
Mendengar kata kata Lin Qiaofeng, Lin Yue menghela nafas berat dan tidak bisa berkata kata untuk sesaat dan menatap pada Lin Qiaofeng.
"Qiaofeng, sebenarnya ayah tidak seburuk yang kamu bayangkan. Ayah terlalu sibuk dan tidak memiliki waktu luang. Selirnya juga tidak banyak, hanya ada 3 dengan ibuku, dia hanya memiliki 4 istri. " Ucap Lin Yue dengan helaan nafas berat.
"Dia hampir tidak memiliki waktu untuk beristirahat dengan tenang, aku sebenarnya kasihan terhadap ayahku. " Lanjut Lin Yue sambil memandang ke arah jendela yang menunjukkan burung burung terbang.
Mendengar kata kata emosional milik Lin Yue membuat Lin Qiaofeng menghela nafas, kata katanya sebelumnya pasti telah melukai Lin Yue.
"Maaf, aku hanya mengatakan kemungkinan apa yang ada. " Ucap Lin Qiaofeng sambil menunduk dan merasa menyesal.
"Tidak apa apa, pasti tidak mudah bagimu untuk percaya pada ayah. Tapi, nanti kamu pasti akan percaya bahwa apa yang aku katakan adalah benar, ayah tidak seburuk yang kamu pikirkan atau yang semua orang katakan. " Ucap Lin Yue.
"Jika dia tidak seburuk itu, kenapa dia memperlakukan mu dengan buruk , Yue ?" Tanya Lin Qiaofeng dengan senyum sedih.
"Dia tidak seburuk itu, dia hanya tertekan karena dia ingin yang menjadi pewarisnya adalah darah dgingnya bersama dengan Permaisuri. Sayangnya aku dilahirkan sebagai seorang gadis, ini membuat tangggungan yang aku miliki menjadi lebih berat. " Ucap Lin Yue sambil tersenyum miris.
"Huft, terserah apa saja itu alasannya. Dia adalah salah satu tersangka, lalu kita akan menyelidik Bangsawan Xi ini. Sepertinya, tidak sesederhana seperti seorang pangeran sakit sakitan yang tidak berguna. " Ucap Lin Qiaofeng mengubah topik pembicaraan mereka yang emosional.
"Bangsawan Xi sepertinya bukan orang yang bisa dengan mudah di tarik kedalam api, orang semacam ini sangat misterius. " Gumam Lin Yue.
"Aku takut, dia sebenarnya tidak pernah sakit tapi memilih untuk menjadi orang sakit sakitan yang tidak berguna sehingga Kaisar menjadi lengah padanya dan menunjukkan gigi hanya pada Bei Wang. Dengan begitu, Lu Wang ini bisa menjalankan rencana nya tanpa takut untuk ketahuan. Untuk menyusun rencana sematang ini dan menunggu untuk waktu yang sangat lama, tampaknya ini bukan karakter sederhana. " Ucap Lin Qiaofeng dengan pelan lalu menyesap teh miliknya.
Mereka terus berdiskusi sampai matahari mulai terbenam dan malam mulai datang, keduanya berganti pakaian menjadi pakaian yang sedikit terbuka di bagian bahu dan kaki dan menggunakan cadar.
Untuk masalah ini, Lin Qiaofeng tidak memiliki keberatan. Lagipula, orang yang akan melihat kaki atau bahu putih mereka akan menemukan kematian.
Tidak ada yang perlu di sayangkan dari orang yang akan menemui kematiannya, untuk sementara mereka di bagian luar mengenakan Jubah hitam yang menutupi seluruh tubuh mereka.
Mereka berdua langsung menaiki kuda mereka dan memacu kuda mereka menuju Rumah Bordil Lingyue, tampaknya ini tidak akan berakhir dengan mulus seperti yang dia rencanakan sebelumnya.
Terlalu banyak orang baru yang bercampur dalam rencana besarnya, Lin Qiaofeng tidak pernah menyadari bahwa orang yang dia dan Lin Yue cari sebenarnya selalu berada di dekat mereka berdua.
__ADS_1
Orang yang dianggap sebagai teman, dianggap sebagai rekan, dianggap sebagai saudara, sebenarnya adalah orang dengan dua wajah.
Bermain peran dimanapun dan kapanpun, bahkan dapat menipu mata langit yang luar biasa. Mampu menentang perintah Surga dan ingin menjadi penguasa.
Ambisi sebesar ini, siapa yang bisa memiliki nya ? Siapa yang bisa memiliki kemampuan untuk mengendalikan ambisi sebesar ini ?
Orang itu saat ini sedang duduk di sebuah tahkta kecil dengan tangga hitam dan dinding yang berwarna senada.
Tampak sangat gelap tapi di bagian dinding diterangi oleh obor, orang yang duduk di atas tahkta itu tidak bisa dilihat.
Wajah orang itu tertutup oleh jubah hitam dan penerangan yang rendah membuat orang orang tidak bisa melihat wajah orang yang duduk di atas tahkta itu.
Di atas tahkta, orang itu mengangkat salah satu kaki dan menggunakan kaki lainnya sebagai penopang, tangan kanan nya memutar cangkir anggur dengan anggun lu meminumnya sampai habis.
