Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
210. Pernikahan Lin dan Ye II


__ADS_3

Keesokan harinya,


Seperti yang dikatakan oleh Lin Beishang, bahkan sebelum ayam jantan berkokok, Lin Yue telah dibangunkan dan dirias.


Tidak boleh melewatkan jam keberuntungan atau jika tidak maka harus menunggu hari lain untuk mengadakan pernikahan.


Jam keberuntungan kali ini berada di jam 11 sampai jam 1 siang, sangat baik untuk melakukan upacara pernikahan.


Pagi pagi sekali, Lin Beishang telah membantu merias Lin Yue. Sebenarnya Lin Yue tidak ingin upacara pernikahan yang terlalu megah dan ingin sederhana saja.


Tapi, kata Lin Beishang, Lin Yue adalah penerus Takhta, tidak bisa melakukan acara biasa biasa saja. Jadilah, Lin Yue harus memakai baju pernikahan dengan berat total mencapai lebih dari 4 kilogram.


Pakaian berwarna merah menyala yang identik dengan Lin Yue, pakaian yang dengan sulaman berwarna emas.


Dan bordiran berbentuk Phoenix dan Naga emas, tampak sangat cantik dengan batang bunga Haitang yang indah.


Semua proses pembuatan gaun ini diperhatikan secara pribadi oleh Lin Beishang karena ini adalah keahliannya untuk mengurusi hal hal detail.


"Bagaimana apakah kamu puas ?" Tanya Lin Beishang dengan bangga.


"Sangat puas. " Balas Lin Yue dengan senyum bahagia dan menatap dirinya sendiri di cermin dengan balutan pakaian pernikahan.


"Sayangnya, ini sangat berat. "Keluh Lin Yue.


"Mau bagaimana lagi, untuk pakaian itu aku mengumpulkan bahan terbaik dan itu pun sudah dibuat seringan mungkin, apakah kamu tahu berapa berat awalnya ?" Tanya Lin Beishang.


"Berapa ?" Tanya Lin Yue dengan ragu.


"10 Kilogram !" Ucap Lin Beishang tanpa ragu.


Lin Yue tampak terpukul dengan kenyataan bahwa pakaiannya semula seberat 10 kilogram tapi sudah dipangkas dan masih menyisakan 4 kilogram.


"Aku pikir, aku akan segera pingsan. " Ucap Lin Yue dengan keluhan.


"Sudahlah, hanya satu hari ini. "Ucap Lin Beishang menyemangati saudarinya.


"Pewaris Takhta, silakan untuk menggunakan hiasan rambut. " Ucap pelayan sambil membawa dua nampan penuh dengan hiasan rambut yang berbentuk kepala Phoenix, terbuat dari emas sungguhan.


Lin Yue membelakkan matanya ketika melihat jumlah perhiasan yang akan digunakan olehnya untuk hari ini.


"Selamat menikmati saudariku, hari ini, tidak akan ada yang bisa menandingi kecantikan mu sebagai Dewi. Ayo semangat ! Hanya satu hari ini !" Ucap Lin Beishang menyemangati Lin Yue.


"Huft, dasar. Apakah itu tidak berlebihan ? Bukankah akan membuatku menjadi bahan tertawaan ?" Tanya Lin Yue dengan khawatir.


Lin Yue tidak terbiasa untuk menggunakan perhiasan sebanyak itu, apalagi dengan warna emas yang sangat mencolok dan sangat kentara ketika ditaruh diatas kulit putihnya.


"Kamu bisa berkomentar ketika sudah selesai dipasang. " Ucap Lin Beishang sambil tersenyum penuh makna dan duduk di sebelah Lin Yue.


Lin Beishang duduk dan menemani Lin Yue dengan ketenangan dan dengan sabar menyemangati Lin Yue, melihat ini maka orang orang tidak akan percaya bahwa Lin Yue lebih tua dari Lin Beishang.


Lin Yue yang lebih tua dari Lin Beishang memiliki sifat yang kekanakan sementara Lin Beishang yang lebih muda dari Lin Yue justru memiliki sifat yang sangat dewasa.


Walaupun sifat mereka bertentangan, tapi mereka saling melengkapi satu sama lain. Hanya saja, Lin Yue yang selalu percaya diri, kali ini benar benar kehilangan seluruh kepercayaan dirinya.


