Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
269. Luca


__ADS_3

Bei Yi Fei yang akan melarikan diri tanpa diduga ditarik oleh pria yang diselamatkan olehnya semalam ke dalam pelukan pria itu.


Bei Yi Fei menjerit tanpa suara dan melihat pria di depannya, wajah di depannya tampak berbeda dengan orang yang di selamatkan nya semalam.


Bagaimana mungkin hanya dengan satu kacamata bulat yang tebal bisa mengubah penampilan seseorang ?


Semalam, pria di depannya ini tampak sangat menyedihkan dan tertindas. Tapi, ketika tidak mengenakan kacamata seperti ini, sama sekali tidak ada kesan menyedihkan seperti semalam.


Bei Yi Fei merasa bahwa dirinya menjadi gemetar karena gugup, pria ini terlalu mendominasi ! Apakah semua penampilan pria itu di kolam adalah palsu ?


"Kenapa kamu terus memandangku ?" Tanya Pria itu dengan bahasa Inggris.


"Kamu bisa berbicara Bahasa Inggris ?" Tanya Bei Yi Fei dengan terkejut, Bei Yi Fei berpikir bahwa dirinya harus berbicara bahasa Italia untuk menjelaskan semuanya.


"Tentu saja, aku tinggal di Inggris selama 3 tahun. " Jawab pria itu.


Bei Yi Fei mengangguk dan menyadari bahwa mereka sedang berpelukan tanpa busana dan tidak baik untuk terus berada dalam posisi ini.


"Bagaimana jika kamu melepaskan aku terlebih dahulu ?" Tanya Bei Yi Fei.


"Jika aku tidak mau ?" Tanya Pria itu.


"Lalu, bagaimana kamu akan mengatakan hal ini ?" Tanya Bei Yi Fei dengan lelah.


Bei Yi Fei merasa bahwa semuanya menjadi sangat melelahkan. Pria ini sangat gila, bagaimana mereka bisa mengobrol dalam posisi seperti ini ?


"Lepaskan aku terlebih dahulu. " Ucap Bei Yi Fei dengan tegas.


"Aku tidak ingin ! Ini adalah bentuk terima kasihku karena telah menolong ku semalam. " Ucap pria itu.


Bei Yi Fei yang melihat penampilan menggemaskan milik pria itu akhirnya menghela nafas pasrah, pria ini benar benar keras kepala.


Karena semalam mereka telah melewati batas bersama, maka tidak ada gunanya untuk terus bertingkah laku seperti seorang pemalu.

__ADS_1


Bei Yi Fei memutuskan untuk mengalah, entah dorongan darimana yang membuatnya mengalah.


Padahal, Bei Yi Fei selalu menolak mengalah dengan siapapun, tapi kali ini telah beberapa kali mengalah untuk pria yang baru di kenalnya.


"Siapa namamu ?" Tanya Pria itu.


"Fei Fei. " Jawab Bei Yi Fei membuat kebohongan.


Bei Yi Fei tidak berniat untuk menyebutkan nama aslinya.


"Fei Fei ? Kamu berasal dari Tiongkok ?" Tanya Pria itu.


Bei Yi Fei mengangguk dengan santai, pria itu tenang dan tidak menjawab untuk sementara waktu.


"Siapa namamu ?" Tanya Bei Yi Fei dengan penasaran.


"Luca."Jawab pria itu.


Bei Yi Fei mengangguk dan tidak menanyakan hal lain lagi, hanya menatap wajah Luca. Bei Yi Fei merasa bahwa dirinya telah menjadi lebih tenang setelah kejadian semalam.


Tapi, Bei Yi Fei merasa takut setelah obsesi yang dimiliki olehnya untuk Bei Zhao perlahan lahan berkurang.


Bagaimanapun, dia telah bertahan hidup pada seutas tapi hanya untuk ambisi ini. Bagaimana jika dia melepaskan ambisi ini ? Apa yang akan terjadi pada kehidupannya ? Apakah dia masih akan bisa bertahan ? Tidak ada yang bisa memberikan jawaban terhadap pertanyaannya ini.


Bei Yi Fei mengetahui hal itu dengan jelas dan tidak tahu bagaimana harus menanggapi nya. Tidak lama, telepon Bei Yi Fei berdering dan Bei Yi Fei dengan paksa melepaskan diri dari pelukan Luca.


