Legend Of Beishang

Legend Of Beishang
71. Pergi ke Dinasti Long


__ADS_3

2 Jam kemudian,


Zhou Beishang telah menyiapkan seluruh ramuan untuk Bei Zhao yang bisa digunakan untuk 1 minggu.


Di meja giok miliknya, ada 7 botol giok kecil sementara dia sendiri wajahnya pucat dan tanpa daya.


Saat ini, dia sedang merebus Ginseng darah miliknya untuk mengembalikan kehilangan darahnya, saat ini dia bahkan tidak memiliki kekuatan untuk mengikat ayam.


Pintu kediamannya di ketuk dan dia membiarkan orang diluar untuk masuk kedalam kediamannya.


"Bei Wang, anda telah tiba. " Ucapnya sambil memaksa diri untuk berdiri.


Tapi, sebelum dia bisa berdiri, bahunya telah di tahan oleh Bei Zhao untuk tetap duduk di tempatnya.


"Tidak perlu berdiri, kau tidak dalam kondisi yang baik. " Ucap Bei Zhao dengan datar.


Dia tidak menolak kebaikan itu, karena memang dia tidak sanggup untuk berdiri untuk saat ini.


"Bei Wang, disini ada ramuan untuk 7 hari ke depan. Aku harap anda bisa meminumnya secara rutin tanpa tertunda sedikitpun. " Ucapnya.


"Bagaimana dengan keadaanmu ? Apakah aku perlu memanggil tabib ?" Tanya Bei Zhao dengan rasa bersalah.


"Tidak perlu, aku sedang merebus obatku. Setelah aku merebus obat dan meminumnya, maka aku akan baik baik saja. " Ucapnya sambil tersenyum tipis.


"Apakah kau akan terus begini setiap kali kau mengekstrak darahmu ?" Tanya Bei Zhao dengan tidak nyaman.


"Ya, selalu seperti ini. Tapi, tidak apa apa aku telah menyiapkan nya sebelumnya. Bei Wang tidak perlu khawatir. " Ucapnya dengan tenang.


Baru saja dia mengatakan itu, dia memuntahkan seteguk darah segar yang tidak bisa dia tahan.


"Zhou Beishang !" Panggil Bei Zhao sambil menahan tubuhnya yang roboh.


Pemuda itu mengangkat tubuhnya dan membawa nya ke atas kasur.


"Maaf merepotkan. " Ucapnya dengan tatapan yang redup sebelum akhirnya kehilangan kesadaran.


Kondisi Zhou Beishang sendiri sedang tidak baik, ditambah ketika mengekstrak darahnya untuk Bei Zhao. Itu menghabiskan seluruh tenaganya.


1 Minggu kemudian


Sudah satu minggu sejak dia pingsan sebelumnya dan kali ini tidak akan mengulang kejadian yang sama lagi.


Dia sudah menjadi lebih terbiasa dengan kehilangan darah dan menyiapkan Ginseng darah yang sudah direbus terlebih dahulu.


Malam ini dia akan bertemu dengan A Xiang dan A Ling, saat itu ketika dia pingsan. Meskipun samar samar, dia merasakan kepanikan Bei Zhao.


Dia berharap bahwa itu semua hanya mimpi, karena jika itu benar maka itu akan membuatnya lebih sulit di masa depan.


Bei Zhao akan datang hari ini untuk mengambil ekstrak darah miliknya untuk 1 minggu ke depan.


"Zhou Beishang, apakah kau didalam ?" Tanya suara berat di depan.


"Ya." Jawabnya singkat.

__ADS_1


"Yang Mulia, bagaimana dengan keadaan anda belakangan ini ? Apakah telah membaik atau masih seperti biasa ?" Tanya nya pada Bei Zhao.


"Telah membaik, tidak seperti sebelumnya. Kalau begitu , maka aku ikut senang. " Ucapnya sambil tersenyum tipis.


"Yang Mulia, ini adalah obat anda untuk 1 minggu ke depan seperti sebelumnya. Jangan lupa untuk meminumnya setiap hari atau anda akan mengulang nya lagi dari awal. " Ucapnya dengan penuh peringatan.


"Ya, hari ini aku akan pergi mungkin 3 hari kedepan baru kembali. " Ucap Bei Zhao.


"Kemana anda ingin pergi ? Jangan terlalu banyak menghabiskan tenaga, atau efektivitas obat akan memburuk. " Ucap nya dengan tenang.


"Aku akan bertemu teman lama dan melakukan beberapa hal penting. Tidak akan bertarung, kau tenang saja. " Ucap Bei Zhao.


"Baiklah kalau begitu, ini adalah obat anda. Anda bisa pergi sekarang. " Ucapnya.


"Apakah kau baik baik saja ?" Tanya Bei Zhao dengan rasa bersalah.


"Baik." Jawabnya.


"Baiklah, kalau begitu aku akan pergi. Jika kau membutuhkan sesuatu maka kau bisa mengatakannya pada kepala pelayan. " Ucap Bei Zhao.


"Ya."


Bei Zhao melangkah keluar dari kediamannya sementara dia menutup pintu dan berjalan menuju jendela.


Udara pagi sangat menyegarkan, jadi dia membuka jendela untuk menghirup udara pagi.


Dia menenggak habis sup Ginseng Darah miliknya dan merasa lebih baik setelah meminumnya.


"Huft, jika tidak ada ginseng darah ini maka aku tidak tahu bagaimana kelanjutan hidupku. "Ucapnya dengan gembira.