"Kenapa aku merasa bahwa tahkta ini lebih cocok untukmu ? Aku merasa tidak pantas untuk ini. " Ucap Lin Yue.


"Tidak apa apa, kamu bisa belajar secara bertahap. Aku tidak terlalu sabar, yang ada jika aku menjadi Kaisar maka semuanya akan habis. " Canda Lin Beishang dengan santai.


"Dasar pembohong, jika kamu mengatakan dirimu tidak layak, maka tidak akan ada yang lebih layak darimu lagi. " Ucap Lin Yue dengan keluhan.


Lin Beishang hanya tertawa ringan sampai akhirnya Lin Yue selesai mengenakan seluruh perhiasan dan menoleh ke arah cermin tembaga.


Lin Yue melihat bayangannya sendiri dengan kekaguman bahkan tampak tidak percaya dengan kecantikan yang dimiliki olehnya.


"Apakah ini benar benar aku ?" Tanya Lin Yue sambil menepuk nepuk pipinya sendiri.


"Lihatlah, apakah aku memilihkan sesuatu yang salah untukmu ? Apakah aku membuatmu tampak memalukan ?" Tanya Lin Beishang dengan penuh kebanggaan.


Lin Yue tertawa malu dan merasa gugup karena waktu keberuntungan akan dimulai dalam waktu 1 jam lagi.


Sementara Lin Yue merasa gugup, Lin Beishang berjalan sebentar keluar dan mendengar sesuatu yang dibisikkan oleh Liu Yi.

__ADS_1


"Urus dengan baik, aku tidak menerima kesalahan sekecil apapun !" Tekan Lin Beishang.


"Ya, Nona ! " Ucap Liu Yi dengan sepenuh hati dan berlari pergi.


Lin Beishang berpikir sejenak, sepertinya ini tidak akan berakhir baik. Musuh telah mulai menunjukkan sedikit pergerakan.


"Chu Linfei, kamu telah terlalu meremehkan ku. " Ucap Lin Beishang sambil meremas kertas yang ada di tangannya dengan marah.


Padahal, Lin Beishang berniat untuk membantu Lin Yue dan Ye Xushi untuk mencapai Tahap Kaisar besok setelah pernikahan.


Tapi, jika memang ada gangguan, maka ini benar benar akan menjadi acara yang panjang sesuai dengan kata katanya kemarin.


Lin Beishang berjalan kembali dengan senyum cerah seolah olah tidak ada apa apa dan menemani Lin Yue.


Sementara disisi lain,


Diruang rias pengantin pria, Bei Zhao menemani pengantin pria yang tampak tampan dengan balutan pakaian merah.


Ye Xushi dan Bei Zhao tidak terlalu dekat jadi tidak terlalu banyak bicara. Saat ini, ketampanan Ye Xushi benar benar tidak memiliki tanding.


Bei Zhao yang sedang duduk melihat Ye Xushi yang tampak sangat gugup dan cemas.


"Tuan Ye, kamu sebaiknya lebih tenang. Beishang telah mengurus semuanya dengan baik. Dia bekerja keras untuk pernikahan kalian. " Ucap Bei Zhao sambil tersenyum tipis.


"Tentu saja, aku berusaha untuk tenang, Tuan Bei. Tapi, tubuhku tidak mematuhi ku. " Ucap Ye Xushi sambil tersenyum pahit.


Bei Zhao tampak tersenyum kecil dan tidak mengatakan apa apa lagi, melainkan berjalan dan memgambilkan permen beras ketan yang kenyal dan nyaman untuk menenangkan kepanikan.


"Makan ini dan kamu akan lebih baik. " Ucap Bei Zhao sambil menyerahkan permen itu pada Ye Xushi.


"Terima kasih, Tuan Bei. " Ucap Ye Xushi dengan senyum malu.


Ye Xushi memakan permen untuk meredakan tekanannya, dan menghafal sekali lagi seluruh rantai acara agar tidak ada kesalahan.


Tidak tahu cara apa yang digunakan oleh Lin Yue untuk membuat seorang pria yang tidak suka padanya sama sekali dan dalam 1 tahun menjadi sangat tergila gila dengannya.


Di Dinasti Song,


Kesepian ini, sejak ditinggalkan oleh Nona, selalu menghantuinya. Perasaan bersalah, perasaan ditinggalkan, perasaan menyesal, semuanya bergabung dan membuat hatinya menjadi sesak.