Pelayan dengan topeng perak menuangkan anggur pada cangkir yang kosong itu dan orang dia tas tahkta itu menatap ke arah orang orang yang berlutut di depan nya.
Di bawah tahkta kecil, ada puluhan orang yang berlutut dengan tubuh yang bergetar dan punggung yang basah oleh keringat dingin.
Tapi, orang yang di panggil Chang Yi itu gemetar hebat dan merangkak ke depan dengan panik dan terus membenturkan kepalanya di lantai.
"Hamba minta maaf ! Harap Tuan memberi waktu lebih panjang pada hamba ini !" Ucap orang yang di panggil Chang Yi itu dengan keringat yang mengalir dengan deras.
"Apa yang terjadi Chang Yi ? Kenapa kamu begitu panik ? Apakah menjadi seorang Jenderal tidak menyenangkan ? Aku bisa membantumu untuk keluar dari posisi mu. " Ucap orang misterius itu dengan santai.
Tapi, orang yang dipanggil Chang Yi itu bahkan menjadi lebih ketakutan di bandingkan sebelumnya dan terus mengeluarkan kata kata permohonan maaf.
"Aku pasti akan segera membantu Tuan, tolong beri hamba ini waktu !" Ucap orang di panggil Chang Yi itu.
"Chang Yi, kita telah berteman begitu lama karena itu aku akan memberi waktu 1 minggu untuk membersihkan seluruh jejak. " Ucap orang misterius dengan acuh tak acuh.
"Terimakasih ! Terimakasih atas kemurah hatian, Tuan ! Aku pasti akan membersihkan seluruh jejak !" Ucap orang yang dipanggil Chang Yi itu.
__ADS_1
"Jangan kecewakan aku Chang Yi, untuk orang orang yang telah bekerja bersamamu selama ini untuk mengumpulkan apa yang aku inginkan. Bunuh mereka semua tanpa sisa, agar tidak terjadi kecelakaan di masa depan. " Ucap orang misterius itu.
"Ya ! Hamba ini tidak akan berani meninggalkan satu orang pun !" Teriak orang yang dipanggil Chang Yi.
"Lalu, selanjutnya kita memiliki seorang Yue Huo, seorang Kepala Biro Perbendaharaan, bagaimana dengan hal yang Tuan ini inginkan ?" Tanya orang misterius itu.
Orang yang dipanggil sebagai Yue Huo langsung merangkak maju dengan ketakutan dan terus bersujud di depan Orang misterius dengan ketakutan, tidak kalah buruk dari Chang Yi tadi.
"Maafkan hamba ini, rencana ini di gagalkan oleh salah satu Selir milik Yang Mulia. Kemungkinan Selir ini sudah mengetahui apa yang aku lakukan. " Cicit Yue Huo.
"Yue Huo, kamu benar benar tidak berguna. Huft, Pengawal beri sedikit teguran pada Tuan Yue !" Perintah orang misterius itu.
"Tuan, aku mohon jangan ! Tuan !" Mohon Yue Huo dengan ketakutan.
Dua orang bertubuh kekar menyeret Kepala Biro Perbendaharaan itu, dan mengikatnya di satu tiang. Lalu salah satunya mulai mengambil papan kayu dan memukuli Yue Huo.
Suara jeritan Yue Huo memenuhi seluruh tempat itu tapi tidak ada yang bergeming seolah olah mereka tidak pernah mendengar suara jeritan mengerikan milik Yue Huo.
Setelah dua puluh pukulan di kaki dan sepuluh pukulan di tangan, Yue Huo dipenuhi dengan darah tapi tetap berlutut di depan orang misterius itu.
"Terima kasih karena Tuan telah memberikan keringanan pada Hamba ini, Hamba ini pasti akan membawa orang yang dimaksud lebih cepat sebelum orang itu sempat memberi tahu kepada Kaisar. " Ucap Yue Huo dengan suara yang gemetar.
"Selir Kaisar yang mana yang menggagalkan rencana mu ?" Tanya Orang misterius itu.
"Selir Yanping, menurut hamba ada yang tidak beres dengan Selir Yanping ini, hamba selalu ketakutan ketika melihatnya dan tatapannya sangat cepat berubah seolah olah tidak pernah menunjukkan emosi apapun. Sejak terjadi serangan di dalam istana, banyak hal yang berubah. " Ucap Yue Huo dengan takut takut.
"Oh ? Apa kau tidak salah ? Apa kau yakin dengan kata kata mu ini ? Tapi, aku tidak peduli. Siapapun yang menghalangi jalanku maka aku akan menyingkirkan nya. Yue Huo, kamu tahu bukan apa yang harus kamu lakukan ?" Tanya orang misterius itu pada Yue Huo.
Mendengar perintah yang secara tidak langsung diturunkan untuknya, Yue Huo langsung merasa jantingnya menjadi dingin.
Tidak mudah untuk menyentuh seorang Selir Kaisar, apalagi ini adalah Selir Kesayangan tapi jika Yue Huo tidak melakukan nya maka seluruh keluarga nya akan menjadi ancaman nya.
__ADS_1