Dia mengambil kertas yang ada di merpati itu lalu memberikan kacang kacangan yang ada di mejanya untuk burung merpati itu.


Burung merpati itu tampak senang sementara dia mengelus tubuh burung merpati yang tampak sangat terawat itu.


Lalu, burung merpati itu pergi menjauh sementara dia menutup jendela untuk mencegah ada orang yang mengintip.


Dia membuka gulungan kertas itu, dengan perlahan lahan dan tidak terburu buru untuk melihat siapa pengirimnya.


'Nona, A Xiang akan menjemput anda saat matahari tenggelam, harap menyiapkan diri. Kemarin, Song Yu mendapatkan informasi bahwa Bei Wang akan berangkat ke Dinasti Long. Bei Wang pergi kesana untuk bertemu dengan Putri Mahkota Dinasti Tang, kemungkinan untuk membahas kerja sama kekuatan. '


- A Xiang


Dia yang membaca ini terdiam dan tidak bisa berkata kata lagi sebelum tertawa kecil dan membakar kertas itu di lilin.


Setelah melihat kertas yang habis dibakar oleh api, tatapannya berubah menjadi dingin dan tawa di wajahnya menghilang.


"Dinasti Long, ya ? Dinasti yang memisahkan antara Dinasti Tang dan Dinasti Qin, sungguh tempat yang bagus. Selama bersenang senang, aku juga akan bersenang senang dengan urusanku sendiri. " Ucapnya dengan dingin.


Hatinya tenggelam dan tidak ada yang bisa membantunya, dia tidak peduli. Hal kecil ini, tidak boleh mempengaruhi rencana besarnya.


Malam ini, dia akan membawa salah satu gadis itu ke hadapan Kaisar. Dengan kepergian, Bei Zhao yang diam diam, itu bahkan lebih membantunya.


Sementara dia mengambil alih perhatian Kaisar dengan salah satu gadisnya, Bei Zhao pergi tanpa ketahuan.

__ADS_1


Mereka berdua saling menguntungkan satu sama lain, untuk apa melibatkan perasaan pribadi untuk hal semacam ini ?


Ketika matahari mulai tenggelam, Zhou Beishang sudah siap dengan pakaian yang sangat tertutup.


Tidak lama, ada seseorang dengan pakaian serba hitam membuka pintu nya.


"Apakah nona sudah siap ?" Tanya A Xiang.


Ya, orang serba hitam itu adalah A Xiang.


"Ya." Jawabnya.


A Xiang memegang tangannya dan mereka menghilang dalam kegelapan malam, sampai akhirnya tiba di teras Liaoqu.


Dia berjalan masuk dan melihat keempat gadis itu telah berubah drastis di bandingkan pertama kali bertemu.


Mereka berubah menjadi sangat cantik dan lebih terpelajar daripada sebelumnya, dia menatap Lien Hua yang memiliki wajah yang sangat lembut layaknya bunga teratai, sangat sesuai dengan namanya.


"Lien Hua , kamu yang akan pertama kali ini. "Ucapnya.


Lien Hua tampak senang dengan kata katanya tapi menahan diri untuk menyembunyikan rasa antusiasnya.


"Aku akan memberimu obat yang membuatmu tidak akan merasa sakit, lalu aku akan memberikan luka dangkal di pergelangan kakimu yang akan hilang dalam 2 hari. " Ucapnya.


"Ya, nona. " Ucap Lien Hua dengan patuh.


"Song Yu, kemana Kaisar pergi hari ini ?" Tanyanya.


"Menjawab Nona, Kaisar akan pergi ke Rumah Hiburan Tianmei. " Ucap Song Yu.


Dia mengangguk, rumah Hiburan Tianmei adalah rumah hiburan terbesar di Dinasti Qin. Ada banyak pejabat dan pengusaha yang bergabung di sana, akan mudah bagi Kaisar untuk menyamar.


Rumah Hiburan Tianmei bagaimanapun terikat dengan dirinya dan menimbulkan beberapa emosi yang tidak di inginkan.


Ibunya, berasa dari Rumah Hiburan Tianmei. Dia sendiri, tidak memiliki kesan baik terhadap tempat itu.


"Hm, bagus. Aku akan memberikan afrodisiak padamu Lien Hua , untuk diangkat menjadi selir atau tidak, itu hanya bisa bergantung pada dirimu sendiri. " Ucapnya sambil tersenyum tipis di balik cadar.


"Ya, nona. Lien Hua akan melakukan yang terbaik untuk hal ini. " Ucap Lien Hua dengan sungguh sungguh.


Dia mengangguk dan mengeluarkan satu pil obat untuk menghilangkan rasa sakit, Lien Hua langsung meminum obat itu tanpa ragu ragu.


Dan dia mengambil sebuah belati dari balik pakaiannya dan melakukan sedikit goresan di kaki mulus Lien Hua.


"Kau akan menjadi orang yang terluka nantinya, berusahalah untuk menarik perhatian Kaisar. " Ucapnya.


"Percayalah padaku, nona. " Ucap Lien Hua dengan yakin.


Tanpa perlu menjelaskan, Lien Hua sudah mengerti apa yang di inginkan olehnya.


"Kapan Kaisar akan pergi kesana ?" Tanyanya.


"Mungkin jam 10 sampai jam 12 malam. " Ucap Song Yu.

__ADS_1


"Hm, aku akan pergi bersama A Xiang dan Lien Hua. Song Yu, A Ling, kalian jaga tempat ini. " Ucapnya dengan tegas.


__ADS_2