Lalu Bei Yi Fei mengambil pakaian mandi dan mengikatnya secara asal asalan, ketika melihat siapa yang menelpon.


Itu menuliskan nama Chu Yi, Bei Yi Fei melihat ke arah Luca lalu berjalan menuju ke arah balkon dan mengangkat telepon disana.


"Kenapa kamu menelponku ?" Tanya Bei Yi Fei dengan nada suara yang sangat rendah.


"Tidak apa apa, aku hanya ingin memastikan keadaan mu. Apakah kamu baik baik saja ?" Tanya Chu Yi di seberang sana.

__ADS_1


"Aku baik baik saja. " Jawab Bei Yi Fei.


"Kenapa suara mu sangat serak seperti habis menangis ?" Tanya Chu Yi dengan curiga.


"Tidak apa apa, aku hanya terlalu banyak berteriak semalam. " Bei Yi Fei tidak berbohong tapi juga tidak jujur.


"Jangan terlalu banyak berpesta, kamu sebaiknya memperhatikan dirimu. Tujuan kita masih belum tercapai. " Ucap Chu Yi.


"Ada yang ingin aku katakan padamu. " Chu Yi dan Bei Yi Fei berbicara bersamaan.


"Silakan katakan terlebih dahulu. " Ucap Bei Yi Fei.


"Baiklah, aku akan mengatakan bahwa rencana penembakan ku pada Lin Beishang tidak berhasil. Tidak hanya tidak berhasil, aku juga menutupi kejahatannya dan sekarang aku menjadi buronan. " Ucap Chu Yi.


Bei Yi Fei menghela nafas dengan lelah setelah mendengar ini , Bei Yi Fei menyenderkan punggungnya di pagar dan merasa muak dengan semua ini.


Setelah di pikirkan lagi, saat ini dia kaya dan cantik, dia bisa mencari puluhan atau ratusan pria yang lain.


Kenapa dia harus mengejar satu Bei Zhao yang hanya memiliki Lin Beishang di dalam hatinya ? Bei Yi Fei menyerah dengan obsesinya dan memilih untuk menghentikan semuanya.


"Aku sudah mengatakan nya padamu untuk tidak terburu buru , tapi kamu tidak pernah mau mendengarkan ku. Aku tidak mengerti apakah aku memiliki nilai dimatamu atau aku hanya bidak yang akan kamu gunakan untuk mencapai tujuanmu. " Ucap Bei Yi Fei dengan muak.


"Apa maksudmu ? Kita telah-" Ucapan Chu Yi terpotong.


"Aku akan berhenti dan tidak akan mengejar hal itu lagi, Bei Zhao memiliki Lin Beishang di dalam hatinya dan tidak akan pernah berubah. Sadarlah, tidak akan ada yang berubah bahkan dalam 3 kehidupan. Menyerahlah dan carilah orang lain, jangan rendahkan dirimu lebih lanjut. " Potong Bei Yi Fei dengan terengah engah.


"Kamu?! Bagaimana kamu bisa berhenti setelah kita sampai ke titik ini ? Apakah menurutmu kita berdua masih memiliki jalan mundur ?!" Tanya Chu Yi dengan murka.


"Aku merasa bahwa masih ada banyak jalan untukku, aku menolak untuk menjalankan ini lebih lama. Aku sudah lelah, tolong jangan hubungi aku lagi. Mulai sekarang, kita akan menempu jalan yang berbeda. " Ucap Bei Yi Fei dengan lemah.


"Jangan lupa, karena Chu Huli, kamu bisa bertahan hidup pada saat itu. " Ancam Chu Yi.


"Aku telah membalas budinya dengan membersihkan pasukan yang dibawa oleh Xie Linye, bayamgan orang orang itu masih ada dan menjadi mimpi buruk bagiku. Aku menyerah. " Bei Yi Fei memutuskan sambungan telepon setelah mengatakan hal ini.

__ADS_1


Tubuhnya merosot dan duduk di besi pembatas balkon. Satu persatu kenangan di kehidupan lalu membuatnya menjadi gila dan Luca menonton semua itu dari dalam kamar.


__ADS_2