Siapa yang menyangka bahwa dia akan menjadi begitu menyedihkan, saat ini Nona nya telah memiliki seorang pria yang menjaganya dan tidak perlu bantuannya lagi untuk melindungi Nona nya.


Lan Xiang merasa senang dan sedih, senang karena Nona nya telah menemukan kebahagiaan nya tapi sedih karena dia masih berdiri disini tanpa saya dan melihat satu persatu orang pergi.


Perasaan ini, terasa seperti dibunuh secara perlahan lahan dengan cara yang mengerikan, perasaan ini adalah yang terburuk.


"Apa yang sedang kamu lakukan ?"Tanya suara berat dan berwibawa dari depannya dan menghalangi cahaya matahari yang menerpa wajahnya.


"Bukan urusanmu. " Balas Lan Xiang dengan ketus, hubungan mereka seperti kucing dan tikus selama 1 tahun ini.


"Bukan urusanku ? Bagaimana mungkin ? Jika kamu sakit karena terkena cahaya matahari ini, maka aku yang akan repot. " Keluh Yang Xin.


"Hmph ! Sejak kapan aku membutuhkan seseorang untuk merawatku ketika aku sedang sakit ? Jangan membual !" Balas Lan Xiang dengan malas.


"Hei, apakah kamu tidak menghadiri pernikahan saudari Nona mu ?" Tanya Yang Xin.


"Kau sendiri, kenapa tidak datang ?" Tanya Lan Xiang balik.


"Tidak apa apa, aku akan menemanimu disini , seseorang yang kesepian dan tidak laku. " Ejek Yang Xin.


"Tidak laku ? Kepalamu ! Teruslah bermimpi !" Teriak Lan Xiang dengan marah karena Yang Xin telah menusuk di titik sakitnya dengan sangat tepat.


Sejak kedatangan Yang Xin di dalam kehidupannya yang membosankan dan damai, itu berubah menjadi sangat buruk.


Tidak akan ada hari damai lagi dan pria kurang kerjaan dan telah ditolak dua kali itu akhirnya mencari masalah dengannya setiap hari.


Jika bukan perintah Nona, maka Lan Xiang sudah lama membuang pria kurang kerjaan ini ke jalanan.


"Tentu saja, aku akan terus bermimpi. Apakah kamu mau tahu alasan sebenarnya aku tidak datang meskipun diundang oleh Nona ?" Tanya Yang Xin dengan serius.


Lan Xiang langsung membuka matanya karena tidak dapat menahan rasa penasarannya dan menegakkan punggungnya.

__ADS_1


"Karena aku malas. " Ucap Yang Xin dengan acuh tak acuh dan Lan Xiang merasa bahwa darahnya telah naik ke ubun ubun dan bersiap untuk mencabik cabik bajingan ini.


"Kamu, dasar orang kurang kerjaan. Bilang saja bahwa kamu tidak sanggup untuk melihat wanita pujaan mu menikah. " Ejek Lan Xiang.


"Kenapa aku tidak bisa ? Aku menyaksikan sendiri pernikahan Nona , 1 tahun ini hampir meluruhkan seluruh rasa yang ku miliki padanya. " Ucap Yang Xin dengan acuh tak acuh.


"Apakah itu benar ? Aku tidak percaya !" Ucap Lan Xiang sambil mencubit hidung Yang Xin.


"Hm, tentu saja kamu tidak percaya. Aku tidak akan memaksa mu untuk percaya. " Ucap Yang Xin dengan datar.


"Hei, apa rencanamu terhadap Sekte Pedang Surgawi ?" Tanya Lan Xiang.


"Bagaimana jika aku mengatakan bahwa aku tidak memiliki rencana ?" Tanya Yang Xin sambil menunduk lebih dalam dan wajah mereka menjadi sangat dekat bahkan Lan Xiang bisa merasakan nafas pemuda itu.


"Tidak bisa diharapkan, tidak ada yang bisa diharapkan darimu. " Ucap Lan Xiang dengan santai dan tidak menyadari bahwa dirinya sedang berada dalam ancaman serigala liar di depannya.


"Tentu saja, tidak ada yang bisa diharapkan darimu. Aku hanya bisa memberikan mu hatiku yang hulur dan lembut padamu. " Ucap Yang Xin.


