut Lin Yue.
Sayangnya, Lin Yue tidak tahu bahwa dibalik tubuh muda itu terdapat sebuah jiwa yang tua dan membawa banyak kenangan baik dan buruk.
Mungkin dari semuanya yang berdiri disini kecuali kedua orang tua Bei Zhao, maka mungkin hanya Lin Yue yang paling bahagia.
Dengan ingatan yang ada disini tidak perlu menanggung rasa bersalah dari kehidupan lalu.
Sementara yang menyedihkan mungkin adalah Yang Xin atau mungkin Bei Yi Fei. Masing masing dari mereka membawa luka masing masing dan saling mengobati satu sama lain.
Lin Beishang, benar benar berharap kalau Lin Yue tidak akan pernah mengingat masa lalu dan terus menjalani kehidupannya saat ini dengan tenang dan damai.
__ADS_1