Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
78. Membuka Luka Lama


__ADS_3

Wajah Hong Yuan berubah pucat seolah olah tanpa darah, darah di tubuh Hong Yuan seolah olah sudah menguap.


Dia masih menyeringai sebelum akhirnya melemparkan tatapan tajam pada Xie Bei Chuan yang terpaku pada wajah Bei Zhao yang tampan.


Jika harus mengatakan, sebenarnya umur Xie Bei Chuan dan ayahnya itu beda jauh. Ketika menikah dengan Xie Bei Chuan.


Ayahnya telah berumur 37 tahun ketika menikah dengan Xie Bei Chuan yang baru berumur 15 tahun kurang sedikit pada saat itu.


Perbedaan umur Xie Bei Chuan dan ayahnya berada sekitar 22 tahun, sehingga wajah mereka berbeda jauh.


Karena ayahnya saat ini telah menginjak umur 57 tahun maka saat ini harusnya Xie Bei Chuan baru berumur 32 tahun.


(Untuk umur Zhou Yi Nian dilakukan sedikit perubahan, yaitu dari umur 67 berubah menjadi 57 ya. )


Xie Bei Chuan adalah orang dengan kecantikan alami yang sangat menakjubkan , sayangnya hati wanita itu terlalu busuk, bahkan wajah cantiknya tidak bisa menutupi.


Jadi, wajar jika Xie Bei Chuan memiliki ketertarikan pada Bei Zhao yang hanya berbeda umur 4 tahun.


Xie Bei Chuan dengan hatinya yang membusuk, bekerja sama dengan Keluarga Xie untuk menyingkirkan ibunya.


Lalu, keluarga Xie bekerja sama dengan keluar Chang yang saat ini untuk menahan ibunya di penjara dan menyika ibunya ketika sedang mengandung dirinya.


Ini semua kembali lagi berpusat pada Permaisuri yang memiliki hati sama busuknya dengan Xie Bei Chuan. Dia membenci mereka bahkan dalam tidurnya.


Jika mereka tidak mati maka dia tidak akan pernah tenang, kebencian telah mengalir ke setiap tetes darahnya dan mengukir kedalam tulangnya.


Dia benci, sangat benci pada mereka. Mereka yang telah membuatnya menjadi seperti ini, mereka yang membuatnya menjadi cacat.


Setelah mendengar kata kata ayahnya tentang perlakuan yang dia dapatkan selama ini karena tubuhnya yang cacat, membuatnya semakin marah.


Dia ingin menguliti Xie Bei Chuan, memotong dagingnya dan meminum darahnya. Kebencian telah membuat matanya berubah menjadi sedikit kemerahan.


"Xie Bei Chuan, kenapa kau diam saja ? " Tanya nya dengan senyum jahat.

__ADS_1


"Tuan Hong, aku menemukan beberapa fakta menarik tentang Nyonya Zhou, apakah kau ingin aku menceritakannya ?" Tanya nya sambil menutup pintu.


Dia mencegah ayahnya untuk mendengar kata katanya ini.


"Kebetulan, aku melihat bahwa Nyonya Zhou, ah kurang tepat. Lebih baik memanggil nama mu, Xie Bei Chuan. Xie Bei Chuan selalu pergi ke bukit di utara Chang'an. " Ucapnya dengan senyum tipis sementara wajah Xie Bei Chuan memucat.


"Selalu berdalih dengan mengatakan untuk menyembah Dewi di Kuil, sebenarnya Kuil yang selalu dikatakan itu tidak ada. Kuil itu telah lama kosong, bahkan patungnya sudah tidak ada. Abu yang ada disana bahkan sudah termakan oleh waktu, sangat lembab dan penuh dengan kotoran. " Ucapnya dengan senyum mengejek.


"Zhou Beishang, jangan sembarangan bicara !" Ucap Xie Bei Chuan dengan panik.


"Apa hakmu untuk berbicara seperti itu dengan Wangfei ku seperti itu ?" Tanya Xie Bei Chuan.


"Lalu, kamu tahu apa yang menarik, Tuan Hong ? Yang menarik adalah ternyata Xie Bei Chuan datang kesana untuk berselingkuh dengan seorang pengawal ! Hahaha !" Ucapnya sambil tertawa lantang.


Wajah Xie Bei Chuan memucat layaknya tidak memiliki darah sementara Hong Yuan sendiri terkejut dengan kata kata nya yang vulgar, dia terus tertawa layaknya orang gila.


"Apa bukti yang kau miliki untuk menurutku seperti itu ?"Tanya Xie Bei Chuan dengan lemas.


Dia tersenyum mengejek dan A Xiang membawa seorang pria untuk dipaksa berlutut di depannya.


Dia dengan paksa membuka topi baja yang digunakan oleh selingkuhan Xie Bei Chuan dengan meremehkan.


