
Mereka terus berbincang sampai keesokan harinya, pagi pagi sekali dan perut mereka telah berbunyi dengan kencang dan berdemo untuk meminta makanan untuk diisi.
Lin Beishang memainkan handphonenya dan menyadari bahwa semuanya telah berubah. Untunglah, handphone nya tidak habis baterai.
Jadi, dia menyimpan seluruh tenaganya dan memainkan handphonenya sebelum akhirnya suara mobil terdengar. Lin Beishang mengangkat kepalanya dan melihat bahwa ada Bei Zhao disana.
Lin Beishang tersenyum dan tidak berusaha untuk berdiri dengan cepat, lebih tepatnya dia tidak memiliki tenaga untuk itu.
Setelah Bei Zhao turun, masih ada Luca yang ikut turun bersama dengan Bei Zhao. Bei Zhao membantu nya untuk berdiri sementara Bei Yi Fei dibantu oleh Luca.
"Nanti aku akan meminta orang untuk memesankan mobil yang sama denganmu. " Ucap Bei Yi Fei sambil memandang ke arah Bei Zhao.
Bei Zhao yang mendengar ini menggelengkan kepalanya dengan ringan.
"Tidak perlu, aku masih memiliki asuransi nya, tinggal bawa ke bengkel. Paling paling aku hanya perlu membeli satu mobil lain untuk digunakan sementara ini sedang di perbaiki. Tinggalkan saja di sini dan nanti orang bengkel akan menarik mobil. " Ucap Bei Zhao dengan santai.
"Baiklah kalau begitu. " Ucap Bei Yi Fei sambil mengangguk.
"Apakah kamu baik baik saja ?" Tanya Bei Zhao sambil mengelus rambut Lin Beishang.
"Aku baik baik saja, aku hanya kelaparan saja. " Jawab Lin Beishang dengan polos.
"Aku telah menduga hal ini sebelumnya dan membungkus kan makanan untuk kalian berdua. " Ucap Bei Zhao.
"Terima kasih. " Ucap Lin Beishang dan Bei Yi Fei dengan kompak.
Mereka memakan makanan yang dibawa oleh Bei Zhao dengan penuh semangat, lalu memakannya tanpa memikirkan kesopanan lagi seolah olah sudah tidak makan untuk waktu yang lama.
Luca yang melihat ini memandang Bei Yi Fei dan menyadari pesona yang dimiliki gadis itu, sebenarnya hubungan mereka saat ini hanya hubungan palsu.
Bei Yi Fei membayarnya untuk menemani gadis itu bertemu dengan keluarganya sebagai Pacarnya. Luca saat ini tanpa sadar mengingat malam itu lagi.
Luca menyeringai, dan membayangkan Bei Yi Fei yang telah membuatnya menjadi gila. Lin Beishang menangkap kilatan aneh di mata Luca.
Tapi, tidak mengatakan apapun, bisa dikatakan bahwa Lin Beishang adalah orang yang sangat peka. Sama pekanya dengan seekor anjing yang dihadapkan dengan bahaya tersembunyi.
__ADS_1
Lin Beishang memiliki beberapa spekulasi di dalam pikirannya dan berpikir bahwa sepertinya Luca ini tidak sesederhana yang dibayangkan.
Setelah selesai makan, Lin Beishang meminta izin untuk berjalan menjauh sedikit. Mengandalkan sinyal yang dimiliki oleh dirinya.
Lin Beishang menekan telepon yang menunjukkan nama "Ye Xushi" , lalu menunggu Ye Xushi untuk mengangkat telepon darinya.
Setelah menunggu sesaat , terdengar jawaban dari seberang sana.
"Ada apa, Beishang ? Kenapa menelpon ku ?" Tanya Ye Xushi.
"Xushi, aku butuh bantuan mu. " Jawab Lin Beishang.
"Bantuan ? Bantuan apa yang bisa aku berikan untukmu ?" Tanya Ye Xushi.
"Selidiki seseorang yang dekat dengan Bei Yi Fei, Luca. Dia dikatakan adalah orang Italia, tampaknya tidak sesederhana yang dibayangkan. " Ucap Lin Beishang dengan suara rendah.
"Hm, aku akan menyelidiki nya. Tunggu kabar dari ku, mungkin akan membutuhkan waktu sekitar 1 minggu." Ye Xushi mengira ngira waktu yang diperlukan untuk mencari informasi tentang Luca.
"Baik, aku akan menelpon mu lagi, terima kasih. Tolong sampaikan salamku pada Yue. " Ucap Lin Beishang.