"Hati yang tulus dan lembut ? Jika memang begitu maka kamu tidak akan berpaling dalam waktu 1 tahun. Yang aku lihat, tidak ada ketulusan yang kamu miliki di dalam hatimu. " Ucap Lan Xiang dengan jijik dan mendorong Yang Xin menjauh lalu berdiri dan berjalan pergi.


"Bukankah kamu bilang akan berjemur ?" Tanya Yang Xin.


"Tidak bernafsu lagi karenamu !" Balas Lan Xiang dengan kesal.


Yang Xin menyaksikan punggung Lan Xiang yang berjalan menjauh lalu tertawa kecil, tapi tawa itu agak menyedihkan.


"Benar, aku bukan seseorang yang tulus. " Gumam Yang Xin tanpa kepercayaan diri yang tersisa.


Sementara di Istana Dinasti Tang,


Tamu telah penuh dan pintu aula dibuka, menunjukkan kedua pengantin yang tampak sangat indah sampai sampai tidak manusiawi.


Entah berapa banyak orang yang terpanah ketika melihat hal ini, hari ini adalah hari pernikahan sekaligus hari penobatan untuk menjadi seorang Kaisar Wanita pertama dalam sejarah.


Lin Beishang menyaksikan kakak perempuan nya berjalan menaiki takhta dan melakukan upacara pernikahan yang panjang dan melelahkan.


Ketika semuanya selesai, itu dilanjutkan oleh acara penobatannya sebagai Kaisar, Lin Yue duduk di atas Takhta dengan Mahkota yang bersinar.


Lin Beishang dan Bei Zhao adalah orang yang pertama berlutut untuk memberikan penghormatan.


"Kami hambamu, bersiap untuk menempuh perjuangan baru bersama dengan Kaisar yang Mulia dan Agung, pilihan dari Surga !" Ucap Lin Beishang dan Bei Zhao dengan kata kata yang jelas dan suara yang lantang.


Barulah orang lain mengikuti dengan kata kata yang sama, bukannya orang orang terlambat. Hanya saja memang seperti itu.


"Kami hambamu, bersiap untuk menempuh perjuangan baru bersama dengan Kaisar yang Mulia dan Agung, pilihan dari Surga !" Seru para pejabat dengan suara yang jelas.


"Kami memberi hormat pada Kaisar Lin Yue !" Teriak mereka bersama.


"Silakan duduk. " Ucap Lin Yue dengan bermartabat dan wajahnya tidak menunjukkan ketegangan apapun.


Lin Beishang dan Bei Zhao kembali ke tempat duduk dan duduk bersama di dekat Takhta, bagaimanapun Lin Beishang adalah seorang Putri yang memiliki garis darah yang jelas dan Mulia.


"Aku, Kaisar Baru Dinasti Tang, satu satunya Kaisar Wanita dalam sejarah, tidak akan pernah mengecewakan harapan kalian semua !" Ucap Lin Yue dengan berani.


Semua orang bersorak dan Lin Beishang menunjukkan senyum penuh kebanggaan, seolah olah ingin semua orang tahu dari tatapan nya.


' Orang yang duduk dengan bangga di atas Takhta itu adalah saudariku !'


Selanjutnya adalah saat ketika para pejabat untuk memberikan hadiah hadiah mereka beserta pujian. Yang pertama adalah Lin Beishang dan Bei Zhao yang baru saja duduk.


Lin Beishang membawa sebuah kotak kayu panjang sementara Bei Zhao membawa kotak kayu yang sama lalu mempersembahkan nya pada Lin Yue dan Ye Xushi.


" Berharap bahwa Bixia hidup dengan bahagia selama 1.000 tahun !" Seru Lin Beishang.


Lin Yue mengangguk dan mengambil kotak kayu itu, ketika dilihat ternyata di dalamnya adalah pedang dengan ukiran yang sangat indah.


"Ini adalah senjata yang bawahan ini tempa, dengan yang digunakan oleh Tuan Ye maka ini akan menjadi senjata pasangan. Hanya dapat menerima 1 Tuan selama seumur hidup dan tidak akan pernah dapat menerima Tuan lain, jika digunakan berdua maka kekuatannya akan berkembang. "Ucap Lin Beishang sambil menjelaskan senjatanya dengan sepenuh hati.


...----------------...


Note : Yuk vote dan like cerita author supaya menambah semangat author dalam menulis, hehe.

__ADS_1


2,02 k words


__ADS_2