Terlihatlah wajah yang lumayan gagah, jika dibandingkan ayahnya maka itu pasti lebih baik.


"Xin Rong lama tidak bertemu. " Ucapnya dengan senyum miring.


Prajurit yang bernama Xin Rong itu langsung menggigil kedinginan ketika mendengar kata katanya,mata nya menggelap layaknya langit malam.


"Xin Rong, kamu pernah menjadi orang yang paling aku percayai sebelumnya karena hanya kamu yang ingin berbicara padaku dimasa lalu. Tidak menyangka bahwa kamu menitipkan barang curian mu dengan Xie Bei Chuan padaku. Lalu, ketika orang orang mengarahkan pedang padaku, kamu diam diam mengambil kembali barang barang itu. " Ucapnya dengan suara rendah, tapi setiap orang bisa mendengar suaranya dengan jelas.


"Pasti sangat nikmat untuk hidup dalam kekayaan yang didapatkan dari darah dan ratapan kesedihan orang lain, bukan ? Sudah saatnya bagiku untuk menagih nya, sekarang kau bahkan tidak layak untuk berkata padaku ! Aku sekarang bisa menginjak kepalamu, Xin Rong !" Ucapnya dengan tawa lantang.


Kakinya terangkat dan menendang kepala Xin Rong dengan kuat.

__ADS_1


"Jangan sakiti Xin Rong !" Ucap Xie Bei Chuan dengan panik dan merangkak mendekati Xin Rong.


"Xie Bei Chuan, Xin Rong, ini belum seberapa dibandingkan luka ku sebelumnya. Tahukah kalian berapa lama aku terbaring di kasur karena kalian ? Itu 3 bulan !" Ucapnya dengan tatapan kejam.


"Kalian membuatku harus menanggung 50 cambukan dengan tubuhku yang lemah, tidak mendapatkan makan selama 7 hari, dan berlutut di depan ruangan ayahku selama 1 hari penuh dibawah sinar matahari terik dan dingin yang menusuk tulang dimalam hari. Tidak terasa, sudah 8 tahun berlalu bukan ? Apakah kalian bahagia dulu ? Sekarang, kebahagiaan kalian akan segera sirna !" Ucapnya dengan seringaian gilanya.


Dia ingat, ayahnya sangat marah pada saat itu karena itu adalah barang barang peninggalan ibunya. Salah satunya adalah gelang emas yang ayahnya berikan pada ibunya.


Dia marah, dia benci, seluruh tubuhnya bergetar dan aura membunuh keluar dari setiap inci tulangnya seolah olah ingin mencekik Xie Bei Chuan sampai mati.


"Kalian berdua, sekarang akan membusuk di penjara. Xie Bei Chuan, kejatuhan mu baru dimulai, jangan mengira bahwa ini adalah akhir. " Ucapnya dengan sinis.


"Tuan Hong, kau tahu bukan apa yang harus kau lakukan ?! Bawa mereka ke penjara !" Perintahnta dengan marah.


Hong Yuan tidak berani menunda dan membawa pasangan tidak resmi itu untuk menyingkir dari pandangannya sementara dia sendiri masih terengah engah.


Dia memejamkan mata untuk mengingat kembali rasa sakit 8 tahun lalu, saat itu lukanya yang terbuka dan mengalirkan darah.


Seluruh tubuhnya di penuhi bekas luka cambukan dan darah mengalir tanpa henti. Dia dipaksa untuk berlutut di depan pintu ayahnya, dia tidak mendapat makanan.


Dia tiba tiba merasa bahwa tubuhnya ditarik masuk kedalam pelukan yang hangat.


"Untuk apa kamu kesini ?" Tanya nya dengan suara serak.


"Tidak apa apa, aku hanya ingin melihat. " Ucap Bei Zhao dengan kaku.


Dia melepaskan pelukan Bei Zhao dengan paksa dan menatap pemuda itu dengan wajah merendahkan.


"Bei Wang, apakah menurut anda menonton penderitaan orang lain adalah hal yang menarik bagi anda ?" Tanya nya dengan senyum mengejek.


"Jika begitu, maka anda bisa menertawakan ku sepuasnya. Tidak perlu berlagak seolah anda peduli padaku, jangan menjadi orang yang munafik. " Ucapnya dengan sinis sebelum akhirnya dia berjalan pergi dengan langkah yang dingin.


Sementara Bei Zhao sendiri terpaku di depan pintu kediaman Perdana Menteri Zhou dan merasa bahwa dadanya menjadi sesak dan sakit.

__ADS_1


"Aku tidak bermaksud begitu. " Gumam Bei Zhao , tapi sayangnya suara itu sangat pelan sampai sampai ditelan oleh salju dan tidak sampai ke telinga Zhou Beishang.


__ADS_2