"Tentu, aku akan mengatakan hal ini padanya. "Balas Ye Xushi.
Sebelum akhirnya berjalan masuk ke dalam mobil, tepat di sebelah Bei Zhao. Sementara di belakang ada Luca dan Bei Yi Fei.
Saat ini, mereka berjalan menuruni bukit yang curam dan berbahaya, masih ada bekas longsoran di jalan dan bisa membuat ban mobil mereka tergelincir lalu jatuh.
Jadi, Bei Zhao mengendarai mobil dengan sangat hati hati. Di dalam mobil ini, tidak hanya ada nyawanya melainkan ada nyawa tiga orang lainnya.
Bei Zhao tidak tahu saja bahwa Lin Beishang dan Bei Yi Fei membawa lebih dari 120 km/jam semalam bahkan ketika hujan.
Jadi, ketika Bei Zhao hanya membawa 40 km/jam, ini membuat Lin Beishang dan Bei Yi Fei bertanya tanya.
"Kenapa kamu membawa mobil dengan begitu pelan ?" Tanya Lin Beishang dengan tidak tahan.
"Itu benar. " Timpal Bei Yi Fei.
__ADS_1
"Lalu, yang cepat itu seperti apa, hm ? Ini demi keamanan dan keselamatan semuanya. " Ucap Bei Zhao dengan sabar.
"Kami semalam membawa lebih dari 120 km/jam, kamu paling tidak harus membawa 60 km/jam, dengan begitu maka kita akan sampai dengan cepat." Keluh Lin Beishang.
"Aku pikir , kalian berdua telah menjadi gila karena hal ini. " Ucap Bei Zhao dengan murka.
Lin Beishang tidak mengatakan apapun lagi dan hanya cemberut, jika mereka kemarin bisa mencapai puncak dalam 1 jam.
Maka, kali ini mereka memerlukan waktu 3 jam lebih untuk mencapai bagian bawah bukit dan berjalan menuju pantai.
Lin Beishang merasa bahwa seluruh tulang punggungnya telah membatu lalu menjadi retak. Itu semua karena ketika digerakkan, seluruh tulang punggungnya berbunyi.
Sesampainya di pantai, anggota medis telah siap untuk merawat mereka. Lin Beishang secara diam diam memutar matanya, ini pasti kerjaan dari Bei Zhao.
Luka mereka jelas jelas tidak parah dan bisa ditangani sendiri selama peralatan memadai, tapi Bei Zhao memperlakukan mereka seolah olah mereka dalam kondisi kritis.
Ketika turun, Sha Xi langsung berlari dan memeluknya sambil menangis.
"Putriku, apakah kamu baik baik saja ? Kamu pasti ketakutan semalam. " Ucap Sha Xi dengan sedih.
"Ini adalah kesalahanku karena mengusulkan hal seperti berpisah, seharusnya kita menjadi dua mobil dan kita bisa berjalan bersama sama. " Lanjut Sha Xi.
"Bibi jangan menangis, tidak apa apa. Kulit Beishang tebal, beberapa luka hanya sedikit berdarah. Beishang bisa menanggung semua ini dengan sedikit perawatan. Yi Fei dalam kondisi yang lebih parah, dia sebaiknya dirawat. " Ucap Lin Beishang.
Apa yang dikatakan oleh Lin Beishang tidak salah, memang jumlah luka yang dimiliki oleh Bei Yi Fei lebih banyak.
"Astaga, Yi Fei juga terluka parah !" Seru Sha Xi dengan sedih.
"Tidak apa apa, aku baik baik saja. " Ucap Bei Yi Fei sambil berjalan ditopang oleh Luca.
Lin Beishang berjalan masuk dan luka ditangannya dirawat oleh petugas medis, setelah itu mereka menceritakan apa yang terjadi.
Chang Yue Niang tampak sedih dengan semua ini, Lin Beishang memandang bayangan antara Chang Yue Niang pada kehidupan ini dan kehidupan lalu, memang ada terlalu banyak perubahan.
Tubuhnya menjadi sedikit gemetar, Bei Yi Fei yang duduk di sebelah Lin Beishang menyadari bahwa Lin Beishang tampak sedikit gemetar.
__ADS_1
Bei Yi Fei mengenggam tangan Lin Beishang dan memberi semangat pada gadis itu secara diam diam.
"Ingat apa yang kita katakan semalam, lupakan masa lalu. " Bisik Bei Yi Fei dengan singkat tapi sangat membantu Lin Beishang.